
Setelah selesei acara ,Keysa dan lainnya melangkah ke ruang make-up , sedari tadi Keysa mencari sahabatnya yang tak lain adalah Marisaa, di saat dia melangkah ponsel nya bergetar tanda ada pesan .
[[ Arya ]]
"Keysa temui aku sekarang di apartemen ,ada yang aku bicarakan padamu ."
Keysa yang melihat pesan pun tersenyum senang ,sudah beberapa hari pasca kejadian itu Arya baru mengabarinya ,dengan hati yang bahagia ,Keysa berlari tanpa mengganti gaun yang dia pakai dan meninggalkan sahabat yang lainnya ,
Dia tidak sadar lari begitu saja ke luar parkiran , Kebetulan Keysa menemukan taxi yang berhenti ,dia pun naik taxi itu dan langsung pergi dari tempat itu ,keysa masih tersenyum ,dia bahagia Arya menyuruhnya ke apartemen .
"Arya pasti sudah memaafkan ku ." gumam Keysa dengan tersenyum
Sepuluh menit kemudian ,keysaa tengah sampai di apartemen Arya, dia masih saja menampilkan senyuman karna mendapatkan pesan dari kekasihnya itu , tak butuh waktu lama ,Kesya kini sampai di pintu apartemen Arya .
Keysa menekan tombol pintu itu dengan tanggal lahir Arya ,kini pintu pun tengah terbuka ,dia berjalan dengan memanggil nama Arya , dia tidak menemukan arya di ruang tamu ,kini dia melangkah ke arah dapur ,di saat dia melangkah dia melihat blezer pink yang tergeletak di depan pintu kamar Arya .
"Blezer ini kenapa serasa asing ,dan parfum ini ..." ucap Keysa mengingat .
Tak berpikir panjang Keysa kini membuka pintu kamar Arya ,di saat dia membuka pintu, Keysa begitu terkejut dengan apa yang dia lihat ,dia melihat Arya tengah beraktivitas di ranjang bersama seorang wanita yang dia kenal .
"A_arya .. Ma_mariisaa ." ucap Keysa yang kini menjatuhkan blezer Marissa .
Arya dan Marissa kini melihat ke arah pintu dan melihat ke asal suara ,Arya begitu terkejut kenapa Keysa berada di apartemennya ,sementara Marissa kini dia tengah tersenyum senang dalam hatinya .
"A_arya apa yang kalian lakukan ,dan Marissa ka...
"Iya ... ini aku dan Arya ,kamu tidak lihat apa yang kami lakukan ." ucap Marissa dengan tersenyum membelai wajah Arya .
Sementara Arya dia masih saja terkejut dengan kedatangan Keysa .
"Kenapa kamu lakukan itu Arya ,kenapa kamu bisa bersama Marissa ,?! jadi _ jadi tadi kamu mengirim pesan padaku ,dan mau bicara padaku karna ini .. ini yang akan kamu bicarakan padaku ,dengan perbuatan mu ." ucap Keysa dengan menahan sesak di hati
"Arya .. kenapa kamu tidak bilang saja hubungan kita ini ." ucap Marissa bergelayut di tangan Arya .
"Berhubung kamu di sini ... aku mau bilang ...?! sebenarnya aku sudah berpacaran dengan maris....
"Kamu brengsek Arya ,,, kalian menjijikan ." ucap Keysa menangis dan berlalu pergi dari kamar itu dan melangkah ke luar apartemen Arya .
__ADS_1
Keysa menangis dan meninggalkan apartemen tersebut ,dia tidak menyangka sahabat dan kekasihnya telah mengkhianati nya ,dia tidak tahu kapan mereka berhubungan , Keysa menangis menulusuri jalan yang dia jalani ,hatinya begitu sesak saat apa yang dia lihat .
Orang-orang yang melihat Keysa memotretnya dengan minat ,dan melihat ke arah sekeliling, mereka sangka artis penyanyi K-Pop itu sedang syuting drama tapi yang mereka lihat dari wajah Keysa memanglah menangis sungguh .
Orang-orang bertanya-tanya dan memanggil Keysa yang sedang menangis dan berjalan dengan tatapan kosong ,tapi Keysa tidak menghiraukan mereka yang kini telah memanggilnya , dia merasakan sakit setelah melihat Arya dan Marissa di depan matanya sedang bercumbu .
"Arya kamu brengsek ... " ucap Keysa dengan tangisnya .
"Marissa aku tidak menyangka kamu berbuat seperti itu padaku ."
Keysa meremes gaun yang dia pakai dengan kedua tangan nya ,kini dia melangkah ke arah tengah jalan dengan tatapan kosongnya , di saat Marissa jalan di tengah jalan orang-orang meneriaki dirinya ,mobil yang melaju kencang membuat orang-orang meneriaki Keysa .
"Hey nona cepat menghindar ." ucap orang yang berteriak itu .
Di saat Keysa melihat sinar lampu mobil dia melihat ke arah mobil itu ,mobil itu pun tiba-tiba berhenti tepat depan keysa yang saat ini tengah terduduk lemas di tengah jalan .
Ckiiiiiittt_________
Orang yang membawa mobil itu turun dan melihat wanita yang kini tengah menangis ,dan betapa terkejutnya pria itu saat melihat siapa wanita yang tengah menangis di tengah jalan itu
"Kamu ingin mati ya ! " ucap Leon dengan suara meninggi .
" Kalian semua satu persatu hanya bisa menyakitiku !! kalian semua orang jahat , semua pria itu tukang bohong ." ucap Keysa dengan tangisnya .
Semua orang tercengang dengan apa yang baru saja mereka dengar dari mulut artis penyanyi K-Pop itu ,mereka langsung mengeluarkan ponselnya untuk di bikin konten siaran langsung ,dengan apa yang mereka lihat , orang-orang pun berbisik-bisik dengan nasib sang artis itu dan menatap pria yang kini tengah berdiri di depan keysa .
"Ck...CK..CK.. orang kaya jaman sekarang suka mempermainkan seorang gadis , kemudian membuangnya " ....
"Iya ... lihat ?! begitu malang nasibnya penyanyi itu bahkan dia menangis ,sungguh sayang sekali wanita cantik sepertinya harus di sakiti oleh pria ,?! sungguh keterlaluan ."
Orang-orang yang tengah melihat Keysa berbisik-bisik dengan ucapan mereka yang masih terdengar oleh telinga Leon, Leon melihat ke arah Keysa yang masih menangis itu dengan berdecak kesal .
"Gadis yang merepotkan ini "
Kini Leon berjongkok dan menggendong Keysa ,Keysa terkejut saat apa yang di lakukan oleh pria itu .
"Hey .. Turunkan aku ." ucap Keysa dengan memberontak dan memukul lengan Leon.
__ADS_1
"Sebaiknya kamu menurut sedikit ." ucap Leon dingin .
Leon pun memasukan Keysa ke dalam mobil ,dengan cepat Leon naik dan menyalakan mobilnya .
"Hey pria brengsek ,turunkan aku ..kau mau membawaku kemana ." teriak Keysa .
"Di mana tempat tanggal mu ,aku akan mengantarkan mu ,??! CK...CK...CK.. kau Bahkan menangisi pria dengan stengah gila seperti itu ." ucap Leon .
Keysa tidak menjawab pertanyaan pria itu ,dia menundukan kepalanya ,dia tidak tahu dia harus kemana ,ke asrama dia tidak mungkin dengan keadaan seperti itu ,pergi ke rumah pun sama ,orang tuanya pasti akan bertanya-tanya, Leon melihat ke arah Keysa yang hanya menundukan kepalanya tanpa menjawab pertanyaan dirinya .
" Bukannya barusan kau sangat mengerikan dan memukul dengan bertenaga dan meneriaki ku ,kenapa sekarang jadi lesuh ." ucap nya dingin .
"Antarkan aku ke asrama yang dekat JT Entertainment ." ucap Keysa menunduk .
Leon hanya diam saja tanpa menjawabnya , selang beberapa menit kini Leon sampai di asrama yang Keysa bilang tadi , kini dia turun dari mobil itu tanpa melihat ke arah Leon .
"Terima kasih ." ucap Keysa dan berlalu pergi .
Begitu juga dengan Leon ,setelah dia mengantarkan Keysa dia pun melajukan mobilnya kembali dengan kecepatan sedang , dalam pikirannya dia mengingat nama gadis itu yang bermarga Smith ,
"Tidak mungkin dia adalah putri om Bram , bahkan Daddy tidak bilang padaku akan di jodohkan dengan penyanyi K-Pop itu ,?! cih .. bahkan dia adalah wanita pecinta pria playboy seperti Arya .."
Kini Leon pun berusaha melupakannya dan melanjutkan perjalanannya untuk pulang ,pikirannya kini memikirkan pujaan hatinya yang belum dia sempat hubungi .
Kini Leon pun tengah sampai di halaman rumah keluarga prawijaya ,dia keluar dengan menenteng Jaz yang ada di tangan nya ,Leon melangkah untuk masuk dengan memijat pelipisnya nya .
"Leonniel ,kenapa kau baru pulang ,bukannya tadi mommy menghubungi mu di wak....
"Aku capek mom .. mau mandi dan istirahat ." ucap Leon berjalan tanpa melihat ke arah miseele .
Miseele melihat putranya yang menaiki tangga dengan menghela napasnya panjang ,kini dia melihat ke arah suaminya yang melihat putranya juga .
"Mas ... apa pertemuan dengan keluarga Smith nanti Leon akan siap menikah , aku takut Leon menolaknya di depan Linda dan juga bram .." ucap miseele dengan takut .
"Sayang ?! jangan di pikirkan ,Leon pasti menuruti kemauan mu ,bukannya dia udah menerima perjodohan itu ." ucap Panji menenangkan istrinya itu .
"Minggu depan ,Bram dan Linda akan kesini ,biar aku yang bicara sama Leon dengan baik-baik ." ucap Bram dengan di angguki miseele.
__ADS_1
Miseele benar-benar khawatir dimana putranya itu nanti tiba-tiba menolak perjodohan itu ,Karna miseele tahu anaknya itu terpaksa menerima perjodohan itu Karna dirinya .