Siapa Sangka Kau KUCINTA

Siapa Sangka Kau KUCINTA
SSKK_My Firs Kiss. Tanggung jawab donk


__ADS_3

Kini anie berada di rumah dengan kondisi yang sangat lemas karna hampir 2 hari 1 malam tidak melihat sosok yang bennar2 dia rindukan


“kak iyan kamu kemana sih gak ada kabar begini bikin aku cemas dan kangen aja“ dengan suara pelan dan kini posisinya sedang ada di ruang santai di lantai dua ruangan yang ada kursi sofa yang berbentuk C warna putih ke abu2an dan di tengah ada piano klasik warna putih dan di belakang sofa berdiri kokoh kaca besar setengah lingkaran mengikuti bentuk sofa yang pemandangannya mengarah ke samping rumah.



Anie mulai mengambil posisi duduk di kursi piano bermain piano membuat fikiran dan perasaannya tenang, biasanya ini selalu berhasil diapun memainkan 1 lagu yaitu ciptaan samsons yang’ bukan diriku’, hingga lagu itu berakhir anie masih belum bisa menenangkan hati dan perasaannya yang semakin lama semakin ingin meledak.



Rasa rindu sudah tidak bisa terbendung hingga dia memutuskan untuk menemui laki-laki itu di kantornya meskipun dia sibuk atau tidak ada di kantor anie akan tetap menunggunya sampai dia bisa bertemu dengannya dan mengungkapkan perasaannya ini.



Saat wanita itu sampai di kantor di depan ruangannya seperti biasa anie minta izin kepada sekertarisnya tapi dia malah memberitauku kalau bosnya itu sedang keluar miting, tapi nie bersikeras menunggunya di ruang tunggu sampai laki-laki itu datang.



1 jam berlalu 2..3.. hingga 4 jam, anie mulai bosan dan memanas karna laki-laki yang diharapkan tak kunjung datang, baru sekarang ini anie menunggu seseorang dengan setia dan lama padahal biasanya dia paling anti menunggu hingga akhirnya wanita itu menyerah dan pergi dari ruangan itu menuju parkiran.



Sebelum masuk mobil, dia sempatkan untuk whatsapp pria itu untuk ketemuan di taman kota di depan danau karna ada yang ingin anie bicarakan dan wanita itu kekeh akan tetap menunggu hingga prianya datang begitulah isi pesan singkat itu. karna anie yakin cristian akan datang meski dia tau kalau akhir2 ini suaminya mencoba menghindarinya entah apa masalahnya, aniepun sesegera mungkin ke danau taman kota.



Saat anie sampai disana kondisinya sudah sepi mungkin karna mendung mau ujan dan parahnya gadis itu tidak membawa payung “ah biarin deh paling tar lagi kak iyan datang dan setelah aku ungkapin semuanya pasti masalahnya akan cepat kelar dan kami akan pulang bersama” batinnya gadis itupun duduk di kursi yang menghadap langsung ke arah danau yang tenang, dia menunggu dengan setia hingga suasana mulai malam dan iapun juga mulai gelisah dan kedinginan karna hujan gerimis mulai turun (ya karna sudah memasuki musim hujan jadi tiap hari pasti hujan). aniepun mulai putus asa dan mau menangis karna pria yang ia tunggu tidak kunjung datang hingga dia mulai merasa bagian kepalanya sudah tidak merasa gerimis seperti ada yang melindungi kepalanya dari turunnya gerimis.



Aniepun menoleh ke atas dan itu sebuah kertas map melindungi kepalanya yang di lakukan oleh sosok pria

__ADS_1


“kak iyan“ aniepun bergegas berdiri dan berhadap2an dengannya, gadis itu mulai tersenyum senang dan laki-laki itupun juga


“hem kamu itu udah tau tubuhmu itu paling gk bisa tahan dengan kondisi cuaca seperti ini kanapa masih bandel aja nunggu disini. Mau basah2an?” cetus cristian, tapi anie malah tersenyum senang sepertinya suaminya itu udah tidak marah lagi dengan anie buktinya dia masih perhatian dengannya,


“akhirnya kak iyan datang juga, aku pikir kak iyan gk akan datang“


“kenapa gk nunggu di rumah aja“


“aku takut kak iyan gak pulang lagi“


“kenapa begitu? Disanakan rumahku juga, tentunya aku bakalan pulang kan. Bukan berarti aku kemarin malam gk pulang dan seterusnya gk pulang kan? Aku sedang mengurus sesuatu untuk kita, makanya aku gk pulang malam itu, maaf membuatmu menunggu. Sebennarnya antara senang dan gk karna kamu menunggu ke pulanganku“ senyumannya membuat gadis itu bennar2 ingin meleleh


“sesuatu untuk kita? apa? Dan maksud kak iyan senang enggaknya maksudnya gimana sih aku bennar2 gk paham?” dengan tampang bingungnya.


“ini (menjulurkan map, dan gadis itupun mengambilnya dari tangan cristian dan sebelum anie mulai membukanya diapun bagai di sambar petir saat cristian berkata) ini berkas peceraian kita.” Aniepun mematung seketika gk percaya atas kata-kata itu



“aku sudah memikirkannya matang2, sepertinya aku bennar2 gagal membuatmu mengakuiku sebagai suamimu dan membuatmu jatuh cinta padaku. Maaf sudah menahanmu terlalu lama dalam pernikahan ini, pasti kamu sangat menderita bukan, aku sudah mengurusnya untuk mu, berkas itu satu2nya jalan untuk kebebasanmu aku sudah gk bisa lagi menahanmu terlalu lama dan melihatmu tersiksa, karna bisa saja kamu tidak bisa bersama dengan pria yang benar2 kamu cintai. Kakak pasti akan turut bahagia dengan kebahagiaanmu dengan pria pilihanmu sendiri. Soal orang tua kita biar kakak yang urus jadi kamu tenang aja ok.” Jelasnya dengan senyuman yang sepertinya di paksakan, anie mulai merasa lemas sekujur tubuh menahan tangis yang mulai menyiksa dada


“AKU GK MAU“ aniepun melempar berkas itu tepat kearah dada cristian karna postur tubuhnya yang tinggi


“aku gk mau cerai dr kak iyan“ kini wajah cristian berubah bingung


“jika kak iyan berfikir aku suka dengan pria lain itu salah besar” jelasnya dengan nada keras


“memamng bennar aku jatuh cinta bahkan sedang jatuh cinta setengah mati sampai2 aku bingung untuk mengontrol perasaan ini yang semakin besar tapi orang itu bukan pria lain. Orang itu adalah kak iyan, suamiku sendiri” tegasnya yang mulai menangis karna gk kuat ditahan lagi, dan cristian tersenyum menggeleng kepala tidak percaya


“heeem sudahlah jangan memaksakan diri lagi dan membohongi perasaanmu sendiri hanya untuk menghibur kakak…. Kakak akan iklas dan bahagia jika memang benar kamu bahagia dengan laki-laki pilihan kamu sendiri dan bersatu asalkan dia gk buat kamu kecewa dan kamu bahagia.“ aniepun semakin kesal karna sikap cristian yang tidak mau percaya atas pengakuannya itu


“aku gk bohong kak. Akubennaran cinta sama kak iyan harus berapa kali aku bilang kalau aku beneran sayang dan cinta sama kak iyan dan aku gak mau pisah sama kak iyan pliiish percaya sama aku“ aniepun memohon dengan nada keras karna cuaca kini mulai gerimis dan petir kecil mulai bergemuruh

__ADS_1


“sudahlah, sebaiknya kita pulang sekarang karna seprtinya hujan akan deras dan kita akan bicara lagi nanti dirumah tapi sebelum bicara dirumah kakak harus ketemu sama pengacara kakak dulu untuk mengurus berkas perceraian ini siapa tau akan lebih cepat untuk..” sebelum kalimat itu tuntas aniepun mulai menggeleng keras dan frustasi sehingga tanpa sadar iapun teriak sekuatnya


“HARUS BAGAIMANA AKU KATAKAN DAN AKU PERBUAT KALAU AKU BENAR CINTA SAMA KAK IYAN!!!” cristianpun mematung dihadapan gadis yang mulai menangis itu dan mulai berbalik dan berjalan meninggalkann menjauh


“pliish bilang kak, aku harus buktiin apa kalau aku beneran cinta sama kak iyan dan gk mau pisah apalagi cerai sama kak iyan pliiish bilang“ merekapun tidak saling bersuara hingga hujan mulai deras dan kilatan mulai bersuara.



Aniepun perlahan melangkah maju menuju cristian yang mematung membelakanginya, langkah kaki itu terhenti saat anie berada didepan cristian yang mematung menatapnya sayu, merekapun saling bertatapan dan anie dengan masih menangis pelan dia meraih kerah baju kemeja pria itu dan menjinjitkan kakinya agar wanita itu bisa meraih sesuatu yang lembut diwajah prianya perlahan tapi pasti aniepun mendekatkan wajahnya ke wajah cristian, saat nafas dan henbusan di mulutnya berasa di waja anie diapun menutup matanya dan mulai perlahan mendekat dan.



Blaaas akhirnya bibir mereka bertemu, kecupan lembut di bibir itu membuat anie berdesir panas dan memacu jantung berdetak kencang. Saat anie melepas kecupan yang cepat itu perlahan mereka berduapun saling menatap


“aku sudah berjanji dalam hidupku kalau aku akan memberikan ciuman pertamaku pada orang yang benar2 aku cintai dan tidak akan pernah ku lepaskan selamanya. Dan gk akan pernah melepaskannya. Sekarang aku sudah memberikan ciuman pertamaku pada orang yang benar2 aku cintai dan aku sekarang sedang berusaha untuk tidak akan pernah melepaskannya tapi mengapa dia ingin pergi dariku… sekarang kak iyan harus tanggung jawab jika kak iyan ingin pergi dari ku kak iyan harus menungguku hingga tiadalagi di dunia baru kak iyan bisa lepas dariku dan aku akn menjadi orang yang paling egois di dunia ini karna akan membuat kak iyan hidup bersamaku tidak peduli kak iyan suka atau tidak. Mengerti!” dengan tatapan sedih wanita itu mencoba meyakinkan cristian yang sekarang memandangnya sangat dalam tapi tanpa menunggu jawabannya cristian langsung menarik pinggul gadis kecil itu kedalam pelukantubuhnya dengan tangan kanannya membelai lembut pipi wanita itu sehingga tubuh mereka berdempetan berhadap2an yang menghilangkan celah antara mereka.



Sekarang wajah anie mendongak ke wajahnya seakan mengerti maksud dari belaian lembut tangan besar itu, kini wajah cristian tanpa ragu mulai mendekat dan mengecup lembut bibir merah muda merah itu dengan lembut, berawal dengan kecupan di bibir bawah perlahan, kini bergantian dengan bibir atas.



Tak puas dengan itu cristian mulai menekankan ciuamnnya sehingga membuat wajah mereka menempel semakin dekat membuat anie kewalahan untuk mengambil nawas karena kalah cepat dengan gerakan ciuman mereka tapi anie sangat menikmati itu begitun cristian, ciuman itu masih bertahan dengan gerakan lembut.



Saat mulai letih dengan ciuman di bibir, kini cristian berusaha beralih kecupan mengarah ke leher jenjang aie yang putih mulus, sehingga anie tak tahan untuk mendesah kegelian namun nikmat, tapi gadis itupun tersentak dan sadar sehingga buru-buru ia mendorong tubuh cristian sehingga kecupan itu terlepas dari kulit mulusnya, tangan tatapan yang masih ingin menikmati kulit mulus itu cristian berusaha menahnnya dan memberi kesempatan pada anie yang hendak ingin bicara


“ jadi kak iyan gk akan menceraikan aku kan? “ memelasnya wajah gadis itu


“aku gk akan pernah melepaskan kamu sayang meski kamu ingin pergi dariku aku gk akan pernah biarkan itu terjadi. Sungguh tindakanku ini sangatlah bodoh jika kita benar akan berpisah karna aku akan sangat menyesalinya seumur hidupku karna telah melepasmu dan sekarang aku gk akan pernah membiarkanmu pergi dari hidupku bahkan aku akan melarangnya meski itu hanya keinginan ataupun hayalanmu yang ingin pergi tinggalkan aku. Jangan harap nona“ senyum cristian dan mencoba untuk mencium anie kembali namun belum sempat bibir mereka saling berbenturan hanya kurang 1 inci saja tiba2 anie bersin tepat di wajahnya diapun memasang wajah aneh, aniepun tertawa kecil

__ADS_1


“hahah maaf… sepertinya aku akan flu dech“ belum sempat istrinya itu membersihkan wajahnya karna bersinannya tadi meski anie sudah yakin di bersin karna aliran hujan yang jatuh. Cristian pun buru2 merangkul istrinya dan mengarahkan meninggalkan taman danau menuju mobil


”sebaiknya kita pulang karna kakak gk ingin kamu demam sayang” dengan pelukan hangatnya di sampingnya aniepun membenamkan kepalanya di pelukan bahunya dan tersenyum.


__ADS_2