Sistem Kekayaan : Aku Hanya Seorang Supir Taksi Online!

Sistem Kekayaan : Aku Hanya Seorang Supir Taksi Online!
reuni part 2


__ADS_3

Suasana cukup canggung karena bagaimana pun mereka cukup tau drama cinta keduanya yang terpisah oleh sesuatu yang sulit dikatakan.


Beberapa pasangan yang lain yang tidak mengetahui kebenaran dari kisah Ferdi dan Reihana itu sedikit mengerutkan kening bingung, bahkan Annisa sendiri menatap Ferdi dengan bingung.


"Y-Ya, sudah lama ya, bagaimana kabarmu?" kata Ferdi membuka pembicaraan.


"Alhamdulilah baik, bagaimana denganmu?" kata Reihana dengan tenang dan tersenyum ramah.


"Ya seperti yang kamu lihat, aku cukup baik saat ini~" kata Ferdi bercanda.


"Aku minta maaf karena tidak bisa datang saat orang tuamu meninggal!" kata Reihana dengan tulus dan terlihat sedih.


"Tidak masalah, aku dan Ayu sekarang hidup cukup baik saat ini~" kata Ferdi dengan tenang.


"Bagaimana denganmu? Apakah sudah menjadi dokter seperti yang kamu impikan?" tanya Ferdi mengubah topik pembicaraan.


"Belum, aku masih harus melanjutkan studiku tapi saat ini aku menjadi suster part time di salah satu rumah sakit di Jakarta!" kata Reihana dengan senyum.


"Lalu bagaimana denganmu sendiri? Apakah sudah menjadi pengusaha besar?" tanya Reihana dengan senyum curiga.


"Masih bisnis kecil, bahkan aku sekarang menjadi supir taksi online buat mengisi waktu luang~" kata Ferdi dengan santai.


Semua orang mendengar hanya mengangguk mengerti tapi tidak ada yang memunjukkan penghinaan sedikitpun, mereka terdiri dari anak orang kaya dan keluarga sederhana serta sudah berteman cukup lama jadi tidak terlalu memandang rendah satu sama lain tapi bercandaan mah masih kerap di lakukan.


Disana hanya Annisa yang mengelengkan kepalanya mendengar ucapan Ferdi, dia tau "bisnis kecil" yang dikatakan Ferdi pasti tentang perusahaan berpenghasilan bersih senilai 100 Miliar rupiah!


"Jadi kamu sudah cukup sukses ya? Sangat mengagumkan!" kata Reihana kagum.


Bagaimana pun dia tau keluarga Ferdi sudah bangkrut tapi diusia muda Ferdi masih dapat melakukan bisnis kecil di Jakarta yang bisa dibilang cukup sulit dengan banyak saingan.


"Tidak banyak, oh ya perkenalkan ini Annisa, pacarku!" kata Ferdi memperkenalkan Annisa.


"Halo!" Annisa menyapa dengan ramah.


"Hallo juga, dan aku lupa perkenalkan ini Andre, tunanganku!" kata Reihana dengan ramah memperkenalkan Andre ke Ferdi dan Annisa.

__ADS_1


"Hallo, aku Andre tunangan Reihana!" kata Andre ramah kepada keduanya.


"Yoo, aku Ferdiansya, panggil saja Ferdi seperti yang lain~" kata Ferdi ramah juga kepada Andre.


Andre adalah pria berusia 25 tahun yang bekerja sebagai dokter di salah satu rumah sakit di Jakarta, keluarganya juga bisa dibilang kaya dan dengan itu semua membuat Andre memiliki masa depan yang cerah.


Penampilan Andre juga bisa dibilang tampan serta tinggi, orangnya juga ramah dan baik hati khususnya kepada pasien orang tua dan anak-anak.


Andre juga pria yang mencintai Reihana dengan tulus dan usaha, dia bahkan tidak cemburu saat mengetahui kalau Reihana memiliki mantan pacar yang tidak lain adalah Ferdi.


Andre melihat penampilan Ferdi sebenarnya mengangguk, karena dari penampilan serta sikap sudah jelas Ferdi juga salah satu pria baik yang cocok untuk Reihana apalagi Reihana juga pernah bercerita tentang Ferdi.


Dia bahkan juga sedikit kagum dengan Ferdi bagaimanapun orang yang jatuh bangkrut tapi masih bisa berdiri dan membuat suatu bisnis walau kecil di Jakarta bisa dibilang sulit dan tau kalau Ferdi mungkin berjuang lebih keras dibandingkan anak muda seusianya.


Andre dan Reihana menganggumi Ferdi karena dapat bangkit, tapi bukan hanya mereka namun juga beberapa teman termasuk Zaki yang juga kagum namun apa yang mereka tidak ketahui adalah kekayaan Ferdi melebihi kekayaan semua orang dan itu termasuk keluarga mereka.


Ferdi juga berkerja keras pada awalnya namun setelah mendapatkan system itu membuat semuanya berkurang bahkan sekarang dia sudah mendapatkan kepala pelayan yang sangat kuat dan setia seperti Sebas Tian.


Acara berlangsung cukup ramah dengan candaan dan obrolan, beberapa orang yang sudah lama tidak bertemu kembali dekat dan menukar informasi diri, ada juga yang mencoba membandingkan hasil kerja keras mereka untuk bahan candaan.


"Oh ya, Dre bagaimana kalau kamu sering datang ke kos-kosanku soalnya Ayu pasti sangat senang kalau ada dokter muda yang bisa memberinya motivasi, tentu jangan lupa ajak Rei kesana~" kata Ferdi santai.


"Eh? Apakah boleh kami bermain kesana?" kata Andre terkejut.


"Boleh lah kan sudah kutawarin untuk mampir, Ayu itu sangat menyukai dokter bahkan punya keinginan menjadi dokter sampai-sampai kamar kos-kosan kami penuh dengan buku kedokteran!" kata Ferdi menghela nafas di akhir.


"Eh? Segitunya Ayu sampai ingin jadi dokter?" kata Reihana terkejut karena Ayu masih kecil saat itu jadi Reihana tidak terlalu mengenalnya.


"Ya kaya seseorang~" kata Ferdi sambil tersenyum ke Reihana.


"Y-Yaa, hebat juga tapi kenapa kamu menatapku?" kata Reihana cukup malu karena dia memang hampir sama seperti Ayu saat itu.


"Kalian berdua terlihat cukup akrab~" kata Annisa sengaja.


"Eh? Ah ya aku lupa memberitahumu kalau Rei itu mantanku saat smp, tapi kami putus saat lulus~" kata Ferdi santai.

__ADS_1


"Eh? Terus siapa yang mutusin pertama?" tanya Annisa kepo.


"Kami berdua yang memutuskan untuk putus!" kata Ferdi singkat sambil menghela nafas.


"Eh?" Annisa terkejut.


"Um, kami memutuskan untuk putus karena jalan kami berbeda, Ferdi ingin jadi pengusaha sementara aku ingin jadi dokter jadi karena itu kami memutuskan putus~" kata Reihana jujur.


"Lalu kenapa kamu memanggilnya dengan panggilan 'Rei' dibanding 'Hana' kan Reihana gadis?" kata Annisa bingung dan penasaran bahkan Andre juga kepo.


"Rei itu gadis yang tomboy apalagi saat kecil jadi aku memanggilnya itu lagian cukup lucu memanggilnya seperti itu!" kata Ferdi yang dijawab cubitan di perutnya yang dilakukan oleh Reihana.


"Padahal aku sudah memintamu untuk memanggilku Hana atau nama asliku serta tidak mengatakan masa lalu itu!" kata Reihana terlihat marah dan malu karena Ferdi masih mengingatnya dengan baik.


"Jadi panggilanmu itu juga tanda sayangmu kepada Reihana?" tanya Andre kali ini.


"Ya, tapi kamu tidak perlu cemburu Dre, aku sudah mencintai Annisa dan aku berniat melamarnya dalam beberapa hari lagi!" kata Ferdi merangkul Annisa mesra.


"Oh ya kapan kalian menikah?" tanya Ferdi penasaran.


"Dalam waktu cepat tapi kami masih belum memutuskan kapannya, aku akan memberimu undangan saat kami akan segera menikah!" kata Andre dengan tenang sambil memegangi tangan Reihana.


"Bagus, kalau kalian perlu tempat bulan madu kabari aku, akan aku berikan tempat yang bagus dan juga kalian bisa pilih mau luar atau dalam negeri?" kata Ferdi senang.


"Apa kamu mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang itu?" tanya Reihana menatap Ferdi penasaran.


"Tidak, tapi aku mempunyai beberapa teman yang bisa menyewakan tempat bulan madu yang indah dan romantis tentunya~" kata Ferdi berbohong.


Annisa mengangguk karena dia tau Ferdi pasti berbohong, Ferdi pasti juga bergerak di industri seperti itu atau mungkin tempat bulan madunya adalah salah satu property Ferdi yang tidak di katakan Ferdi.


"Baiklah kalau begitu aku akan mengabarimu lagi soal masalah itu!" kata Andre dan Reihana dengan senang karena dengan itu mungkin akan meringankan biaya pernikahan mereka.


"Tidak perlu seperti orang asing, aku pasti akan membantu kalian kalau kalian mengabariku tentunya~" kata Ferdi bercanda.


Dia membantu hal itu juga karena dia ingin Reihana bahagia dengan Andre ya bagaimana pun Andre adalah orang yang baik dan Reihana juga wanita yang baik dan idaman banyak pria termasuk Ferdi sendiri.

__ADS_1


Zaki yang melihat suasana reuni kecil ini cukup hidup dan dapat membawa kesan masa lalu membuatnya cukup senang apalagi melihat sahabat terbaiknya Ferdi bisa move on dari Reihana dan memiliki hidup yang cukup baik.


__ADS_2