SOMEBODY DOES LOVE

SOMEBODY DOES LOVE
37. WANITA HAMIL DAN SEGALA TINGKAHNYA


__ADS_3

    Min Yoongi tampak keluar dari dalam kamar mandi dan bergegas menyelinap kedalam kamar ganti untuk menukar pakaian, selepasnya ia langsung menuju meja rias yang biasa dikenakan oleh Lee Yura. Pria itu tampak mengoleskan krim pelembab juga sunscreen pada seluruh permukaan wajah hingga lehernya. Sementara Lee Yura kini sudah menghilang berganti menggunakan kamar mandi.


    “Sayang, aku kebawah dulu ya? Jang Manajer sudah datang. “ ucap Min Yoongi sesaat setelah ia mendorong daun pintu kamar mandi dan melongokkan kepalanya kedalam sana sembari menatap bagian belakang tubuh polos Lee Yura yang sudah basah kuyup tersiram air dari shower.


    “Oh –(iya), “ jawab Lee Yura singkat tanpa memalingkan wajahnya pada sumber suara.


    Hampir tiga puluh menit, akhirnya Lee Yura turun dari kamar utama menuju ruang makan. Min Yoongi tampak menyeruput secangkir kopi seraya mengotak – atik sesuatu didalam tablet pc yang sedang ia pegang. Sementara Manajer Jang entah pergi kemana lantaran tidak tampak lagi batang hidungnya.


    “Oppa belum sarapan? “ tanya Lee Yura saat melihat makanan diatas meja masih tampak utuh belum disentuh.


    “Aku menunggumu sayang. “ ucap Min Yoongi tanpa mengalihkan pandangannya dari benda pipih berwarna hitam di genggaman tangannya.


    “Aku ambilkan makanan ya Oppa. “ tanpa mendengar jawaban Min Yoongi, perempuan itu gegas saja menyendokkan nasi kedalam piring kosong didepan lelaki itu. Tak luput ia meletakkan segala lauk pauk juga sup kedepan suaminya.


    “Oppa makan dulu! “ perintah Lee Yura pada suaminya.


    Sekerjap Min Yoongi menghentikan aktifitasnya lalu mengalihkan pandangan matanya dari layar datar yang kini ia geletakkan diatas meja ke arah Lee Yura. Dalam sepersekian detik raut wajah Min Yoongi tampak berubah, kedua alisnya tampak menyatu bahkan hingga muncul kerutan pada keningnya saat ia menatap istrinya.


    “Chagiya, kamu tinggal dirumah atau akan ikut denganku? “ ucap Min Yoongi sambil terus menatap lurus kedua netra wanitanya.


    “Oppa bilang akan mengajakku? “ Lee Yura terdengar menaikkan nada bicaranya hampir satu oktaf.


    “Setelah makan kamu akan berganti baju bukan? “ Min Yoongi masih dengan sabar melemparkan tanya pada istrinya itu.


    “Tidak, untuk apa berganti baju lagi? Warna bajuku sudah senada dengan tas juga sepatuku Oppa. Aku ingin memakai ini saja. “ Lee Yura seolah tidak menyadari kini raut wajah lelaki nya berubah mengeras, mengisyaratkan ketidaksenangannya.

__ADS_1



(Source : Pinterest)


    “Ganti bajunya, aku tidak mengizinkan kamu mengenakan pakaian seperti itu. Ganti bajunya setelah makan, bisa – bisanya mengenakan baju seperti itu. Diluar dingin, kasihan baby didalam perut nanti kedinginan. “ tegas lelaki itu seraya menyilangkan tangannya didepan dada sambil terus menatap kearah istrinya.


    Lee Yura kini meletakkan sendoknya dan menghentikan kegiatan makannya, kemudian memandang ke arah Min Yoongi dengan kesal. Manik mata keduanya saling bertemu, namun hanya hening yang mengisi penuh ruang makan disana. Tampak Lee Yura yang menguncupkan bibirnya, membesengut lantaran kesal karena Min Yoongi memaksanya menukar pakaian.


    “Biasanya Oppa tidak pernah cerewet dengan apa yang aku pakai atau apa yang kukenakan! Kenapa menyebalkan sekali sekarang? Aku sangat ingin memakai baju ini. “ keluh wanita itu.


    “Sayang, Oppa tidak melarangmu mengenakan baju itu. Dengan catatan baju itu boleh dipakai saat kamu berada dirumah, itu sangat terbuka, aku tidak mau kamu memakainya jika sedang keluar rumah. “ meski tatapan mata Min Yoongi begitu tajam seolah dapat membelah setiap benda didepannya, perkataan yang keluar dari mulut Min Yoongi tidak meninggi barang sedikitpun.



(Source : Pinterest)


    “Sayang, mereka itu memang pekerja seni jadi wajar saja mereka berpakaian seperti itu. Kamu itu istriku, lihat bagian dadamu, perutmu juga terlihat! Lalu itu roknya sangat pendek sekali! “ sambung Min Yoongi sembari menujuk ke beberapa bagian tubuh Lee Yura.


    “Ganti baju ya? Aku tidak mau orang lain melihat keindahan tubuh istriku, biar saja aku sendiri yang menikmatinya ya? Ayo, Oppa temani ganti baju selepas makan. “ penuh kesabaran Min Yoongi memberikan pengertian kepada wanitanya itu.


    Lee Yura beberapa kali tetap menolak dengan lugas perintah Min Yoongi, namun pada akhirnya ia menuruti juga permintaan suaminya itu. Min Yoongi dibuat geleng – geleng kepala oleh keinginan Lee Yura kali ini, dalam sepanjang waktu ia mengenal istrinya, tidak pernah sekalipun Min Yoongi melihat Lee Yura mengenakan pakaian seksi saat dirumah terlebih ketika hendak keluar rumah.


***


    Siang itu waktu menunjukkan pukul dua siang, Min Yoongi baru saja kembali dari ruang meeting menyelesaikan rapat dengan beberapa tim penyusunan lagu untuk proyek album solonya. Pria itu lantas masuk kembali kedalam ruang kerja sekaligus studio pribadi yang ia gunakan untuk memproduksi lagu. Dilihatnya Lee Yura tengah meringkuk diatas sofa dengan mata terpejam, perempuan itu tidur dengan begitu lelap.

__ADS_1


    Min Yoongi bergegas membuka salah satu lemari kabinet disana, kemudiaan meraih satu lembar kain tipis berwarna burgundy lalu mengenakannya untuk menutup tubuh Lee Yura yang tergeletak diatas tempat duduk. Lelaki itu juga tampak memeriksa kotak – kotak makan diatas meja, semuanya masih utuh belum tersentuh.


    “Hmm, belum makan rupanya. “ gumam Min Yoongi sembari mentap tubuh istrinya.


    Lelaki yang memiliki nama panggung Suga itu kini tampak menyalakan layar monitor diatas meja, ia ingin melanjutkan beberapa  pekerjaan yang sempat tertunda lantaran beberapa hari absen saat menunggui Lee Yura dirumah sakit. Hingga tanpa terasa beberapa jam berlalu, Lee Yura pun kini membuka matanya.


    “Oppa. “ lirih Lee Yura saat ia berusaha mengumpulkan seluruh nyawanya yang beberapa saat lalu entah tercerai berai kemana.


    “Oh –(iya), sudah bangun sayang? “ gegas Min Yoongi meloloskan headphone yang dikenakannya lalu beranjak dari kursi berpunggung tinggi itu dan mendekati Lee Yura yang kini sudah merubah posisinya menjadi duduk.


    “Bau apa ini? “ keluh Lee Yura saat kesadarannya sudah mulai penuh.


    “Ah bau kimchi Oppa, aku mual! “ perempuan itu bergegas beranjak dari tempat duduknya dan berlari sekencang mungkin menuju kamar mandi didalam studio kepunyaan suaminya. Min Yoongi dengan sigap mengejar wanita itu dan membantu Lee Yura membersihkan wajah serta bibirnya yang terkena air dan sisa – sisa muntahan isi perutnya.


    “Tunggu disini dulu ya, Oppa bereskan makanan dimeja dahulu. Tunggu dulu, jangan keluar. “ ucap lelaki itu dengan lembut seraya merapikan rambut istrinya yang berantakan dan menempel pada beberapa bagian wajahnya.


    Min Yoongi lantas keluar dari kamar mandi lalu segera ia menyimpun segala makanan yang masih tertutup rapat didalam wadahnya dan membuangnya keluar dari ruang kerjanya. Tampak lelaki itu mengelap meja menggunakan tisu dan menyemprotnya dengan cairan antiseptik beraroma mentimun yang segar. Sesudahnya ia kembali menghampiri istrinya yang masih mematung didalam kamar kecil.


    “Ayo sudah Oppa bersihkan, masih mual perutnya? “ sambung lelaki itu sembari mengusap perut istrinya dengan lembut.


    “Masih Oppa, sebaiknya aku pulang saja ya? “ wajah Lee Yura tampak memelas.


    “Mau pulang? Ya sudah ayo Oppa antar. Tapi makan dahulu ya? Kamu belum makan apapun sejak tadi siang, kasihan baby diperut nanti kelaparan. “ Min Yoongi tampak menunjuk perut Lee Yura dengan ujung bibirnya.


    “Makan dirumah saja, aku ingin makan masakan Oppa! “ rengeknya kemudian.

__ADS_1


    “Iya sudah, ayo pulang biar Oppa masakkan sesuatu dirumah. “


__ADS_2