Siapa Sangka Kau KUCINTA

Siapa Sangka Kau KUCINTA
SSKK_Masa Lalu


__ADS_3

Setelah beberapa jam setelah leo meninggalkan anie diruangan itu, diruangan sebelah leo sangat frustasi karna gadisnya mencoba menyakiti dirinya sendiri hanya untuk bebas darinya, 'sebenci itukah kamu padaku sayank' batin leo sambil mengucek rambutnya penuh frustasi. Saat leo sedang kesal tiba2 salah satu suruhannya datang menemuinya melaporkan kalau gadisnya tak mau mekan apapun yg diberikan padanya, leo mencoba tenang dan mengambil beberapa roti ditangan pria besar suruhannya dengan kasar dan pergi meninggalkannya menuju ruangan gadis yg di sekapnya.



Saat leo memasuki ruangan dimana anie terduduk lemas diatas kasur dengan kedua tangannya diikat di masing2 ujung kepala kasur besar itu, leo sangat iba dengan gadianya yg lemas tak bersuara itu namun masih tetap menangis, iapun mendekati anie dan duduk disampingnya sambil menyuapi roti padanya, namun anie menolak dengan memalingkan wajahnya, sepertinya leo sudah habis kesabarannya dan memaksa anie untuk memakan roti suapannya dengan mencocol kasar kemulut mungil itu, aniepun menangis menahan dan terus menolak, namun roti itu berhasil masuk kemulutnya dan leo langaung membekap mulut anie dan memaksanya untuk menelannya aniepun ketakutan dan menuruti kata leo,ya karna jujur saja anie pasti lapar karna ia tak makan siang dikampus dan juga telat makan malam karna pada waktu ini jam 10 malam.



"untuk menjinakkanmu harus menakutimu dulu ya, sayang banget. Padahal aku pengennya main halus aja tapi kamunya malah lebih suka aku berbuat kasar. Oke kalo itu maumu sayang" dengan senyuman sinis dan mengelus wajah anie yg ketakutan itu

__ADS_1


"jadi kamu udah ingat apa yg aku bilang td kalau kita dulu pernah ketemu jauh sebelum kamu ketemu cristian?" selidik leo namun anie tak merespon malah membuang muka tak ingin melihat leo, yg sepontan membuat leo kesal dan membanting kursi di sebelahnya ke arah tembok hingga hanvur membuat anie teriak ketakutan, kina pria itu mendekati anie dan mencengjram dagu anie memaksanya untuk melihatnya


"kau tak mau menjawab? Apa perlu aku yg mengingatkanmu kemasa lalu yg indah itu" dengan mata melotot yg membuat anie semakin ketakutan dan memejamkan matanya



Beberapa saat kemudian leo mulai tenang dan kembali duduk disamping anie sambil membelakanginya mencoba untuk menceritakan pada anie karna sepertinya anie benar2 tak mengingatnya.


"aku sadar itu sebelum mereka merampas tasku jadi aku lari namun mereka mengejar hingga berada di taman, disana sangat sepi. Mereka berhasil menangkapk yg dan memukulku habis2an namun aku juga berhasil melawan dan kabur dari mereka meski dengan keadaan y

__ADS_1


Babak belur" mencoba tersenyum namun anie malah memaingkan wajahnya dan memencik kesal


"saat aku berlari menjauh dari perampok itu aku tiba2 menabrak seseorang, kau tau siapa?" anie tak menjawab dan masih tak mau menatap leo "itu kau. Meski kau terpental jatu tapi kamu tak menangis ataupun memarahiku, seharusnya anak kecil sepertimu dulu menangis jika mengalami kejadian itu, tapi tidak kamu langsung berdiri dan diam menatapku" senyum leo pada anie yg kini menatapnya tak percaya dan mencoba mengingatnya "kau menatapku persisi seperti itu" sambil mencolek hidung anie yg langsung membuang muka kesal, namun leo tersenyum "kau bertanya padaku, kenapa kakak ganteng mukanya banyak warna ungunya" senyum leo yg membuat anie semakin tak percaya "oke, mungkin kata ganteng dihapus aja. Tapi jujur waktu itu kamu beneran bilang aku ganteng kok" dengan percaya dirinya "wajah polosmu wktu itu membuatku tertegun dan terpana sayang, sungguh" sambil mengelus wajah anie


"trus apa yg terjadi?" tanya anie yg mencoba mengalihkan pandangan leo seakan2 ingin menyerangnya


"aku bilang kalau aku dikejar org jahat yg mencoba membunuhku, dengan lugunya dan tak takut dengan org asing, kamu langsung menarikku dan membawaku kesebuah rumah kosng disekitar itu. Kita bersembunyi disana selama 2 jam,dan selama itu juga kamu tak hentinya bercerita akan masa depanmu kelak" sambil tersenyum membayangkan kembali, sedangkan anie mendelik jijik tak percaya


" 1 hal yg slalu aku ingat, diakhir perjumpaan kita kau bilang kalau aku berhutang budi padamu karna telah menyelamtkanku, ya aku akui itu berkat anie kecil aku selamat dr perampok, dan coba tebak apa yg kamu minta sebagai balas budiku?" anie memasang wajah seakan ikut menanyakannya "kau bilang kalau aku harus menikahimu kelak dan sebelum aku menjawab kau menarikku dan mencium pipiku sebagai tanda setempel yg tak boleh dibatalkan" tersenyum penuh kemenangan

__ADS_1


"aku pastikan itu kalau ciuman pertamamu denganku, dan aku juga akan menyakinkanmu kalau kamulah ciuman pertamaku juga. Dan sejak saat itu aku jatuh cinta padamu sayang, sekarang, besok, dan seterusnya" yakin leo mulai mendekat dan mengelus wajah anie mencoba mencium bibir mungil itu, tapi anie memberontak


__ADS_2