Suami Possesive

Suami Possesive
Menjelang pernikahan 3


__ADS_3

Ternya itu berita tentang Lala saat menyanyi di cafe, begitu banyak perusahaan yang ingin mengontrak Lala untuk masuk rekaman, mereka berusaha mencari keberadaan Lala, ada juga yang bertanya keberadaan Lala di cafe tempat Lala bernyanyi, namun tak ada hasil, karna teman2 Lala sengaja menutupinya karna mereka tau Lala tidak akan mau.


Dulu Lala pernah bermimpi untuk masuk dapur rekaman, tapi semenjak kejadian dimalam festival band itu dia berubah jadi pendiam dan merubah penampilannya menjadi tetutup, dan dia mengundurkan diri jadi vocalis band all stars, dia menjauh menjauh dari teman bandnya, dan lebih suka banyak berkumpul acara islami, lebih sering mengaji jika ada waktu luang.


Dia akan mau menyanyi jika sudah ada yang memohon kepadanya, karna dia orang tidak tegaan, tapi diajak gabung band lagi dia menolaknya, dan bersikeras untuk tidak mau lagi bergabung dalam band.


Lala agak cemas jika ada yang mencarinya karna vidionya yang viral tetsebut, tiba-tiba ada yang mengetok pintu rumah Lala.


Tok tok tok


Spadaaaaaa.....


Permisiiii....!! Ucap orang diluar ada sekitar 2 orang, laki-laki dan perempuan.


"iya maaf ada yang bisa saya bantu?" ucap Lala ketika membuka pintu.


"oh, maaf mbak saya mengganggu waktunya, apa benar disini tempat tinggal mbak Lala?" tanya sorang wanita tersebut.


Lala bingung kenapa ada yang mencarinya, perasaannya dia tak mengenal orang tersebut.


(kenapa mereka mencari saya, saya tidak mengenal mereka, bahkan tidak pernah ketemu mereka, apa saya pernah menyinggung mereka? Apa saya punya hutang, masa sih, perasaan gak ada deh. "


Dua orang itu mencoba menyadarkan Lala dari lamunannya.


" mbaakkkk, mbaaakkkkkk....., mbak kenapa. "


" oh yaaahhh, gak papa, mas sama mbaknya mau cari saya kenapa? " tanya Lala karna kaget.


" begini mbak, kami kesini ada perlu yang ingin kami bicarakan dengan mbak Lala." jawab laki-laki tersebut.


"oh klau begitu silahkan masuk dulu, kita bicara didalam." Lala menuntun dua orang itu masuk dan duduk di ruang tamunya.

__ADS_1


"mari silahkan duduk dulu mbak, masnya, saya permisi dulu mau bikinin minum dulu."


Lala hendak beranjak kedapur untuk membuatkan teh.


"makasih mbak Lala, tidak usah repot repot." kata perempuan tersebut.


"ah tidak repot kok mbak." Lalapun tersenyum dan langsung berjalan ke dapurnya.


Setelah Lala selesai membuatkan tehnya, dia juga tidak lupa membawa kue keringnya dan menyuguhkannya kepada tamunya.


"silahkan di minum mbak mas tehnya, oh ya, tadi katanya ada hal penting yang ingin di bicarakan dengan saya, hal penting apa yah, mbak mas?" Lalapun mulai bertanya kepada mereka.


"oh ya mbak Lala, perkenalkan saya Ranti, dan ini pak Bimo manager di perusahaan rekaman xxx, dan saya adalah asisten pak Bimo, kami kesini karana melihat vidio mbak Lala, dan kami sangat tertarik mendengat suara mbak Lala, kami kesini juga ingin mengajak mbak Lala untuk rekaman dengan kami, apa mbak Lala setuju? " tanya Ranti harap-harap cemas,karna mereka merasa dengan mendapat Lala sebagai penyanyi mereka maka perusahaan mereka akan mengalami peruntungan besar, karna jarang sekali ada wanita yang sangat cantik memiliki suara seperti suara Lala, itu termasuk Langka, dia punya ciri khas berbeda, membuat siapapun yang mendengar terpukau.


Lala sangat kaget, dia agak pucat mendengar itu, dia terbayang kejadian 3th lalu, pada saat malam festival bandnya, dimana dia ditemui seorang laki-laki yang mangaku manager rekaman di sebuah perusahaan ABABIL, Lala waktu itu merasa sangat senang karna akan melakukan rekaman, tapi Lala kecewa dengab kejadian selanjutnya yang membuat dadanya terasa agak sesak, diapun dikagetkan kembali oleh Ranti.


"mbaakk Lala, mbak Lala kenapa? Kok mbak pucat, apa mbak sakit?" tanya Ranti agak sedikit cemas karna Lala agak pucat saat ini.


Bimopun memberanikan diri bertanya kembali setelah melihat Lala agak rileks.


" gimana mbak Lala, apa mbak setuju."


"eh iya, tapi mohon maaf sebelumnya, saya tidak bisa menerimanya, karna saya beberapa hari lagi akan menikah, dan saya mungkin tidak akan bisa melakukannya, karna calon suami saya tidak mengizinkannya." ucap Lala mengingat dia diminta sama Soga untuk tidak bekerja lagi.


" tapi mbak ini mungkin peluang besar untuk mbak Lala jadi terkenal, bahkan hingga luar negri, mbak akan hidup mewah dengan ini. " ucap Bimo sambil berharap kepada Lala.


" mohon maaf mas Bimo, saya tidak bisa, ada alasan lain yang tidak bisa saya jelaskan kepada kalian tentang ini tapi saya berterimakasih sekali untuk kesempatan ini, dan mohon maaf sekali, saya tidak bisa menerimanya." jelas Lala kembali.


"huuufffft baiklah kalu memang begitu mbak Lala, saya akan tinggalkan kartu nama saya kepada mbak jika seandainya nanti mbak berubah pikiran." Bimopun memberikan kartu namanya kepada Lala, merekapun izin untuk pulang.


"baiklah mbak, kamu mohon permisi dulu."

__ADS_1


"oh baiklh mas mbak, maafkan saya menolah ini, hati-hati dijalan yah mbak mas!" Lala menangkupkan tangannya di dada memberi salam kepada mereka.


Setelah mereka pergi, Lala kembali masuk ke dalam rumah, untuk menenangkan diri kembali.


Sementara di kediaman keluarga nugraha, Soga dan keluarganya juga tak kalah kaget dengan viralnya vidio tersebut, Soga merasa tak tetima dengan hal tersebut, hingga dia berusaha menghubungi Fiko untuk membungkap publik, dia tidak mau suara calon istrinya dinikmati orang banyak.


"Fiko, kamu pastikan vidio itu sudah hilang, saya tidak mau tau, pokoknya vidio itu harus sudah hilang, sebelum saya hancurkan perusahaan televisi yang menayangkannya!" ancam Soga dengan nada dinginnya, Fiko merinding mendengar amarah bosnya tersebut.


" baik pak, saya akan segera menyelesaikan nya."ucap Fiko setengah takut dengan bosnya.


Setelah Soga menyuruh sekretarisnya menyelesaikan masalah tersebut, Soga kembali menerka-nerka apa yang terjadi kepadaLala, gimana dia akan menghubunginya, sementara mereka belum boleh komunikasi sampai hari pernikahan.


(minta tolong sama mama saja tanya kabar Lala) batin Soga.


"mamaaaa, saya mau minta tolong sama mama boleh gak mah?" Soga meminta mamanya dengan menahan malu.


"iya sayank minta tolong apa nak." tanya balik sang mama.


"ma, bolehgan saya minta tolong mama menghungi Lala tanya keadaannya, saya khawatir dengan berita itu ma!" mama yang melihat anaknya memohon merasa bahagia karna Lala anak kesayangannya itu kembali normal sikapnya, mamapun menahan senyumnya melihat kelakuan anaknya.


" cieeee anak mama khawatir sama calon mantu mama, mama senamg sayang kamu kayak gini. "ucap mama setengah meledek.


Soga yang merasa di ledek hanya menahan senyumnya, berusaha menyembunyikan perasaanya, dia berusaha menormalkan ekspresinya.


Baiklah mama segera menghubungi Lala, mamapun menelpon Lala, setelah dingkat mama bertanya pada Lala, Soga ikut mendengar percakapan mereka, karna di loud speker.


"halo Asalamu'alaikum ma, ada apa ma." tanya Lala.


"wa'alaikumusalam sayank, mama cuma mau tanya keadaan kamu saja nak, apa kamu tidak apa-apa nak, apa ada yang menemuimu, soalnya mama lihat berita di Tv nak.


" oh iya ma, tidak apa-apa ma, tadi memang ada yang menemui Lala, dia dari perusahaaan xxx mah...." Lalapun mencerikana semuanya.

__ADS_1


Soga yang ikut mendengar serasa mendidih, karna dia merasa tidak terima dengan semua itu, hanya dia yang diizinkan untuk itu, Soga pergi kekamarnya menghubungi Fiko kembali untuk menghubungi semua perusahaan rekaman agar berhenti mengejar Lala.


__ADS_2