
Beberapa hari telah berlalu .
Keysa sudah di beri tahu Carly bahwa hari ini dia akan belajar tata bicara seperti pria saat masuk casting besok ,Keysa menghela napasnya saat dia melihat naskah yang saat ini dia lihat , tiba-tiba dia mengingat perkataan Leon yang dimana dia mengatakan untuk balas dendam .
"Berdandan seperti pria dan berperan sebagai pria ,dan itu adalah langkah pertama untuk aku balas dendam ,maka dari itu ,aku tidak boleh melewatkan kesempatan ini ."
Tok....
Tok....
"Siapa "
"Saya non " ucap pak Reno
"Guru akting dan guru model sudah berada di luar dan mereka tengah menunggu anda ." ucap pak reno lagi
Keysa mengerutkan keningnya ,dia sedikit tidak mengerti dengan ucapan pelayan itu dengan guru yang di katakan pak Reno.
"Tunggu ?! guru akting dan model , maksudnya ,saya masih kurang paham ." ucap keysa .
"Tuan Leon secara khusus mengundang guru privat untuk anda nona ,karna beberapa hari lagi anda akan syuting ,jadi tuan Leon mengundang orang itu untuk anda yang masih belum berbakat ke dunia akting ,dan mereka adalah guru profesional yang di utus dari tuan Leon ." ucapnya .
"Ohh iya nona ?! tuan Leon mengatakan ,jika saat berpenampilan pria ,nama anda adalah Hindra Wijaya ." sambungnya lagi .
Keysa hanya diam dan mencerna perkataan pria yang ada di depannya itu ,baginya kenapa begitu rumit dan kenapa harus pake acara ada pelajar untuk masuk casting nanti .
"Pria itu bahkan mengundang guru akting dan juga model , ?! huh ... baiklah aku akan mencobanya ."
"Gak pake guru juga aku bisa akting tahu...huh"
"Baik pak Reno ,nanti saya ke bawah ," ucap Keysa dengan di angguki pak Reno.
Dengan cepat Keysa merubah penampilannya seperti yang dia rencanakan untuk merubah penampilan ,Keysa melihat plester yang kini dia harus tempelkan ke arah kedua gundukan nya itu .
"Huh sungguh menggelikan sekali ,udah aja aku jadi cewek tomboy sekalian "
Sementara di bawah sana seseorang wanita dan pria tengah menunggu Keysa untuk mengajar privat ,wanita yang kini menunggu Keysa itu berdecak kesal sembari merias wajah di kaca kecilnya .
"Ck....Tuan Yash ,,,menurutmu orang yang akan kita ajari itu siapa sebenarnya , bahkan tuan Leon begitu meyakinkannya dan menyuruh kita untuk kerumahnya hanya untuk mengajar ,"ucap wanita itu .
"Sudahlah kau tak perlu memasang wajah kusut ?! kita lihat saja ,palingan tuan muda kaya yang tiba-tiba ingin menjadi seorang aktor , kita ikuti saja apa kata tuan Leon, yang penting bayaran ngalir pada kita ,"jawab pria tersebut .
Kedua orang itu masih saja lempar perkataan ,mereka begitu penasaran dengan orang yang akan di ajarinya itu ,kepala pelayan yang tak lain adalah pak reno kini tengah melangkah ke arah lantai bawah bersama Keysa ,langkah demi langkah Keysa dan pak reno pun sampai dimana mereka tengah di lantai bawah .
"Maaf nona Cantika dan tuan Yash ,kami sudah membuat menunggu begitu lama , tuan Hindra ayo perkenalkan pada guru privat " ucap pak Reno
"Selamat sore !! perkenalkan nama saya Hindra Wijaya ." ucap Keysa yang kini membuka suaranya .
Kedua orang itu terkejut saat melihat pria yang ada di depannya ,bahkan wanita tadi begitu terpesona sama pria yang ada di depannya itu ,dengan cepat dia menampilkan senyumannya ke arah Keysa .
"Hai adik tampan ,aku Cantika dan guru modeling mu ." ucap wanita itu dengan senyumannya .
"Sungguh pria tampan !! sayang sekali ,umurnya kaya masih muda , huh aku suka melihat brondong tampan sepertinya ."
"Ekhemm .... kalau gitu kita mulai ,sebelum itu perkenalkan dulu ,nama saya Yash Jordan ,guru akting mu ." ucap pria tersebut .
Pria itu melangkah ke arah Keysa untuk melihatnya ,Keysa yang di perhatikan sudah mulai ketar ketir dalam hatinya ,dia takut akan terlihat seperti wanita pada umumnya ,pria itu melihat sorot mata Keysa dengan begitu teliti .
"Anak ini memiliki temperamen sederhana ,kedua matanya juga begitu bagus dan bersih ! bulu mata yang lentik dan .......... kenapa terlihat seperti wanita ."
"Hais ... ya sudahlah gak cuman hanya wanita saja yang memiliki bulu mata lentik ,pria juga banyak yang memiliki bulu mata lentik ."
"Oke sebaiknya saya ingin terlebih dahulu mengatakan sesuatu padamu , saya orangnya begitu tegas ,dan saya tidak suka orang yang telah di pelajari tidak konsen, kamu boleh bodoh ,tapi tidak boleh tidak serius di saat waktu belajar ?! mengerti ." ucap pria tersebut .
"Tenanglah ?! aku memiliki tujuan yang harus aku capai ,tidak peduli masalah apa yang akan menimpa ku dan itu aku tidak akan menyerah ." jawab Keysa .
__ADS_1
"Jangan terlalu senang dulu dan jangan mengatakan hal yang lebih membuatmu begitu percaya diri , berhati-hatilah saat itu kamu akan menangis ," jawab pria itu dengan ketus .
Keysa terkejut dengan pria yang ada di depannya itu ,tatapannya memberikan aura yang menakutkan ,bahkan pria itu masih saja memperhatikan Keysa dengan jeli .
"Apa-apaan pria ini ,aku cuman berkata biasa saja ,kenapa jawabannya begitu pedas sekali ,gak jauh beda sama si es balok itu ."
Keysa mencerna perkataan pria itu ,dia mengingat atas apa yang di lakukan Arya dan juga Marisaa ,kini dirinya menggepalkan tangannya sembari mengingat dimana dirinya di jebak di khianati oleh kedua manusia itu .
"Musuh masih tertawa ,bagaimana bisa aku menangis ,sekarang aku bukan Keysa yang lemah akan hal cinta ,tapi sekarang aku adalah Hindra Wijaya yang akan hadir muncul di depan semua orang "
Kedua orang itu kini pun tengah mempelajari berbagai cara dengan apa yang akan di lakukan oleh seorang aktor ,Keysa yang tidak bisa menahan rasa suara yang dia keluarkan membuat dirinya seperti kembali ke asal suara asli .
Sudah 30 menit mereka mempelajari keysa membuat Keysa sedikit-sedikit harus menarik napasnya dalam-dalam ,kedua orang itu membuat mereka lagi-lagi harus menggertak Keysa dan memukul pundak Keysa dengan naskah yang ada di tangannya .
"Lebih lantang lagi ?! hey kenapa suaramu jadi lembek begitu ,sudah berapa kali masih saja juga salah ,apa kamu itu seorang wanita ?! bicara untuk tegas saja begitu tidak bertenaga ." ucap Yash dengan nada lantangnya .
Keysa yang di pukuli pundaknya langsung mundur ,tapi seketika dia merubah ekpresi layaknya seperti seorang pria dan tidak ingin menampilkan penampilannya .
"Orang ini kenapa begitu ketat sekali ,huh kau tahu tidak ?! aku ini memang wanita tahu ,dasar pria muka berkaca mata ,muka kaya kutu buku ,tapi bicara sungguh pedas sekali ,?! hampir saja aku kembali ke posisi diriku sendiri ."
Cantika menghampiri Keysa ,giliran dirinya untuk mengubah ujian perawakan Keysa untuk manjadi aktor yang memberikan pesona agar tertarik di mata orang-orang .
"Angkat kepala mu ,dan tegak kan tubuhmu Mu dan jangan lembek seperti itu ,kau adalah aktor pendatang baru untuk masuk ke dunia hiburan dan sekarang busungkan dadamu ,?! ingatlah di saat nanti kau ada pemotretan kau harus yakin ,bahwa kamu adalah orang yang paling mempesona ." ucap Cantika .
Keysa pun mengikuti arahan apa yang di katakan Cantika ,yang di lakukan dia sekarang lebih rumit ketimbang belajar akting ,Cantika menggelengkan kepalanya di saat Cantika menyuruhnya dengan gaya layaknya pria pada umumnya .
Dugh .....
Satu lemparan naskah terlempar di atas kepala Keysa dan pelakunya itu adalah Cantika ,Cantika melipatkan kedua tangannya dan menghampiri Keysa .
"Tampaknya sinar bintang mu ,akan menghadapi suatu rintangan ?! tetap semangat untuk belajar lagi ." ucap Cantika menepuk pundak Keysa dengan tersenyum.
Keysa menghela napasnya berat ,Keysa berpikir ,dia beberapa tahun yang lalu adalah model iklan ,tapi tidak dengan sekarang dia harus melakukan layak nya model aktor yang tidak bisa dia lakukan ,tapi Keysa berusaha untuk bisa .
2 jam lebih Keysa belajar dengan Kedua orang tersebut , kini mereka berdua mengahmpiri pak Reno untuk pamit undur diri ,keduanya menghela napas saat sudah mengajari Keysa yang masih terlihat kaku .
Keysa melihat ke arah pak Reno yang tengah melangkah ke arahnya ,Keysa menggerakkan kedua tangannya dengan membuka suaranya ingin bertanya mengenai kedua orang tadi .
"Pak Reno !? tuan mu itu dapat dari mana guru-guru itu ,bahkan dia tidak mengatakannya padaku ,huuh mereka begitu ketat sekali hingga hari ini aku begitu sangat menderita ." ucap keysa.
"Semua itu tuan Leon yang atur nona ?! tetap semangat lah ?! kedua orang tadi memuji anda di depan ?! anda begitu berbakat dan berusaha untuk lebih bisa berhasil ." ucap pak Reno .
"Benarkah ." ucap Keysa berbinar .
"Cih ... begitu percaya diri sekali ," ucap seseorang yang kini datang dari ambang pintu masuk .
"Asal kau tahu ?! mereka barusan bilang padaku ,kamu adalah siswa paling bodoh yang mereka temui ." ketus Leon .
Keysa mendengar perkataan pria itu ,jelas saja dia mengenalnya ,bahkan saat ini dia tidak ingin melihat pria itu yang beberapa hari ini selalu menjengkelkan nya ,Leon melangkah ke atas untuk pergi ke kamarnya ,Keysa yang melihat punggung pria itu menghela napasnya ,dan mengingat status dirinya yang sekarang.
"Sebenarnya aku ini apa sih ... istri atau bukan ?! kenapa serasa bukan istri ,semua yang aku lakukan menjadi layaknya istri itu tidak berarti di pernikahan ini ,kami menikah tidak dengan tidak adanya cinta ,bahkan kita di rumah hanyalah seperti orang asing ,dia mengeluarkan suara saat ada kepentingan saja."
Keysa menghela napasnya dan menyandarkan punggungnya ,dia melihat langit-langit atas ruangan itu ,dia sudah menjadi istri pria itu dan sah di mata agama ,tapi keadaan yang membuat dirinya seperti bukan seorang istri .
"Tapi bagaimana pun juga aku istrinya , apa aku hanya begini saja , walau apapun yang aku lakukan dia tolak selalu salah dimatanya ,"
Keysa berdiri dari duduknya dan melangkah ke arah tangga untu pergi ke kamarnya ,setelah sampai kamar keysa merebahkan tubuhnya sejenak dan membalikan tubuhnya ,dia melihat jam di atas nakas sudah pukul 18.30 .
.
.
.
Waktu berlalu begitu cepat ,Keysa melangkah ke bawah untuk pergi ke dapur , dia mau masak untuk makan malam ,dia tidak perduli dengan Leon yang selalu membantah untuk tidak melakukan hal yang dia lakukan ,dan kini Keysa berkutat di dapur ,entah kenapa serasa sudah menjadi seorang istri rasa ingin balas dendam hilang ,dia lebih tepatnya hanya ingin menjadi seorang istri saja dan melayani suami .
__ADS_1
Tapi dengan mengingat dia yang sudah di sakiti membuatnya ingin melakukan dendam itu untuk orang yang menyakitinya .
Keysa memasak dengan pikiran kemana-mana tapi dengan begitu hasil masakan pun tidak sia-sia dan kini masak pun sudah selesai ,Keysa pun sudah membawa menu makan malam itu ke meja makan ,kini pandangannya melihat ke arah pintu putih yang di tepati oleh Leon .
Keysa melangkah ke atas memanggil Leon untuk makan malam ,dia tidak perduli mau di tolak atau pun tidak ,yang terpenting dia sudah melakukan kewajiban nya sebagai seorang istri .
Tok...
Tok...
Leon yang mendengar ketukan pintu memberhentikan kerjanya dan melihat ke arah laptop-nya, ketukan pintu di luar lagi-lagi mengalihkan pandangannya ke arah pintu .
"Siapa "
"Ck... pak Reno ini ?! sudah ku bilang jangan menggangguku !
Leon melangkah ke arah pintu itu dengan menahan kekesalannya .
"Pak Reno sudah saa....." ucap Leon terhenti saat yang dia lihat bukanlah pak Reno .
Leon terkejut saat melihat Keysa hanya memakai tangtop dengan celana pendek ,dengan cepat dia membalikan tubuhnya membelakangi Keysa .
"Ada apa !! bisakah kau memakai baju yang lebih baik ... kenapa kau memakai pakaian kurang bahan seperti itu ." ucap Leon dengan nada kesalnya .
"Apa dia ini mau menggodaku ."
Keysa terkejut dengan perkataan Leon , keysa melihat pakaian yang dia pakai ,dia sudah biasa di rumah hanya memakai pakaian seperti itu .
"Eu .. eum... ma_maaf..." ucap Keysa terhenti saat Leon memotong ucapannya .
"Ada apa ?! katakan ." ucap Leon .
"A....aku ... aku sudah masak makan malam , jika kamu ingin makan sudah aku siapin di meja makan " ucap Keysa gelagapan .
"Sudah ku bilang kamu jangan menyiapkan itu ,dan aku tidak akan memakannya ." ucap Leon meninggi dan berbalik ke arah Keysa .
Keysa terlonjak kaget saat Leon berkata dengan nada tinggi di depannya ,Kesya mengerejapkan kedua matanya dan mundur ke belakang , matanya masih melihat pria itu ,baru pertama kali ini ada yang membentak nya dengan suara tinggi , sekalipun papanya membentak tapi papanya tidak pernah memberikan mimik wajah amarahnya ke hadapan Keysa ,tapi kali ini dia melihat kemarahan dari pria yang sudah menjadi suaminya itu dengan tatapan wajah menakutkan .
"Apa tidak sukanya kamu sama aku Leon , apa karna perjodohan itu yang membuat mu seperti itu ,aku lakukan itu bukan untuk mengemis cinta atau pun apa , aku hanya melakukan kewajiban sebagai istri Saja ,"
Dengan cepat Keysa berbalik dan melangkah ke arah tangga dia tidak ingin melihat pria itu semakin marah jika dirinya masih berada di dekat pria itu , Leon yang melihat ekspresi Keysa takut membuatnya tersadar dengan apa yang barusan dia katakan dengan nada bicaranya
"Apa aku keterlaluan , matanya memerah dan dia ..... " ucap Leon terhenti dan melihat ke arah bawah .
Leon tidak melihat Keysa ,dia merasa bersalah setelah mengucapkan kata-kata begitu tinggi yang di mana dia tadi melihat Keysa terlonjak kaget , Leon menutup kamarnya dan langsung melangkah ke bawah .
Leon melihat ke arah meja makan , meja makan di penuhi menu makanan ,dia melihat capcay kesukaan nya ,dan hal itu pasti Keysa membuatkannya ,satu Minggu tinggal di rumah yang dia tempati ,wanita itu selalu memasak meskipun sedikitpun tak pernah dia sentuh apalagi untuk mencicipinya .
Tanpa Leon sadari , Keysa melihat dirinya yang tengah menatap makanan itu ,Keysa melangkah menghampiri Leon yang kini tengah berdiri di meja makan , Keysa berusaha untuk menenangkan diri ,walau sebenarnya dia menahan rasa takut pada pria itu .
"Le_leon.." ucap Keysa .
Leon tidak menjawab ,dia masih saja berdiri dengan tatapan yang sulit di artikan .
"Kamu mau makan malam , aku akan siapkan !! e ... i..ini capcay dan prekedel kentang kesukaan mu , dan sekarang aku akan siapkan makan untukmu ." ucap Keysa
Keysa berbicara dengan sembari menyiapkan nasi serta lauk pauknya untuk di makan oleh Leon , Keysa sudah senang saat dirinya sudah melihat Leon berada di meja makan .
"Aku tidak akan makan ?! kau makan saja sendiri ." ucap Leon berlalu pergi meninggalkan Keysa .
Seketika Keysa berhenti ,dia yang sudah menyiapkan makanan untuk Leon seketika berbalik melihat Leon .
" Sebenci itukah kamu sama aku Leon , bahkan hanya untuk makanan pun kamu tidak ingin menyentuhnya , makanan tidak bersalah Leon , aku hanya menyiapkan nya saja untukmu ," ucap Keysa memberhentikan langkah Leon .
"Bahkan tempo hari kamu berbicara seolah-olah aku memasak untukmu hanya untuk menarik perhatian ku ,agar kamu jatuh cinta padaku , ?! dengar Leon ,aku lakukan itu bukan untuk mendapatkan cinta mu, dan itu aku sama sekali tidak terpikirkan untuk kesitu. ,aku hanya melakukan kewajiban ku saja ,tidak lebih ." ucap Keysa lagi .
__ADS_1
Keysa pergi melangkah ke atas ,dan melewati Leon , entah bagaimana perasaannya sekarang , setelah tinggal di satu atap bersama pria itu Keysa memang merasa hanya ingin melayani suami nya ,dan entah kenapa apapun yang dia lakukan tidak pernah di hargai oleh pria itu ,dan entah kenapa cuman hanya itu pun hati Keysa merasa sakit ,dimana Leon selaku tak menghargai makanan yang sudah dia siapkan .