Suami Ku Dewa Penolong Ku

Suami Ku Dewa Penolong Ku
Suami ku dewa penolong ku .


__ADS_3

Pagi pun tiba .


Leon membuka matanya perlahan di saat dia akan menggeliatkan tubuhnya , tiba-tiba dia merasa perutnya merasa berat ,di saat dia akan mencoba untuk bangun ,dia di terkejut melihat seseorang berada di sampingnya dengan memeluk dirinya seperti guling .


Leon melirik ke arah samping di mana Keysa masih nyenyak dengan tidurnya ,Leon sengaja tidak menyingkirkan tangan Keysa dari tubuhnya ,justru dia kini tengah tenang memandang wajah istrinya itu .


"Aku baru sadar ?! ternyata dia lebih cantik tanpa make up"


Leon yang kini tengah menatap Keysa terkejut saat melihat Keysa mengerutkan keningnya seperti akan bangun dari tidurnya ,dengan cepat Leon memejamkan matanya dengan berpura-pura masih tertidur ,dan benar saja Keysa kini memang bangun dengan mata yang masih mengantuk ,namun dia belum sadar dengan keadaan nya yang menurut dia begitu nyaman dengan posisinya sekarang .


Keysa merasa aneh dengan keadaan dirinya saat ini ,dia memeluk guling tapi terasa aneh tidak empuk melainkan keras ,Keysa pun membuka matanya dan betapa terkejutnya dia saat dirinya melihat dengan apa yang dia lakukan ,dengan cepat Keysa menjauh dari Leon dengan memaki-maki dirinya sendiri .


"Keysa apa yang kau lakukan dengan pria ini ,kau memeluknya dengan tanpa sadar ? beruntung dia belum bangun ,jika dia yang bangun duluan ,bisa besar kepala pria ini."


Keysa dengan cepat turun dari ranjang untuk pergi ke kamar mandi ,di saat dia melangkah ketukan pintu kamar membuat dirinya berhenti melangkah dan melihat ke arah pintu ,sebelum itu Keysa pun melihat Leon yang masih tidur ,Keysa melangkah ke arah pintu itu untuk membuka nya ,di saat Keysa membuka pintu dia melihat pelayan yang membawa beberapa paper bag di tangannya .


"Pagi non ? ini pesanan tuan Leon semalam untuk anda " ucap pelayan tersebut .


"Pesanan, aku gak tau Leon memesan apa "


"P_pagi , baik bi ..makasih ya " ucap Keysa menerima paper bag tersebut .


Keysa melangkah dengan menenteng beberapa paper bag di tangannya ,dia penasaran dengan isinya .


"Bibi pelayan tadi bilang ,pesanan untuk ku ,aku jadi penasaran ,apa isinya ya "


Di saat Keysa akan menaruh paper bag di ranjang ,dia tidak melihat Leon di ranjang yang tadi masih tidur ,Keysa celingak-celinguk mencari pria itu ,kini pandangannya ke arah pintu kamar mandi .


"Kapan dia bangun " gumam Keysa .


Masa bodo ! kini pandangannya tetap ke arah paper bag yang dia lihat ,di saat Keysa akan membukanya ,dia di kaget kan dengan suara pria itu di belakang nya .


"Kenapa hanya di lihat saja ,itu untuk mu " ucap Leon .


Keysa terlonjak kaget saat mendengar perkataan Leon ,kini dia berbalik ke arah Leon yang ada di belakangnya ,Keysa terpana dengan pria yang ada di depannya itu dengan wajah bercucuran air ,kemungkinan pria itu habis cuci muka .


"Hey "


" A.... anu ..Leon ?! aku tidak tau ini apa , kau memesan apa untukku ," ucap keysa .


"Itu pakaian untuk mu?! cepat mandi ,kamu bisa mengganti baju mu dengan itu ." ucap Leon melangkah ke arah luar .


Di saat beberapa langkah ,langkah nya terhenti dan berbalik ke arah Keysa .


"Siapkan baju kantor ku ?! kau hari ini libur syuting kan ,aku ke ruang olahraga dulu ,setelah kau selesai mandi ,jangan lupa juga siapkan air mandi untukku ." ucap Leon berbalik kembali dan berlalu pergi .


Keysa diam mematung melihat kepergian Leon ,tangannya bergerak dan menerapkannya di dadanya ,detak jantung yang sedari tadi belum juga hilang ,Bahkan setelah Leon menghilang pun ,jantung nya masih saja berdetak .


"Aku ini kenapa sih ," gumam Keysa dengan menggelengkan kepalanya ,sambil melangkah ke arah kamar mandi .


15 menit kemudian ,Keysa telah menyelesaikan mandinya ,dia keluar dan melangkah ke arah ranjang untuk mengambil baju yang sudah di siapkan tadi ,setelah itu dia melangkah ke ruang ganti ,dan tak butuh waktu lama Keysa pun sudah rapi ,dia melangkah ke arah lemari untuk menyiapkan pakaian kantor suaminya .


Saat ini Keysa masih bingung ,dia tidak tau harus memilih dasi berwarna apa yang senada Jaz yang akan di pakai Leon ,pandangan Keysa tak sengaja melihat kotak bercorak batik marun yang terbuka ,dengan mendongkakan kepalanya dia berniat untuk menutup kotak tersebut .


"Pria itu kenapa tidak di tutup ,Bahkan dia membiarkannya begitu saja ." gumam Keysa .


Keysa mengambil tutup kotak itu ,setelah itu dia mengambil kotak nya dan akan dia tutup ,namun di saat dirinya sudah mengambil kotak itu Keysa terdiam dan menatap barang yang ada di kotak tersebut, dan lagi dia saat ini terkejut melihat benda yang ada di kotak itu .


"Ge_gelang ini ." gumam Keysa dengan perlahan mengambil gelang itu .


"Gelang ini ,,, ini sama dengan punya ku "


"Iya .. i_ini gelang yang sama dengan punya ku ?! a_apa dia kak Niel dewa penolong ku ." gumam Keysa dengan mulut nya bergetar .


Keysa mengingat ucapan Calvin yang di mana pria itu memanggil Leon kata "NIEL" ,Keysa menatap gelang itu di tangannya ,dia yakin bahwa yang menjadi suaminya itu adalah anak laki-laki yang dulu menolong nya .


"Dia kak Niel ,dia suamiku ?! suamiku dewa penolong ku"


"Keysa apa kau sudah menyiap._" ucap Leon terhenti saat melihat Keysa memegang kotak

__ADS_1


Prangg.


Keysa terkejut dengan suara seseorang di belakangnya ,hingga kotak yang ada di tangannya jatuh ke bawah .


"Aaaa ... e_eu le_leon .. maaf ?! aku lancang ,aku tidak bermaksud untuk mengobrak-abrik barang mu kok ,hanya saja tadi kotak ini tidak di tutup ,aku berniat untuk menutup nya ." ucap Keysa dengan mengemas barang Leon yang sudah berserakan di bawah .


"Kenapa kamu sekaget itu ,aku kan tidak mengagetkan mu " ucap Leon.


Keysa seketika diam ,dia ingin mengatakan soal gelang itu pada leon.


"Leon ,gela._" ucap Keysa terhenti di karnakan dering ponsel Leon berbunyi .


Keysa dan Leon mengalihkan pandangannya ke arah nakas ,ponsel Leon berbunyi begitu nyaring dan pria itu melangkah untuk mengambil ponselnya .


Keysa menghela napasnya panjang ,dengan cepat dia menaruh kotak batik itu kembali ke lemari Leon .


"Aku akan bertanya nanti padanya ,bukan aku yang akan bertanya ,tapi aku akan memakai gelang yang sama dengannya ? apa dia akan ingat dengan aku "


Keysa melihat Leon yang kini tengah mengobrol dengan seseorang di balik telpon ,dia berniat untuk keluar dan meninggalkan kamar tersebut ,Leon pun melihat kepergian Keysa di sudut pandangan matanya .


Keysa melangkah ke bawah berniat untuk membantu menyiapkan sarapan ,namun di saat dia melangkah ke arah dapur ,meja makan sudah penuh hidangan untuk sarapan paginya.


"Hai kakak ipar " ucap Indri dengan menarik kursi dan akan siap-siap makan terlebih dahulu .


"Hai dri, " jawab Keysa .


Keysa melangkah ke dapur ,dia melihat mertuanya yang masih berkutat di dapur ,Keysa merasa tidak enak setelah apa yang dia lihat ,Bahkan dia pun telat bangun dan tidak membantu pelayan untuk membuat sarapan pagi .


"Keysa ?! kamu sudah turun ,mana Leon ?! ayo kita sarapan " ucap miseele.


"Mom ?! maafin Keysa ya ?! aku gak bantu bikin sarapan " lirih Keysa .


"Gapapa ? jangan terlalu di pikirkan ,ayo " jawab miseele.


Keysa melangkah ke arah meja makan ,dia akan menyiapkan sarapan untuk suaminya ,panji yang baru datang tersenyum hangat melihat Keysa yang pasti tengah menyiapkan makan untuk leon


"Apa mereka udah saling suka "


Keysa melihat ke arah Panji yang kini tengah melihatnya, Keysa heran tidak biasa nya Panji memanggil nya di waktu akan makan ,apalagi memanggilnya ciri khas nama singkat dia .


"Iya dad"


"Apa kamu sudah jatuh cinta sama Leon" ucap Panji enteng .


Miseele dan Indri seketika langsung melihat Panji yang menanyakan soal percintaan putra dan menantunya ,bahkan Keysa pun terasa kikuk saat Panji menanyakan itu .


"Mas ?! kamu kenapa ngomong begitu ,kamu membuat menantu kita salah tingkah ." ucap miseele.


Panji tidak menghiraukan perkataan sang istri ,dia hanya tersenyum tipis dengan memikirkan di mana sikap Leon yang sudah berubah terhadap Keysa .


"Kalau kamu sudah jatuh cinta ?! katakan lah ,Daddy yakin anak itu sudah jatuh cinta sama kamu ,hanya saja dia di penuhi dengan egonya." ucap Panji .


Keysa tidak menjawab pertanyaan Panji ,dia hanya mencerna perkataan nya dan di situ pun Keysa menjadi teringat perkataan Nita.


"Apa aku harus bilang sama leon ,dengan perasaan ku ini ?! tapi apa pantas seorang wanita bilang terlebih dahulu "


Keysa yang diam dengan pemikirannya langsung menggelengkan kepalanya ,hingga Leon yang turun dari tangga membuat dirinya heran .


Tlak...


Leon menjitak kening Keysa yang dimana membuat Keysa langsung menyentuh keningnya .


"Kamu sedang memikirkan apa " ucap Leon .


"Enggak .. gapapa ,Leon aku sayang siapkan kamu makan ,sebelum ke kantor kamu harus sarapan dulu " ucap Keysa dengan menarik kursi .


"Aku tidak sarapan di rumah ,aku ada urusan pekerjaan penting ,a._" ucap Leon terhenti .


"Baiklah ?! kamu tunggu di sini ,aku akan menyiapkan sarapan untuk kamu bawa ke kantor " ucap Keysa dengan langsung melangkah ke arah dapur .

__ADS_1


Tak butuh waktu lama ,Keysa pun kini tengah menyiapkan makan untuk di bawa oleh Leon ke kantor ,Leon tidak berkata apa-apa dia hanya melihat penggerakan sang istri yang tengah menyiapkan bekal makannya .


"Sepertinya aku sudah jatuh cinta ? tapi aku belum mendapatkan jawaban Nita pada keysa tentang perasaannya padaku"


"Sudah siap ? ayo aku akan mengikuti mu sampai depan ." ucap Keysa dengan sembari menenteng kotak makan di tangannya .


Leon tersenyum tipis dan melihat ke arah wanita yang kini berjalan di sampingnya ,sesampainya di luar ,Keysa memberikan kotak bekal itu pada Leon .


"Aku berangkat dulu ya ?! tunggu aku pulang ,setelah itu kita pulang ke rumah ," ucap Leon dengan sembari mencium kening Keysa .


"Hu'um " jawab Keysa dengan mencium tangan Leon .


"Hati-hati " gumam Keysa dengan di berikan senyuman dan anggukan oleh Leon .


Keysa menatap pria yang kini melangkah ke arah mobilnya ,dia berfikir dengan pria itu ,bahkan saat ini Keysa mengingat gelang yang tadi dia temui .


"Dia benar-benar kak Niel"


Seketika Keysa mengingat akan hal dirinya yang akan mengatakan isi hati dan perasaan nya pada pria itu .


"Leon tunggu " ucap Keysa yang di mana Leon kini sudah masuk mobil .


Leon yang merasa di panggil pun ,langsung membuka kaca jendela mobilnya dan melihat Keysa mendekat ke arah mobil nya .


"Ada apa " tanya Leon .


"Ada yang ingin aku katakan padamu " ucap Keysa dengan menatap mata pria itu .


Leon yang di tatap oleh keysa membuat jantung nya bergetar hebat bahkan dirinya pun begitu berharap dengan apa yang akan di katakan Keysa padanya .


"Apa dia akan mengatakan cinta padaku "


Dengan cepat Leon membuka pintu mobil dan keluar mendekati Keysa .


"Apa yang akan kamu katakan keysa "


"Ayo katakan ?! apa kamu akan berkata ,bahwa kamu suka sama aku "


"Aku... Leon aku ._"


Dreet...


Dreet ...


Belum sempat selesai ucapan Keysa ,dering ponsel Leon lagi-lagi harus berbunyi dan hal itupun membuat Keysa terhenti dan tidak melanjutkan ucapannya ,lain halnya dengan Leon ,pria itu masih saja menunggu apa yang akan di katakan Keysa .


"Leon ?! ponsel mu berbunyi ,apa kamu tidak akan menerimanya ." ucap Keysa .


"Tidak ?! aku akan menunggu apa yang akan kamu katakan itu ." jawab Leon .


"Tapi orang yang menelpon mu, itu pasti lebih penting " ucap Keysa .


Leon menghela napasnya panjang ,dengan terpaksa dia menerima telpon itu di depan Keysa ,Leon begitu kesal dengan seseorang yang tengah menelpon nya ,yang di mana orang tersebut sudah mengganggu nya .


Keysa menahan tawanya melihat Leon memarahi orang yang tengah menelponnya ,Leon yang melihat Keysa tertawa kecil langsung mematikan sambungan telpon tersebut .


"Baiklah ?! jika ada yang akan kamu ucap kan padaku ,nanti setelah aku pulang kerja ?! aku akan menunggu ucapan yang akan kamu katakan padaku " ucap Leon dengan mengedipkan sebelah matanya .


Keysa mengangguk dengan tersenyum ,Leon yang kini sudah masuk kembali ke mobilnya membalas senyuman istrinya dengan lambaian tangannya untuk segera pergi ke kantor .


Di saat Leon sudah tidak ada ,Keysa geleng-geleng kepala sendiri ,dengan tertawa kecil ,tanpa dia sadari beberapa orang di ambang pintu tengah mengintipnya dengan sembari tertawa kecil


"Hihi ... mom ?! sepertinya kak Keysa sama kak Leon sudah saling jatuh cinta" celetuk Indri di belakang miseele dan juga Panji .


"Anak kecil ?! tau apa kamu dri , ?! sudah sana berangkat sekolah ," ucap miseele berbalik ke arah belakang .


"Mom ?! Indri udah besar loh ,bukan anak kecil lagi ." ucap Indri dengan mengerucutkan bibirnya .


"Belajar baik-baik ,jangan main cinta dulu ." ucap miseele .

__ADS_1


Tanpa memberi salam ,Indri berjalan begitu saja dan memasuki mobil ,indri dengan malas memutar bola matanya jengah ,dia tidak ingin mendengarkan celetohan sang mommy yang selalu mengekang nya untuk pacaran .


__ADS_2