Suami Ku Dewa Penolong Ku

Suami Ku Dewa Penolong Ku
Amarah Nita .


__ADS_3

Ke esokan harinya .


Keysa yang masih betah di kasur nya membuat dia tidak bersemangat untuk bangun ,dia tidak ingin bangun dan tak ingin mengingat Leon dan Tiffany yang di mana mereka berdua bermesraan di rumah yang dia tempati tepat nya di rumah dirinya dan juga Leon ,


Awalnya tidak ingin bangun ,rasa lapar di perutnya membuat Keysa harus bangun dan terpaksa dia pun bangun dari tidurnya ,tanpa membersihkan diri Keysa langsung melangkah ke arah pintu untuk pergi ke lantai bawah .


Sesampainya di bawah ,Keysa melangkah ke arah meja makan ,di saat dia melangkah pak Reno memberhentikan langkahnya .


"Nona ,apa anda mau sarapan ." ucap pak Reno .


"Iya" jawab Keysa singkat .


"Sarapan sudah di siapkan ,jika......." ucap pak Reno terhenti .


"Tidak ?! saya tidak mau sarapan makanan yang ada di meja , aku cuman mau bikin roti Maryam aja." jawab Keysa melangkah ke arah dapur dan membuka kulkas .


Setelah mengambil roti Maryam ,Keysa langsung memanggang roti itu dengan mimik wajah yang sulit di artikan ,jelas ! wanita itu masih mengingat kehadiran Tiffany yang dimana wanita itu manja dengan Leon suaminya ,entah perasaan apa yang dia rasakan akhir-akhir ini pada pria itu ,apa dia sudah menyukainya ,atau dia hanya tidak suka saja di saat wanita lain menyentuh suaminya ,


Dengan pikiran di kepalanya penuh ,dia hampir lupa kalau dia sedang memanggang roti Maryam .


"Maryam ku ... untung aja kamu gak hampir gosong , bisa-bisa kamu gak bisa aku makan untuk sarapan pagi ini ." gumam Keysa dengan wajah memelas nya .


Dengan cepat Keysa membawa roti Maryam itu di piring kecil dengan di taburi gula ,Keysa melangkah ke arah ruang tamu dengan sembari memakan roti tersebut ,dengan keadaan dia belum mandi ,dia tidak perduli dengan tatapan pak Reno yang kini tengah melihatnya .


"Nona Keysa gak biasanya bangun siang ."


Keysa tidak bertanya dimana pria yang sudah menjadi suaminya itu pada pria paruh baya si kepala pelayan ,sudah pasti pagi-pagi pria es balok itu sudah minggat untuk ke kantor ,pikir Keysa .


"Sialan ?! Keysa ngapain kamu mengingat pria bajingan itu ,lupakanlah ?! nikmati roti ini ,aku harap dengan menelannya perlahan pria itu hilang di otakmu ."


Selesainya memakan roti Maryam ,keysa berdiri dari duduknya ,di saat dia akan melangkah ,seseorang telah datang dari pintu masuk ,dia terheran melihat Keysa yang masih memakai piyama di jam siang seperti ini ,seseorang itu yang tak lain adalah Leon yang sudah berstatus suaminya Keysa .


"Ada apa dengan wanita itu ,biasanya dia sudah tampil imut pagi-pagi dengan pakaian ala-ala bayi ... tapi kenapa dengan sekarang ,rambut di ikat asal dengan acak-acakan ,masih pakai piyama juga sudah jam 10 "


Keysa yang melihat Leon datang dia tidak menghiraukan nya ,dia langsung pergi begitu saja ke arah dapur ,setelah itu dia minum dan beranjak untuk pergi lagi ke atas ,Keysa yang kini melangkah harus terhenti karna Leon memberhentikannya .


"Aku sudah membawa manajer untukmu " ucap Leon .


"Ohh ..." jawab Keysa dan melanjutkan langkahnya ke arah tangga .


"Keysaa sayang" teriak seseorang yang kini berada di ambang pintu .


Keysa yang akan melangkah lagi-lagi terhenti saat mendengar suara cempreng orang tersebut .


"Kenapa suara ini ....."


Dengan penasarannya Keysa ,dia langsung membalikan tubuhnya dan melihat ke arah ambang pintu masuk,dia terkejut saat melihat sahabatnya ada berada di kediaman nya ,kini pandangan Keysa beralih ke arah Leon dan langsung menatap sahabatnya yang kini tengah berjalan ke arah Keysa .


"Ni......nitaa, kenapa kamu ada di sini ." tanya Keysa yang kini pandangannya ke arah Leon .


"Ya tentu saja, untuk menjadi manajer mu ,?! kau tahu aku jadi beruntung sekali ,habis jadi mantan personil jadi mana......." ucap Nita terhenti .


"Eeeee...... kamu tumben di jam segini masih pake piyama ,enggak biasa nya ." ucap Nita .


"Eu....Aku ... aku ..." ucap Keysa terhenti karna nita sudah memotong ucapannya .


"Hah sudahlah ....haha sya ... aku senang ,aku gak menyangka suamimu ini menjadikan aku manajer mu ." ucap Nita memeluk Keysa .


"Benarkah ." jawab Keysa yang masih heran dan melihat ke arah Leon .

__ADS_1


Keysa masih tidak mengerti kenapa pria itu membawa manajer untuk dirinya apalagi manajer itu adalah sahabat dirinya ,pasalnya Nita belum tahu posisi Keysa saat ini ,Keysa menatap Nita lagi lalu pandangan nya ke arah Leon lagi dengan penuh tanda tanya .


"Apa dia sudah menjelaskan nya sama Nita , ?! pasti itu , .. tapi kenapa harus Nita , Nita kan mantan personil PINKY, gimana jika semua orang tahu dia tiba-tiba jadi manajer ,para media pasti akan memotretnya ."


"Keysa aku sengaja menyuruh sahabatmu untuk menjadi manajer ?! kalian berbincanglah di kamar." ucap Leon


Keysa senang yang akan menjadi manajer nya itu adalah Nita ,tapi dia masih takut dengan kedepannya nanti ,Keysa berusaha menampilkan senyuman penuh khawatir pada sahabatnya itu ,tidak dengan Nita ,saat ini dia heran kenapa Leon menyuruhnya pergi ke kamar untuk ngobrol .


"Kamar ?! ngapain ke kamar ,itu sudah pasti kamar mereka dong ?! jangan-jangan ......Keysa dan tuan Leon ."


"Eh...eh ... sya gak perlu di kamar juga kali ,,e.." ucap Nita terhenti karna Keysa langsung menarik tangan Nita ke atas


"Ayo nit .. ikut aku ." ucap Keysa dengan terpaksa Nita pun menganggukkan kepalanya .


Leon melihat kedua wanita menaiki tangga itu tersenyum tipis ,tapi senyum itu seketika hilang saat melihat ekspresi Keysa saat tadi berubah dan tidak seperti biasanya ,biasanya wanita itu selalu cerewet ,bawel ,selalu menampilkan senyum ,walau setiap harinya selalu dia acuhkan setiap sapaan wanita itu oleh dirinya ,tapi Keysa tetap memberikan senyuman pada dirinya ,tapi tidak dengan hari ini ,Leon merasa kehilangan dengan sikap Keysa yang seperti biasa nya .


Dreet ....


Dreet......


Dering ponselnya berbunyi yang dimana membuat lamunannya terbuyarkan oleh dering ponselnya .


"Halo."


"....?!..."


"Baiklah "


Leon mematikan telepon seseorang dengan sepihak ,kini dia berbalik dan melihat ke arah pak Reno dengan tatapan dinginnya ,pak Reno yang di tatap seperti itu sudah hal biasa di setiap harinya .


"Pak Reno ?! apa dia tahu kalau aku tidak pulang semalam , dan ..... apa dia menunggu ku semalam ." ucap Leon


Leon hanya mengangguk dan berbalik kembali melangkah ke arah tangga untuk pergi ke kamarnya ,dalam pikirannya dia bertanya-tanya ,ada apa dengan wanita yang kini telah menjadi istinya itu .


"Cih ... dia tidak mungkin cemburu dengan kedatangan Tiffany kemarin kan ,dan dia juga tidak mungkin marah dimana aku pergi dengan Tiffany malam tadi ,jika memang seperti itu ............."


"Keysa ?! sebelumnya aku minta maaf ,jika kamu memang tidak suka Tiffany kesini ,aku harap kamu bisa mengerti ,orang yang harus menjadi istri aku itu adalah dia ,dan bukan kamu "


Di sisi lain tepatnya di dalam kamar ,Keysa dan Nita tengah bercengkrama ,Nita pun sudah menceritakan awal dimana dirinya di paksa menjadi manajer oleh Leon .


"Huh ... aku juga awalnya menolak ?! tapi di saat dia menyebut nama mu ,aku langsung setuju aja, sebelum itu juga aku bertanya-tanya kenapa aku harus menjadi manajer kamu , nah di situ dia menceritakan semuanya " ucap Nita .


"Sya aku tidak menyangka dia membantumu untuk membalas dendam, tanpa di sadari kamu itu di jodohin sama om Bram sama dia ,hingga kini dia menjadi suami mu ," ucap Nita kembali .


"Dia memang suamiku nit , tapi ....." ucap Keysa terhenti .


Nita kini menoleh ke arah sahabatnya ,yang dimana keysa kini tengah tertunduk ,bahkan ucapannya terhenti ,Nita khawatir dan tentu saja sekarang pikirannya benar-benar sudah buruk .


"Sya ... kenapa " tanya Nita kuatir


"Sya jangan bilang dia memperlakukan mu tidak baik ,katakan padaku ,biar aku hajar tuan Leon so tampan itu ." ucap Nita berbalik melangkah ke arah pintu .


Keysa yang melihat Nita melangkah untuk keluar membuat dirinya membola dengan apa yang akan di lakukan oleh Nita ,dengan cepat Keysa menahan Nita agar tidak menghampiri Leon .


"Nit ?! kamu mau ngapain ,jangan ?! dia memperlakukan ku dengan baik kok ,kamu salah paham ." ucap Keysa .


"Salah paham bagaimana Keysa ?! jelas-jelas aku lihat dari mata kamu ,bahwa pernikahan kamu itu tidak baik-baik saja ?! katakan padaku sya , apa si bajingan itu selalu menyiksa Mu, apa dia......" ucap Nita terhenti karna Keysa menarik tangan Nita untuk kembali ke arah sofa yang ada di kamar nya .


"Jangan bicara sembarangan Nita ?! dia baik kok ,hanya saja dia tidak memperdulikan pernikahan ini ,di antara kami berdua hanya menerima perjodohan yang tak di inginkan ," jelas Keysa .

__ADS_1


Nita melihat mimik wajah sahabatnya ,dia pun melihat kedua mata Keysa yang kini tidak bisa Keysa jelaskan ,Nita tahu apa yang harus dia katakan saat ini pada sahabatnya itu .


"Sya ?! katakan padaku , apa yang membuat mu jadi seperti ini ,apa si tuan Leon itu sama hal nya seperti si Arya buaya darat itu ,?! dari tatapan matamu aku sudah tahu dan wajah mu seperti ini ,,,, .........." ucap Nita terhenti dan berpikir dengan penuh amarah .


"Kurang ajar ?! aku mengerti sekarang ?! jangan bilang dia mendua kan mu Keysa seperti si Arya buaya darat itu ,huh pelakor mana yang sudah merebut suami mu itu ,akan ku basmi dia " ucap Nita dengan menggepalkan tangannya dengan amarah.


"Nita kamu jangan terlalu berlebihan ,?! sebenarnya dia tidak menduakan aku ,sebelum aku menikah dengannya ,dia memang sudah mempunyai pacar ,tapi yang bikin aku kecewa nya dia tidak memberi tahu dari awal ,kalau dia punya pacar ,?! aku di sini, yang sekarang sudah menjadi istrinya tidak tahu apa-apa ,apa itu kebalikannya nit ,bahwa akulah sang pelakor sesungguhnya ." ucap Keysa dengan menitikkan air mata .


"Keysa kamu jangan jadi bodoh begini ?! kamu bukan pelakor sya ,?! kamu kan gak tahu dari awalnya ,si tuan Leon nya saja yang kurang ajar ,udah tahu punya pacar ngapain harus menerima perjodohan itu ,apa dia itu mau memiliki dua wanita sekaligus juga ,?! dasar emang buaya ?! semua laki gak ada yang benar " jawab Nita dengan langsung memeluk Keysa .


"Kenapa nasib mu seperti ini sya "


"Hahaha ... nit ?! aku jadi cerita kan ya... haha kamu jangan terlalu menghayati nasib ku ini ya ... kamu tidak sedang menertawakan aku kan nit ." ucap Keysa yang kini melepaskan pelukan Nita sembari menghapus air matanya .


"Bodoh ?! sudah tahu sedang tidak baik-baik saja , kamu masih saja bisa ketawa ." ucap Nita dengan menyentil kening Keysa .


"Sya ... belum juga apa-apa untuk kamu balas dendam ,ehh sekarang ada kembaran pelakor lagi untuk merebut suamimu ,...?! tunggu .... apa Keysa menyukai pria yang kini menjadi suaminya ,secara tuan Leon kan pria istimewa ,tidak mungkin Keysa tidak jatuh cinta ."


"Keysa ?! apa kamu cinta dia " ucap Nita .


Sontak saja Keysa kaget saat Nita mengucapkan kata itu ,saat ini wajahnya langsung memerah ,yang di mana membuat Nita tertawa geli saat melihat ekspresi Keysa .


"Hayoh ..... aku tahu... aku tahu ...." ucap Nita dengan cengengesan .


"Nit apaan sih " jawab Keysa .


"Apa ?! iya yah .... sedang masa-masa tumbuh nya ya ... !! gak heran sih ..secara kan dia itu tampan ,banyak kaum hawa yang tergila-gila ........" ucap Nita terhenti saat mulutnya di bungkam oleh tangan keysa .


"Sudah jangan di lanjutkan lagi ,kamu so tau ." ucap Keysa .


"So tau apa ?! jelas-jelas aku tahu ekspresi wajah mu itu ,hah sudahlah ,katakan padaku ,kamu sudah jatuh hati ya sama pangeran es balok itu ....emmm...hemmm ..." ucap Nita dengan menggoda Keysa .


Keysa tidak bisa menjawab ,dia tidak tahu perasaan nya seperti apa, mungkin yang di katakan Nita benar adanya ,tapi dia juga tidak tahu kapan rasa itu muncul yang tiba-tiba saja ,semenjak menjadi istrinya dari hari ke hari pria itu seperti tak melihat dirinya ,pria itu berbicara saat ada kepetingan kerja dengan apa yang akan Keysa lakukan untuk menjadi aktor .


"Setelah itu dia membiarkan aku lagi seperti orang asing yang tak terlihat di karamaian orang-orang "


"Yang di katakan kamu benar nit?! aku memang sudah jatuh cinta sama pria itu , aku gak tau kapan cinta itu hadir ,"


"Keysa !! itu tandanya kamu sudah tahu dong pacar si bajingan itu ." ucap Nita dengan di angguki Keysa .


"What !! gimana dengan perasaan mu ," ucap Nita .


"Aku ......." jawab Keysa terhenti .


"Entah kenapa ?!aku sakit banget melihat mereka seperti ......."


"Sya " ucap Nita .


"Hiks ....aku gak bisa berkata-kata untuk menjawab mu nit ?! kamu benar ,yang kamu katakan benar ?! kalau aku sudah jatuh cinta sama pria itu ,?! aku ... aku sakitt nit .. aku masih teringat dimana wanita itu memeluk dia di depan mata ku ,dia manja padanya di depan mataku ,bahkan Leon begitu mudahnya pergi ninggalin aku di rumah hanya demi wanita itu .hiks....hiks ..." ungkap Keysa dengan tangisnya .


Nita terkejut dengan apa yang di jelaskan Keysa ,bahkan dia begitu mudahnya menyukai pria setelah membaik dari rasa sakit yang sudah di berikan oleh Arya ,Nita langsung meraih dan memeluk Keysa ,saat ini dia tahu perasaan yang di alami oleh Keysa .


"Sabar ya sya ?! mudah-mudahan kedepannya akan lebih baik ,, " ucap Nita menenangkan Keysa .


Nita melepaskan pelukan Keysa ,kini dia tersenyum dan menggenggam tangan Keysa dengan erat .


"Kau tahu sya ?! di saat kamu sakit melihat dia berpelukan dengan wanita lain ,dan tentunya hati kamu juga pasti tidak terima suami sendiri berpelukan dengan wanita lain ...?! itu tanda nya ,kamu cemburu sama suamimu sya .." ungkap Nita .


Keysa lagi-lagi tidak ingin menjawab ,dia langsung memeluk Keysa lagi untuk mencari ketenangan ,Karna hanya Nita lah yang selalu menenangkan perasaannya itu ,yang di katakan sahabatnya itu benar , bahkan keysa tidak menyangka ,Nita yang di nyatakan belum pernah berpacaran tahu segala hal untuk masalah percintaan ,entahlah yang jomblo lebih hapal dengan perihal kisah asmara .pikir Keysa .

__ADS_1


__ADS_2