
Di bawah parkiran hotel yang begitu luas ,seorang pria tampan yang baru saja turun dari mobil nya untuk bersiap akan bertemu dengan klien ,siapa lagi jika bukan Leonniel prawijaya dan Calvin Jeremy, kini mereka berdua tengah melangkah untuk memasuki hotel tersebut , Leonniel yang langkah nya panjang ,membuat Calvin terengah-engah.
"Leonniel ,bisa tidak jalan mu itu pelankan sedikit ,aku tahu kau kurang suka dengan tempat di area banyak wanita , tapi jalan cepat mu itu , bisa-bisa orang mengira di sini kamu mau mencari seorang istri cantik yang takut di embat orang ." ucap Calvin dengan terengah-engah ..
"Calvin , kata-kata mu semakin lama semakin bertambah sekarang ya, kau bukan wanita ,kau pria pasti bisa mengejar ku ,lagian aku di hotel ini tidaklah lari ." ucap Leon yang tak melihat ke arah Calvin.
"Kenapa .?! apa jangan-jangan di sini kau bukan hanya menemui klien, tapi sekaligus menemui istri cantik ,ingat Leon ,kau sudah di jodohkan oleh om Panji dan Tante miseele ,?! ohh ... jangan bilang pacar sesungguh mu ada di sini ya ayo katakan wanita cantik mana yang membuat mu jalan secepat itu ." ucap Calvin asal ceplos menggoda Leon.
Leon berhenti ,Calvin yang banyak bicara itu hampir terbentur oleh punggung bos nya itu .
"Calvin kau terlalu banyak bicara ,dan terlalu bergosip sendiri ,kenapa gak jadi reporter saja sekalian." ucap Leon yang membenarkan dasi nya .
Di saat Leon akan berjalan , tiba-tiba tubuh nya di tabrak seseorang wanita yang entah muncul dari mana ...
Brukkk?!
Leon tersungkur ke bawah karna tabrakan dari wanita yang entah datang nya dari mana, wanita itu yang tak lain adalah Keysa ,Keysa yang menabrak tubuh Leon hingga meremas Jaz pria itu ,Leon mendorong tubuh Keysa ,tapi Keysa lagi-lagi meremas Jaz Leon .
"Bisakah kamu lepaskan cengkraman tangan mu itu ." ucap Leon menatap Keysa dengan dingin .
"Ya Tuhan , nona kita bicarakan baik-baik oke ,meskipun bos saya ini memang tampan ,tapi dia tidak akan tertarik pada Anda nona ,?! tapi nona ,kamu jangan begitu juga ,ayo cepat bangun dari tubuh bos saya , kalau di lihat orang lain bagaimana ." ucap Calvin yang melihat Keysa masih meremas Jaz Leon .
Leon begitu risih setelah mendengarkan ocehan dari Calvin ,terutama dia sudah kesal dengan wanita yang sudah menabrak nya hingga ke lantai , kini Calvin menarik tangan keysa yang berada di tubuh Calvin .
"To_tolong .. tolong aku ?! aku di kasih obat sama seseorang ." ucap Keysa dengan suara terbata karna udara tubuh nya begitu sangat panas.
"Angkat kepalamu ." ucap Leon yang melihat Keysa menundukkan kepalanya.
Keysa pun mendongkakan kepalanya melihat ke arah Leon ,Leon melihat wajah wanita yang ada di depan nya itu benar-benar sudah tidak tertolong ,kini dirinya berdiri dan mendirikan Keysa yang tengah lunglay karna pengaruh obat .
Keysa tak sadarkan diri dan ambruk kembali ke dada bidang Leon , Leon yang melihat Keysa yang menutup mata nya kini menggendong Keysa .
"Calvin batalkan pertemuan malam ini ." ucap Leon yang tengah berjalan ke arah lain .
"Ohh tidak .?! Leon benar-benar membawa wanita itu , gimana jika Tante miseele tahu bahwa dia tengah membawa wanita lain." gumam Calvin yang masih melihat ke arah Leon .
Calvin pun mengikuti langkah Leon yang entah kemana akan membawa wanita itu pergi .
"A_arya .." gumam Keysa yang kini tengah melihat Leon .
Calvin yang mendengar dari belakang pun mengerutkan kening nya , bagaimana bisa wanita itu memanggil Leon dengan nama pria lain .
__ADS_1
"Arya ..?! berani sekali wanita ini memanggil nama Leon. Arya ., tapi kenapa wanita itu serasa asing ya ."
"Calvin jangan sampai mommy ku tahu tentang hal ini , kau panggil kan pelayan wanita sekarang dan pesan kan baju untuk wanita ini."ucap Leon yang kini menggendong Keysa .
"Leon kau keterlaluan ,kau lebih mementingkan wanita di banding aku sahabat mu , ?! kalau begitu jangan lupa tambahan bonus nya untuk ku ," ucap Calvin yang tak di hiraukan oleh Leon .
tanpa mereka sadari ,seseorang telah memotret Keysa dan Leon ,orang tersebut mengirimkan fhoto itu ke orang yang telah menyuruh nya untuk memotret .
Leon membawa Keysa ke salah satu kamar yang telah dia pilih , Leon membaringkan Keysa dengan pelan, di saat Leon akan melangkah, Keysa menahan tangan Leon menarik nya dan hingga kini Leon tengah berada di atas Keysa .
"Wanita ini ,?! akhh ,kemana pelayan itu .? kenapa belum datang juga ."
"Jangan menyentuhku , ?! apa kau tahu akibat nya jika kau menggoda seorang pria ." ucap Leon dingin menatap Keysa
Leon terkejut saat Keysa membuka resleting gaun nya hingga kini Leon melihat tali bra berwarna pink yang hampir terlihat jelas ,Leon menelan salipnya dengan kasar ,kini dia menarik selimut untuk menutupi pundak Keysa yang sudah stengah terbuka .
Keysa mengibaskan selimut tersebut dan membuang nya ke bawah lantai ,dia mengibas-ngibaskan tangan ke tubuh nya yang begitu panas , lagi-lagi Keysa membuka perlahan gaun yang dia pakai , Leon langsung menekan remot AC di suhu paling terdingin , tapi Keysa malah menarik dasi Leon yang ada di leher nya .
"Panas...aku sangat panas ." ucap Keysa dengan tangan yang bermain di dada bidang Leon .
"Sialan ,ayo ikut aku ." ucap Leon yang kini menggendong Keysa untuk membawa nya ke kamar mandi dan menaruh nya di bathtub, dan menyiram nya dengan air .
Tak butuh waktu lama ,seseorang kini telah mengetuk pintu ,dan Leon mempersilahkan masuk pada ke dua pelayan wanita itu .
"Orang nya di kamar mandi ,kalian bisa atasi itu ,setelah itu tolong gantikan baju nya ," ucap Leon yang di angguki pelayan tersebut .
Tak butuh waktu lama ,Keysa kini telah di gantikan baju nya ,dan di baringkan di atas ranjang ,kedua pelayan itu mencari Leon yang tadi menyuruh nya ,di saat mereka akan keluar ,Leon membuka pintu tersebut .
"Apa sudah beres." ucap Leon yang di angguki pelayan itu.
Kini Leon masuk dan melihat Keysa yang kini tengah tertidur ,Leon menghampiri nya lebih dekat dengan ranjang untuk melihat kondisi Keysa .
"Siapa yang sudah membuat nya seperti itu ,apa dia di jebak ?! maaf .. tadi aku merendam mu di sana ."
Kini Leon berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya ,dia merasa gerah setelah berhadapan dengan wanita yang tengah terbaring di ranjang tersebut , meskipun AC di nyalakan tapi tetap dia tidak nyaman.
🌹🌹🌹🌹🌹
Di sisi lain , Arya menggepalkan tangan nya setelah melihat kiriman foto entah dari siapa , dia melihat Poto Keysa yang tengah di gendong oleh seseorang pria ,Arya hanya melihat pria itu dari muka samping nya .
"Kurang ajar ,?! Keysa kau berani-berani sekali bersentuhan dengan pria lain , bahkan kau di depan ku menjauh ,?! tapi apa yang kau lakukan itu ." ucap Arya dengan menggepalkan tangan nya .
__ADS_1
Di saat Arya akan berdiri dari kursi kebesaran nya Marissa datang dan menghampiri Arya ke kantor nya .
"Arya ..", ucap Marisa yang tengah memeluk Arya .
"Ada apa , ?! kok muka nya begitu sih ..." ucap Marissa yang kini tengah duduk di pangkuan Arya .
"Sayang bisa kah kau turun dulu sebentar , aku ingin melihat kiriman Poto dari orang lain ." ucap Arya yang kini menurunkan Marissa untuk melihat pesan Poto baru .
Arya terkejut ,siapa yang membawa Keysa itu, dia semakin menggepalkan tangan nya di atas meja kerja nya .
"Leonniel .?! dia sudah kembali .."
Marisa pun terkejut setelah apa yang dia lihat ,dan sekarang ini pun Marissa juga menggepalkan tangan nya .
"Keysa si murahan itu beruntung sekali ,setelah di kasih obat dia berhasil berhubungan dengan pria tampan ."
Marissa melihat ke arah Arya dengan wajah marah nya ,dan terlihat emosi setelah melihat foto Keysa dengan pria tersebut .
"Arya kenapa kau begitu emosi ,apa kau benar-benar mencintai Keysa ." ucap Marissa melihat ke arah Arya .
"Ah .. haha mana mungkin aku mencintai wanita itu .?! aku hanya mencintai mu ." ucap Arya tersenyum ke arah Marissa
"Bukankah itu akan lebih baik ,jika pun dia begitu dengan pria lain ,ini kesempatan kamu untuk memutuskan nya ,mengapa tidak menggunakan kesempatan ini ,untuk membereskan mereka berdua dan kau bisa mengecek nya ke sana ." ucap Marissa yang kini telah duduk di pangkuan Arya .
"Kau benar Marissa ," ucap Arya yang kini memeluk Marissa .
"Barang yang tidak aku inginkan ,walaupun dia hanya mainan ku , aku juga tidak akan membiarkan Leonniel mengambil nya cuma-cuma."
.
.
.
.
.
.
Mohon dukungannya ya .. dan beri like ,komen ,vote , favorit dan bintang lima nya ya .
__ADS_1