
"Curse Magic. Memory Erase"
Sesaat sebelum serangan menyentuh tubuh Brain, dengan cepat iya melepaskan diri dari jeratan sihir rambut yang menahannya dan kemudian menggunakan sihir level 88 yang iya miliki.
Untuk mengaktifkan sihir kutukan Memory Erase, Brain diharuskan menyentuh kepala bagian atas targetnya dan setelah tangan diangkat dari kepala target, akan terlihat jiwa target yang seperti ditarik keluar dari tubuhnya. Sihir ini memungkinkan Brain mengambil atau menghapus ingatan 1 tahun yang telah dilalui targetnya.
Setelah Brain berhasil menggunakan sihirnya, terlihat makhluk yang dikatakan Strega Cagna bernama Ratu Penyihir Terkutuk nampak seperti orang bingung.
Apakah berhasil.
(Menjawab. Selama dia tidak memiliki kemampuan atau item penjaga pikiran. Sihir akan bekerja dengan semestinya)
Setelah informasi dari Simi sang Sistem, Ratu Penyihir Terkutuk yang kebingungan mulai menyadari keberadaan Brain yang ada didepannya.
"Siapa kau" kata Ratu Penyihir Terkutuk.
"Aku Brain Righet, seseorang yang mengeluarkan mu dari pengendalian pikiran" kata Brain.
Apa yang dikatakan Brain merupakan suatu kebenaran dan hal itu Brain ketahui setelah menggunakan sihir kutukan Memory Erase.
"Dimana wanita ****** itu, aku akan membunuhnya" kata Ratu Penyihir Terkutuk.
"Hey tenanglah.. Dia sudah pergi, aku harap kau tetap mengontrol amarahmu, sebab pengendali pikiran yang iya tanamkan kepadamu akan kembali jika kau tidak bisa mengontrol amarahmu" kata Brain mencoba membodohi.
Mendengar perkataan tersebut, Ratu Penyihir Terkutuk kemudian mengikuti arahan yang dikatakan oleh Brain.
"Terimakasih kau telah membebaskan ku dari sihir wanita ****** itu, perkenalkan namaku Mooi Haar Charmant, aku dulunya merupakan seorang ratu dari kerjaan Charmant"
Mendengar hal itu dan mengetahui nama asli dari makhluk yang ada didepannya, Brain kemudian mencoba untuk mengajukan beberapa pertanyaan lagi.
Disini Mooi Haar mengira jika iya baru saja bertarung dan dikalahkan oleh Strega Cagna, hal itu terjadi dikarenakan ingatannya selama 1 tahun telah dihapus oleh Brain, dengan kata lain Mooi Haar telah berada didalam kendali Strega Cagna selama 1 tahun.
"Maaf tuan, kalau boleh tahu ini dimana, dan bagaimana ceritanya kau bisa membebaskan ku dari perempuan ****** itu" kata Mooi Haar.
__ADS_1
Mendengar pertanyaan itu, Brain kembali mencari jawaban yang pas untuk mencocokkan dengan penjelasan yang telah diberikan oleh Mooi.
"Ini merupakan wilayah Himaya dan wilayah ini telah menjadi medan pertempuran antara kami dan kelompok orang yang telah membuatmu terkena sihir pengendali. Orang yang telah mengendalikan mu telah menjadikan mu sebagai tameng dan aku yang melihat mu dikendalikan berupaya membebaskan mu"
Ini terlalu kepanjangan, semoga saja dia bisa mengerti.
Mengatakan dan memikirkan hal tersebut, Brain kemudian melihat ekspresi Mooi yang terlihat mencoba mencerna semua perkataan yang baru saja iya katakan.
"Jadi begitu yah, aku paham sekarang, berarti dia memang sengaja menangkap ku untuk dijadikan pion.. wanita ****** itu keterlaluan" kata Mooi Haar.
Syukurlah dia percaya. Pikir Brain
Mooi Haar Charmant merupakan makhluk hidup yang berasal dari portal dimensi, Ras nya adalah Demidemon. Dibagian kepalanya terdapat 2 tanduk yang berwarna putih yang tumbuh kebelakang dan hampir melingkari bagian atas kepalanya. Mooi sebenarnya memiliki paras yang cantik namun iya menerima kutukan dari sosok makhluk misterius yang itu membuat wajahnya menjadi buruk rupa.
***
Disisi Daria, iya yang melihat Brain telah menaklukkan musuhnya, kemudian berjalan menuju ketempat Brain berada. Sesampainya didekat Brain, Daria yang melihat wajah Mooi Haar serasa ingin muntah, namun iya dapat menahannya.
"Yah aku baik-baik saja" Jawa Brain.
Daria kemudian berbisik ke Brain, iya menanyakan identitas dari makhluk yang ada didepannya dan setelah Brain menjelaskan semuanya, tanpa meragukan perkataan Brain, Daria kemudian mempercayainya, namun tiba-tiba Daria merasakan ngantuk yang tidak tertahankan.
"Lebih baik seperti ini" kata Brain yang telah menggunakan sihir untuk membuat Daria tertidur.
Mooi yang melihat apa yang dilakukan Brain, menanyakan maksudnya. Brain kemudian menjelaskan tujuannya dan setelah itu iya menawarkan Mooi untuk balas dendam ke Strega Cagna.
Disini Brain mengetahui nama Strega Cagna dari Mooi, namun informasi dari Mooi hanya sebatas itu.
"Balas dendam, aku memang ingin melakukannya, tapi bagaimana caranya, aku pikir jika semakin lama aku disini teman-teman manusia mu akan melakukan sesuatu yang jahat terhadapku" kata Mooi.
Mendengar perkataan itu, Brain kemudian mendapatkan ide untuk menempatkan Mooi ke Portal Dimensi Harta miliknya. Ide itu kemudian mendapatkan restu dari Simi sang Sistem dan tanpa banyak basa-basi, Brain lalu membuka Portal Dimensi Harta miliknya dan hal itu membuat Mooi terkejut.
"Siapa kau sebenarnya, aku tidak menyangka manusia sepertimu bisa melakukan hal hebat seperti ini" kata Mooi.
__ADS_1
"Aku hanya seorang manusia yang beruntung dan aku akan membagikan keberuntungan itu kepadamu" kata Brain.
Setelah mengatakan hal tersebut, Brain yang telah membuka Portal Dimensi Harta kemudian masuk kedalam dan tentu saja iya juga mengajak Mooi untuk ikut dengannya.
Melihat Brain melakukan semua itu membuat Mooi sedikit berhati-hati, itu semua Mooi lakukan karena pada dasarnya iya tidak mempercayai manusia.
Sesampainya Mooi didalam Portal Dimensi Harta, iya menjadi sangat terkejut sebab apa yang iya lihat disana adalah sebuah ruangan yang sangat luas dengan pilar-pilar yang cukup banyak berdiri rapi didalam tempat itu.
"Ini seperti didalam Portal Dimensi Dungeon" kata Mooi.
"Jadi menurut mu tempat ini seperti itu yah" kata Brain.
Memang benar apa yang iya katakan, aku tidak mengira tempat ini akan bisa bertambah besar seperti ini.
Sambil memikirkan hal itu, Brain mengingat kejadian pertama kali iya menyadari Portal Dimensi Harta miliknya yang bisa bertambah luas, dimana kejadiannya setelah iya berhasil mengalahkan orang misterius (Groot Zwaard ketua asosiasi Liberation di Cpt. 20).
"Maaf tuan, apakah kau ingin aku tinggal di tempat ini" tanya Mooi.
"Jika kau tidak keberatan" jawab Brain.
"Aku akan menerima tawaranmu, namun aku tidak bisa berjanji dan jika kau berkenan aku menginginkan sebagian batu-batu kristal sihir yang ada disana" kata Mooi sambil menunjuk ke arah tumpukan batu kristal sihir.
Mendengar hal itu Brain yang melihat Mooi, merasa ada yang aneh. Saat Mooi meminta batu kristal sihir, Brain seperti melihat Mooi mengeluarkan air liur dan Brain juga dapat mendengar suara perut yang kelaparan darinya.
Setelah melakukan beberapa perbincangan lagi, pada akhirnya Brain meninggalkan Mooi didalam Portal Dimensi Harta miliknya.
Aku heran, bagaimana caranya iya memakan batu kristal energi sihir itu.
Setelah sampai diluar Portal dan menutup Portal tersebut Brain yang memikirkan hal itu tiba-tiba merasakan adanya getaran di tanah.
Menyadari hal itu Brain dengan cepat berlari ke lokasi Daria yang tertidur dan tepat setelah iya sampai, sesuatu yang tidak diketahui oleh Brain keluar dari dalam tanah.
...----------------...
__ADS_1