
Jam sudah menunjukan pukul siang ,Leon yang akan melangkah untuk menghampiri Calvin langsung terhenti di karnakan dering ponsel di saku Jaz nya menyaring ,Leon dengan lemasnya menggeser tombol hijau untuk menerima telpon .
"Ya hallo mom "
"Leon ,malam ini mommy ingin Keysa nginap begitu juga kamu, jangan lupa pokonya harus bawa Keysa untuk nginap di rumah._"ucap miseele terhenti karna Leon memotong nya .
"Iya-iya nanti aku bawa Keysa mom ?! udah ya aku mau makan siang ." ucap Leon
"Ingat !! jangan sampai kamu tidak kesini Leon ,jika tidak ?! mommy akan menyuruh pak Reno mengantarkan keysa ." jawab mommy dengan langsung mematikan sambungan telponnya .
Leon menghela napasnya panjang mendengar ucapan miseele di balik telpon yang menyuruhnya membawa Keysa untuk menginap ,kini dia mencari nomor Keysa untuk mengirimkan pesan ,setelah mengirimkan pesan Leon melangkah untuk pergi ke ruangan Calvin .
Di tempat lain, tepatnya di lokasi syuting Keysa yang kini tengah bersantai mendapatkan pesan dari Leon ,Keysa mengerutkan keningnya saat melihat pesan dari Leon .
"Ngapain aku harus pulang lebih awal ,apa aku harus bilang Sama sutradara gitu ,pria ini maksud nya gimana sih ,menyuruhku untuk pulang lebih awal ?! tunggu ,, apa dia sudah bilang pada sutradara Adnan "
Keysa tidak membalas pesan pria itu ,dia celingak-celinguk mencari Nita ,di saat Keysa berdiri dari duduk nya ponsel miliknya bergetar menandakan ada pesan ,Keysa melihat isi pesan itu yang tak lain dari Leon .
"Jangan lupa makan siang nya "
Keysa tersenyum tipis melihat isi pesan yang di kirimkan dari Leon dan membalasnya "IYA" ,namun seketika Keysa terdiam ,mengingat dirinya sebagai istri dia merasa bukan istri yang baik untuk Leon .
"Semenjak aku jadi aktor ,aku tidak bisa membuat makan siang untuk pria itu ."gumam Keysa .
"Sya"
"Kamu dari mana aja ?! aku mencari mu " ucap Keysa .
"Aku tadi nyari yang seger-seger ,nih " jawab Nita dengan memberikan sebotol air minum .
Keysa menerimanya ,raut wajah Nita sekarang berubah lagi sedikit ceria ,tapi Keysa masih heran dengan apa yang telah terjadi dengan Nita ,Nita duduk di sofa dengan menyandarkan punggungnya sambil menghela napasnya ,dia tidak ingin mengingat masalah urusan orang tuanya yang sering bolak balik ke luar negeri .
Waktu pun berputar begitu cepat dan hari ini sudah menunjukan pukul sore ,Keysa yang kini keluar bersama Nita melihat Leon yang sudah berdiri menunggu Keysa .
"Leon kamu kok._" ucap Keysa terhenti
"Aku menjemput mu ?! Nita ,biar Keysa pulang dengan ku ." ucap Leon dengan di angguki Nita .
"Jangan kaku terus dong sya ,pangeran mu sudah datang noh ,ingat ?! punya perasaan jangan di pendam terus, lebih baik bilang sama dia cepat-cepat " bisik Nita yang membuat Keysa melongo tak percaya dengan perkataan sahabatnya itu .
Keysa pun melangkah ke arah mobil Leon yang di mana Leon sudah membuka kan pintu untuk Keysa ,Nita yang melihat itu pun tersenyum tipis dengan mengedipkan sebelah matanya ke arah Keysa .
"Sepertinya mereka sudah ada kemajuan ,apalagi tuan es balok itu ,semoga mereka cepat-cepat mengutarakan perasaannya masing-masing "
"Nita ?! kamu ini selalu saja kepoin urusan orang ?! kamu aja masih begini-begini saja ,haha ..lagian mana ada di sih yang suka sama aku ."
Nita yang melihat mobil Leon sudah tak terlihat dia pun langsung naik ke mobilnya untuk pulang ,dalam pikirannya sudah tidak nyaman untuk kembali ke rumah .
Tak butuh waktu lama Nita pun sampai di rumahnya ,Nita turun dari mobil dengan langkah gontai ,langkah demi langkah Nita pun sampai di ambang pintu masuk ,dia melangkah begitu saja tanpa melihat-lihat sang mamah yang tengah di ruang tamu .
"Nita ?! kamu sudah pulang , kamu tidak melihat mamah ada di sini ." teriak Nenti yang melihat Nita jalan begitu saja .
Nita tidak menghiraukan sang mamah ,dia melangkah terus menaiki anak tangga untuk menuju kamar nya .
"Nita " teriak Nenti yang di bawah sana .
Seketika Nita berhenti dari jalannya dan berbalik melihat Nenti yang tengah berdiri di bawah sana melihat nya .
"Mah ?! aku mendengarnya ,mamah tidak perlu berteriak ,apa kepulangan ku penting untuk mamah ."
"Nita kamu._" ucap Nenti terhenti.
"Sudah mah ,aku capek ? aku mau mandi ,istirahat ." ucap Nita berbalik melangkah .
Nenti yang di bawah sana melihat punggung putri satu-satunya ,ada rasa bersalah pada putrinya yang selalu ia tinggalkan hanya untuk bisnis kepentingan nya .
Surya yang baru keluar kamar melihat istrinya melamun menghampirinya .
"Mah kenapa ?! apa Nita sudah kembali ." ucap Surya .
__ADS_1
"Pah ?! nita pasti masih marah ,pah apa kita pindahkan saja perusahaan ke Indonesia ,mamah gak mau Nita membenci kita ,semenjak Nita sekolah SMP kita sering meninggalkan nya ." lirih Nenti .
" Tunggu untuk satu tahun lagi mah ?! kamu jangan sedih seperti ini ,nanti biar papah yang bilang sama Nita untuk mengerti ." ucap Surya dengan di angguk Nenti .
Surya menyuruh istrinya untuk ke kamar ,dia berniat akan ke atas mengahmpiri Nita ,dalam pikirannya Surya pun merasa bersalah , namun apa boleh buat ,perusahaan nya tidak ada yang mengurus selain dirinya dan juga istrinya ,karna dia hanya memiliki putri satu-satunya dan itu pun tidak ada pilihan lain selain dia dan istrinya yang mengurusi perusahaan .
Bahkan Nita putri satu-satunya tidak ingin memegang perusahaan dirinya dan Nita tidak tertarik dengan itu ,Surya menghela napasnya dan melangkah untuk ke kamar putrinya ,sesampainya pintu Surya pun mengetuk pintu kamar Nita .
Tok...
Tok...
Nita yang berbaring di kasurnya langsung mengalihkan pandangannya ke arah pintu ,dia tidak tau yang mengetuk pintu kamarnya siapa namun dia tidak menghiraukannya malah menutupi wajahnya dengan bantal ,namun ketukan pintu itu terdengar kembali .
"Siapa"
"Ini papah nit ,buka sebentar pintu nya nak " jawab Surya .
Nita langsung menyingkirkan bantal di wajahnya ,dengan helaan napasnya berat ,Nita bangun dari tidurnya dan melangkah ke arah pintu .
"Ada apa pah ,papah mau bilang lagi untuk besok kembali ke London ,kalau soal itu papah gak perlu ngomong lagi ,papah sama mamah pergi aja dan gak perlu pamit sama Nita .
"Nita ?! kamu tidak sopan bicara sama papah mu ini dengan bicara di ambang pintu ,biarkan papah masuk ." ucap Surya dengan menahan amarahnya .
Nita masuk dan membiarkan papahnya masuk ,namun Nita malah melangkah ke arah kamar mandi dengan raut wajah di tekuk ,dia seperti itu Karna kecewa dengan kedua orang tuanya .
"Nita ?! papah mau bicara ,dengarkan papah sebentar ."
"Papah mau bicara apa lagi pah ,sudah aku bilang papah kalau mau kembali ,Kembali saja ,aku tidak apa-apa di sini sendiri ,aku udah terbiasa sendiri dan hidup dengan bi salmah pah ." jawab Nita tanpa melihat Surya .
Nita tidak bisa menahan air mata nya sedari tadi ,dia sedih harus di tinggalkan terus oleh kedua orang tuanya ,Nita mengerti dan paham dengan kepergian dan urusan orang tuanya di luar negri , kini Nita berbalik ke arah Surya dengan air mata mengalir di pipinya .
"Pah Nita butuh papah sama mama,Nita tidak punya siapa-siapa hanya punya papah sama mamah ,bisakah papah sama mamah gak pergi dulu besok pah ,bukannya di sana juga udah ada paman Jama yang mengurusnya ." ucap Nita .
"Bisakah papah mengabulkan permintaan Nita untuk kali ini saja ,bahkan waktu wisuda pun papah sama mamah waktu itu tidak hadir untuk menemani ku ,cuman hanya bi Salmah yang menemani ku " ucap Nita kembali .
"Menangis lah ,jangan di tahan " ucap Surya dengan membelai kepala putrinya .
"Nita maafkan papah ,mungkin papah sama mamah sudah membuat mu kecewa sama kami ,tapi papah tidak bisa mengabulkan permintaan mu ,papah janji satu tahun lagi papah akan menyelesaikan nya di sana ,setelah itu papah akan membangun perusahaan di Indonesia dan hidup bersama di sini ,percaya sama papah ." ucap Surya Kembali.
"Tapi pah ?! aku serasa tidak punya orang tua ,aku juga butuh di perhatikan pah ,semenjak aku SMP aku di tinggalkan oleh kalian ,bahkan ada acara-acara kelas pun cuman hanya aku orang tuanya yang gak datang ." ucap Nita .
Surya semakin merasa bersalah dengan ucapan Nita ,dia pergi untuk mengurusi perusahaan ,bahkan anak satu-satunya dia tinggalkan sendiri.
"Maafkan papah nak ?! papah janji setelah satu tahun papah sama mamah akan di sini dan berkumpul dengan kamu ." ucap Surya .
"Sudah dong ?! jangan cengeng ,kamu sudah besar loh nit masa nangis terus ,kamu bukan anak kecil papah yang dulu ." ucap papah dengan sambil mengejek Nita .
"Papah ?! sudah ah aku mau mandi ,papah keluar sanah ." ucap Nita dengan mengucurkan kening nya .
Surya tersenyum dengan menggelengkan kepalanya ,sikap Nita yang dari dulu memang selalu manja dengan kedua orang tuanya termasuk dengan Surya sang papah ,tapi seorang Nita yang di luaran sana sifat aslinya kebalik ,dia menjadi gadis bar-bar saat tengah bersama teman-teman .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di sisi lain .
Leon dan Keysa kini berada di kediaman prawijaya ,kedua pasutri itu sudah di tunggu oleh wanita paruh baya , miseele begitu antusias saat kedatangan menantunya, Leon yang melihat sang mommy langsung menarik tangan keysa mendengus kesal .
"Mom ... anak mommy itu aku apa Keysa Sih mom ." decak Leon .
"Cemburu nih" ucap seseorang yang tak lain adalah Panji .
"Kalian berdua itu anak mommy ?! kamu begitu saja cemburu ,?! ayo key kita tinggalkan suamimu yang pencemburu itu ." ucap miseele manarik tangan Keysa .
"I_iya mom." ucap Keysa dengan pandangannya melihat ke arah Leon .
Leon hanya memberikan senyuman tipis ke arah Keysa ,Panji yang melihat Leon tersenyum langsung mengalihkan pandangannya ke arah sang istri dan juga Keysa yang kini tengah melangkah ke arah dapur ,lalu pandangannya kembali ke arah Leon yang kini melangkah ke arah tangga dengan masih menampilkan senyumannya.
"Semenjak kapan anak ini bisa tersenyum,rupanya dia sudah jatuh cinta "
__ADS_1
Leon yang kini sudah berada di kamarnya merasa ada yang aneh ,dia celingak-celinguk melihat ke adaan kamarnya yang serasa beda ,Leon melirik ke arah sudut yang dimana seharusnya di samping dindingnya ada sofa namun dia tidak melihatnya .
"Di mana sofa " gumam Leon .
Leon berdecak pasti sofa itu di singkirkan oleh mommy nya ,namun hal itu ia tidak hiraukan lagi ,Leon langsung melangkah ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri .
Di bawah sana , miseele begitu senang bahwa kue yang dia buat ternyata di nilai baik oleh menantunya itu ,setelah itu miseele menyuruh Keysa untuk istirahat .
"Key sudah sana istirahat ,Leon sudah ke atas loh ,mungkin dia butuh kamu ,sudah gih ." ucap miseele dengan angguki Keysa .
"Ya udah Keysa ke atas dulu ya ." ucap Keysa .
"Iya " jawab miseele dengan Tersenyum .
Keysa melangkah dengan perasaan tak menentu ,pikirannya mengingat perkataan mertuanya yang menyuruh dirinya untuk menginap ,bukan tidak ingin, namun Keysa tidak membawa ganti baju ,namun siapa sangka bahwa mertuanya itu bilang sudah menyiapkan baju ganti di lemari yang ada di kamar Leon .
Keysa dengan ragu melangkah ke arah pintu kamar Leon ,dia menatap pintu itu dengan nanar ,Indri yang baru keluar dari kamarnya langsung mengeluarkan suara yang menggelar dan menghamburkan pelukannya ke arah Keysa .
"Kak Keysa " ucap Indri yang di mana membuat Keysa kaget .
"I_indri ..."
"Kak kenapa baru kesini ,udah lama banget loh kakak gak kesini ,di mana kak Leon ." ucap Indri .
"Dia ada di dalem " jawab Keysa dengan menunjuk ke arah pintu yang ada di depannya .
"Kenapa kakak mematung di sini ." ucap Indri heran .
"Aku baru._" ucap Keysa terhenti .
"Aaaaa ... apa kakak Sama kak Leon ini masih pasangan malu-malu hehehe ..udah kak , kalau kakak mau masuk ,masuk aja ," ucap Indri dengan cengengesan .
"I_iya..."
Indri dengan sambil menggoda Keysa dia terus saja cengengesan melihat Keysa yang kini masih ragu untuk membuka pintu kamar tersebut ,di saat Keysa akan membuka nya pintu kamar itu tiba-tiba terbuka dan terlihatlah seseorang yang kini berada di hadapan keysa .
Mata mereka saling bertemu ,keysa yang kini menatap Leon membuat pria itu menelan salipnya dengan kasar ,tak hanya itu jantung keduanya pun berpacu dengan cepat, Indri melihat kedua kakak nya itu dengan cengengesan tak hanya itu anak gadis SMA itu langsung berdehem .
"Ekheeemmmm"
Leon dan Keysa langsung mengalihkan pandangannya ke arah Indri ,gadis itu tengah menyilangkan kedua tangannya dan melangkah turun ke arah tangga dengan mengejek mereka .
"Bisa tidak !! saling pandangnya jangan di depan anak bocah , di dalam gih sekalian buat keponakan yang lucu buat aku ." ucap Indri enteng tanpa melihat ke arah mereka .
Leon dan Keysa saling pandang setelah Indri mengatakan apa yang baru saja gadis itu katakan ,Leon tersenyum ke arah Keysa dan menyuruhnya untuk masuk .
"Masuklah ?! kamu mandi dulu ,mommy bilang pakaian mu sudah di siapkan di lemari sebelah ku ,aku ke bawah dulu ." ucap Leon .
"Iya " ucap Keysa dengan tersenyum manis .
Leon terkesima di saat Keysa tersenyum ,ini kedua kalinya dia melihat Keysa tersenyum apalagi saat ini berada di hadapannya .
"Kenapa" tanya Keysa .
"Gapapa !! ya udah aku ke bawah dulu ya ." ucap Leon dengan di angguki Keysa .
Keysa pun melangkah masuk begitu juga dengan Leon yang kini melangkah ke bawah ,Nita yang saat ini berada di kamar tengah melihat-lihat ,terakhir dia menempati kamar itu waktu di mana dia pertama kalinya menjadi istri Leon ,Kini Keysa melangkah ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri.
Tak butuh waktu lama Keysa pun selesai dengan ritual mandinya ,dia keluar dengan memakai handuk kimono dan melangkah ke arah lemari ,dia membuka lemari itu perlahan ,dan betapa terkejutnya dia melihat baju tipis yang bersejajaran di lemari tersebut .
Keysa melihat ke arah bawah lemari tidak ada baju pun hanya ada dalaman saja dan hanya baju yang kini tengah bersejajar dengan berbeda-beda warna .
"Mommy menyiapkan baju kurang bahan begini ," ucap Keysa tak menyangka .
Keysa langsung menutup pintu lemarinya kembali ,dia bingung harus mengganti baju seperti apa ,di saat Keysa berbalik ,dia melihat kemeja Leon yang berada di ranjang ,Keysa berpikir ,mungkin dengan memakai kemeja Leon akan lebih baik untuk mengganti baju .
"Gapapa kan aku pakai kemeja dia ?! tapi gimana jika nanti dia ngamuk " gumam keysa .
Keysa tidak perduli dengan apa yang akan Leon katakan nanti ,toh dia tidak mungkin mengganti baju kurang bahan yang di sediakan oleh mertuanya itu .
__ADS_1