Sistem Jiwa Terkutuk

Sistem Jiwa Terkutuk
Chapter 22 "Ketua Asosiasi Shield"


__ADS_3

Menuju wilayah Himaya, Daria dan Nicholas bersama dengan 3 orang lainnya kini telah hampir memasuki wilayah tersebut. Sepanjang perjalanan dari goa perlindungan, mereka tidak mendapatkan hambatan yang berarti, namun perdebatan antara Daria dan Nicholas terus menghiasi perjalanan tersebut.


Ada beberapa hal yang menjadi perdebatan mereka berdua, tuduhan Nicholas yang mencurigai Brain sebagai mata-mata yang mendapatkan tentangan keras dari Daria dan pilihan rute dimana Daria yang ingin langsung menuju ke distrik 4 dan Nicholas yang ingin mengambil rute melewati distrik 9.


Dari semua perdebatan itu, mereka berdua hanya bersepakat dalam pengambilan rute, dimana rute yang pada akhirnya mereka ambil iyalah distrik 9 dan posisi mereka sekarang telah berada tepat di depan gerbang besar distrik 9.


Akibat penyerangan monster yang keluar dari Portal Dimensi Dungeon sebelumnya, membuat kondisi distrik 9 sama dengan distrik 4, yang dimana kedua distrik tersebut sudah tidak berpenghuni dan telah menjadi distrik terbuang yang sudah tidak dipedulikan lagi oleh asosiasi.


"Sebenarnya alasanmu mengambil rute ini untuk apa" tanya Daria.


"Tidak ada alasan, ini hanya instingku saja" jawab Nicholas kemudian berjalan mendekati pintu gerbang.


"Kau sudah seperti binatang berkata seperti itu" kata Dari kemudian berjalan mengikuti Nicholas.


Belum sempat mereka mendekati pintu gerbang, tiba-tiba pintu gerbang besar tersebut terbuka dan seorang pria dengan badan yang besar keluar dari sana.


Melihat sosok pria besar tersebut, mereka semua dibuat terkejut, Nicholas yang berjalan paling depan langsung mengambil posisi waspada dan hal itu juga diikuti dengan anggota yang lain.


"Kenapa orang ini ada disini" kata Daria terkejut.


"Tenanglah, justru ini adalah kesempatan kita untuk mengurangi kekuatan musuh" kata Nicholas semangat.


Melihat kelompok Daria dan Nicholas, Pria berbadan besar tersebut kemudian melakukan beberapa pergerakan yang menggambarkan seseorang yang sedang melakukan pemanasan ringan.


"Jadi apakah kalian yang membunuh sahabatku Groot Zwaard" kata pria berbadan besar yang diketahui bernama Vedova Distruttore.


Mendengar pertanyaan tersebut, Daria dan Nicholas kembali dibuat terkejut, sebab nama seseorang yang mati yang baru saja disebutkan oleh Vedova iyalah ketua asosiasi Liberation.


Vedova Distruttore merupakan ketua asosiasi Shield, iya adalah seseorang yang memiliki kekuatan yang tidak masuk akal. dengan postur tubuh tinggi besar iya memiliki julukan sang Petarung Kematian.


"Yah, kami yang membunuhnya" kata Nicholas.


Mendengar perkataan tersebut, Daria mencoba mempertanyakan maksud dari Nicholas, sebab apa yang dikatakan Nicholas tersebut tidaklah benar.


"Apakah kalian kuat" tanya Vedova yang telah selesai melakukan pemanasan.


"Kalau kau ingin mengetahuinya, tanyakan saja langsung dengan sahabatmu yang telah mati itu" kata Nicholas kemudian mencabut Great Sword nya.


"Kalian bertiga bersiaplah dengan sihir kalian" kata Daria memberikan perintah ke tiga orang lainnya.

__ADS_1


Membuka bajunya, terlihat tato beruang didada Vedova dan menggunakan skillnya, iya bersiap untuk menyerang.


"Ha ha ha, Kalian jangan sampai mengecewakanku.. Man Of Steel. Gerbang pertama" kata Vedova dan setelah mengatakan hal tersebut aura energi berwarna biru keluar dari tubuhnya.


Merasakan tekanan aura yang kuat, Daria dan Nicholas bersiap dengan senjata mereka masing-masing dan dengan menggunakan skill penguat, mereka bersiap menghadapi Vedova.


"Kau yang menggunakan sihir penyembuh berhati-hatilah"


Tepat setelah Daria mengatakan hal tersebut, tanpa bisa mereka sadari Vedova telah berada dibelakang mereka dan apa yang iya lakukan adalah menyerang salah satu dari mereka dengan cara mencengkeram kepalanya.


Melihat hal tersebut kedua anggota lainnya kemudian mengambil jarak dan Nicholas dengan sigap menyerang Vedova menggunakan Great Sword nya.


Belum sempat Nicholas mendekat, Vedova langsung melempar seseorang yang iya cengkram kearah Nicholas dan hal itu membuat pergerakan Nicholas terhenti.


Melihat itu, Daria kemudian mengambil tindakan untuk menyerang, dengan menggunakan sihir cahaya iya mencoba membutakan penglihatan Vedova.


Menyadari sihir yang akan digunakan Daria, Nicholas dan 2 orang lainnya langsung mengambil tindakan untuk mengantisipasi dampak yang juga akan mereka terima dari sihir yang Daria gunakan, namun belum sempat Daria menggunakan sihirnya, dengan cepat Vedova bergerak ke arahnya kemudian melesatkan tinju kanannya


Menyadari serangan Vedova, dengan menggunakan tamengnya, Daria berhasil mengantisipasi serangan tersebut. Walaupun serangan tersebut bisa antisipasi, Daria masih merasakan sakit di tangan kirinya.


"Kekuatannya bukan hanya cerita saja, bagaimana dengan sang penyembuh" kata Daria menanyakan kondisi temannya yang dicengkeram oleh Vedova sebelumnya.


Kembali menyusun formasi, Daria, Nicholas dan 2 orang lainnya mulai menggunakan sihir dan skill mereka masing-masing.


"Tinggal 4 lagi.. gunakan semua kemampuan yang kalian punya" kata Vedova sambil merilekskan kedua tangannya.


"Dia meremehkan kita" kata Daria.


"Ini kesalahanku.. Daria, jika keadaan ini tidak berubah, gunakan item ini"


Sambil menyerahkan sebuah item dengan sembunyi-sembunyi, Nicholas mengatakan hal tersebut dan iya yang berdiri paling depan, kemudian mengaktifkan beberapa skill penguatan.


"Hey Nic, Item ini.. apa maksudmu" kata Daria


Sesaat setelah ucapan tersebut, Vedova kembali melakukan penyerangan, namun kali ini Nicholas berhasil membaca serangan tersebut.


Tangannya sangat tidak normal, hanya menggunakan tangannya iya dapat menangkis semua serangan pedang ku.


Sambil memikirkan hal tersebut, Nicholas terus mencoba menyerang Vedova. Terlihat Vedova begitu santai menerima serangan yang dilancarkan Nicholas dan hal itu membuat Nicholas sedikit emosi.

__ADS_1


Melihat pertarungan tersebut, Daria memerintahkan 2 orang lainnya untuk menyiapkan sihir penyerangan dan setelah sihir siap untuk dilepaskan, Nicholas yang menyadari itu langsung mengambil tindakan untuk menjauhi Vedova.


"Liberation Fire Explosion"


Lingkaran sihir yang terbentuk di sisi kiri dan kanan, depan dan belakang Vedova langsung mengeluarkan api yang disertai ledakan yang begitu dahsyat.


"Apakah berhasil" kata Daria mengamati.


"Man Of Steel, Gerbang Kedua"


Bersamaan dengan ucapan tersebut, api yang masih menyala ditempat Vedova berdiri, kemudian menghilang dengan cara meresap kedalam tubuhnya.


Terlihat kini aura energi berwarna merah menyelimuti tubuh Vedova dan akibat hal tersebut, membuat suasana disekitarnya terlihat seolah mengeluarkan uap panas.


"Ini sangat berbahaya, Daria menghindar.."


Tepat setelah ucapan Nicholas sampai ditelinga Daria, dengan kecepatannya Vedova juga telah berada di belakang Daria dan dengan kedua tinjunya, Vedova telah membunuh 2 orang rekan mereka dengan sangat beringas, dimana kepala mereka berdua telah hilang akibat tinju yang dilesakkan oleh Vedova.


Melihat hal tersebut, Daria langsung mengambil jarak, kemudian menggunakan kemampuan khususnya sebagai seorang Paladin.


"Holy Maiden Warrior"


Terlihat sosok putih yang tidak memiliki wajah muncul didepan Daria, namun sosok tersebut sangat mirip dengan karakter Daria hanya saja ukurannya sedikit lebih besar.


Menggunakan kemampuan tersebut, Daria menyerang Vedova dan bersamaan dengan itu Nicholas juga ikut menyerang.


Pertarungan Daria dan Nicholas melawan Vedova terlihat begitu intens, walaupun mereka berdua telah menyerang bersama-sama, mereka tidak mampu memberikan damage yang berarti untuk Vedova.


"Hey kalian, katakan, siapa orang yang telah membunuh sahabatku" kata Vedova yang terlihat mempermainkan mereka berdua.


Mendengar pertanyaan tersebut, Daria dan Nicholas tidak bisa menjawabnya, itu semua dikarenakan mereka terlalu sibuk untuk menyerang dan bertahan dari serangan yang dilesakkan oleh Vedova.


Melihat kedua lawannya tidak memberikan tanggapan, Vedova mulai menaikan tempo pergerakannya dan hal itu telah membuat Holy Maiden Warrior milik Daria menghilang. Melihat hal tersebut, Daria dan Nicholas kemudian kembali mengambil jarak untuk menjauhi Vedova.


Menyadari kemungkinan menang tidak ada, Nicholas memutuskan untuk mengorbankan dirinya, iya lalu menyuruh Daria untuk mundur dan menggunakan item yang sebelumnya iya berikan.


"Apa kau ingin terlihat seperti pahlawan" kata Daria.


"Kita berada ditempat ini, karena salahku, aku mohon, pergilah, katakan semua informasi mengenai monster ini ke lainnya" setelah mengatakan hal tersebut, Nicholas yang berdiri disamping Daria, kemudian berjalan sedikit kedepan lalu melakukan persiapan untuk mengaktifkan Internal Region. Zona Zero miliknya.

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2