Suami Possesive

Suami Possesive
H 5-7


__ADS_3

Begitulah hari-hari mereka melakukan bulan madu, kadang diranjang, kadang dengan game, kadang dipantai, Soga hanya berusaha membahagiakan istrinya, apapun keinginan Lala selalu dia berusaha untuk memenuhinya, walaupun itu agak kekanakan.


"yaallah, limpahkanlah kebahagiaan kepada keluarga hamba yaallah, berkahilah kehidupan kami ya Rab, amiiinnnn." Lala berdo'a ketika memandang lautan luas.


"sayank, hari ini adalah hari terakhir kita disini, apa sayank mau kita perpanjang liburan kita." tanya Soga seraya menaik turunkan alisnya dan memeluk pinggang ramping istrinya.


"itu sih maunya abang, memangnya abang gak ada kerjaan apa, udah lama loh abng ninggalin kantor, kasihan papa sama Fiko loh bang." jawab Lala sambil menarik hidung mancung Soga.


"heheheeee kirain sayank masih mau berduaan dengan abang disini, yaudah, ini udah mau magrib, kita kedalam yuk, kita solat dulu, abis tu kita dinner romantis." merekapun melaksanakan ibadah magrib, selesai solat mereka mengganti pakaiannya an mereka, Laal kaget saat Soga memberikan Lala sebuah gaun berwarna jingga lengkap dengan hijabnya, Lala kaget saat mendapatkan gaun itu.

__ADS_1


" kenapa bisa ada gaun ini sama abng? Bukannya koper Lala isinya lingier semua?" Soga hanya nyengir menjawab Lala.


"heheheeee maaf sayank, ini semua ulah mama, mama ada nyiapin beberapa pakaian sayank di koper abang, khusus gaun ini abang yang pesan sendiri hadiah dari abang biat sayank!" Lala hanya tersenyum lalu memeluk Soga.


"trimakasih abang, sebab udah beliin Lala gaun ini, gaun ini cantik sekali, Lala suka."


"nggak ah, cantikan sayank lagi, tak ada yang bisa menyaingi kecantikan istri abang ni." ucapan Soga dengan angkuhnya. Lalapun hanya geleng-geleng kepala dan merasa malu dengan pujian yang dilontarkan suaminya.


"hahahahaaaa sayank lucu tau kalau kayak gitu, gemesin, rasanya pingin abang gigit deh tu bibirnya." Lala seketika menutup bibirnya, Soga yang melihatnya memberi kecupan di kening Lala lalu menuntun Lala menuju pantai yang sudah disiapkannya untuk dinner romantis mereka berdua.

__ADS_1


Disana ada tenda berukuran kecil yang dihiasi bunga mawar merah, meja kecil cukup untuk mereka berdua, dan dihiasi lilin yang membentuk hati. Mereka mengabadikan momen romantis mereka dengan kamera ponsel mereka, Soga pun mengajak Lala berdansa.


Selesai berdansa merekapun melahap hidanga yang sudah disajikan dimeja mereka, mereka makan sambil menikmati suasana indahnya pantai malam hari, ditemani angin laut menambah kesan keromantisan mereka.


Selesai mereka memakan hidangan penutup Soga kembali membawa istrinya kekamar dan segera melaksanakan ibada Isa, selesai solt barulah Soga memulai aksinya dengan istrinya diranjang, mereka melakukannya hingga pukul tiga dini hari,merasa kelelahan setelah tempurnya malam itu.


Seper biasa, mereka tidak pernah melupakan kewajiban mereka terhadap sang pencipta, selesai solat meeeka kembali tidur karena sungguh kelelahan. Merekapun kembali terbangun pukul 10.20 WIB. Lala kembali mengemasi barang-barang merska, selesai packing merekapun mandi dan segera bersiap-siap untuk pulang ke rumah.


Kapal mereka telah menunggu di dermaga, mereka menikamati perjalanan pulang merwka dengan bersantai di atas kapal. Mereka mengabadikan beberapa momen, dan juga mengambil beberapa gambar lucu mereka berdua, dan itu sungguh pose yang sangat konyol dilakukan oleh dua orang dewasa.

__ADS_1


Soga Tertawa lepas saat melihat-lihat hasil foto merwka berdua, dia tidak menyangka, dia yang biasa cuek dingin dan pemlndiam itu bisa juga melakukan hal konyol ini, ini semua terjadi karena istrinya yang sangat dia cintai, yaitu Lala, Soga sangat bersyukur bisa mendapatkan Lala sebagai pendamping hiduonya, Soga beetekad selama dia hidup, dia akan mengusahakan kebahagiaan untuk istrinya, dia tidak akan membiarkan iatrinya merasakan keaedihan, jika itu teejadi, makan Soga tidak akan bisa memaafkan dirinya.


Soga memandangi wajah istrinya yang terlihat begitu bahagia, Soga memeluk istrinya dan meninggalkan beberapa kecupan manis diwajah sang istri, dan itu membuat Lala tersipu-sipu.


__ADS_2