
"Akhirnya kami dapat melihat anda lagi, Master!" Kata Diablo dengan penuh rasa rindu di kalimatnya.
"Ya, kami akhirnya dapat menemui anda lagi, Master!" Kata semua iblis pasukan Black Corps setuju dengan Diablo.
"Um, aku juga sudah lama tidak menemui kalian dan sepertinya kalian membuat banyak kemajuan!" Kata Ferdi dengan ringan dan mengangguk serta tersenyum puas.
"Itu semua karena anda, Master!" Kata semua iblis bersamaan.
Mereka senang Ferdi memuji mereka dan juga merindukan mereka, karena sebagai iblis mereka hanya akan ditakuti oleh semua orang, hanya Ferdi lah yang berbeda yang mau menerima dan merawat mereka semua.
"Master, anda akhirnya memanggil kami lagi, apakah ada sesuatu yang perlu anda perintahkan untuk kami lakukan?" Kata Diablo yang berdiri didepan Ferdi.
Diablo berpindah didepan Ferdi karena itu adalah otoritas, dulu Diablo adalah tangan kiri Ferdi yang selalu ada disisi Ferdi makanya dia mendapatkan otoritas untuk berada berdiri didepan Ferdi.
"Untuk saat ini aku tidak memiliki banyak hal untuk kalian lakukan!" Kata Ferdi dengan tenang.
"Ja-Jadi maksud anda adalah, anda memanggil kami kembali karena anda merindukan kami? Bukankah begitu, Master?" Kata Carrera yang berada di belakang kanan Diablo.
"Bila itu menyenangkanmu maka anggap saja seperti itu~" kata Ferdi tersenyum kecil ke Carrera.
"Tuan, siapa mereka?" Tanya Sebas penasaran.
"Ah ya, aku belum pernah bercerita kepadamu ya? Dia adalah Diablo tangan kiriku, lalu yang dibelakang Diablo ada juga Testarossa, Carrera, dan Ultima!" Kata Ferdi memperkenalkan diri.
"Ufufufu, rasanya cukup menyenangkan saat mengetahui anda masih mengingat kami, Master!" Kata Testarossa merasa senang.
"Kalian juga kenalkan, ini Sebas dan dia adalah kepala pelayanku!" Kata Ferdi juga memperkenalkan Sebas.
"Aku Sebas, salam kenal tuan Diablo, nona Testarossa, nona Carrera, dan nona Ultima!" Kata Sebas dengan sopan.
"Dragonoit kah? Memang Master adalah orang yang unik!" Kata Ultima yang tiba-tiba berbicara.
"Bukanlah arti yang aneh kan?" Tanya Ferdi bercanda.
"Mungkin!" Kata Ultima lagi dengan senyum kecil di wajahnya.
__ADS_1
"Sebas kan? Salam kenal juga dan panggil saja kami dengan nama karena kita sama-sama melayani Master!" Kata Diablo dengan ramah.
"Bila itu yang anda inginkan, Diablo!" Kata Sebas mengangguk setuju.
"Baiklah, kalian juga ubah panggilanku sama seperti Sebas!" Kata Ferdi menginstruksi.
"Kami mengerti, Tuan!" Kata semuanya saat mendengar perkataan Ferdi.
"Aku akan memberikan tugas untuk kalian, semua anggota Black Corps saat ini aku perintahkan untuk menjadi pengawas dan penjaga pulau ini dan pulau Lanai, apakah kalian keberatan?" Kata Ferdi dengan tenang.
"Melayani anda adalah berkah bagi kami, jadi mengapa kami harus keberatan saat mendengar perintah anda, tuan!" Kata semua iblis.
"Baiklah, lalu Carrera dan Ultima kalian akan menjadi jaksa agung disini yang bertugas menghukum mereka yang melanggar peraturan, pembahasan aturan akan aku serahkan kepada kalian dan Ellizabet tapi jangan terlalu keras namun bagi mereka yang melakukan pelanggaran berat maka berikan hal yang tidak akan mereka lupakan!" Kata Ferdi dengan serius dan kejam di akhir.
"Tempat ini dan Lanai akan menjadi tempat pariwisata jadi mungkin akan banyak wisatawan yang melanggar peraturan atau membuat masalah jadi aku serahkan kepada kalian untuk menghukumnya dan jangan membunuhnya di dalam pulau!" Sambung Ferdi dengan serius.
"Anda tidak perlu khawatirkan hal itu tuan, serahkan saja kepada kami!" Kata Carrera dan Ultima setuju.
"Sebas, kamu masih tetap menjalankan hal yang aku minta dan Testarossa akan menjadi assistenmu dalam menjalankan bisnis, dia cukup ahli dalam hal ini!" Kata Ferdi sekalian dia memuji Testarossa.
"Lalu Diablo, aku akan memintamu mengurus bagian militerku, sama seperti Sebas yang akan mengantikanku berdiri didepan umum dalam hal Bisnis, kamu juga akan mengantikanku di bidang militer milikku!" Kata Ferdi dengan tenang.
"Aku memiliki pasukan tentara bayaran dengan nama Black Monster, kamu yang menanganinya!" Sambung Ferdi.
"Serahkan kepadaku, Tuan!" Kata Diablo setuju.
"Setelah hal itu apakah aku dapat berada disisi mu lagi seperti dulu, tuan?" Tanya Diablo penuh harap.
"Um, tapi hanya di rumah dan itu juga hanya dilakukan bila aku lenggang dan mengijinkan!" Kata Ferdi menginstruksi.
"Aku mengerti!" Kata Diablo mengangguk.
"Oh ya, aku ingin kamu menugaskan dua iblis di pasukanmu untuk menjaga adikku dan kekasihku!" Kata Ferdi lagi.
"Adik dan kekasih?" Tanya Diablo dan iblis lainnya dengan bingung.
__ADS_1
"Ya, saat ini aku memiliki seorang adik bernama Ayu dan kekasihku bernama Annisa, mereka tidak mengetahui tentang siapa aku sebenarnya jadi lindungi mereka dalam kegelapan dan hanya muncul bila keadaan mendesak saja!" Kata Ferdi dengan tenang menjelaskan.
"Aku juga akan mengijinkan mereka untuk membunuh bila di perlukan dan prioritaskan keamanan untuk adikku Ayu!" Kata Ferdi lagi dengan sangat serius.
"Aku mengerti, aku akan mencari iblis yang cocok dalam hal ini!" Kata Diablo dengan serius.
"Aku senang mendengarnya!" Kata Ferdi tenang.
Dengan ini dia tidak perlu khawatir tentang keselamatan Ayu dan Annisa lagi kalau-kalau dia pergi jauh dari mereka.
"Diablo, aku ada tugas khusus untukmu yaitu cari tau tentang kematian orang tuaku yang baru, aku curiga itu bukanlah kecelakaan semata!" Kata Ferdi serius.
"Serahkan itu kepadaku!" Kata Diablo mengangguk mengerti.
Ferdi sebenarnya sudah curiga sejak lama karena kematian orang tuanya itu sama dengan kebangkrutan perusahaan mereka, jadi kemungkinan ada seseorang yang bergerak dibelakang layar dalam kasus ini.
Ferdi juga harus dengan cepat memperkuat kekuatannya, tidak mungkin punya bawahan yang kuat kalau dirinya sendiri lemah, dan lagi System memberikannya ini yang artinya dimasa depan mungkin ada hal yang sangat berbahaya baginya.
"Tuan, apakah anda masih terluka karena pertarungan sebelumnya?" Tanya Diablo tiba-tiba mengejutkan semua orang.
"Ya, aku yang sekarang tidaklah seperti yang dulu, meski begitu aku berharap kalian masih mau setia kepadaku!" Kata Ferdi dengan tenang tapi dalam nadanya ada kesedihan dan ketidakberdayaan.
Semua orang terkejut terutama Sebas, dia tidak menyangka Ferdi ternyata terluka makanya dia masih merahasiakan indentitasnya dan bergerak di belakang layar.
"Anda tidak perlu khawatirkan kesetiaan kami, justru kami senang karena anda masih menerima kami dan masih memerlukan kami!" Kata Diablo yang mewakili perasaan semua orang.
Setelah itu semua orang di aula berlutut setia kepada Ferdi.
"Tidak peduli apapun yang terjadi, kami akan tetap setia kepada anda, Master!" Kata Diablo.
Semua nya juga sama bahkan Ellizabet sendiri juga berlutut setia kepada Ferdi membuat Ferdi menjadi satu-satunya manusia yang berdiri disana.
"Aku senang mendengarnya!" Kata Ferdi senang karena bagaimana pun dia tidak terluka tapi itu semua adalah rencana system agar semua orang mengerti kenapa Ferdi tidak mengeluarkan kekuatannya secara maksimal di masa depan.
Hal ini juga memberikan Ferdi waktu untuk tumbuh dan menjadi eksitensi terkuat di hati semua orang, tentu hal itu juga masih ada hambatan dan halangan yang akan menghadang Ferdi dan Ferdi tau pasti hal tersebut tapi dengan bantuan semua orang membuatnya dapat mengatasi hal tersebut.
__ADS_1