
Vedova Distruttore dan saudari kembarnya Veriva Distruttore berasal dari keluarga yang kurang mampu, ayah mereka adalah seorang pemuka agama sedangkan ibunya telah meninggal saat melahirkan mereka berdua.
Dengan latar belakang ayah seorang pemuka agama, tidak membuat Vedova dan Veriva mendapatkan kasih sayang. Mereka berdua selalu mendapatkan kekerasan dari sang ayah, bahkan Veriva pernah hampir terbunuh akibat sang ayah yang memberikan hukuman yang keterlaluan.
Semua perilaku yang didapatkan Vedova dari sang ayah, tidak membuat Vedova menjadi orang yang jahat. Iya justru menjadi seorang yang penyayang terutama kepada Saudari kembarnya.
Saat Vedova berumur 10 tahun, koloni mereka diserang oleh monster yang berasa dari Portal Dimensi dan karena hal itu Vedova harus kehilangan ayahnya. Kehilangan sosok ayah tidak membuat Vedova bersedih, iya justru sangat bersyukur akan hal itu, sebab dengan kematian sang ayah, tidak ada lagi yang akan menyakiti mereka berdua.
Penyerangan monster ke koloni mereka, juga membuat Vedova berhasil mendapatkan kelas Fighter di Sistem Jiwa nya. semua itu terjadi karena tekadnya untuk melindungi Veriva dan saat itu juga Vedova berjumpa dengan Jon.
Setelah membantu mengatasi monster yang menyerang koloni tempat Vedova tinggal, Jon yang tidak sengaja bertemu dengan Vedova, kemudian menyadari jika Vedova memiliki bakat yang luar biasa.
Jon lalu mengajak Vedova untuk ikut bersamanya, awalnya Vedova menolak namun karena desakan dari Veriva dan mempertimbangkan kondisi Koloni tempat tinggalnya yang sudah tidak aman lagi, Vedova kemudian menerima ajakan Jon. Dari pertemuan itu Vedova akhirnya bisa sedikit demi sedikit mendapatkan kehidupan yang layak dengan mengikuti kelompok Jon,
***
"Aku akan menghabisi mu.. makhluk sialan kembalikan adikku"
Teriakan Vedova bersamaan dengan tinjunya yang terus iya ayunkan tidak membuat makhluk raksasa bergeming. Seolah-olah makhluk itu tidak merasakan apapun, hanya wajah babi tanpa ekspresi yang terlihat disana.
Melihat apa yang telah dilakukan oleh Makhluk Raksasa, Groot juga ikut membantu. Iya terus mengayunkan pedang besarnya kearah makhluk raksasa, namun setiap kali iya berhasil menyayat tubuh makhluk itu, semua luka yang iya berikan langsung sembuh dengan sangat cepat.
Disisi Jon sang ketua kelompok, dia yang sebelumnya hanya menggunakan serangan jarak jauh, mulai melakukan serangkaian serangan jarak dekat menggunakan 2 buah pedang samurai.
Semua serangan yang mereka bertiga lakukan tidak memberikan efek apapun kepada makhluk raksasa, seolah-olah mereka sedang menyerang sebuah air terjun.
__ADS_1
"Groot.. ku perintahkan kau untuk kembali ke kota utama, kabarkan apa yang terjadi disini" teriak Jon.
Groot yang mendapatkan perintah tersebut, tidak langsung mengerjakannya, iya masih terus saja menyerang makhluk raksasa bersama Vedova.
"Sobat.. pergilah, apa yang dikatakan Jon, itu adalah pilihan terbaik" kata Vedova.
Mendengar perkataan dan melihat raut wajah Vedova, membuat Groot tidak bisa lagi berkata apa-apa, iya hanya bisa menuruti semua perkataan Vedova tersebut.
Sebelum Groot pergi dari pertarungan itu, tiba-tiba makhluk raksasa itu mulai melakukan pergerakan, dari sebelumnya hanya diam bagaikan patung, makhluk itu kemudian menatap ke bawah kakinya dan melihat Jon sang ketua kelompok.
Dengan cepat makhluk raksasa itu menginjak Jon, tanpa bisa menghindar apalagi menahan tekanan injakan itu, Jon sang ketua kelompok akhirnya kehilangan nyawanya.
Vedova dan Groot yang menyaksikan hal itu kembali hanyut dalam kemarahan, walaupun begitu Vedova masih bersikeras untuk menyuruh Groot agar pergi dari tempat itu.
"Kurang ajar kau makhluk sialan.. Man Of Steel, Gerbang Ketiga"
Berlari menaiki tubuh makhluk raksasa, Vedova berniat menyerang langsung kearah tanduknya. Namun ketika iya telah berhasil sampai di depan wajah sang makhluk raksasa, makhluk itu kemudian dengan cepat memakan Vedova.
Sial.. apa semuanya hanya sampai disini saja, tidak.. tidak.. aku tidak boleh menyerah.. makhluk ini.. aku pasti bisa membunuh makhluk ini
Didalam mulut makhluk raksasa, Vedova yang tidak ingin menyerah terus mempertahankan teknik nya dan hal itu membuatnya mampu bertahan walaupun iya sudah ditelan.
Karena kegigihannya dan keinginannya untuk membalaskan dendam saudari kembarnya dan kedua rekannya, keajaiban pun muncul, dimana Vedova berhasil membangkitkan Title Jiwa Diligent Man.
Sesuatu yang berbicara dikepala Vedova membimbingnya untuk mengalahkan makhluk raksasa dan dengan kekuatan baru itu iya akhirnya mampu mengalahkan makhluk raksasa dengan cara menghancurkannya dari dalam.
__ADS_1
Dari tragedi tersebut, Vedova akhirnya mendapatkan julukan sang penghancur. Dari tragedi itu pula Vedova yang sebelumnya memiliki kepribadian baik, berubah menjadi seseorang yang sangat kejam, bahkan iya tidak segan-segan membunuh seseorang yang lari dalam pertarungan melawan monster.
Seperti apa yang Jon katakan, Vedova yang berhasil mengalahkan makhluk raksasa dari Portal Dimensi Labirin, mendapatkan hadiah dari The Controller berupa wilayah Himaya. Vedova juga mengajak Groot yang berhasil selamat untuk membantunya dalam memimpin wilayah Himaya.
Walaupun sudah tidak lagi menjadi pasukan garis depan, Vedova yang telah mendapatkan wilayah kekuasaannya sendiri, tetap harus bekerja untuk The Controller. Iya ditugaskan untuk memaksimalkan sumberdaya alam yang ada di wilayah tersebut.
Sebenarnya wilayah Himaya tidak termasuk dalam wilayah yang dikuasai oleh The Controller. Wilayah Himaya hanya bekerja sama dalam menjual sumberdaya alam ke pihak The Controller.
Sebelum Wilayah Himaya diambil paksa oleh pihak The Controller, wilayah tersebut telah menjadi wilayah yang sangat berkembang. Semua perkembangan yang terjadi di wilayah Himaya tidak lain karena adanya tiga asosiasi yang saat itu fungsi dan tugas dari ketiga asosiasi tersebut berjalan dengan semestinya.
Diawal kepemimpinan Vedova, iya mendapatkan banyak sekali penolakan dari masyarakat. Semua itu dikarenakan gaya kepemimpinannya yang sangat otoriter. Ketiga Asosiasi yang ada, dijadikan Vedova sebagai alat untuk mengontrol masyarakat dan iya juga membagi wilayah Himaya menjadi 3 zona.
Perlakuan ke anak-anak yang terlahir tanpa Sistem Jiwa juga semakin tidak manusiawi setelah Vedova menjadi pemimpin dan kepemimpinan Vedova juga telah melahirkan pergerakan yang sekarang disebut sebagai pasukan pembebasan.
Semua kisah perjalanan Vedova dari awal, sekarang akan ditentukan oleh pertarungannya melawan Brain dan pertarungan antara dua orang yang memiliki Title Jiwa akan menjadi sebuah pertarungan yang akan menentukan wilayah Himaya selanjutnya.
...---Sistem-Jiwa-Terkutuk---...
Untuk para pembaca.
Terimakasih atas waktunya sudah mau mengikuti cerita ini. Selanjutnya Cerita akan melanjutkan pertarungan Brain melawan Vedova dan cerita ini mungkin akan saya selesaikan sampai di chapter 50.
Maaf jika tulisan ini mengganggu jalan cerita utama, untuk itu saya harap teman teman mau memberikan kritik dan sarannya, untuk saya sebagai penulis baru.
...---Sistem-Jiwa-Terkutuk---...
__ADS_1