
Hari-hari telah berlalu .
Semenjak kejadian itu Keysa lebih memilih di rumah dan tidak kembali lagi ke asrama ,bahkan teman-teman yang lain memberi kabar pun Keysa hiraukan ,bahkan sejak kejadian itu Keysa lebih banyak diam .
Linda sang mama mengkhawatirkan putrinya yang beberapa hari ini selalu termenung , sebenarnya Linda mengetahui dengan apa yang terjadi pada putrinya itu ,tapi dia hanya pura-pura tidak tahu ,Linda seorang ibu hanya memberikan ketenangan pada putrinya itu .
Bram sang papa , tidak mengijinkan lagi putrinya untuk masuk ke dunia musik lagi ,bahkan Bram sudah memberi perhitungan dengan menghancurkan karir Marissa, tapi yang dia lakukan itu hanya singkat ,Karna wanita itu tengah di bantu oleh Arya yang sudah menyakiti putrinya ,tapi dengan begitu Bram tidak ingin membual lagi ,yang lebih penting Keysa lepas dari Arya.
Keysa yang sudah tidak dapat dukungan lagi dari sang papa hanya menerimanya dengan pasrah ,dan sekarang pun dia hanya memilih untuk membantu pekerjaan perusahaan sang papa .
Hari ini hari yang melelahkan bagi Keysa meskipun dia membantu papa nya di rumah ,baginya dia begitu lelah karna mengerjakan perkejaan kantor , pandangan Keysa melihat ke arah ponselnya yang saat ini tengah bergetar .
Dia mengambil ponselnya dan melihat pesan ,Keysa terkejut dengan pesan yang di kirimkan oleh seseorang ,bahkan orang itu sengaja mengirimkan pesan yang membuatnya merasa jijik ,Keysa yang beberapa hari berusaha menenangkan pikirannya kini kembali lagi membuat dirinya sakit ,mungkin saat ini dia benar-benar membenci pada sahabatnya itu .
Kini bahkan ekpresi wajah keysa penuh dengan kebencian ,bahkan Keysa kini mencengkram ponselnya dengan kuat ,tapi tiba-tiba Keysa mengingat perkataan pria yang mengatakan untuk balas dendam itu .
Kini Keysa melangkah ke luar untuk mencari sang mama ,dia ingin ijin keluar untuk hal penting yang ingin dia lakukan ,bahkan Keysa tidak memberi tahu pada Linda mengenai rencana yang akan dia lakukan itu ,ijin pun dia hanya berkata untuk menemui Nita sahabatnya .
Linda hanya mengangguk kan kepalanya dan menyuruh Dista untuk tidak menampilkan dirinya ,dan Linda pun menyuruh Keysa untuk hati-hati saat pergi keluar ,karna di luar sana para reporter pasti mengintai putrinya .
Keysa pun mengerti dengan ucapan sang mama ,dengan begitu dia memakai rambut palsu dengan panjang sebahu ,dan juga dia memakai kacamata serta masker untuk menutupi wajah asli dirinya .
Kini Keysa keluar dengan di antarkan oleh supir , dengan penampilan berbeda ,Keysa menyuruh supir itu untuk ke tempat tujuan yang di maksud Keysa ,supir itu pun langsung menganggukkan kepalanya cepat .
Sesampainya di sana , sebelum turun Keysa melihat gedung itu terlebih dahulu ,kini dia memakaikan kacamata nya Kembali dan turun ,kini dia melangkah ke arah pintu masuk perusahaan itu .
Keysa yang kini masuk ke arah resepsionis dengan membuka kacamata nya ,hanya dengan rambut palsu saja mungkin orang-orang tidak akan mengenalinya .
"Ada yang bisa kami bantu ." ucap resepsionis itu .
"Saya ingin bertemu dengan tuan Leonniel bisakah kalian memberi tahu saya ruangannya ." ucap Keysa .
"Apa nona sudah membuat janji dengannya ." jawab resepsionis itu .
"Sudah ... !! dan ini kartu nama dia ,dimana dia menyuruh saya kesini ." ucap keysa memberikan kartu .
"Baiklah !! saya akan menghubungi bagian perekrutan untuk membawa anda ke ruang tuan Leonniel ." ucapnya.
"Terima kasih ." jawab Keysa..
Keysa pun menunggu seseorang yang telah di panggil oleh resepsionis itu, dalam pikirannya ,apapun bantuan dari pria itu untuk membantunya balas dendam bukan apa-apa ,hanya saja Keysa tidak ingin menjadi lemah Karna sudah di sakiti tepatnya di khianati .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di sisi lain .
Calvin yang tengah mendapatkan informasi tentang Tiffany memberi tahu pada sahabatnya itu ,tentang dimana Tiffany yang kini tengah berada di Swiss untuk meraih keinginan nya untuk menjadi model yang semakin terkenal .
__ADS_1
Awalnya Calvin tidak ingin membocorkan wanita itu pada Leon ,bahwa Tiffany bukanlah wanita baik-baik , mau bagaimana pun Leon adalah Sahabatnya yang harus tahu dengan keburukan yang di lakukan oleh Tiffany.
"Calvin ... kau diam-diam menyelidiki Tiffany ." ucap Leon dengan tatapan tajamnya .
"Aku tidak menyelidikinya ,hanya saja waktu kemarin aku bertemu dengan sahabat ku yang baru pulang dari Swiss ..tanpa sengaja dia mengenalkan ku wanita dan memperlihatkan fotonya padaku ,?! aku kira yang dia kenalkan padaku bukan Tiffany mu ,tapi setelah aku lihat dengan jelas dia adalah Tiffany "
"Kau harus tahu Leon !! Tiffany di sana bukan hanya model Saja tapi dia ......
"Cukup Calvin ,,, kau hanya tahu tentang berita itu dari orang lain ,bahkan kau adalah pria yang suka bergosip apa kata orang , Tiffany tidak mungkin seperti itu ,dia adalah wanita lugu dan tidak mungkin seperti yang kau katakan itu ." jawab Leon dengan nada kesalnya .
"Tapi le....
Tok ... tok ....
"Masuk .." ucap Leon .
"Permisi tuan ,di luar ada yang ingin bertemu dengan anda ." ucap orang tersebut .
Leon mengerutkan keningnya ,hari ini dia tidak mempunyai pertemuan bahkan waktu bertemu dengan klien juga dia tidak ,kini Leon melihat ke arah Calvin ,Calvin hanya geleng kepalanya dan tidak tahu juga .
"Wanita atau pria ." ucap Leon .
"Wanita tuan ." jawabnya .
"Baiklah ..!! suruh masuk ." ucap Leon dengan di angguki orang tersebut.
"Siapa yang ingin bertemu denganku ."
Leon terkejut dengan apa yang dia lihat ,Calvin yang tengah di samping Leon pun ikut terkejut ,bahkan Keysa tidak bersapa dulu ataupun ketuk pintu ,bahkan Keysa dengan seenaknya membuka pintu itu dengan suara lantang di ambang pintu .
"Leonniel !! apa yang kamu rahasiakan , bukankah kamu bilang padaku untuk membantuku balas dendam ,aku setuju akan hal itu ." ucap Keysa yang kini duduk di kursi tepat berhadapan dengan Leon .
Leon tidak menyangka wanita itu masuk dengan tidak sopan ,bahkan Leon melihat penampilan gadis itu yang serasa aneh , tapi Leon mengerti dengan situasi yang dia lakukan itu ,bahkan saat wania itu masuk ,dia hampir tidak mengenalnya .
"Apa kau yakin ingin membalaskan dendam ." ucap Leon .
"Tentu ... " jawab Keysa .
"Eum .. i_tu .. maaf barusan aku tidak sopan saat aku masuk ,aku .. aku hanya ingin cepat bertem...
"Aku mengerti " jawab Leon cepat .
"Jika kau ingin balas dendam ,maka ikuti apa yang aku perintahkan ." ucap Leon .
"Apa itu ." jawab Keysa .
"Langkah pertama untuk membalas dendam adalah ,mengubah penampilan mu ." ucap Leon membuka buku yang barusan dia keluarkan .
__ADS_1
"Ma_maksudmu .. merubah penampilan ku bagaimana ." jawab Keysa .
"Jika kau ingin balas dendam kau harus terjun ke dunia akting ," ucap Leon .
"Aku tidak mengerti ,jika aku masuk ke dunia akting sudah pasti papa ku akan sangat marah ,bahkan dia juga sudah melarang ku untuk tidak lagi masuk ke dunia musik , jika seperti itu aku tida....
"Tenang saja ... aku yang akan Atur semuanya ,untuk membantu membalaskan dendam mu itu ." jawab Leon .
"Soal papamu pikirkan saja sendiri ,gimana caranya agar kamu bisa melakukan itu ,tapi aku sarankan orang tua mu tidak perlu tahu dengan apa yang akan kamu tujui ,Yah itu juga jika kau setuju dengan apa yang aku katakan tadi ."ucap Leon
"Apa tidak ada cara lain selain terjun ke dunia akting ,bagaimana caranya aku masuk ke dunia akting ,kau gila ya .?! semua orang akan mengenali ku jika aku masuk ke dunia akting ,maaf aku menolak ." ucap Keysa berdiri dari duduknya .
"Sudah ku bilang !! itu akan menjadi urusanku untuk membantumu , kau hanya tinggal setuju dan mengikuti apa kata ku ,?! jadi .. gimana apa kau setuju ." ucap Leon .
"Tapi aku tidak mengerti dengan tujuanmu itu ,dan lagi kau......
"Kau tinggal mencoba datangi aku ke alamat ini ,, nanti aku akan menyuruh orang untuk memasukan mu ke dunia hiburan dan sekaligus merubah penampilan mu , jika kau setuju ?! ambil kartu alamat itu , jika pun kau tak setuju kau tak perlu mengambil nya ." jawab Leon memberikan kartu alamat .
Keysa mencerna perkataan pria itu ,dia menghela napasnya dengan berat dan menatap kartu itu ,dia tidak tahu apa yang akan di rencanakan oleh pria itu ,tapi mau bagaimanapun pria itu akan membantunya .
"Tidak ada salahnya jika aku mengambil kartu alamat itu dan mencobanya ."
"Baiklah ... aku akan mendatangi ke alamat ini." ucap Keysa .
Keysa mengambil kartu alamat itu dengan memasukan ke dalam tasnya ,dia mungkin akan mencobanya ,walaupun dia tidak tahu apa yang akan di lakukan oleh pria itu ,Leon yang melihat Keysa berdiri saja membuatnya heran ,tapi tiba-tiba Leon teringat akan hal nama Keysa yang bermarga Smith .
"Aku mau bertanya " ucap Leon .
"Tanya apa , aku harus segera kembali pulang , soalnya aku janji tidak pergi lama pada mamaku ." jawab Keysa .
"Oh begitu !! siapa nama papamu ." ucap Leon .
"Kenapa kau bertanya nama papa ku ." jawab Keysa .
"Kau tinggal katakan saja ,siapa tahu aku mengenal papamu ." ucap Leon .
"Papa ku namanya b.....
Dret.....
Dret.....
Dret....
Dering ponsel Leon berbunyi di Karna kan ada telpon ,Leon yang melihat nama panggilan itu langsung tersenyum tipis ,sebelum menerima panggilan itu ,Leon menatap Keysa terlebih dahulu .
"Baiklah ,sampai disini ?! nanti kau datang saja ke alamat itu ." ucap Leon .
__ADS_1
"Baiklah .." ucap Keysa berbalik dan melangkah pergi .
Leon yang kini melihat Keysa pergi langsung menerima panggilan dari kekasihnya itu , dengan tersenyum senang Leon pun kini mengalihkan Telponnya menjadi telpon video , Calvin yang kini masuk ke ruangan Leon membuatnya membuang napas dengan berat ,dia tidak tahu harus mengatakannya cara apa lagi , agar Leon percaya ,bahwa Tiffany bukanlah wanita baik-baik .