Suami Buta Pilihan Keluargaku

Suami Buta Pilihan Keluargaku
Part 56 - Cleo


__ADS_3

Setelah di periksa oleh dokter, Naira dan Bagas membawa Cleo ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian ini, barang kali ada infomasi anak hilang yang masuk dan bisa mempertemukan Cleo dan orang tua nya.


Naira dan Bagas duduk menunggu di temani Ken, Menunggu Polisi memeriksa berkas anak hilang, dan tidak di temukan ciri ciri anak hilang seperti Cleo.


Naira dan Bagas pun bingung harus melakukan apa lagi setelah ini. Polisi pun memutuskan Naira dan Bagas untuk menjaga Cleo sampai mendapatkan informasi lebih lanjut.


"Bagaimana Mana Mas?." Tanya Naira sedih. Bagas sejenak diam dan berpikir.


"Ken."


"Iya Bos, Saya akan mengurusnya segera." Jawab Ken.


Naira menatap Ken dan Bagas dengan heran, Bagas bahkan belum mengatakan apa pun, Namun Ken sudah menjawab nya seperti itu."Apa mereka bicara Via telepati?." Itu pertanyaan yang terlintas di pikiran naira.


"Mas, Apa kita bawa Cleo membeli pakaian dulu." Ucap Naira.


"Iya."


"Ken."


"Baik Bos."


Setelah sampai di butik, Naira pun memilihkan pakaian untuk Cleo gunakan, sangat bersemangat, Bagas nya Ken hanya berdiri menatap kedua nya.


Setelah memilih, Naira ke kasir untuk membayar, Bagas pun menemani nya dan membayarkan belanjaan yang Naira belikan Untuk Cleo, kini Cleo tak lagi mengunakan pakaian Naira.


"Makasih ya Mas."Ucap Naira setelah membayar.

__ADS_1


"Iya. "Bagas tersenyum saling menatap.


Perjalanan menuju pulang, Cleo tertidur di dalam pelukan Naira, Begitu pun Naira tertidur karena kelelahan. Bagas yang duduk di samping Ken yang menyetir melihat kedua nya.


•••


Saat sampai di rumah.


Naira dan Bagas sudah di sambut oleh Bu Citra dan Pak Anwar.


"Naira, Bagas, Kenapa kalian belum berangkat, apa ada masalah?." Tanya Bu Citra.


Belum sempat Naira menjawab, pandangan Bu Citra tertuju pada Cleo yang berdiri sembunyi ketakutan di belakang Naira.


"Anak siapa itu?." Tanya Bu Citra.


"Ada apa ini Bagas?." Tanya Pak Anwar.


Bagas pun menjelaskan semua nya pada kedua orang tua nya apa yang terjadi hingga menunda keberangkatan mereka.


"Mama tahu ini sangat penting juga, Tapi mata Bagas juga penting. jangan karena mengurus anak orang lalu sesuatu terjadi pada mata kamu Bagas."Ucap Bu Citra.


"Kami akan segera berangkat Ma."Ucap Naira.


"Iya, Kami akan berangkat sore ini." timpal Bagas.


"Lalu bagaimana dengan Cleo?." Tanya Pak Anwar.

__ADS_1


"Bibi Kami saja yang merawatnya." ucap Bu Citra.


"Em Ma, kami akan membawa nya bersama kami, iya kan mas?." Naira menjawab segera. ia tidak tega meninggalkan Cleo sendiri untuk saat ini.


Bagas melihat Naira, lalu mengiyakan untuk satu suara dengan Naira.


"Iya, terserah kalian saja, asal Bagas harus memeriksakan matanya dulu."Balas Bu Amira.


Naira lalu membawa Cleo ke sebuah kamar yang tepat di samping kamar Naira dan Bagas.


"Cleo, tidur disini ya." ucap Naira dengan lembut.


"Iya Tante." Balas Cleo.


Bagas masuk Masuk dan Melihat Naira menemani Cleo tidur.


"Mas, Shutttt..." Naira saat melihat Bagas masuk.


Bagas tersenyum dan mengangguk. Setelah nya Naira berjalan menghampiri Bagas dan keluar bersama dari kamar setelah Cleo tertidur.


"Dia sudah tidur mas." Ucap Naira.


"Entah kenapa aku merasa senang saat melihat kamu menjaga Cleo, Kamu pasti bisa menjadi ibu yang baik juga untuk anak kita nanti."Ucap Bagas.


"Mas, Aku jadi malu." Naira tersipu malu.


"Untuk apa malu, kita sudah bersama."Balas Bagas.

__ADS_1


"Iya, iya Mas. Semoga saja Tuhan segera titipkan anak untuk kita."Ucap Naira.


"Iya." Bagas mengecup kening istri nya itu.


__ADS_2