Siapa Sangka Kau KUCINTA

Siapa Sangka Kau KUCINTA
SSKK_Oh Nooooo


__ADS_3

Cristian merangkak perlahan mendekati anie yg berbaring pasrah menatapnya syahdu, detakan jantung cristian mulai tak menentu melihat sikap anie yg pasrah padanya


'aaah... Inikah saatnya?... Apakah ini bukan mimpi? Haruskah aku tanyakan kembali pada anie tentang permintaannya ini?. Tapi jika nanti anie berubah pikiran bagaimana?' cristian semakin bingung dengan argumennya sendiri. Dan saat ia berada diatas tubuh mungil itu, cristian tak hentinya menatap wajah polos nan syahdu wanitanya itu menatapnya penuh harap seakan ingin segera diterkam oleh suaminya tercinta. Cristian mengelus wajah mulus itu sedangkan anie mendesah dengan sentuhan lembut itu


"sayang, apa kau yakin akan hal ini? Kamu....bukannya ingin menyelesaikan studymu...terlebih dahulu?" tanyanya perlahan berharap anie tak akan merubah permintaan ini, namun cristian ingin memastikan kembali agar wanitanya tak menyesal akan hal yg dimintanya. Anie yg tadinya memejamkan matanya karna dibelai oleh cristian mendadak menatap cristian syahdu atas pertanyaannya itu yg tidak percaya


'bodoh kenapa aku bertanya seperti itu... Dia pasti akan berubah pikiran karna aku tak yakin akan hal ini. Brengsek kau cristian' kutuknya sendiri yg sadar akan tatapan anie yg mulai berubah seakan ia akan membatalkan keinginannya ini. Saat cristian akan beranjak dari posisi yg timpang tindih tiba2 anie merangkul reher cristian dan mendekatkannya pada wajah anie yg tinggal beberapa centi itu, tangan kirinya perlahan mengelus manja wajah cristian, sedangkan cristian menatap tak percaya


"apa...kak iyan tak menginginkannya?" dengan keras dan cepat cristian menggelengkan kepalanya yg langsung membuat anie tersenyun senang, entah setan darimana yg merasuki anie yg kini bergelayutan manja dibawah cristian.

__ADS_1


Kini gadis itu tak hentinya mendesah tatkala cristian menciuminya dari belik telinga yg kini memerah itu, cristian yg mendengar desahan lembut itu semakin berkobar dan mulai menurunkan ciuman lembutnya menuju leher jenjang nan mulus anie, sedangkan anie memejamkan mata kenikmatan sambil membuka perlahan kancing baju cristian hingga cristian tak memakai baju sama sekali.


"sayang apakah kau sudah siap dengan semuanya ini?" tanya cristian yg duduk diatas anie dengan setengah badan yg telanjang,sedangkan anie yg berada dibawahnya dengan baju yg mulai acak2an karna ulah cupangan yg dibuat cristian kembali tersenyum dan mencoba duduk dengan posisi kaki masih diduduki cristian. Anie dengan beraninya membuka bajunya sendiri didepan cristian yg melototi atas gerakannya, dan kini anie hanya mengenakan bra dan dalaman yg memiliki warna sepadan yaitu merah marun, mereka diam sejenak dan anie memulai gerakannya yaitu tangan kanan mungilnya mulai meraba dada bidang kotak2 yg berada pas didepannya itu dengan tatapan lurus yg tak berani menatap cristian karna malu sedangkan cristian mulai berdesir hingga keubun2 karna belaian anie itu. Tangan mungil itu tak hentinya mengelus segala penjuru roti sobek itu dan mulai mendekatkan wajahnya dan


"chuup..." anie mengecuppelan kedua dada keras dan bidang itu dengan tatapan yg tak berani menatap cristian


"aku butuh kehangatan dari kak iyan, jadi... Aku mohon jangan menundanya lagi terlalu lama" dengan wajah yg memelas seakan siap diterkam singa yg baru bangun. Cristian yg menatap wajah mungil itu tak dapat dibendung lagi, ia mulai mendekap gadis didepannya dan menciumi seluruh inci wajah mungil itu dengan pelan nan penuh kasih sayang, ciumannya beralih keleher, kedua pundak bergantian dan cristian mulai menjatuhkan anie dengan paksa sehingga terdengar rintihan anie yg kaget namun cristian tak mempedulikannya, kini cristian mulai menciumi perut rata nan mulus itu tiada hendi dan kedua tangannya mengelus kedua paha putih mulus itu, anie yg mendapi tubuhnya dihujami banyak kecupan hanya bisa mendesah kenikmatan, didalam kepalanya seakan banyak semut kecil yg berjalan mengerumuni otaknya.


Tanpa ragu cristian menghujami ciuman dan memberi tanda kebiruan di dua gundukan kenyal itu dan tak hentinya meremas pelan nan kasar sedangkan anie mendesah kenikmatan karna ulah cristian yg tiada hentinya, kegiatan itu berlangsung cukup lama dan anie masih tetap menahan rasa sakit yg disembunyikannya dibalik desahannya karna gunung kembarnya tak diberi ampun oleh cristian.

__ADS_1


Setelah puas cristian kembali menurunkan kecupannya kearah bawah dan kini tangannya memberanikan diri menurunkan kain terakhir yg menutupi tubuh mungil istrinya. Tanpa melihat kearah anie ia langsung menurunkan perlahan sehelai kain itu, dan blaaas terlihatlah****


Anie benar2 malu kini ia benar2 tak bisa menyembunyikan rasa malunya karna dirinya kini sudah tak berbusana, anie hanya bisa menutupi wajahnya dengan kedua tangannya. Cristian yg merasa puas dengan pemandangan itu beranjak dari tempat tidur untuk melepaskan celana beresta kain lainnya, tak butuh waktu lama kini ia benar2 bugil dan kembali beranjak ke atas ranjang sedangkan anie masih tetap menutup pandangannya,cristian tertawa kecil karna wanitanya masih malu


"sayang bukalah matamu, kakak gk mau menikmati pemandangan indah ini seorang diri. Kumohon" bujuknya dengan posisi masih setengah berdiri diatas ranjang di atas anie, anie yg merasa mulai tenang memberanikan diri untuk membuka matanya perlahan dan...


Anie menatap wajah tanpan itu yg tersenyum lembut padanya, perlahan ia tun pandangannya kearah dada bidang yg lebar dan keras itu, tun lagi kearah perut yg ditumbuhi kotak2 keras dan turun lagi. Anie menelan kasar ludahnya seakan tersengkal dan melotot kearah benda besar tegang dan besar, anie mulai takut namun kembali memandang cristian yg tersenyum menenangkan anie


'yatuhan.... Apakah benda besar itu akan muat ditubuhku? Itu sangat menyeramkan' batin anie yg berulang kali menelan ludah paksa

__ADS_1


"sayang, bersiaplah ini akan sedikit menyakitkan tapi tak akan lama. Kakak akan mencobanya perlahan, tahanlah ya" bujuknya...


Maap ya kawan2 kalo selama proses membaca cerita ini banyak typo nya karna jujur saya mengetiknya langsung dari ponsel, tidak menggunakan laptop maupun komputer.... Maklumlah, saya kerja diluar lapangan keseringan maksudx.... 😸


__ADS_2