Sistem Jiwa Terkutuk

Sistem Jiwa Terkutuk
Chapter 28 "Keputusan"


__ADS_3

Guncangan tanah yang awalnya pelan berakhir dengan ledakan, dari ledakan tersebut muncul sesuatu dari bawah tanah yang terlihat layaknya seperti kurungan besar yang terbuat dari baja.


Menyaksikan hal tersebut Brain kemudian menggunakan pendeteksi nya untuk memastikan apa yang iya lihat, namun tiba-tiba kurungan baja tersebut perlahan menghilang. Disana Brain melihat Hendry dan anggota pasukan pembebasan yang lain, mengetahui itu Brain merasa lega.


***


Sesaat sebelum Strega Cagna menggunakan sihir nuklir untuk menghancurkan distrik 4, saat itu Hendry yang sedang berada bersama Zhipheng di ruangan pertemuan didalam tempat persembunyian dibawah tanah, merasakan kekuatan yang sangat besar.


Saat itu Hendry dengan cepat menggunakan kemampuannya untuk membuat penjara baja dan mengurung mereka semua yang berada didalam tempat persembunyian untuk berlindung dari serangan sihir nuklir yang digunakan oleh Strega Cagna.


Selain menggunakan penjara baja, Hendry juga memerintahkan beberapa anggota pasukan pembebasan yang menggunakan sihir tanah untuk membuat mereka masuk lebih dalam kedalam tanah.


Akibat hal itu mereka jadi kesulitan untuk kembali ke permukaan namun berkat itu pula Strega Cagna tidak bisa mendeteksi keberadaan mereka yang selamat.


***


"Kerusakan ini sangat parah, tempat ini sudah tidak bisa lagi untuk ditinggali" kata Hendry yang telah berada di permukaan dan menyaksikan distrik 4 yang telah hancur.


"Kita kehilangan banyak anggota, Sial.. siapa yang melakukan ini" kata Zhipheng.


Setelah mengatakan hal tersebut, Zhipheng kemudian menyadari keberadaan Brain yang mendekati mereka.


"Syukurlah kau selamat" kata Zhipheng menyambut kedatangan Brain.


"Hey Brain apa kau mengetahui siapa yang melakukan ini" tanya Hendry.


Mendengar pertanyaan tersebut, Brain kemudian menjelaskan jika saat serangan itu terjadi iya bersama dengan Daria berada di luar tembok distrik 4 dan karena hal itu membuat mereka bisa selamat dari serangan tersebut.


Disini Brain tidak menceritakan kejadian sebenarnya, iya hanya menceritakan tentang sosok perempuan yang iya lihat berada di atas langit yang dimana perempuan tersebut langsung pergi setelah mensumon makhluk untuk iya perintahkan menyerang mereka.


"Begitu yah, jadi kau tidak mengetahui identitas penyerangnya" kata Zhipheng.


"Dimana Daria, apakah dia baik-baik saja" tanya Hendry.


"Dia baik-baik saja, namun iya terkena efek tidur dari makhluk summon yang menyerang kami" kata brain.

__ADS_1


Ditengah percakapan mereka Layla, Randalf dan beberapa orang yang menjalankan tugas untuk mempersiapkan Poison di distrik 9 kemudian datang.


Saat Strega Cagna melakukan serangannya, mereka pasukan pembebasan yang berada di distrik 9 juga dapat mendengar suara ledakan yang ditimbulkan oleh serangan tersebut. Itulah alasannya kenapa mereka sekarang berada di tempat ini.


"Syukurlah kalian selamat" kata Layla yang telah berada bersama Hendry dan lainnnya.


"Siapa yang melakukan ini" tanya Randalf.


"Kami belum mengetahuinya, tapi kemungkinan besar ini ada adalah perbuatan Strega Cagna" kata Zhipheng.


Hendry lalu menyuruh Layla untuk membantu menyadarkan Daria dan setelah iya berhasil di sadarkan, Daria kemudian mengatakan kepada mereka jika yang melakukan serangan tersebut adalah benar Strega Cagna.


Setelah menjelaskan apa yang iya lihat, Daria kemudian bertanya ke Brain tentang makhluk yang sebelumnya iya lihat dan Brain tentunya memberikan jawaban palsu, dimana iya menjelaskan ke Daria jika makhluk yang sebelumnya atau Mooi telah iya kalahkan.


"Kita harus pindah dari tempat ini, berada ditempat terbuka seperti ini sama halnya menyerahkan diri" kata Zhipheng.


Mendengar perkataan tersebut, Hendry langsung memberikan keputusan agar mereka segera bergerak menuju ke distrik 9.


Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mereka berpindah ke distrik 9. Setelah tiba disana, Hendry kemudian memilih untuk menempati lokasi didekat pintu gerbang yang menuju ke distrik dalam atau lebih tepatnya pintu gerbang yang menuju ke distrik 1.


"Kenapa kau memilih tempat ini" tanya Zhipheng.


Sebelum menjawab pertanyaan itu, Hendry lalu memberikan arahan untuk semua orang yang berada disana agar tenang dan mendengar apa yang akan iya katakan.


"Persiapkan diri kalian, kita akan mulai melakukan pergerakan ke distrik central malam ini" kata Hendry.


"Maaf Hendry, apakah kau yakin dengan keputusan itu, dengan jumlah kita yang sekarang, aku pikir itu akan sangat beresiko" kata salah seorang dari pasukan pembebasan.


"Ini adalah keputusan yang terbaik untuk kita.. alasan yang pertama karena ketua asosiasi Liberation Groot Zwaard telah tewas" kata Hendry.


Mendengar perkataan tersebut, semua anggota pasukan pembebasan yang ada disana terlihat kaget dan setelah itu Hendry kembali melanjutkan perkataannya.


"Kedua, Walaupun Nicholas telah mati, namun itu tidaklah sia-sia, sebab dengan itu kita jadi mengetahui kekuatan dari ketua asosiasi Shield Vedova Distruttore"


"Dan alasan terakhir kenapa kita haru bergerak malam ini adalah, Strega Cagna ketua asosiasi Researcher, kemungkinan besar sekarang kondisinya tidak dalam keadaan fit setelah menyerang distrik 4" kata Hendry menutup penyampaiannya.

__ADS_1


Mendengar semua informasi itu, para pasukan pembebasan yang sebelumnya terlihat ragu kemudian menjadi sangat bersemangat dan bersama-sama mereka menyetujui rencana dari Hendry.


"Baiklah, untuk menunggu malam, aku ingin kalian membuat kelompok yang terdiri dari 2 orang dan pastikan kalian harus saling mengetahui semua informasi masing-masing dan apapun alasannya jangan berpisah.. Jika kalian ingin meninggalkan tempat ini, pastikan itu untuk tujuan yang penting dan izinlah terlebih dahulu ke kelompok yang lain" Kata Hendry.


Alasan Hendry menyuruh mereka untuk membuat kelompok 2 orang tidak lain untuk membatasi pergerakan dari penghianat yang belum diketahui identitasnya. Disini informasi mengenai penghianat belum diketahui semua orang di pasukan pembebasan.


Terlihat Brain berpasangan dengan Daria dan disini Daria meminta izin ke Hendry untuk pergi ke suatu tempat dengan tujuan untuk mempersiapkan perlengkapannya dan tentu saja Hendry menyetujuinya dengan syarat Brain juga harus ikut bersamanya.


***


Di distrik Central, terlihat Vedova terkejut mengetahui informasi mengenai pasukan pembebasan yang berhasil selamat dari serangan Strega.


Mengetahui informasi itu, Vedova merasa sangat marah. Iya kemudian menyampaikan informasi itu ke Strega dan tentu saja Strega juga kaget setelah mengetahui informasi itu.


"Sialan.. Orang-orang itu, kenapa mereka tidak mati saja" kata Strega marah.


"Tenanglah" kata Vedova.


"Tenang katamu, orang-orang itu telah menghambat kepulangan ku" kata Strega.


"Kalau kau ingin pergi ke kota utama, pergilah.. biar aku yang menghadapi mereka semua" kata Vedova.


"Tidak.. aku tidak akan pergi sebelum memastikan orang-orang pengganguran itu mati.. katakan dimana mereka sekarang, aku akan membereskan mereka, mereka sudah membuat ku malu" kata Strega.


"Tenanglah sedikit, tidak perlu mendatangi mereka" kata Vedova.


"Apa maksudmu haa.. apa kau ingin menertawakan ku" kata Strega lagi


"Dengar.. sebentar malam mereka akan menuju ketempat ini, untuk itu kita akan menyambut kedatangan mereka dengan sebaik-baiknya" kata Vedova.


Mendengar itu Strega Cagna kemudian menjadi tenang. iya kemudian meminta izin untuk mengahabisi informan Vedova yang menurutnya memberikan informasi yang setengah-setengah.


"Kalau kau ingin mengahabisi informan itu, silahkan saja, setelah kita mengahabisi para pengangguran itu, iya juga tidak akan berguna lagi" kata Vedova.


Setelah percakapan mereka selesai, Vedova kemudiaan pergi ke distrik 1 untuk mempersiapkan anggotanya untuk menyambut kedatangan para pasukan pembebasan.

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2