Suami Possesive

Suami Possesive
Pengalaman pertama


__ADS_3

Subuh itu mereka bangun mandi lalu wudhu untuk melakukan kewajiban mereka, usai melakukan ibadah mereka kembali duduk diranjang sambil berhadap-hadapan.


Soga menatap Lala begitu dalam, namun Lala merasa malu jika harus menatap suaminya, dia hanya memainkan jilbab ya dengan jarinya karena tidak tau harus bagaimana berhadapan dengan suaminya. Soga mulai meraih dagu Lala hingga menghadap kepadanya.


"bolehkah?" tanya Soga pada Lala, Lala tampak berfikir, dia merasa sedikit takut, tapi dia juga tidak mau menjadi istri durhaka jika menolak keinginan suami, akhirnya Lala hanya mengangguki pasrah.


Soga yang merasa sudah mendapat izin dari istrinya mulai membacakan do'a lalu meniup ubun-ubun istrinya perlahan-lahan Soga membuka hijab istrinya lalu memandang kecantikan istrinya yang sangat luar biasa dimatanya.


Sogapun mulai mendaratkan ciuman dikenang sang istri lalu turun kemata, pipi hingga bibirnya, begitu lama Soga ******* bibir sang istri dengan lembut namun tak mendapat balasan sedikitpun, Lala hanya memjamkan matanya mendapat perlakuan lembut sang suami, karena baru pengalaman pertama baginya, Lala hanya diam dan merapatkan bibirnya tanpa membalas perlakuan suaminya.


Sogapun tak hilang akal, dia berusaha memasukkan lidahnya kemulut istrinya, Soga memegang tengkuk istrinya, dan sedikit menggigit bibir istrinya lalu barulah Lala mau membuka mulutnya hingga Soga berhasil memasukkan lidahnya dan memainkannya.


Soga semakin memperdalam ciuman ya hingga membuat Lala semakin menikmati permainan Soga. Setelah lima belas menit lamanya mereka berciuman Soga memberikan senyuman pada Lala, Lala hanya tersenyum malu sambil memalingkan mukanya yang memerah.


Soga kembali meraih wajah istrinya dan mulai menciumnya kembali, namun kini ciuman ya berubah menjadi ciuman penuh nafsu, kini Soga sudah mulai menanggalkan satu per satu pakaian Lala. Lalu Soga mulai menelusuri setiap tubuh Lala, hingga akhirnya mereka benar tidak berpakaian sehelai benangpun.


Lala tersadar langsung menutupi dirinya dengan selimut, Sogapun mulai tersadar dan merasa bersalah diapun ikut masuk ke selimut. Soga kembali meminta izin untuk melakukannya lagi, Lalapun hanya mengangguki pasrah, Soga kembali memulai aksi pemanasan ya hingga begitu banyak meninggalkan bekas ****** di tubuh Lala, hingga akhirnya ketika Soga ingin memasuki Lala, Lala tersentak karena merasakan kesakitan yang begitu dahsyat, dia merintih kesakitan, Soga panik ketika Lala menjerit, Lala menahan perut sispack Soga, dia berusaha mendorong Soga, tapi Soga berusaha menahan posisinya.


"achhh sakiiittt, ini sungguh sakit, Lala gak sanggup." Lala semakin mendorong Soga karena Soga semakin memajukan dirinya.

__ADS_1


"Tahan sebentar sayank yaahhhh." bujuk Soga, Lala hanya menganggukan pasrah sambil menggigit bibir bawahnya. Soga kembali berusaha membobolnya, tapi ditahan lagi oleh Lala.


"auuuhhh sakiiittt ya allaahhh, Lala gak kuat, rasanya kayak Sobek, ini subgguh menyakitkan ya allah..." rintih Lala hingga mengeluarkan airmatanya, Soga kasihan melihat istrinya.


"kalau sayank tidak siap hari ini kita bisa melanjutkan lain kali saja yah!" Lala berpikitlr begitu lama, disatu sisi dia tidak ingin membuat suaminya kecewa.


"tidak, Lala akan berusaha menahannya, Lala ingin menjadi istri seutuhnya buat abang, Lala tidak mau mengecewakan abang." Lala berusaha menahan sakitnya sekuat tenaganya dengan menggemgam bantal dijepalanya.


"baiklah,tahan sedikit yah sayank, abang janji akan melakukannya dengan lembut." Soga kenbali mengecup Lala dengan lembut supaya Lala semakin nyaman, ketika dia merasa istrinya sudah siap barulah dia berusaha kembali mrndorong sedikit demi sedikit, Lala kala itu berusaha menahan Soga tapi tangannya di tahan Soga di atas kepalanya hingga tangan terkunci keduanya. Soga semakin medorong miliknya hingga pintunya bobol.


Lala menjerit kencang saat telah dibobol, dia menangis karena menahan sakit yang luarbiasa, Soga memeluk istrinya sambil memberikan jeda pada istrinya untuk menyesuaikan miliknya disarangnya.


"terimakasih sayank, terima kasih karena sayank sudah menjaganya untuk abang, terimakasih karena sekarang sayank seutuhnya milik abang, trimakasih untuk semua yang sudah sayank berikan untuk abang." Soga berbisik memeluk Lala dan mencuuminya.


Mereka terbangun jam 8 pagi, Lala merasa tidak nyaman dan ingin segera mandi, ketika Lala ingin berdiri dia merasa kesakitan hingga sedikit menjerit dan itu membuat Soga terbangun.


"sayank kenapa?" Lala merasa malu mengingat kejadia beberapa jam lalu. Lala hanya menggeleng. Soga tersenyum mengungat keadaan sang istri, Sogapun memungut dalamannya langsung memakainya, setelah dia memakai dalamannya Soga mengambil handuk kimono untuk Lala lalu memberikannya pada Lala.


Setelah Lala memakai handuk kimononya Lala langsung di gendong Soga menuju kamarmandi.

__ADS_1


"abang apa yang nau abang lakukan, Lala bisa jalan sendiri" Lala berusaha memberontak namun karena Soga sangat kuat Lala hanya bisa pasrah dengan perlakuan Soga.


"abang tau kalau sayank kesakitan, maafin abang sudah bikin sayank sesakit ini, abang janji tidak akan ganggu sayang sampe sayank sembuh, abang akan bantu sayank sampe sakitnya hilang, jadi sayank mesti tenang okeeee!!!!" Soga langsung menurunkan Lala dekat shower. Merakapun mandi bersama


Soga mengingat keadaan Lala yang masih kesakitan dia tidak tega jika dia melakukannya lagi pada istrinya. Mereka mandi selama satu jam lebih, berulah mereka keluar, dan Soga masih menggendong Lala hingga menuju ranjangnya.


Soga segera mencarikan pakaiaan untuk Lala, namun dia hanya menemukan pakaian tidur yang sangat sexy, Sogapun hanya menahan senyum melihat pakaian-pakaian yang ada di koper Lala, diapun mencarikan pakaiannya sendiri, Soga mengambil kaos warna putih dan boxernya lalu memberikan pada Lala, dia tau kalau istrinya tidak akan mau memakai pakaian tidur itu saat ini, Lalapun memakai pakaian suaminya, namun sangat lucu saat Lala memakai pakaian suaminya.


Baju kebesaran malaha kayak daster dan pakai boxer yang sepahanya saja. Karna badan Lala yang mungil jadi sangat lucu dia memakai pakaian itu.


Sogapun meminta layanan kamar untuk sarapan pagi agar segera diantar kekamarnya.


Selang beberapa menit palayan datang membawakan makanan mereka, namun Soga tak mengizinkan pelayannya masuk, Sogapun mengambil alih nampan yang dibawa pelayan dan menyuruh pelayan itu pergi.


Soga masuk kembali dan melayani istrinya untuk sarapan, mereka sarapan bersama dikamar mereka, begitu mereka selesai sarapan tiba-tiba ada ketukan pintu dari luar pintu kamar mereka.


Tok tok tok...


Soga membukakan pintu dan ternyata itu mamanya dan pembantunya membawakan koper mereka, dia langsung menyuruh Soga dan Lala segera bersiap karena pukul dua siang ini mereka harus berangkat bulan madu ke pulau S, disana terdapat pemandangan yang sangat indah, pulau itu sangat indah untuk pasangan yang honeymoon.

__ADS_1


Soga menerima koper itu lalu menutup pintu kembali karena tidak mau kalau sampai mamanya melihat keadaan istrinya. Soga segera memeriksa isi koper istrinya. Disana hanya ada satu pakaian untuk berpergian buat Lala yang lengkap dengan hijabnya.


Soga hanya geleng-geleng kepala nelihat mamanya yang mengerjai istrinya, Sogapun segera memberikan pakaian itu pada Lala dan menyuruh Lala segera bersiap-siap.


__ADS_2