SOMEBODY DOES LOVE

SOMEBODY DOES LOVE
35. CURAHKAN PERASAANMU UNTUKKU!


__ADS_3

    Dalam sekerjap Min Yoongi tegas menghidar, sehingga kecupan itu tidak sampai pada sepasang bibirnya. Bahkan ia mencoba menarik tubuhnya jauh – jauh agar Park Eunji tidak sanggup mencapainya.


    “Aku harus pergi Eunji -ya, jadi beristrirahatlah. Nanti kuhubungi lagi. “ sedikit kasar ia melerai tubuhnya dari pelukan Park Eunji.


    “Oppa! Kenapa kau dingin sekali padaku? Ada anakmu didalam rahimku! “ keluh Park Eunji.


    Min Yoongi menatap lurus wajah Park Eunji yang memelas seperti berharap agar keinginannya dapat diluluskan. Kesesakan kembali menerobos relung dadanya, ia ingin membebaskan diri sepenuhnya dari Park Eunji tetapi tidak mungkin. Ada bayi tidak berdosa yang masih harus ia pertanggungjawabkan kehidupannya.


    “Iya memang ada bayi didalam rahimmu, tapi apa kamu lupa jika hubungan kita sudah berakhir Eunji –ya, kebaikanku hanya sebatas pada anak didalam perutmu. Bukan karena ada hubungan diantara kita. “ tegas Min Yoongi.


    “Oppa! Bisa – bisanya kau berkata seperti itu? Aku sudah hamil, tidak bisakah kau ceraikan istrimu itu! Tinggalkan dia dan mari hidup bersama Oppa. “ lirih Park Eunji.


    “Tidak bisa, sampai kapanpun aku tidak akan meninggalkan Lee Yura. “


    “Apakah kau tidak bisa benar – benar mempertimbangkan lagi Park Eunji? Kita berdua akan sama – sama hancur Eunji –ya jika kau bersikeras melahirkan bayi itu! “ mata Min Yoongi berkilat – kilat, seperti ia sedang dirasuki hal yang jahat, ia memaksa Park Eunji menggugurkan kehamilannya.


    “Min Yoongi! Kau memang gila, bisa – bisanya kamu memaksaku untuk membunuh bayi ini? Ini perbuatanmu, perbuatan kita dan kamu ingin bayi ini menanggungnya? Tidak akan pernah! “ teriak Park Eunji histeris. Butiran air mata gugur begitu saja dari kedua pelupuk matanya, ia menangis sejadi – jadinya.


    Sekuat tenaga Min Yoongi menelan salivanya, rasa bersalah kemudian turut menyeruak begitu saja kedalam dadanya. Ia merasa gagal menjaga pernikahannya bersama Lee Yura, ia merasa menjadi seorang pendosa. Lelaki itu juga menyadari kesalahan yang sudah ia perbuat bersama Park Eunji.


    “Eunji –ya, maafkan aku. “ kini ia meraih Park Eunji dan membawanya kedalam pelukannya, meski perasaannya pada perempuan itu sudah terkikis habis namun tetap saja ia sama sekali tidak tega. Park Eunji pernah menjadi masa lalu yang begitu berarti bagi Min Yoongi.

__ADS_1


    “Jujur saja aku tidak tahu harus melakukan apa, karena aku tidak akan pernah bisa menceraikan Lee Yura. Aku juga tidak bisa menikahi mu Park Eunji, perasaanku sudah jatuh padanya, maaf. “


    Park Eunji menarik tubuhnya dari pelukan Min Yoongi yang tidak seberapa erat itu, matanya menatap lekat kedua netra Min Yoongi dan seketika ia tersadar memang sudah tidak ada cinta baginya didalam sana. Bagi Min Yoongi kini dia bukanlah siapa – siapa.


    “Bagaimana jika aku saja yang bicara pada Lee Yura bahwa aku mengandung anakmu? Atau aku langsung bertemu dengan kedua orang tuamu? “ ucap Park Eunji tanpa emosi, seolah tubuhnya kosong, ia tidak menunjukkan ekspresi apapun.


    “Jangan gila Park Eunji! Jangan pernah berani - berani kamu mendekati Lee Yura maupun orang tuaku, atau aku tidak akan pernah memaafkanmu! “


    Min Yoongi tampak berajak dari atas lantai dan berjalan keluar dari kamar Park Eunji dengan kesal, perempuan itu mengikutinya dengan gusar dari belakang. Lelaki itu berjalan menuju dapur didalam flat rumah yang ditempati oleh Park Eunji itu dan langsung membuka kulkas untuk mengambil air. Akan tetapi matanya nya justru dikagetkan dengan deretan kaleng bir yang penuh mengisi lemari pendingin. Bahkan tampak tertinggal dua gelas kaca diatas meja dapur, diraihnya gelas kotor itu dan terhirup samar aroma wine yang sudah pudar  berjejak disana.


    “Apakah kau minum? Kau sedang hamil dan kau tetap minum? “ lelaki itu menatap tajam kearah Park Eunji.


    “Tidak, bukan aku tapi Manajer Lee! “ kilah Park Eunji.


    “Sungguh kau tidak minum ini? Lalu untuk apa menyimpan bir sebanyak itu didalam kulkas? Persediaan untuk Manajer Lee? “ tanya Min Yoongi dengan tegas dan Park Eunji mengangguk.


    “Manajer Lee minum dengan dua gelas sekaligus? “ sambung lelaki itu dengan sanksi.


    “Iya! Sudahlah untuk apa membahas perihal gelas kotor? Bukankah membahas hubungan kita jauh lebih penting Oppa? “ sergah Park Eunji.


    “Eunji –ya, berapa ratus kalipun kamu bertanya jawabannya akan terus sama. Aku bisa bertanggung jawab untuk anak itu, tapi tidak dengan mu. Aku tidak ingin melanjutkan apa – apa lagi dengan mu Eunji –ya. “ mata sayu Min Yoongi menerobos jauh kedalam netra Park Eunji yang samar – samar tampak merekah kemerahan.

__ADS_1


    “Oppa, tidak adakah sedikit belas kasihanmu untukku? Lee Yura sudah mendapatkan segalanya, cinta kasih kedua orang tua mu dan juga perasaanmu yang utuh penuh. Bagaimana dengan bayi dalam perutku? Apakah ia tidak berhak mendapat cinta dari Ayahnya? “ lirih Park Eunji.



(Source : Pinterest)


    Sejenak perasaan hampa menyelimuti jiwa Min Yoongi, nyawanya terasa telah berpisah dari raganya. Bagaikan selongsong kepompong yang kosong ia hanya berdiri mematung memandang Park Eunji yang berlinangan air mata. Rasa bersalah pada perempuan itu terus terpupuk tanpa ia sadari, ia ingat bagaimana rasanya dikuasai bahagia saat dirinya mengetahui Lee Yura hamil, seharusnya ia juga bahagai karena bagaimanapun bayi dalam rahim Park Eunji adalah darah daging nya.


    “Oppa tidak bisakah kau sedikit mengutamakanku? Aku mengandung anakmu Oppa, sementara Lee Yura dia


sudah menerima banyak cinta bahkan dari orang – orang terdekatmu. Tidak bisakah sedikit perasaanmu tercurah untukku dan bayi kita? “ tangisnya.


    Dada Min Yoongi terasa sesak, perasaannya hancur berkeping – keping. Ia tahu benar rasanya tidak dicintai, ia


paham benar saat diri nya tidak menerima kasih sayang utuh dari Ayahnya. Ia paham benar rasanya saat Ayahnya mengabaikan dirinya. Gegas lelaki itu membawa Park Eunji kedalam dekapan dadanya. Dengan lembut jemarinya mengusap – usap puncak kepala Park Eunji agar reda tangisnya.



(Source : Pinterest)


    “Iya Eunji –ya, aku akan berusaha untuk anak kita. Tapi aku mohon mengertilah, karena ada Lee Yura yang juga harus ku jaga. “ ucap lelaki itu dengan berhati – hati.

__ADS_1


    Sesaat jerit tangispun reda dan  perempuan itu menatap lekat netra Min Yoongi yang pudar, ia tahu hanya belas kasihan yang bersisa disana. Namun tidak apa – apa, setidaknya dirinya tidak kehilangan kehangatan dekap dada Min Yoongi, sentuhan – sentuhan lembut itu tetap menjamahnya. Ia lega, Min Yoongi tidak meninggalkannya.


__ADS_2