Siapa Sangka Kau KUCINTA

Siapa Sangka Kau KUCINTA
SSKK_Penyiksaan


__ADS_3

Leo kembali memasuki mobil mewahnya dan berlalu meninggalkan rumah megah itu yg tanpa disadari cristian kalau leo sudah keluar dr rumah itu sehingga criatian kehilangan jejaknya, namun ia sangat yakin kalau otak dibalik penculikan itu adalah leo sepupunya sendiri.



Leo melajukan mobilnya dengan bahagia karna tak sabar ingin segera berjumpa dengan gadisnya dirumah kosong mewahnya yg dimana gadisnya berada. Kini ia memasuki area terlarang dimana banyak sekali pohon2 dan jarang kendaraan lalu lalang tempat yg pas untuk menyembunyikan gadisnya menurut leo, ya tempat itu cukup pelosok dan rindang penuh pohon lebih mirip seperti hutan.



Leo sampai dan langsung menuju kamar dimana gadisnya berada tentunya dengan tas yg ia bawa dengan senyum sumringahnya. Disetiap sudut ruangan itu ada penjaga yg disuruh leo untuk menjaga anie supaya gadisnya tak bisa kabur dr tempat itu karna leo tau anie tak akan tinggal diam begitu saja karna gadisnya penuh dengan tipudaya agar terbebas, buktinya pagi td ia berhasil keluar rumah besar yg penuh dengan penjagaan itu alih2 untuk ke toilet tapinyatanya ia lewat atap untuk kabur namun penjaganya berhasil menangkapnya. Tapi tetap saja mereka dihukum oleh leo karna tak becus menjaga 1 org gadis.



Saat leo sampai di depan pintu kamar dan hendak menyuruh penjaga untuk membuka pintu itu, dengan tertunduk dia bilang kalau anie tak mau makan dari td pagi hingga sekarang menjelang makan malam, leo mendengus kesal dan memaksa masuk. Saat pintu terbuka anie sudah bersiap untuk menerobos keluar namun sayang tubuh kecil itu terhempas jatuh karna menabrak tubuh besar dan kekar milik leo.

__ADS_1


"brengsek, kenapa dia tidak diikat olehmu" teriak kesal leo sambil menampar keras penjaganya, sedangkan anie yg kesakitan karna terpental menjadi takut akan kemarahan leo itu dan mulai menjauh darinya, sedangkan leo mendekat dengan wajah yg berubah tersenyum



"sayang kenapa kau menjauh begitu? Kemarilah, mendekatlah padaku, aku gk akan jahat kok sama kamu" bujuk leo seakan membujuk kucing untuk mendekatinya sedangkan anie semakin jijik dan takut pada leo yg semakin mendekatinya, kini tubuhnya terpojokkan di kamar luas itu. Leo yg tak tahan akan sikap anie yg tak berubah padanya membuatnya kesal dan menarik paksa dan menghempaskan tubuh kecil itu ke atas kasur, aniepun mulai menangis kesakitan dan tentunya dengan ketakutan akan sikap leo yg mulai kasar padanya


"pliace leo, lepasin aku, aku ingin pulang, aku gk mau disini" yg terus memohon sambil menjauh dr pria besar yg penuh amarah itu yg terus mendekati anie, sedangkan leo hanya senyum sinis dan berhasil menangkap kedua kaki anie dan menyeretnya kebawah tubuhnya dan langsung mengunci tuh kecil itu. Kini posisi mereka tumpang tindih diatas kasur, anie semakin jadi akan tangisnya dibawah tubuh leo, sedangkan pria itu terus menatap kadisnya yg menangis dibawahnya sambil mengelus wajah anie dengan senyuman.



Leo yg sudah tak tahan dengan sikap anie yg terus saja menjauh dan dingin dgn dirinya kini wajah lembut itu menjadi sangat dan tangan besar itu mencengkram wajah mungil yg ada dibawahnya


"jika kamu yerus menolak seperti ini, aku gk ada pilihan lain anie" wajah besar itupun langsung mendekatkan bibir mungil itu untuk dilahap, secara membabi buta leo melahap bibir anie dengan kasar sedangkan anie yg kaget atas tindakan leo terus berontak mencoba melepaskan diri namun kalah dgn kekuatan leo. Leo terus saja melumat bibir mungil itu dengan kasar dan sesekali mengigit kecil bibir lembut itu membuat anie kesakitan dan terus menanngis namun leo tak mempedulikannya, leo melepaskan ciuman ganasnya dengan nafas yg terengah2ah begitupun anie yg berada dibawahnya dia terunglai tak berdaya dan lemas membuat leo semakin berdebu2 untuk melakukannya lagi, pria itu semakin membabi buta menyerang anie kembali sedangkan anie yg mulai lemas tak ada energi lagi untuk memberontak hanya diam membiarkan leo melucutinya dengan menangis. Leo yg merasa anie mulai diam tak melawan berubah menjadi ciuman yg lembut namun dalam, memaksakan mulut kecil itu untuk membuka ruang agar lidahnya dpat menjelajahi ruang didalam mulut kecil itu, anie yg mendapati lidah leo memasuki mulautnya menggigit dengan kesal membuat leo terduduk diatas tubuh anie dengan kesakiran untungnya lidahnya tak putus

__ADS_1


"brengsek. Wanita jalang beraninya kau melukaiku" tamparan keras mendarat dipipi halus anie sehingga membuatnya diam semakin tak berdaya, namun anie tersenyum senang karna dapat melukai leo, sedangkan pria besar itu tak berhenti disitu karna ia melihat senyum diwajah anie yg merasa dirinya berhasil dilukai wanitanya, kini ia semakin marah tanpa mempedulikan lidahnya yg terluka berdarah, ia melanjutkan ciumannya namun ciuman itu bukan dibibir namun di leher jenjang anie yg halus dan lembut, anie kembali meronta dan memukul leo namun pria itu kembali berhasil mengalahkan kekuatan anie dgn mengunci kedua tangan anie dengan genggaman yg kuat dgn satu tangan dan mengarahkan kuncian tangan diatas kepala anie sedangkan tangan besar satunya mencengkram kepala anie agar ia tak bergerak dan mengganggu kecupan leo dilehernya.



Kegiatan leo semakin membabi buta dan meninggalkan banyak sekali bekas biru di leher anie, iapun puas akan tindakannya pada gadianya dan tersenyum penuh kebahagiaan, sedangkan anie yg sudah lelah memberontak hanya bisa terkulai lemas dibawah leo dengan tangisan yg tak henti2 memandang jijik dan kesal pada leo yg berada diatasnya, leo kembali mendekatkan wajahnya dan mengelus wajah anie


"sayang, perlahan kau akan menikmatinya nanti. Aku ingin sekali melakukan semuanya sekarang tapi kau harus mengisi tenaga dulu ya, agar tar kau bersemangat main denganku" dengan senyum yg sumringah dan beranjak dari kasur besar itu sedangkan anie masih terkulai lemas, leo berjalan mengambil tas yg ia bawa dr rumahnya dan mengambil isinya dan kembali duduk disamping anie yg masih terkulai lemas, sambil melihat kearah anie dengan senyuman polosnya itu dan mengelus wajah anie yg membuang muka padanya, leo tak mempedulikannya "sayang, liat apa yg aku pegang. Ini adalah gaun yg aku pesan untukmu. Baguskan, ini kau pakai ya untuk acara makan malam kita sekarang. Aku mau kau memakainya, aku tunggu kamu diruang makan oke, segeralah bersiap, pengawalku akan menjemput dan mengantarmu padaku" tanpa menunggu jawaban anie leo langsung pergi meninggalkan kamar itu. Anie masih tak beranjak dari kasur besar itu dan terus menangis sambil mengusap kasar bibirnya dan mengelap kasar juga lehernya yg berhasil dinodai leo


"maaf kak, maaff. Aku tak bisa menjaga diriku untukmu, aku bukan istri yg baik untukmu. Maaf" terus menangis dengan penuh penyesalan.



Diruang makan, leo sudah menunggu anie datang selama 2 jam lamanya dan pria besar itu sudah tak tahan menunggu lagi, dengan amarah yg memuncak ia berjalan menuju kamar dimana anie terkurung. Penjaga di samping pintu tak dapat berkutik saat bosnya menghantam keras perutnya karna ia tak berhasil membawa wanitanya keruang makan karna anie tak mau ganti baju "bodoh. Nyeret wanita kecil keruang sebelah saja tak sanggup" bentak leo pada pengawal itu, dan memasuki ruangan dimana anie sedang duduk di pojok ruangan deng memeluk lutut kakinya tentunya dengan ketakutan yg besar saat leo menghampirinya dengan raut wajah kesal, anie sudah tak bisa lagi membayangkan apa yg akan dilakukan leo padanya.

__ADS_1


__ADS_2