Suami Ku Dewa Penolong Ku

Suami Ku Dewa Penolong Ku
Bertemu Marissa.


__ADS_3

Nita berusaha menenangkan Keysa dan sesekali menghiburnya agar keysa tertawa lagi , dan benar saja kata-kata candaan dari Nita membuat keysa kembali tertawa ,dan kini mereka berbaring di tempat tidur ,Nita melirik ke samping dan melihat keysa yang masih saja memakai piyama .


"Sya ?! kamu belum mandi , tumben sekali kamu jorok ." ucap Nita .


"Entahlah ?! hari ini aku malas bangun ,malas bersentuhan dengan air nit ," jawab Keysa .


Nita bangun dan menggelengkan kepalanya saat melihat Keysa yang kini tengah memeluk bantal , di saat Nita akan menjawab tiba-tiba dia di kaget kan dengan pria yang kini berada di ambang pintu , bukan hanya Nita yang kaget ,tapi Keysa yang tengah berbaring pun kaget dan langsung bangun dari tidurnya .


"Apa saya mengganggu kalian " ucap Leon yang kini berdiri di ambang pintu .


"Tidak tuan ,sama sekali tidak mengganggu ,sampai kapan pun anda mencari Keysa ,itu tidak terganggu sama sekali ,hehehe .", jawab Nita .


Keysa hanya diam dan tidak ikut bersuara ,dia begitu kesal pada pria itu yang tiba-tiba membuka pintu tanpa mengetuk pintu .


"Ada apa ?! bisakah kau ketuk pintu dulu sebelum masuk " ucap Keysa ketus .


"Kakekku ingin bertemu dengan mu ,dia mengundang kita ke mansion ,tadi dia meneleponku dan menyuruhku untuk membawa mu pergi ke sana " ucap Leon .


"Pergi bersama mu " jawab Keysa .


"Jika kau tidak mau , ya sudah akan aku batalkan ."ucap Leon


"Baiklah ... aku pergi " jawab Keysa .


Leon tidak menjawab Keysa ,dia hanya menatap wanita itu yang masih memakai baju itu-itu saja sedari tadi dia pulang ,kini dia menghela napasnya dan melihat ke arah Nita .


"Bisakah kamu menemani Keysa pergi membeli gaun dengan memakai kartuku ." ucap Leon memberikan kartu


Keysa terkejut saat mendengar perkataan Leon yang menyuruh Nita untuk menemaninya membeli gaun ,apa pergi menemui kakeknya harus dengan memakai gaun baru .pikir Keysa .


"Eh ... tidak perlu ?! di lemariku ada gaun ,dan tidak usah membeli ." ucap Keysa .


"Belilah ... aku tidak ingin nanti kakekku serta kedua orang tua ku melihat menantunya sama sekali tidak di perhatikan oleh diriku ,apalagi kamu pasti memakai gaun itu-itu saja ,jangan membatah ?! bantu dia untuk membeli gaun ." ucap Leon menatap ke arah Nita dengan memberikan kartu ke arah Keysa .


Pria itu lalu pergi dan meninggalkan kedua wanita yang masih diam dan melihat kartu yang di pegang oleh Keysa ,Nita dengan cepat mendorong Keysa ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri ,Keysa yang kini di dorong oleh Nita membuat dirinya terkejut .


"Cepat mandi ,kita belanja sepuas-puasnya untuk menghabiskan uang si tuan muda es balok itu ..." ucap Nita dengan mendorong keysa .


Braakk....


Keysa yang akan menjawab pun dia urungkan Karna saat ini pintu kamar mandi di tutup dengan cepat oleh Nita ,mau tak mau dia pun harus mandi .


20 menit pun berlalu ,Keysa kini keluar dari kamar mandi ,Nita yang melihat wajah Keysa di tekuk hanya menghela napasnya berat .


"Yeeee... muka nya jangan di tekuk gitu dong ,mana nih Keysa yang dulu yang sering nampilin senyum ,kok sekarang jadi cemu'ut gitu , cemu'ut nya ke banyakkan lagi ." cibir Nita .


Keysa tidak menjawab pertanyaan sahabatnya itu ,dia kini tengah mengeringkan rambutnya setelah itu dia pun mengambil baju untuk ia kenakan ,Keysa melangkah ke arah ruang ganti tanpa memperdulikan ocehan Nita .


Setelah mengganti baju ,Keysa langsung melangkah ke arah meja rias untuk mempercantik dirinya ,setelah beres mempercantik dirinya ,kini dia mengambil tas selempang dan melangkah ke arah Nita yang hanya menonton Keysa di sofa .


"Sudah" ucap Nita dengan di angguki Keysa .


Kini mereka berdua pun pergi keluar ,Nita dan keysa melangkah ke arah anak tangga ,di bawah sana Keysa tidak melihat sosok pria yang sudah membuatnya kesal ,tap dengan cepat dia menggeleng kan kepalanya dan tidak ingin mengingatnya .


"Nona Keysa " ucap pak Reno .


"Ya pak Reno ." jawab Keysa .


"Ini kunci mobil yang di berikan oleh tuan Leon ,tuan Leon memerintahkan saya untuk memberi kunci mobil ini untuk anda ,dan tuan Leon juga memerintahkan nona Nita untuk membawa mobilnya ." ucap pak Reno .


Keysa tidak mengambil kunci mobil itu ,dia hanya melihat nya saja ,Nita yang melihat Keysa diam saja membuat tangannya langsung bergerak dan mengambil kunci mobil di tangannya pak Reno .


"Terima kasih pak Reno ?! kami pergi dulu ya ... ?! ayo sya ." ucap Nita dengan menarik tangan keysa


Keysa Hanya melangkah saja dengan mengikuti Nita ,entahlah hari ini dia benar-benar tidak baik-baik saja ,Keysa heran kenapa pria itu hadir saat ada kepentingan saja ,setelah itu pria itu tidak menampakan dirinya lagi ,Nita yang melihat Keysa menjadi pendiam membuat dia tidak bisa berkata-kata .


Dan tak butuh waktu lama ,Nita dan keysa pun pergi meninggalkan halaman rumah luas tersebut ,dan tanpa sadar seseorang di atas jendela melihat kepergian mereka


"Ada apa dengan wanita itu ,kenapa aku tidak melihatnya tersenyum ," gumam Leon .


"Sial , kenapa aku jadi merindukan senyumannya ." gumam Leon Kembali .

__ADS_1


Sementara di perjalanan sana ,Nita masih saja mengalihkan pandangannya ke arah Keysa yang hanya diam saja , mau bicara pun dia tidak mungkin ikut campur terus dengan urusan rumah tangga kedua pasutri itu ,di sisi lain dia juga khawatir dengan Keysa ,yang mungkin tertekan dengan perasaannya pada Leon .


Tanpa terasa Nita yang kini membawa mobil pun Sampai di pusat perbelanjaan ,kini dia menoleh lagi ke arah Keysa untuk turun .


"Sya ayo turun " ucap Nita .


"Emmm" jawab Keysa .


Kini mereka pun keluar dari mobil dan melangkah untuk masuk ,Nita menggandeng tangan keysa dengan senyum menggoda .


"Suamimu perhatian banget ?! gak menyangka wanita sekaya kamu yang mungkin banyak gaun juga har...." ucap Nita terhenti .


"Berhenti untuk berceletoh Nita ,, dan jangan berbicara sembarangan mengenai pria itu ,dia hanya tidak ingin di marahi oleh mommy miseele." ucap Keysa dan berjalan terlebih dahulu meninggalkan nita .


Dengan cepat Nita masuk mengikuti Keysa ,tatapan dari para pengunjung membuat nya ingin berfoto dan minta tanda tangan pada kedua personil itu ,salah satu dari pengunjung menghampiri Nita dan keysa untuk meminta tanda tangan dan juga foto .


"Kak Keysa , kak Nita .. " ucap seorang gadis


Keysa dan Nita langsung melihat ke arah asal suara ,mereka berdua lupa datang untuk belanja dengan berpenampilan biasa , sampai-sampai saat ini semua orang memandangi nya .


"Kak minta tanda tangan nya dong " ucap gadis tersebut .


"Eu ... haha .. o_oke ... " ucap Keysa yang kini dengan cepat mentanda tangani fhoto dirinya yang di berikan oleh gadis itu begitu juga dengan Nita .


Nita yang melihat Keysa jalan terlebih dahulu , cepat-cepat mengikutinya .


"Sya .. bisa gak sih pelan dikit " ucap Nita .


"Nit ... aku lupa gak bawa topi " bisik Keysa .


"Ini semua karna pria bajingan itu ,huh mikir nya ke sana Mulu ."


"Sudah terlanjur ,biarinlah mereka memotret kita." ucap Nita .


Keysa hanya mengangguk kecil dan melanjutkan melangkah untuk membeli gaun ,di saat beberapa langkah Nita memberhentikan langkahnya karna melihat seseorang, orang itu tersenyum kecut ke arah Keysa dan juga Nita .


"Keysa , kamu lihat itu siapa " ucap Nita .


"Ohh ... bukan kah ini Keysa ,aku tidak menyangka ternyata kamu ada luang untuk mengunjungi pusat perbelanjaan ,, aku kira orang sibuk seperti mu gak akan ada waktu untuk belanja, ?! ohh .... apa kamu sekarang gak ada aktivitas lain setelah keluar dari grup kita dulu ,ohh atau sekarang kamu gak dapat job modeling ....." ucap Marissa


"Nita ?! aku juga tidak menyangka kamu juga bisa keluar karna Keysa ,seharusnya kamu jangan berteman dengan wanita yang suka merayu pacar ora......" ucap Marissa terhenti saat Nita langsung menjawab nya .


"Kenapa memang nya ?! , aku tidak ingin gabung di grup itu lagi , apalagi gabung dengan wanita yang suka memungut barang bekas orang lain ." ketus Nita .


"Kamu jelas-jelas tahu ,Arya dan Keysa itu berpacaran ,tapi kamu merayu nya , benar-benar tidak tahu malu sekali ,kulit muka kamu yang tebal itu ,apakah akan hilang jika di pukul " ucap Nita kembali dengan tatapan benci nya .


Marissa di buat kesal dengan perkataan Nita yang begitu jelas di dengar orang lain ,bahkan saat ini Marissa sudah mengepalkan tangannya dan rasa ingin menampar Nita yang ada di depannya itu ,tentu saja dia pun harus memberi pelajaran pada Nita yang berkata seperti tadi ,baru saja dia akan menampar ,tangannya sudah di tahan oleh Keysa .


"Marissa cukup ?! tampaknya kamu benar-benar tidak malu juga harus berdebat di keramaian seperti ini hanya karna soal pria ,?! kamu pikir aku tidak tahu kebusukan kamu seperti apa padaku ,kalian berdua benar-benar seorang penzina ," ucap Keysa dengan menahan tangan Marrisa.


"Keysa beraninya kau menahan ku ,lepaskan aku ." ucap Marissa .


"Beraninya kamu main tangan mau memukul orang ." timpal Keysa dengan menghempaskan tangan Marissa .


Keysa mengeluarkan ponsel di tasnya ,dia ingin menakuti wanita yang ada di depannya ini ,agar langsung pergi dengan wajah malu di depan semua orang .


"Aku mempunyai sesuatu di ponsel ku ,dan aku pun tahu apa yang sebenarnya terjadi ,tidak apa-apa ,biar semua orang-orang tahu kalau kamu adalah wanita yang sesungguhnya perebut milik orang ." ucap Keysa melihat ponselnya .


"Di tangan ku ada sesuatu barang ,tidak banyak ?! tapi cukup membuat seseorang kehilangan repurtasinya ...,jika suatu hari nanti suasana ku sedang buruk ,tangan ku ini akan bergetar dan berita menjijikan itu akan tersebar keluar .. ....." ucap Keysa terhenti karna ucapannya di potong oleh Keysa .


"Keysa " ucap Marissa dengan menatap Keysa penuh kebencian .


"Lihat saja nanti ,aku tidak akan membiarkan itu ." ucap Marissa dan pergi meninggalkan Keysa dan Nita .


Keysa menghela napasnya lega saat Marissa pergi ,dia tidak menyangka wajah Marissa yang dulu polos dengan sikapnya yang baik ternyata hanya topeng ,Nita menepuk pundak Keysa dan melihat wajah Keysa yang diam dengan tatapan sendu.


"Sya ?! barusan kamu sungguh bukan kaya Keysa ,haha ..aku sungguh suka dengan sikap mu yang barusan ." ucap Nita


"Nita ?! tolong pegang aku sebentar , kaki ku terasa lemah dan gemetar ." ucap Keysa yang dimana membuat Nita terkejut saat dirinya memegang tangan keysa .


"Kenapa bergetar begini sih , ya ampun sya..sya .."

__ADS_1


Nita memegang tangan keysa dengan erat ,dia memapah Keysa ke arah kursi yang tak jauh dari mereka ,Keysa lagi-lagi harus menghela napasnya dan berusaha sekuat mungkin untuk menghilangkan rasa gemetar yang ada di tubuh nya .


"Keysa ... kamu jangan Cemen begini dong .. cuman berhadapan sama Marissa doang kok nyalimu jadi ciut begini sih"


Beberapa menit duduk di kursi ,Keysa langsung mengajak Nita untuk segera cepat-cepat cari gaun ,setelah itu dia ingin cepat-cepat pulang ,Nita hanya bisa mengangguk saja menyetujui permintaan sahabatnya itu .


.


.


.


Di tempat lain ,seorang wanita cantik yang kini tengah berada di perusahaan majalah fashion wanita , tengah ada pemotretan?! wanita itu yang tak lain adalah Tiffany Anindita ,


Tiffany kini berada di ruang ganti tengah mengganti pakaiannya ,saat ini dia begitu risau dan lagi-lagi harus melihat ponselnya yang belum juga ada kabar dari seseorang yang dia suruh untuk menyelidiki Keysa .


Setelah selesai mengganti pakaian , Tiffany langsung keluar di karnakan pemotretan akan segera di mulai ,Tiffany langsung melakukan sesi pemotretan , tanpa dia sadari si pemilik perusahaan tidak henti-hentinya melihat ke arah Tiffany yang berpose begitu anggun dan cantik ,Tiffany yang merasa di tatap melihat ke arah orang yang tengah menatapnya .


Pria yang memandangi Tiffany hanya tersenyum tipis ,ia mengagumi kecantikan model itu ,kini pandangannya ke arah asisten yang ada di sampingnya dan membisikan sesuatu .


"Jal .... kau atur makan siang ku dengan model itu ." ucap pria itu pada asistennya .


"Baik tuan " jawab asisten nya .


Selama satu jam pemotretan , akhirnya Tiffany kembali ke ruang ganti ,setelah mengganti pakaian ponsel nya bergetar tanda ada yang telpon .


"Hallo "


" .... ?! ..."


"Baik ... aku akan kesana sekarang juga ." ucap Tiffany langsung mematikan telponnya .


"Leon .... jika kamu berbohong padaku , aku tidak akan sungkan membongkar kebohongan mu itu .... "


Tiffany langsung pergi meninggalkan perusahaan tersebut ,dia melangkah menuju ke arah parkiran menuju mobilnya ,dengan cepat dia pun menancapkan gas mobil nya dan pergi meninggalkan perusahaan itu dengan menahan amarahnya ,dia marah ,kecewa ,Karna Leon tengah menyembunyikan sesuatu darinya ,tapi seketika dirinya mengingat perkataan miseele ,bahwa Leon tengah menikah .


"Apa jangan-jangan Keysa bukan sepupu Leon ,tapi melainkan dia adalah istri leon...?! tapi jika memang istri .. aku akan kasih pelajaran sama dia ,kita lihat saja nanti ."


Setelah menempuh perjalanan 15 menit ,Tiffany pun sampai di sebuah cafe ,dia melangkah masuk untuk menemui orang yang telah menyelediki Keysa .


"Katakan, cepat .." ucap Tiffany yang kini langsung duduk tanpa permisi .


Orang tersebut menceritakan dengan apa yang sudah dia lakukan beberapa hari ini untuk menyelediki Keysa ,orang tersebut menceritakan Keysa yang kini tinggal dengan Leon bukan semata-mata sepupu melainkan seorang istri ,hal itu pun membuat Tiffany geram dan menggepalkan tangannya .


"Kurang ajar , Leon ... rupanya kau mau bermain-main dengan ku .." geram Tiffany .


"Katakan ?! apalagi yang kau tahu tentang wanita sialan itu ." ucap Tiffany .


"Hanya itu saja nona , ?! tapi ..." ucap pria tersebut terhenti .


"Tapi apa " jawab Tiffany langsung .


"Seperti nya tuan Leon tidak hanya dengan istrinya tinggal ,tapi dia tinggal dengan satu keluarga lagi ." ucap nya .


"Maksudmu ...katakan yang jelas ." ucap Tiffany penasaran .


"Bukan cuman hanya istrinya , orang itu adalah pria yang sering di antar jemput oleh seseorang supir nya ," ungkap orang tersebut .


"Hah ... sudahlah ,mungkin itu Calvin sekertaris nya ,aku tidak perduli dengan pria itu ,aku hanya butuh wanita sialan itu saja agar aku menyingkirkannya ." ucap Tiffany .


"Tapi nona ?! pria itu bukan tuan calvin... " ucap nya .


"Lalu ... "


"Pria itu sering pergi ke tempat pembelajaran syuting dan juga modelling ,dan bahkan pulangnya pun masih tetap sama ke tempat yang sama ." ujar nya .


Tiffany mencerna perkataan orang tersebut ,dalam pikirannya pria siapa dan pria mana yang tinggal dengan leon ,jika bukan karna Calvin siapa .pikirnya .


"Tapi aku tidak melihat pria waktu itu ,cuman hanya lihat pak Reno dan Leon ,prianya hanya dua ... selain itu tidak ada lagi ..?! tapi orang ini bilang ,Leon tidak hanya dengan wanita itu tinggal , melainkan dengan seorang pria ...tapi siapa ."


"Itu tidak terlalu penting bagiku ,?! baiklah ini bayaran mu, " ucap Tiffany dengan memberikan satu gepokan amplop dan berlalu pergi meninggalkan orang tersebut .

__ADS_1


Tiffany pergi dengan wajah kesalnya ,dia masuk ke dalam mobil dengan amarahnya pada sosok Leon kekasih nya itu , dia benar-benar telah di bohongi pria itu dan diam-diam menikah tanpa sepengetahuan nya .


__ADS_2