
****Anie_*****
Anie fertika Qurbianty Ruby itu adalah nama lengkapku yang kudapat dari kedua orang tuaku aku anak bungsu daru 2 bersaudara kakakku laki-laki yang jarak umur kita terpaut 10 tahun tinggi badanku 162 berat badan gk usahlah ya tapi yang jelas aku tidak gendut, aku sekarang kuliah dan cukup disegani dan memiliki peran yang sangat bagus di kampus,aku pintar dan sangat di sayangi oleh para dosen dan mantan- guru sekolahku dulu, aku tidak memiliki teman dekat ya hanya beberapa teman, sekedar teman yah aku baik-baik saja selama ini tanpa mereka. Saat umurku 19 tahun memasuki dunia perkuliahan tiba2 saja aku di dijodohkan dengan seorang anak direktur perusahaan ternama juga bisa di bilang rekan kerja papa dan teman lamaa papa dan mama, agar terjalin ikatan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas perusahaan papa mereka menyatukan anak mereka di jalur perjodohan ini, aku tidak bisa menolak karna ini menyangkut nama baik keluargaku mau tidak mau aku harus menikah muda dengan seorang pria yang sama sekali tidak aku kenal sedikitpun. Sebenarnya aku takut dengan keputusanku yang menerima perjodohan ini, tapi aku juga tidak mau mengecewakan papa yang baru aku tau sisi lain papa selama ini yang selalu peduli denganku.
Pertemuan pertama itu terjadi saat makan malam yang memang sengaja ditujukan untuk mempertemukan aku dan calon tunanganku. Jujur saat itu aku sangatlah takut dengan bayanganku tentang dia karna selain umur yang terpaut jauh dia juga seorang yang ambisius, karakter itu hampir sama dengan kak Rudy, tapi tentunya dia beda jauh dengan kak Rudy. Dia memiliki tinggi kira2 175 badan tegap dan kekar karna aku gk lihat perut yang membuncit jadi aku kriteriakan dia cowok yang sispeck wajah mulus bersih dan warna kulit kuning langsat sepertinya nih cowok maskulin banget tata busana sangat dewasa ya cocok dengan usianya yang 28 tahun tua banget bagiku model rambut ya gaya kekinian agak ada jambul ayamnya gitu cocok sama gayanya hidung mancung dia memiliki keturunan Indo-Brazil tentunya mamanya yang orang Brazil, dan ia baru menyelesaikan S2 nya di Prancis dia adalah Cristian Ferdian Prakoso anak dari Fadlan Prakoso dan Maya antika Prakoso. (heran deh kalo orang soooghe harus ya memiliki aksen, gimana menyepakatinya ya?)
__ADS_1
Jarak pertunanganku dengan pernikahan berselang 4 bulan dan selama masa2 pertunanganku dengannya kami hanya bertemu 5 kali sebelum ijab kobul, itu dikarenakan dia sangatlah sibuk dengan statusnya sebagai CEO perusahaan yang didirikannya sendiri sejak ia memisahkan diri dari bantuan ayahnya yang juga memiliki perusahaan yang cukup besar itu. Dan acara sebelum pertunanganku kami hanya bertemu 2 kali yaitu pertemuan pertama saat makan malam, kita tidak diizinkan ngobrol berdua oleh keluarga kita masing-masing karna mereka sibuk mengungkit masa lalu meraka sedangkan kak Rudy dia tidak bisa menghadiri acara itu karna ada masalah di perusahaannya. Dan pertemuan ke dua kita adalah ngedate pertamaku dalam seumur hidupku, itupun juga hanya terjadi makan setelah itu menelusuri jalan menuju puncak, tapi disini kita hanya berhenti sekedar makan jagung bakar dan mengobrol soal kehidupan kita yang dulu tidak membahas tentang ikatan yang telah dilakukan orang tua kita, aku merasa saat itu aku sedang mengobrol dengan orang asing yang sekedar lewat menanyakan biodataku untuk status kependudukan. (-_-*). Setelah itu kami hanya menjalani keseharian kita masing-masing seakan tidak terjadi apapun.
Kabar yang sangat mengejutkan datang disaat aku menerima pesan dari nomer yang tidak memiliki nama di ponsel canggihku itu memberitaukan untuk mengajak bertemu dan membicarakan soal PERNIKAHAN. Aku langsung terjaga dari konsentrasiku memahami materi kuliah pak Robert dosen bahasa inggris dan tanpa sadar berdiri dengan hentakan tangan di bangku membuat kegaduhan sementara di kelas sehingga semua mata diruangan itu tertuju padaku. “maaf pak, saya permisi keluar” izinku langsung nyelonong kabur dari ruangan itu setelah di iyakan oleh pak Robert, aku langsung membalas pesan singkat itu dan memberikan lokasi untuk ajakan bertemu dadakan itu.
__ADS_1
“Kita akan segera menikah Anie, aku pikir kamu sudah diberitau oleh papamu,minggu besok kita akan faiting baju pernikahan kiata” jelasnya membuatku semakin tidak percaya.
“cristian, kita baru aja bertunangan...” jawabku tidak percaya dengan kejadian secepat ini.... “aku tau kamu masih belum bisa terima ini semua, tapi percayalah perlahan kamu akan menerimanya dan akan merasakan apa yang belum pernah kamu rasakan dan slalu kamu inginkan selama ini...” jawabnya yang penuh dengan tanda tanya, membuatku semakin tak percaya dan bingung.
Kini aku berada di dalam kamarku mengurung diri entah sudah berapa jam berlalu sejak kepulanganku di kafee tadi setelah bertemu dengannya, hatiku semakin tak menentu dan semakin benci dengan keadaan yang aku pilih sendiri, berharap papa akan dapat menunjukkan sisi yang ingin sekali aku lihat secara langsung tanpa bersembunyi lagi, berharap mama lama menghabiskan waktu dirumah dengan banyak mengobrol denganku, dan kak Rudy yang akan banyak dan banyak memberikan perhatian padaku. Namun kenyataannya???
__ADS_1
Hari ini selesai dengan sangat lama dan membosankan untuk melakukan fithing baju pernikahan dadakan ini, jika orang luar mendengar pernikahan ini aku yakin 100% mereka akan mengira kalo pernikahan ini terjadi akibat kecelakaan ( kalian taulah maksudku), oiya waktu pertunanganku dengan cristian hanyadihadiri oleh kedua belah pihak keluarga saja tidak untuk orang luar, sepupupun tidak ada. Kini pernikahan yang selama ini belum pernah terfikirkan ada di deadline hidupku dengan usia segini membuatku sangat kawatir dengan apa yang akan terjadi setelah kehidupanku menikah, pernikahan ini tinggal menghitung hari semuanya di persiapkan oleh keluarga sedangkan calon penganten hanya diam dan melakukan apa yang disuruh.