Suami Possesive

Suami Possesive
APertemuan kembali


__ADS_3

Setelah Lala dan Lili pergi, lelaki itupun kembali masuk ke dalam mobil sambil memikirkan apa yang di katakan gadis tadi, dia berpikir bagaimana bisa ada gadis yang menolak memandangnya, karena biasanya para gadis slalu ingin nenggodanya, ya memang dia lelaki tertampan diantara para lelaki dsekitarnya, apalagi dia kaya raya, karna dia seorang pengusaha batu bara dan sawit termuda di Indonesia. Dia merupakan anak sulung dari tuan besar Edi Nugraha, dia mempunyai adik laki-laki bernama Edo Nugraha.


Yah dialah Soga pria tertampan memiliki tinggi 180, hidung mancung, postur badan yang bagus, yang banyak di kagumi kaum hawa pastinya.


Tentu banyak yang mengejar-ngejar cintanya, namun Soga yang tekenal dengan sifat dinginnya kepada orang lain sehingga tak ada yang berani mendekati, karena menurut mereka terkesan menyeramkan.


Waktu itu ada wanita yang nekat menggoda Soga dengan pakaian yang super sexy, bahkan dengan dengan suara dibuat-buat mendesah, tapi bukannya tertarik Soga malah mengusirnya dengan kejam dengan menyuruh security menyeret wanita itu keluar, dengan mengancam,


"kalau kau berani lagi datang kesini, jangan harap kau pulang dengan nyawamu lagi, berani sekali kau menggoda ku dengan tubuh kotormu itu." dengan tatapan dinginnya Soga mengancam wanita itu.


Siang itu Soga berencana akan mengunjungi Desa Lalan, karana disana termasuk kawasan penghasil batu bara, sawit, dan karetnya.


Soga kesana dengan mobilnya sendiri dan dia yang nyetir sendiri, ketika soga lewat depan masjid tanpa sengaja dia melihat Lala disana sedang mengatur makanan untuk orang - orang yang sedang bergotong royong untuk masjid itu.


Tanpa Soga sadari dia terpana melihat sosok Lala, yah jujur saja baru kali ini Soga melihat gadis seperti Lala


"menarik, saya harus bisa mendapatkannya" Seringai Soga.


Yah soga memang orang yang jika ada ada kemauan, maka dia harus mendapatkannya.


"halo, tolong kamu carikan info tentang gadis ini, nanti saya kirim fotonya" begitulah Soga kalau sudah menginginkan sesuatu.


Lalu Soga melanjutkan lagi perjalannya untuk bertemu klien nya di sebuah tambang batu bara, setelah selesai Soga kembali berencana kembali ke kota S.


Namun saat tiba di perjalanan Soga melihat Lala sedang termenung di bawah pohon


"apa yang dilakukan gadis itu" guman Soga sambil menghampiri Lala.


"ehemmmm" Soga berdehem untuk menyadarkan Lala dari lamunannya dan terus menatap Lala yang kaget karna dia.


"eh maaf" sambil tertunduk dengan jantung yang berpacu Lala sangat malu saat ditatap Soga, "bisa tidak tuan baca salam dulu dari pada ngagetin" omel Lala sambil tertunduk.


"oh maaf, Asalamu'alaikum" cengir Soga.


"wa'alaikumusalam, nah kalau begitukan lebih baik" senyum Lala.


"kalu ngomong tu tatap orangnya dong, gak sopan tau ngomong di depan orang tapi kamu hanya nunduk" pinta Soga, sebenarnya Soga menahan debaran di dadanya tapi tidak diperlihatkaan dengan muka datarnya.

__ADS_1


"maaf tuan, tuan bukannya semalam sudah ketemu saya, dan semalam saya sudah menjawab kenapa saya seperti ini, dan lagi tuan dari mana, gak baik tuan kita hanya berdua disini, nanti ada yang ke tiga lagi" Lala menahan rasa takut kalau ada yang melihatnya berduaan di bawah pohon itu dan memang tidak ada selain mereka disana.


"mm saya tadi tidak sengaja lewat dan lihat kamu lagi melamun, makanya saya menghampiri kamu, ntar kesambet setan lagi, oh ya kenapa kamu melamun, apakah ada yang bisa saya bantu" penasaran Soga bertanya.


" eh, nggak kok tuan, saya hanya ingin menyendiri aja dulu" sebenarnya Lala lagi mikir gimana cara dapat pekerjaan yang tak kunjung dapat.


"kalau kamu butuh bantuan kamu bisa hubungi saya, oh ya kenapa kamu semalam pulang larut malam sekali" Soga menanyakan itu karna penasaran sekali dengan gadis ini, kenapa gadis seperti dia bisa klayapan malam.


"kok ini bukan seperti diriku yah? nyamannya saat dekat dia" batin Soga.


"ooh, sebenarnya semalam saya bantuin teman saya tuan, sialnya dia seorang biduan, temannya yg mau tampil dengannya mendadak kecelakaan, sehingga dia gak mihan selain mintak tolong sama saya untuk mengisi acara itu"


"ni orang kenapa sih nanya - nanya mulu, gak tau apa org lagi kerakutan" batin Lala.


"ooh, gitu, maaf udah nanya-nanya gini, soalnya saya hanya penasaran gadis seperti kamu keluyuran tengah malam" aduh dia risih kayaknya.


Tiba-tiba suasana menjadi canggung, Lala mulai gelisah ingin rasanya dia lari dari situ tapi takutnya orang ini tersinggung.


"kamu kenapa, kok gelisah gitu" tatap Soga.


"gapapa tuan, oh ya saya permisi dulu tuan, sudah ditungguin dirumah, Asalamu'alaikum" Lalapin beranjak dari tempat duduk nyan dan pergi.


"wa'alaikumusalam" Soga tersenyum miring.


"kenapa hati ini selalu damai dekat dengan dia, belum pernah hati ini sadamai ini, rasanya ingin sekali mehalalkannya secepat mungkin, aku harus pikirin gimana caranya bisa miliki dia, walau sesulit apapun itu aku harus berjuang" Soga membatin dan tersenyum sendiri, sambil beranjak menuju jalan pulang kerumahnya kembali.


Saat sampai rumah Soga masih terbayang wajah polos Lala sambil senyum - senyum sendiri sampai orang tuanya heran melihat kelakuan anak sulungnya itu,


"pah, gak biasanya soga senyum kayak gitu, biasanya mukanya datar aja, kenapa yah pah? Apa Soga kesurupan pah, kan dia pulang dari desa pah?" mama Soga saking heran lihat anaknya yang tidak seperti biasanya.


"hus mama, bicara kok ngawur gitu, mungkin aja kerjaannya berjalan lancar dan mulus kali" bela sang papa.


"biasanya juga mulus pah, gak gitu - gitu amat, ini aneh loh pah, gak seperti Soga biasanya, apa jangan - jangan dia jatuh cinta yah pah, kan anak kita masih lajang pah, kalau iya sama siapa yah pah, siapa yang berhasil membuat anak kita kayak gini yah pah, mama jadi penasaran lihat gadis itu" ucap mama sambil berbinar.


Papa hanya geleng - geleng kepala lihat kelakuan istrinya.


Sesampai Soga di dalam kamarnya dia langsung membersihkan diri mandi, setelah selesai mandi Soga mendapat email dari suruhannya untuk menyelidiki Lala.

__ADS_1


Namanya Alandra laluna


Umur 20th


2 bersaudara


Ayah buruh tani


Ibu penjual gado - gado


Tamatan Madrasah Aliyah Negri dengan beasiswa sampai tamat


Dulu pernah berpenampilan tomboy, dan punya band di sekolah, genre pop rock, tapi dia bisa bawain lagu apa aja dan suaranya merdu


Sekarang pengangguran, karna tidak dapat lowongan,


Tidak melanjutkan pendidikan lebih tinggi karena adiknya juga masih sekolah dan baru masuk MAN juga, tapi sang adik tidak dapat beasiswa


Lala mengalah untuk sang adik biar adiknya bisa melanjutkan sekolahnya, dia kasihan sama orang tuanya kerja keras banting tulang tiap hari, dan hasilnya cuma cukup untuk sehari - hari


Sebenarnya Lala punya kakak laki-laki, namun sayangnya kakaknya itu kecelakan pas bekerja dan meninggal,


Dari uang kompensasi kerja kakaknya lah ayahnya dapat membeli sawah dan ladang.


Cuma itu yang dapat saya sampaikan saat ini pak.


"hmmmm sepertinya ada celah untuk ku masuk kekehidupan gadis ini, sepertinya gadis ini tidak terlalu suka sama kekayaan, seoertinya aku harus menyamar jadi orang biasa" 😏


.


.


.


.


. Maaf yah readers, autor tidak dapat up tiap hari soalnya sambil jagain baby, baby autor masih 8bln,jadi tunggu baby bobo dulu baru dapat nulis and update 🙏, semoga kalian suka dengan karya ku yaah 😉

__ADS_1


__ADS_2