
Ferdi kembali dengan wajah puas, toh dia mendapatkan sesuatu yang spesial dari hadiah pelanggannya itu, dan hal ini akan cukup membantunya.
"Hei System, bagaimana aku menggunakan item bernama Nomor ini?" tanya Ferdi penasaran.
[Apakah host ingin menggunakannya?]
"Ya!" kata Ferdi lalu sebuah plat muncul didepannya.
Plat itu adalah bentuk item Nomor, disana ada juga tanggal, bulan, dan tahun yang tertulis menggunakan sistem nomer.
Ferdi untungnya ada dikamarnya jadi tidak ada yang melihat, walaupun ada juga masih bisa dia beralasan toh dia cukup ahli soal itu.
[Ding! Pada tanggal 4 agustus 2019 pukul 23:30, akan ada .....] sebuah panel terlihat dan mampu dia baca dengan cukup jelas.
Membaca hal itu membuat Ferdi terkejut, dia melihat kalender dan itu adalah hari ini, namun sekarang baru pukul 20.00 malam, jadi masih ada waktu sekitar 3 ½jam lagi sebelum hal ini terjadi.
"Permisi tuan, ada hal yang ingin aku bicarakan dengan anda!" kata Diablo yang mengetuk pintu dari luar.
"Masuk, dan katakan!" kata Ferdi tenang.
"Maaf menganggu anda tapi ada hal yang ingin aku sampaikan kepada anda!" kata Diablo dengan sopan.
"En, katakan saja!" kata Ferdi dengan tenang.
"Baiklah...." kata Diablo mulai mengatakan sesuatu yang membuat dugaan Ferdi menjadi jelas.
Mereka mengobrol singkat sebelum akhirnya Diablo pergi keluar sesuai perintah Ferdi, Ferdi juga berada di dalam kamarnya dengan tenang sembari menghela nafas berat.
Waktu berlalu, semua orang tertidur atau pergi ke ruangannya, dibalik itu terjadi sesuatu disebuah kamar lain.
Sesuatu itu terjadi dikamar Ayu, tubuh Ayu tiba-tiba merasa panas dan nafasnya terengah-engah tidak beraturan, tubuhnya juga bergeliat tidak nyaman, seluruh bagian tubuhnya terasa sangat sensitif.
Taring mungil di dalam mulutnya mulai tumbuh panjang walau hanya beberapa milimeter saja, mata Ayu yang awalnya ungu berubah merah terang bagai sebuah Ruby.
"Haa... Haa... Darah... Sial aku lupa kalau sudah setahun... Haa!" Kata Ayu dengan nafas yang berat dan berantakan.
Aslinya Ayu adalah seorang hibrida Vampire-Manusia, hal ini dia ketahui setelah usianya mengijak 3-4 tahun atau setelah dia berhenti ***** ke ibunya, meski begitu aslinya dari Ayu sering menghisap darah ibunya saat sedang meminum susu namun saat itu hanya sedikit saja dan luka akibatnya juga disembuhkan.
Saat usianya 3-4 tahun itu Ayu lebih sering meminum darah hewan sekitarnya, meski bagi Vampire meminum darah hewan dianggap vegetarian dan tidak enak namun Ayu terpaksa meminumnya.
__ADS_1
Ayu juga sebenarnya tidak menyukai darah hewan karena rasanya pahit serta bulu hewan itu akan masuk ke mulut dan tenggorokannya membuatnya tidak nyaman, meski begitu Ayu juga bukanlah Vampire yang memburu manusia secara brutal.
Ayu hanya minum darah 1 liter setahun saja, dia juga jenis Vampire yang istimewa karena dapat bertahan dari sihir suci, perak, dan sinar matahari secara langsung.
Ayu bahkan memiliki kulit yang putih segar serta dengan menjadi Vampire Ayu juga menjadi abadi namun dia masih bisa tumbuh sampai usianya mencapai 17 tahun setelahnya tubuhnya akan mulai melambat.
Tapi ada hal lain yang tidak bisa Ayu lakukan itu adalah menggunakan kemampuan khusus Vampire seperti merubah korbannya menjadi Vampire bawahannya, berubah menjadi kelelawar, dan lain sebagainya.
Meski begitu Ayu masih bisa menggunakan Acceleration yang dimana kecepatan awalnya akan meningkat 5 kali lebih cepat dari biasanya, tapi hal ini juga membuatnya sangat letih dan hanya bisa digunakan dengan waktu 3 jam paling lama, namun itu juga dapat diperpanjang bila Ayu mengisap darah.
Biasanya Ayu akan memiliki stock darah namun kali ini habis dan dia lupa mengisi ulang membuatnya seperti sekarang, saat Ayu lapar maka sisi Vampire nya akan muncul membuatnya hilang kendali karena hawa nafsu untuk makan.
"Aku harus pergi atau nanti melukai Abang dan yang lainnya!" Kata Ayu langsung menggunakan Acceleration untuk kabur.
Tapi siapa sangka Diablo menghentikannya.
"Khukhukhu, aku tidak menyangka anda ini berasal dari ras Vampire.... Aku tidak akan melepaskanmu, Ayu!" Kata Diablo tertawa jahat.
"Di-Diablo... Menyingkir! Aku tidak ingin melukai mu!" Kata Ayu dengan cepat.
"Hoo, apakah anda yakin dapat melukaiku?" Kata Diablo sambil tersenyum ringan.
"Tsk, tidak ada banyak waktu! Real or Dream!" Kata Ayu dan suasana bangunan berubah.
"Menarik tapi belum cukup!" Kata Diablo mengeluarkan energi kekosongan.
Diablo juga melemparkannya ke titik lain dan memghancurkan skill Ayu dengan mudah.
"Mu-Mustahil!! Si-Siapa kamu sebenarnya!?" Kata Ayu ketakutan.
Real or Dream adalah skill terkuatnya tapi bagi Diablo itu adalah sama seperti permainan anak-anak, hal ini juga dikarenakan kemampuan khusus Diablo yang dapat membuat pikirannya bekerja jutaan kali lebih kuat makanya dia dapat mengetahui semua ini.
Diablo maju dan menyerang Ayu dengan tangan kosong, tentu saja Ayu menghindar dan menggunakan Acceleration namun kecepatannya masih kalah dengan Diablo.
Mungkin karena terdesak dan ketakutan membuat naluri Vampirenya masih dapat di tahan untuk batas tertentu dan membuat logikanya masih dapat digunakan.
Ayu berusaha lari namun Diablo tidak membebaskanya dan terus menyerang Ayu sampai akhirnya Sebas muncul dan menangkap Ayu.
"Kalian hentikan ini!" sebuah suara yang pelan namun dapat didengar oleh seluruh orang diruangan tersebut.
__ADS_1
"A-Abang!!" Ayu terkejut dan berniat kabur.
"Ayu, aku tidak tau kalau kamu ternyata adalah hibrida Vampire dan Manusia!" Kata Ferdi dengan nada terkejut dan kecewa.
Hal yang membuat Ferdi kecewa adalah Ayu tidak jujur kepadanya bahkan saat ini Ayu berniat untuk kabur.
Ferdi menekan Lighter miliknya dan kebetulan benda itu berubah menjadi pisau perak murni yang sangat tajam, Ferdi segera memasukkan Lighternya dan memegangi pisau perak itu.
Ayu melihatnya terkejut, dia tidak tau dari mana pisau perak itu muncul namun Ayu juga merasa kalau akhir hidupnya akan berakhir di tangan Ferdi.
Ayu sudah menyiapkan mentalnya, dia tau hal ini karena Ferdi itu manusia sementara dirinya bukan apalagi Ras Vampire adalah ras yang sering memangsa manusia dan sudah saling bermusuhan sejak lama jadi sudah wajar Ferdi akan membunuhnya.
"Ma-Master..." Testarossa ingin berkata sesuatu tapi di hentikan oleh Diablo.
Sebas juga memegangi kedua tangan Ayu membuatnya sulit untuk kabur dan dengan paksa menerima takdirnya.
Ferdi berjalan ringan, saat sudah didepan Ayu Ferdi mulai mengayunkan pisaunya, Ayu memejamkan matanya tidak berani menatap Ferdi.
Namun hal yang tidak dia duga adalah sebuah cairan darah memasuk mulutnya dan perasaan itu bukanlah darahnya, Ayu memberanikan membuka kedua matanya dan terkejut.
Dia tidak menyangka Ferdi akan melukai tangannya sendiri lalu memasukkan bagian yang sudah terluka itu ke depan mulut Ayu agar darahnya masuk ke dalam mulutnya.
"Minumlah, minum sampai kamu puas!" Kata Ferdi dengan tenang.
Sebas melapaskan kedua tangan Ayu namun Ferdi memeluk Ayu dengan erat.
"Gadis bodoh, kenapa kamu tidak memberitahuku hal ini dan pergi sendiri untuk berburu... Apakah kamu tidak menganggapku abangmu, huh!?" Kata Ferdi dengan nada agak marah.
Entah kenapa hal ini membuat air mata Ayu menetes, dia melapaskan mulutnya dari tangan Ferdi.
"A-Aku minta maaf bang... Aku takut kamu akan meninggalkanku saat kamu mengetahui dirimu ini!" Kata Ayu lemah.
"Mana mungkin, tidak peduli siapa kamu ini selama kamu masih menganggapku abangmu maka kamu adalah Ayu adikku!" Kata Ferdi melepas pelukannya dan menatap Ayu dengan tenang.
Mata Ayu berubah normal namun gigi taringnya masih ada, air mata menghiasi wajah imutnya itu karena dia sebenarnya tidak ingin pergi dari Ferdi, dia tidak ingin hidup sendirian lagi.
Hal yang tidak semua orang ketahui adalah Ayu seorang Reinkarnasi juga dan dikehidupan sebelumnya Ayu hanya hidup sendirian tidak memiliki siapapun sebagai teman dan keluarga.
Karena itu dikehidupannya ini dia senang memiliki abang dan keluarga yang baik, dia tidak ingin pergi dari Ferdi dan Annisa namun indentitasnya aslinya mungkin akan membuat keduanya pergi darinya.
__ADS_1
"En, aku akan selalu menjadi adikmu... Kamu akan selalu menjadi abangku!" Kata Ayu memeluk Ferdi dengan erat sambil menangis.
Semua orang disana awalnya terkejut tapi sedikit terharu juga karena Ferdi selalu menjadi orang baik kepada keluarganya, dia tetap menerima Ayu yang seorang hibrida Vampire-Manusia sebagai adiknya yang dulu.