Suami Ku Dewa Penolong Ku

Suami Ku Dewa Penolong Ku
Balas dendam.


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu ,berita Keysa dimana dirinya menangis di jalanan sudah di atasi oleh Calvin Karna perintah Leon ,bahkan pria itu menyuruh gerak gerik arya dan juga Marisaa , begitu juga Keysa pria itu tengah memerintah Calvin untuk mengetahui indentitas Keysa yang sebenarnya, apalagi untuk mencari tahu siapa orang tua dari Keysa


Tapi Calvin nihil , tidak bisa mengetahui informasi yang di inginkan Leon ..


"Aku tidak menemukan informasi tentang penyanyi grilband itu ,salah satu dari orang dalam agensi nya ,mereka bilang wanita itu memang dari SMP suda ....


"Baiklah .. kau boleh keluar ." ucap Leon .


Calvin di buat kesal , lagi-lagi bos sekaligus sahabatnya itu memotong pembicaraan yang belum dia jelaskan semuanya .


"Sialan !! awas aja kau meminta pertanyaan lagi padaku "


Calvin langsung pergi meninggalkan ruangan Leon ,sementara Leon ,dia memikirkan perkataan Calvin yang tidak menemukan tentang informasi wanita itu ,yang tak lain adalah Keysa .


Leon membuka rekaman suara Arya dengan marissa yang tak lain adalah sahabat Keysa yang menjebak nya sekaligus menghindari persahabatan nya .


" Menjijikan ." decak Leon yang tengah mendengarkan rekaman tersebut .


Kini Leon berdiri dari kursi kebesarannya ,dia berjalan pergi meninggalkan ruang kerja nya untuk segera pulang .


Selang beberapa menit di perjalanan,Sebelum dia pulang Leon mampir terlebih dahulu ke cafe .. tempat yang di tuju Leon pun tiba ,di saat dia akan membuka pintu mobil ,dia melihat seseorang yang dia kenal tengah keluar dari cafe tersebut .


Leon yang tadinya berniat untuk ke cafe dia urungkan ,Karna saat dia lebih tertarik dengan wanita yang kini tengah masuk ke dalam mobil dan akan mengikutinya .


Akhirnya Leon pun mengikuti wanita itu dari belakang ,dia lebih penasaran kenapa tadi wanita itu seperti terburu-buru untuk pergi ,jadi Leon berniat untuk mengikutinya .


Entah kenapa Leon begitu ingin menolong wanita itu ,apa karna dia menolong Karna untuk melindungi wanita itu dari Arya ,sahabat saingan nya dulu .


"Sial ..?! kenapa aku jadi repot hanya karna wanita itu ." gumam Leon .


Leon mengerutkan keningnya saat dia melihat wanita itu turun di depan hotel ,Leon pun mengikuti wanita itu hingga ke dalam dengan sembunyi-sembunyi.


Leon terheran , kenapa wanita itu hanya jalan kaki lewat tangga ,tanpa menggunakan lift , Leon mengikuti wanita itu dengan deru napas yang tersegel Karna berjalan kaki ..


Setelah Sesampai nya di atas wanita itu berjalan tanpa sadar bahwa di belakang nya ada seseorang ,Leon kini tengah berbunyi di balik tembok dengan memakai masker .


"Apa yang akan di lakukan oleh wanita itu ,kenapa hanya berdiam saja ."


"Arya .. kamu jahat ... kenapa hubungan ini harus terjadi seperti ini ... kamu tega sama aku Arya , ?! kamu bilang akan mencintaiku selamanya ,kau bilang kau akan selalu ada untukku ,tapi kenyataan yang aku lihat perbuatan mu dengan keysa benar-benar tidak bisa aku terima ." ucap Keysa dengan Isak tangis nya .


Keysa mengingat pertemuan dirinya dan Arya di loteng hotel tersebut ,saat dirinya melakukan syuting dua tahun yang lalu ,tapi kenyataan yang menyakitkan dirinya tidak bisa di ubah apapun ,kini Keysa mengingat perkataan Bram sang papa untuk menjodohkan nya .


"Apa aku terima perjodohan itu ,tapi .... aku tidak tahu pria mana yang papa pilihkan untukku ."


Keysa menangis sejadi-jadinya, dia melangkah demi langkah untuk melihat keramaian di bawah sana ,kini Keysa pun menaikan kakinya sebelah untuk berdiri di atap sana ,Leon yang melihat Keysa berdiri seperti akan melakukan hal bodoh membuat nya memberanikan diri untuk mencegah wanita itu.


"Heii ....apa yang kau lakukan , kau gilaa ya !! hanya karna pria seperti arya kau melakukan hal bodoh seperti ini ." ucap Leon menarik tangan keysa .


Keysa terkejut saat tangan nya di tarik oleh pria yang tak lain adalah Leon ,kini dia menghempaskan tangannya dari tangan Leon .


"Mengapa kamu lagi ,? kenapa kau muncul terus ." ucap Keysa dengan kekesalan nya .

__ADS_1


"Memang nya kenapa jika aku di sini ,kau tidak tau ya ,di hotel ini siapa saja yang mau berkunjung ,termasuk aku dan kau ..


"Bahkan hanya karna pria bodoh itu ,kau akan mengakhiri hidupmu dengan cara seperti itu ,?! ohh aku punya sesuatu rahasia ,apa kau ingin mendengarkannya ." ucap Leon yang kini mengeluarkan ponsel nya .


"Tidak !! silahkan kau pergi , " ucap Keysa ketus .


Bukan nya pergi ,Leon malah menekan rekaman suara Arya dan marisaa dengan volume full .


(( Marissa ))


"Arya kali ini akhirnya kita resmi bersama ."


"Kita akhirnya bisa menunggu hari ini ,hari dimana Keysa tersingkirkan dan aku menjadi milikmu "


(( Arya ))


"Benar !! di waktu itu ,aku tidak menyangka akhirnya kita ketemu lagi ,jika bukan karna Keysa adalah orang kaya ,aku sama sekali tidak ingin bermain cinta dengan gadis so polos itu , bahkan apa yang aku inginkan dari nya ,mendapatkan tubuhnya pun susah sekali ,pernah aku memasukan obat bius pada minuman nya ,tapi selalu gagal ."


(( Marissa))


"Arya ... !! jika sampai kau mendapatkan Keysa seutuhnya ,aku akan marah padamu ,dengan begitu , itu tanda nya kau hanya bisa menyentuh ku saja .


Keysa yang mendengar itu terkejut ,bagaimana bisa mereka seperti itu dan Marisaa sahabatnya tega menyingkirkannya dari Arya .


"Matikan " ucap Keysa dengan menahan amarah nya .


Tapi Leon ,masih saja menekan rekaman nya lagi .


" Tentu saja ,hanya kau yang bisa memuaskan ku ,dan sekarang Keysa tidak bersama ku lagi ,itu tanda nya kau lah wanita ku ."


"Aku tidak menyangka ,kau menjebak Keysa dengan melakukan itu dan bertemu dengan sutrada Robert ,tidak ku sangka wanita itu bisa melarikan diri sutradara Robert .


((Marisaa ))


"Itu tidak masalah !! yang terpenting Keysa sudah pergi dari kehidupan mu , tapi aku sungguh sial ,tidak ada berita sama sekali dengan kejadian itu ,dimana Keysa di tolong oleh teman saingan mu itu ."


Rekaman itu pun terus berlanjut ,keysaa yang sudah geram ,tidak ingin mendengarkannya ,amarah yang sudah di ujung tanduk dia pun berani berteriak di depan wajah pria itu .


"Aku bilang matikan ,aku tidak ingin mendengar nya ." ucap Keysa dengan amarah nya .


"Matikan rekaman itu matikan ." ucap Keysa memukul dada bidang Leon dengan tangis nya .


Leon yang melihat Keysa menangis tercengang ,saat ini mungkin dia yang telah menyakitinya , tanpa sadar Keysa bersandar di dada bidang Leon dengan Isak tangis nya .


"Kenapa membiarkan aku mendengar rekaman itu ,dan .. dan kau mendapatkannya dari mana ..hiks....hiks...." ucap Keysa dengan tangis nya .


Leon yang melihat wanita itu menangis dan bersandar di dada nya hanya diam saja , dia membiarkan wanita itu untuk memberi ketenangan untuk gadis itu .


"Aku ... aku .. aku tidak percaya .. Arya melakukan itu ,, kau pasti membohongi ku kan .. kau pasti berbohong, suara itu bukan suara Arya kan .. bukan kan ." ucap Keysa dengan nada tersegel .


"Aku kira ,setelah kau mendengarkan rekaman itu akan percaya ,tidak ku sangka ,bahkan kau mengatai ku berbohong ,kau sudah tidak tertolong lagi ,dan kau masih tidak menyadarinya ,CK ... sungguh bodoh sekali aku harus mengikutinya kesini ." ucap Leon melepaskan Keysa yang bersandar itu .

__ADS_1


"Kau .... kau .... mengikuti ku ,,,atas dasar apa ." ucap Keysa dengan amarah nya .


Leon tidak menjawab pertanyaan wanita itu ,dia melangkah untuk pergi dari loteng tersebut ,Keysa yang kini ambruk dan terduduk benar-benar merasakan hancur dalam hatinya ,pria yang dulu mengatakan cintanya ,hanya palsu belaka .


"Mengapa aku harus menghadapi cinta palsu ini ." ucap Keysa dengan tangis nya .


"Arya ,!! ternyata dari awal kau tidak mencintaiku ,apa salahku hingga kau hanya mempermainkan cinta ini ,


Leon yang mendengar ucapan Keysa memberhentikan langkah nya , kini dia berbalik dan melihat Keysa yang tengah terduduk itu .


"Sekarang !! kau sudah tau watak asli Arya mantan pacar mu itu ," ucap Leon menghampiri Keysa kembali .


Kini Leon berjongkok di depan Keysa dan berbisik .


"Masih belum terlambat , apa kau ingin balas dendam ." bisik Leon .


Keysa terkejut dengan perkataan pria itu ,dia tidak menjawab pertanyaan Leon dia masih tercengang dengan apa yang di lontarkan oleh pria itu .


"Apa kau mengenal arya ..." ucap Keysa .


"Tentu !! dia adalah saingan ku dulu ,yang tidak ingin terkalahkan ." jawab Leon .


"Bisakah kau pergi ... aku ingin sendiri. ,?! dan kau tadi salah ,aku bukan mau bunuh diri , aku han.....


"Sudahlah ,!! jika kau berubah pikiran seperti apa yang aku katakan tadi , aku bisa membantumu untuk membalaskan dendam ." ucap Leon dan berlalu pergi .


Keysa memikirkan perkataan pria tadi , bagaimana bisa pria itu mengatakan balas dendam dengan semudah itu ,Keysa menggelengkan kepalanya untuk melupakan perkataan pria itu .


"Tidak tahu ,pria itu sebenarnya punya niat apa ,bahkan tadi dia bilang untuk membantu balas dendam ,meskipun dia itu misterius ,tapi dia itu adalah tuan muda prawijaya ." gumam Keysa.


kini Keysa berdiri dan melangkah pergi dari tempat itu untuk pulang ,saat ini dia tidak ingin kembali ke asrama untuk beberapa hari ,dia ingin menenangkan diri dulu untuk kembali ke rumah .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di sisi lain ,


pria yang kini berada di apartemennya sedang bercengkrama dengan sekertaris sekaligus sahabatnya yang tak lain adalah Calvin, pria itu berdecak melihat Leon yang masih mengurusi hal pribadi penyanyi grilband itu .


"Ck...CK... ck... sebenarnya kau itu ingin balas dendam pada Arya ,apa Karna perduli pada wanita itu , sudah berumur ,tapi kenapa masih seperti anak kecil , jelas-jelas kau peduli terhadap wanita itu ,bahkan kau mencari tahu siapa dia ." ucap Calvin berdecak .


"Calvin , kamu sudah semakin berani ya ,!! beraninya menguping pembicaraan ku ."ucap Leon tanpa melihat ke arah Calvin .


"Yang menyuruh ku untuk menjemput kamu ,yang menyuruhku untuk ke lantai akhir itu juga kamu ,?! jadi,mendengar pembicaraan dan melihat mu berpelukan ,apakah itu salahku .?!" ucap Calvin enteng


"Pergi sana .... " ucap Leon dengan amarah nya .


Calvin pun berbalik dan melangkah ke luar meninggalkan Leon ,di saat dia membuka pintu ,dia memberhentikan langkah nya .


"Aduhh ... anak yang sebesar seperti mu susah sekali di atur ." ucap Calvin berlalu pergi .


Leon tidak menghiraukan perkataan Calvin , dia memikirkan apa yang dia pikirkan , perkataan Calvin terngiang-ngiang di kepalanya , tentang wanita itu bukan berarti dia peduli ,hanya saja dia tidak ingin melihat seseorang wanita tersakiti dan menjadi korban Arya .

__ADS_1


__ADS_2