Suami Possesive

Suami Possesive
Gangguan kecil


__ADS_3

Jam sudah menunjukan pukul 18.00,Soga segera bersiap untuk pulang kerumah karena tidak sabar ingin bertemu istrinya, pada saat Soga keluar dari kantor tiba-tiba ada yang memanggilnya.


Sogapun menoleh ke arah sumber suara, setelah dia mengenali irang tersebut, yah dia adalah Luci.


(wanita ini cari mati rupanya) batin Soga.


"Soga, boleh aku bicara sebentar, aku mohon sebentar saja." Luci memohon pada Soga, namun Soga hanya melirik jijik padanya, hingga Soga akan berjalan hendak pergi langkahnya terhenti saat Luci tiba-tiba meraihnya dan memeluknya dari belakang, langsung dilepas paksa oleh Soga hingga Luci jatuh.


" kau jangan pernah kau ganggu kehidupan saya lagi, semua sudah berakhir sejak kau selingkih dulu, dasar menjijikan sekali." Soga mengibas-ngibas pakaiannya dan labgsung pergi dari sana. Sedangkan Luci yang masih merasa sedikit kesakitan karna terpental tersenyum karna dia berhasil mengambil foto saat dia memeluk Soga tadi.


" kita lihat nanti, aku akan buat kehebohan di dunia ini, aku yakin kamu tidak akan berani melukaiku Soga, karena kamu bukanlah orang yang kejam." Luci tersenyum licik dan menelpon seseorang untuk menybarkan berita tentang dia dan Soga.


Sogapun saat sudah di dalam mobilnya langsung menelpon Fiko.


" apa kamu sudah mendapatkan info tentang Luci? Dengar, saya tidak mau dia berkeliaran di sekitar saya lagi, saya sungguh muak dengan dia, tadi dia datang menemui saya, dia berusaha memeluk saya, itu sangat menjijikan bagi saya, saya minta kamu urus dia segera, saya tidak peduli terserah kau mau apakan dia! " Soga sangat emosi dengan kejadian itu. Fiko diseberang hanya mengiyakan perintah Soga, dia sudah mendapatkan info tentang Luci.


" iya bos, saya sudah dapatinfo bos, dia adalah model baru naik daun dikota ini bos, dia naik dengan cara memanjat tempat tidur manager artis dan sutradara bos, bukan hanya itu, dia pernah berpacaran dengan mantan patner bisnis kita bos, semenjak kita memutuskan kerja sama kita dengan perusahaannya dia bangkrut dan diputuskan oleh Luci bos, hanya itu info yang dapat saya kirim saat ini bos.

__ADS_1


"baiklah, kamu harus simpan itu senua dan lengkap dengan buktinya, saya takuynya nanti dia berbuat macam - macan sama saya dan keluarga saya, kita tidak tau apa yang dipikirkan oleh wanita itu, dia sepertinya sangat ambisius, susah sekali mengancamnya, bahkan sudah diperlakukan dengan burukpun masih saja tidak kapok, kita harus berhati-hati dengan dia. "


" baik bos, buktinya sudah saya amankan, saya hanya akan menunggu perintah dari bis saja. "


" hmmm ya sudah. "Soga mematikan telpo nya dan melanjutkan perjalanan pulang.


Lala dirumah sudah sibuk menyiapkan makan malam dengan mertuanya, walau sudah di larang tapi Lala tetap kekeh ingin membantu. Menu makan malam kali ini adalah senur daging kesukaab Soga, ayam saos Bali kesukaan Lala, lengkap dengan sayurannya wortel dan toge karna mereka suka sayur. Saat Lala asyik menghidabgkan makanan Sogapun sampai rumah dan membuka pintu sendiri karena Lala tidak tau kalau suaminya sudah pulang.


"Asalamu'alaikum." Soga bejalan masuk mencari-cari keberadaan istrinya.


"wa'alaikumusalam." sahut Lala dari arah ruang makan, Lala yang mendebgar suaminya pulang langsung menghampiri suaminya manyalimi tangan suaminya dan disambut dengan ciuman dikening Lala oleh suaminya.


Setelah solat magrib mereka pun berkumpul dimeja makan, Lala pun mengambilkan nasi dan lauk pauk untuk suaminya disambut senyum oleh suaminya, Ratihpun juga sama mengambilkan nasi dan lauk pauk untuk suaminya. Saat Soga menyuap makanan kemulutnya Soga melotot karna rasanya yang tak biasa, papanya juga tak kalah kaget merasakan ada yang beda dengan masakan kali ini.


"wah ma, ini kok masakan bi inah rasanya gak kayak biasanya ya ma, ini sangat berbeda jauh dari biasa, apa bibi belajar resep baru?" papapun mengangguk setuju dengan penuturan Soga, mamanya senyum lalu mengedip Lala, Lala hanya menanggapi dengan senyum penasaran.


" ini bukan bi Inah yang masak kok. " jawab mama santai.

__ADS_1


" trus kalo bukan bi ina siapa mah, masa mama? " mama soga hanya menggeleng karna memang masakannya tak seenak masakan Lala atau bi Inah.


"ya bukanlah sayank, mama mana bisa masak seenak ini, ini masakan istri kamu ini, ternyata dia pintar memasak, gak salah kamu milih mantu buat mama." Ratih sangat memuji mantunya itu, dia sangat menyayangi mantunya itu.


"benarkah ma? Ini benar-benar enak sekali, baru kali ini abang rakan semur daging seenak ini, syank boleh abang coba ayamnya?" Lala tersipu mendengar pujian-pujian itu dan dia tersenyum mengangguki permintaan suaminya dan mengambilkan ayam untuk suaminya namun di cegah langsung suaminya.


" sayank suapi abang pake yang piring sayank aja. "perintah Soga, Lala mematung mendengar Soga minta disuapi dari piringnya.


" ayo sayank, abang ingin tau rasa ayam itu, kamu sepertinya sangat menyukai itu. "Lala tergagap sementara papa dan mama Soga senyum - senyum melihat tingkah anaknya. Lalapun menyuapi Soga dengan canggung, dia merasa sangat malu sekali. Soga menerima suapan itu sambil melirik Lala yang merah padam karna menahan malu.


" wah ini juga kamu yang masak sayank, rasanya benar-benar enak, abang mau merasakan masakan sayank tiap hari boleh sayank." Lala mengangguki dengan senyuman.


Merekapun sangat menikmati makan malam yang sangat berbeda dari biasanya, ini adalah makan malam pertama dengan mentu mereka dirumah besar itu, dan ini pertama kali mereka melihat putra mereka sangat bahagia dan berubah menjadi sangat hangat, Lala benar-benar mampu membuat anak mereka Soga yang seperti es mencair dan hangat kepada mereka.


Suasana makan malam sangat hangat dan membahagiakan, hingga tak terasa mama Soga menitikan air mata haru bahagia dengan suasana yang dia rasakan saat ini. Sogapun memerhatika mamanya yang meneteskan air matanya.


"mama kenapa menangis?" tanya Soga penasaran.

__ADS_1


"nggak kok sayank, mama hanya sangat bahagia merasakan semua ini, rasanya sudah lama sekali mama tidak merasakan suasana seperti ini, trimakasih sayank sudah membawa Lala kesini menjadi mantu mama." ucap sang mama sambil tersenyum hangat pada Soga dan Lala. Papa Soga hanya mengangguk dan tersenyum.


Setelah mereka selesai makan mereka duduk di ruang keluarga sambil nonton berita dan manikmati puding ice cream buatan Lala. Tapi saat mereka sedang asyik menikmati acara berita tiba-tiba ada gosip tentang Soga yang peluk oleh seorang model yang sedang naik daun yaitu Luciana Lucinta. Seketika ruangan menjafi hening melihat foto Soga yang dipeluk dari belakang, Lala dan orangtua Soga nampak shock melihat berita itu.


__ADS_2