
Keysa bangun dari tidur nya ,dia menyentuh kepala nya yang masih terasa pusing ,dia melihat ruangan kamar itu ,dan betapa terkejut nya dia melihat pakaian yang dia pakai , Keysa mengingat kejadian semalam dimana dirinya pergi bersama Marissa .
"Tidak..... ?! siapa yang mengganti pakaian Ku..." gumam Keysa melihat ke kiri kanan .
"Marissa ,?! bahkan semalam dia tidak kembali padaku ,?! dan pria yang ....ahh ...sakit sekali kepala ku , "
Keysa mengingat dirinya telah menabrak pria di kejadian semalam , tapi dia lupa dengan apa yang terjadi selanjutnya, kini dia melihat lagi pakaian yang terpakai dalam tubuh nya .
"Tidak perlu melihat lagi ke pakaian itu , ?! aku yang membawa mu semalam ke sini." ucap pria yang muncul dari arah kamar mandi .
Keysa terkejut dengan suara pria yang berasal dari arah kamar mandi , Leon keluar kamar mandi hanya memakai handuk sampai pinggang , ana yang melihat Leon menghampiri nya membuat Keysa mundur ke belakang dari ranjang itu .
"Ka_kau....siapa kau ...jangan mendekati ku ,dan kau yang menggantikan baju ku , kau pria mesum ." ucap Keysa dengan ketakutan .
Leon mengerutkan kening nya , bahkan dia di katakan mesum oleh wanita yang berada di ranjang itu ,Leon menghampiri Keysa yang di ranjang ,Keysa pun lebih mundur hingga dia terbentur di kepala ranjang itu .
"Ke_kenapa kau kesini ,,jangan ...jangan sentuh aku ." ucap Keysa masih dengan ketakutan nya .
"Kenapa aku ke sini ,?! kalau bukan karna aku yang menolong mu semalam ,kau sudah pasti di di terkam oleh sutrada yang memberi obat perangsang itu ," ucap nya dengan mendekat kan wajah nya ke wajah ana .
"Jangan mendekat ,kau pria bajingan ,pria mesum ." ucap Keysa mendorong dada Leon .
Baru pertama kali ini Leon di bilang bajingan oleh seseorang wanita ,kini dia mencengkram kedua tangan keysa dengan menahan amarah nya .
"Memangnya kenapa dengan aku yang bajingan ,?! aku adalah pria normal dan tidak sepantas nya kau berkata mesum padaku ," ucap nya dengan menatap Keysa tajam .
Baaammmmm.....
"Apa yang kalian lakukan ." ucap seseorang yang telah mendobrak pintu itu yang tak lain adalah Arya .
Keysa terkejut saat melihat Arya di depan pintu ,kini dirinya mendorong Leon dan turun dari ranjang menghampiri Arya .
"Arya tolong dengarkan dulu penjelasan ku ,?! Arya ... Arya aku tidak mengkhianati mu , kau jangan tidak mempercayai ku ." ucap Keysa berlari menghampiri Arya .
"Aku mohon Arya kau jangan tidak mempercayai ku , ini tidak seperti yang kau lihat ," ucap Keysa kembali memegang tangan Arya .
"Tidak mengkhianati ,huh ... siapa yang akan percaya dengan kata-kata mu itu Keysa , dan kau memintaku untuk mempercayai mu , ?! kalau begitu yang terjadi pada tubuhmu itu apa ." ucap Arya memegang dagu Keysa dan mendorong nya .
"Keysa ..?! aku tidak menyangka dengan mu ,aku semalam mencari-cari mu ternyata kamu di sini berhubungan dengan pria lain dan mengkhianati Arya ." ucap Marrisa yang tiba-tiba datang .
"Ma_marisaa kamu .
Leon melihat kedua orang yang di ambang pintu ingin menertawakan nya ,Leon tidak menyangka wanita yang dia tolong adalah Arya sahabat dulu di waktu SMA nya dengan terkenal playboy, dan Leon ingin sekali menertawakan wanita yang kini berada di samping Leon .
"Hahahaha .... sungguh pertunjukan yang menarik ." ucap Leon dengan tertawa .
"Leonniel , apa maksud mu ." ucap Arya menatap ke arah Leon .
__ADS_1
"Tunggu sebentar ,?! aku katakan pada kalian bertiga ... Aku Leonniel prawijaya ?! bukan orang sembarangan berhubungan dengan wanita , dan kali ini aku adalah pahlawan yang menyelamatkan nona ini ." ucap nya dengan tersenyum menyeringai ke Arya .
"Pelayan ." ucap Leon menjentikan jari nya memanggil pelayan yang tadi dia hubungi .
"Jelaskan pada wanita ini dan kedua orang itu ,apa yang telah terjadi semalam ." ucap Leon yang di angguki kedua pelayan itu .
"Nona ,?! semalam Anda tidak sadarkan diri ,dan telah di tolong oleh tuan muda Leon ,tuan Leon hanya membawa anda saja ,dengan pakaian yang Anda pakai kamu berdua yang menggantikan nya ." ucap pelayan yang membungkukkan kepala nya .
Keysa tidak menjawab,dia menundukan kepala nya ,semalam dia hanya mengingat rasa pusing yang dia alami dan bertemu dengan teman nya Marissa yang di katakan bahwa pria itu adalah sutradara ,sementara Marissa dia terkejut siapa yang menolong Keysa dari jebakan nya itu adalah tuan muda prawijaya salah satu pemilik stasiun televisi , Leon yang tengah melihat Marissa berdecak.
"Wanita itu ,?! hemm ...bermuka dua .."
"Kalian sudah mendengarnya bukan ,dan kau nona jelaskan apa yang telah terjadi pada diri anda ,?! saya rasa anda di fitnah .." ucap Leon yang kini melangkah ke arah kamar mandi meninggalkan ketiga orang tersebut .
"Arya ... aku semalam meminum segelas anggur ,dia adalah sutradara teman nya Marissa ,aku telah di berikan obat oleh nya ,?! benarkan Marissa ." ucap Keysa yang melihat ke arah Marissa .
"Itu memang betul , ?! aku mengajak mu bertemu dengan teman ku key ,tapi tidak mungkin mereka melakukan itu padamu ,bukti nya kau di sini bersama tuan muda prawijaya ,bahkan semalam aku kembali kau sudah tidak ada ." ucap Marissa dengan serius .
"Tapi orang itu yang telah memaksa aku untuk meminum nya ,dan aku ...
"Keysa ... sutrada Robert tidak mungkin bisa melakukan hal seperti itu , jika pun dia melakukan itu ,kau seharus nya bersama dia sekarang ." ucap Marissa dengan mendesak Keysa .
Keysa lagi-lagi tertunduk ,tapi memang kenyataan nya ,selama Marissa menerima telpon dari orang lain ,Keysa di tawari segelas air minum hanya karna menghargai Marissa ,tapi kenyataan yang dia lakukan bisa menjatuhkan dirinya sendiri ,kini Keysa berdiri di hadapan Arya .
"Arya ... semua ini tidak di sengaja ,aku benar-benar tidak mengkhianati mu ,tidak pernah .......
"Lalu itu apa .... ada seseorang yang mengambil foto kalian berdua tadi malam ," ucap Arya melempar foto ke wajah nya Keysa .
"Ba_bagaimana mungkin ." ucap nya yang kini melihat foto dirinya dan juga Leon .
Leon yang sudah rapi dengan pakaian nya mengerutkan kening nya melihat foto yang berserakan di bawah lantai yang berhadapan dengan Keysa .
"Sepertinya ada yang tidak beres ,?! aku rasa Arya sudah memperhitungkan nya dengan wanita itu ."
"Kau benar-benar wanita menjijikan Keysa ,aku semenjak pacaran dengan mu tidak pernah menyentuh mu karana penolakan mu ,dan sekarang aku tidak menyangka kau .....cih ..menjijikan ." ucap nya berbalik ke arah luar ..
Marissa pun telah pergi meninggalkan keysa yang kini tengah menangis dengan melihat foto tersebut ,Leon yang duduk di sofa melihat wanita yang akan berdiri itu dengan menundukan kepalanya .
"Heyy ... kedua manusia itu sudah pergi ,apa yang akan kau lakukan selanjut nya ."
Keysa tidak menghiraukan perkataan Leon ,dia melangkah pergi keluar ,di saat Keysa sampai tengah pintu ,Leon menahan nya .
"Kau mau pergi kemana ..." ucap Leon menahan tangan keysa .
Leon terkejut saat melihat wanita itu tengah menangis .
"Cih ... kau begitu mencintai pria itu ya ." ucap Leon yang kini masih menahan tangan keysa ...
__ADS_1
Kesya menepis tangan Leon dengan menahan amarah nya .
"Lepaskan aku ..?! ini semua karna gara-gara kam....
" kau kira pria yang bernama Arya itu akan Kembali padamu setelah apa yang dia lihat ,bahkan pria itu tidak mempercayai mu ." ucap Leon menatap Keysa .
"Kau tidak tahu apa-apa tentang aku dan dirinya ,lepaskan tangan ku ." ucap Keysa menepis tangan nya kembali .
Keysa berlalu pergi meninggalkan hotel itu untuk kembali ke asrama ,di saat dia melangkah dia ingat dimana ponsel nya berada ,ponsel dan tas nya masih berada di kamar tadi ,tapi Keysa tidak memperdulikan itu ,dia kini telah sampai kebawah untuk menunggu taxi , tak butuh waktu lama ,taxi yang di tunggu Keysa akhir nya ada ,dan kini dirinya naik taxi dengan pikiran berkecamuk .
"Kenapa jadi seperti ini ,?! apa Arya benar-benar akan memutuskan ku ."
Tak butuh waktu lama ,taxi yang membawa Keysa telah sampai di asrama ,keysa turun dengan membayar ongkos taxi itu dengan sebuah cincin hadiah ulang tahun nya pemberian Linda sang mama, supir taxi itu mengerutkan kening nya ..
"Maaf ... saya hanya memberikan ongkos itu ,tas saya di jambret seseorang ,?! ohh iya bapak tidak perlu khawatir ,cincin itu asli kok ,dan Haraga nya lebih dari ongkos taxi ,bapak bisa menjual nya , makasih ya pak ." ucap nya dan berlalu pergi meninggalkan supir yang masih mengangah itu .
"Cincin ini memang seperti asli ,bukan kah dia itu seorang model iklan dan penyanyi K-Pop...haih sayang sekali harus dapat musibah kejambretan ." ucap nya dan berlalu pergi .
Keysa berjalan dengan isakan tangis nya dia memikirkan kejadian semalam ,gimana jika sang papa mengeluarkan dirinya dari penyanyi K-Pop, di saat Keysa akan membuka pintu ,Keysa berpasan dengan Nita yang membuka pintu ..
"Ya Allah sya .... kau kenapa ....?! sya kau semalam kemana ,kita mencari mu kemana-mana ,aku tanya pada Marissa semalam katanya kau tidak bersama nya ,kami hubungi mu tak di angkat juga ,bahkan kami menunggu mu dengan Marissa ,tapi kalian tidak pulang juga ."
Keysa terkejut dengan perkataan Nita ,dia mencerna perkataan Nita tentang dirinya .
"Nita bilang pada Marissa tidak bersama ku ,dan dia tidak kembali ke asrama ,dan tadi pagi tiba-tiba dia datang selang beberapa menit dari Arya ,apa Keysa yang benar-benar menjebak ku ...tidak .. tidakk mungkin ."
"Sya ... hey ... ?! kau kenapa menangis ,baju mu ...." ucap Nita terhenti melihat Keysa memakai sandal kamar hotel itu .
"Keysa ... ayo masuk ceritakan padaku ,apa yang telah terjadi padamu ." ucap Nita yang menghapus air mata Keysa .
Di saat Nita dan Keysa akan masuk ,suara klakson mobil membuat mereka melihat ke arah suara klakson tersebut ,Nita melihat Marissa yang telah turun dari mobil nya dan berjalan kepada kedua sahabat nya itu .
"Cihh ... Nita ngapain kamu memeluk Keysa ...dia itu sudah tidak perawan lagi ,dan berani bermain dengan pria di hotel semalam ." ucap Marissa dengan menyenggol kedua sahabat nya itu .
"Marissa apa maksud mu ,Kenapa kau berbicara begitu ,semua itu Karana aku menemani mu untuk bertemu dengan teman mu ." ucap keysa dengan suara serak nya .
Marissa tersenyum kecut dan melanjutkan langkah nya , Nita yang terheran dengan ucapan Marissa membuat nya pun jadi penasaran .
"Sya ... ayo masuk ...?! ceritakan padaku ." ucap Nita yang kini menarik tangan keysa .
Keysa pun menceritakan nya di ruang kumpul mereka ,Nita yang mendengarkan nya merasa ada yang janggal dengan ajakan Marissa terhadap Keysa , Yasmine yang mendengar kan ucapan kedua sahabat nya ikut menimpali .
"Kau bukan hanya di kasih obat sya ... tapi kau itu di jebak oleh Marissa .." ucap Yasmine yang menimpali .
"Awal nya aku juga mengira Marissa menjebak ku ,tapi aku berpikir dua kali ,tidak mungkin Yas .. Marissa teman ku ,dia tidak mungkin menjebak ku ,dan sekarang dia sedang kecewa padaku Karana mempunyai teman seperti ku ." ucap Keysa dengan menundukan kepala nya .
Yasmine mengerutkan kening nya ,dia memikirkan perkataan Keysa yang di tolong oleh seseorang pria dari bermarga prawijaya , Yasmine dan Nita memutar bola mata nya dengan jengah , lagi-lagi Keysa menganggap sahabat nya itu teman baik nya .
__ADS_1