
Sementara di butik Lala disibukan mencoba gaun pengantinnya, gaun itu sangan indah, pas di tubuhnya, gaun yang khusus di rancang untuk Lala dengan gaya muslimahnya, sampai semua yang ada di rangan itu terpukau dengan kecantikan alami yang dimiliki Lala.
Lala hanya tertunduk malu karna merasa kurang pantas untuk semua ini, dia juga malu karna semua menatapnya, setelah selesai mencoba beberapa gaun Lalapun di ajak camernya makan siang di sebuah cafe, setelah sampai cafe tersebut mereka duduk di meja bundar dekat kaca, merekapun memesan makanan nya masing-masing, setelah mereka memesan makanannya merekapun mulai bercerita - cerita, namun dari panggung ada seseorang yang sedang memperhatikan Lala hingga lelaki itupun memanggil Lala lewat mikrofonnya Lala pun menengok dan mengenali pria tersebut, dia adalah teman sekolah Lala yang satu band dengan Lala, Lalapun diminta menyanyi oleh temannya tersebut.
"buat gadis yang disana, yang memakai kerudung peach saya minta untuk menyanyi disini." sambil menunjuk Lala lelaki tersebut meminta agar Lala naik ke panggung.
Lalapun salah tingkah karna trmannya memanggilnya, diapun minta izin pada camer dan ibunya yang di angguki keduanya.
Sesampai di panggung Lalapun mendekat dan bicara pada laki-laki itu.
"aduh aku malu banget, kok kamu panggil aku sih, aku kan udah lama gak nyanyi!" wajah Lala memelas.
"udaaahhh kamu tenang aja, kamu pasti bisa, orang kamu jagonya, sang juara kita, ya gak bro?" kata lelaki itu pada temannya yang lain, lelaki itu namanya Doni, dia gitaris, tapi dia juga jago nyanyi.
"ya udah kalu kalian maksa, jangan salahkan aku kalau jelek." ketus Lala.
"yeee dibilangin juga pasti hebat."
"Asalamu'alaikum wr.wb, mohon maaf untuk pengunjung semua jika seandainya terganggu dengan suara saya, dan semoga semua yang disini merasa terhibur 😊"
di setiap doaku di setiap air mataku selalu ada kamu
di setiap kataku ku sampaikan cinta ini cinta kita
ku tak akan mundur
ku tak akan goyah
meyakinkan kamu
mencintaiku
tuhan ku cinta dia
ku ingin bersamanya
ku ingin habiskan nafas ini berdua dengannya
jangan rubah takdirku
__ADS_1
satukanlah hatiku dengan hatinya
bersama sampai akhir
di setiap kataku ku sampaikan cinta ini
ooh cinta kita
ku tak akan mundur
ku tak akan goyah
meyakinkan kamu
mencintaiku
tuhan ku cinta dia
ku ingin bersamanya
ku ingin habiskan nafas ini berdua dengannya
jangan rubah takdirku
satukanlah hatiku dengan hatinya
bersama sampai akhir
By Andmesh
Selama Lala bernyanyi, semua orang terpukau karna suara khasnya yang sangat merdu, bahkan mereka merekam Vidio saat Lala bernyanyi, termasuk mama Soga, mama Sogapun mengirim video nya kepada Soga.
Terdengar orang - orang berguman
"waaahhhh tifak hanya cantik dan solehah, suaranya juga sangat meneduhkan hati, rasanya ingin dengar dia slalu bernyanyi."
Kata seseorang diantara para tamu, tamu lainpun berpendapat sama.
Lala hanya mengucapkan terima kasih setelah bernyanyi, dan menghampiri ibu dan camernya kembali.
" waahhhh sayank, mama benar-benar gak nyangka kamu hebat banget nyanyinya, suara kamu bagus banget sayank, pantas ank mama suka banget sama kamu." ucap mama Soga antusias,hanya di balas senyum oleh Lala.
Sementara Soga setelah menerima vidio dari mamanya merasa takjub dengan penampilan Lala, sebelumnya dia sempat emosi hingga ingin menghancurkan ruangannya karna si Luci, tapi setelah melihat vidio Lala dia jadi tenang dan rileks kembali, hingga dia kembali bersemangat menyelesaikan pekerjaanya.
__ADS_1
Smentara di cafe tempat Lala, ibu dan camernya makan, mereka sempat berbincang-bincang soal persiapan pernikahan hingga mereka selesai, merekapun keluar dari cafe tersebut, mama Soga mengantarkan Lala dan ibunya kembali pulang kerumahnya.
Begitu sampai rumahnya, Lala meminta camernya singgah, tapi dia menolak karna harus segera pulang, Soga dan suaminya akan pulang kantor sebentar lagi, setelah mobil mama Soga menghilang dari pandangan mereka merekapun masuk kedalam rumah, Lalapun masuk ke kamar bersih-bersih untuk istirahat, karna memang hari menunjukan pukul 17.00 WIB, Lala tidak lagi solat ashar karna dalam perjalanan pulang tadi mereka singgah ke masjid melaksanakan solat, kini dia bersiap mau istrahat sembari menunggu waktu magrib.
Di kediaman Soga begitu Ratih sampai rumah, dia langsung masuk menuju kamar bersih-bersih dan istirahat sembari menunggu anak dan suaminya pulang.
Pukul 18.10 Soga dan papanya sama-sama sampai rumah, mereka memberi salam masuk dan disambut oleh Ratih, merekapun bersih-bersih dan siap-siap solat magrib bersama, setelah selesai solat mereka makan malam bersama di meja makan, mereka hanya bertiga, karna sang adik berada di luar negri melanjutkan studynya.
Setelah selesai makan Ratih buka suara.
"papa tau gak, tadi pas mama habis dari butik mama ngajak Lala dan ibunya di cafe, dan ternyata pas di cafe ada temen sekolahnya Lala lagi manggung, taunya Lala dipanggil buat nyanyi pa, ternyata suara mantu kita itu bangus banget loh pah, oh ya mama ada rekamannya, nih papa lihat." Ratihpun memberikan vidio rekaman itu pada suaminya, Soga yang mendengan perkataan mamanya hanya senyum-senyum mengingat Lala.
" wah benarmah, ini sih suaranya bagus banget mah, aduuh ini bisa masuk rekaman kalo gini ni mah." papa Soga melirik Soga melihat reaksi Soga.
Soga yang mendengar ucapan papanya langsung tersendat liurnya sendiri dan langsung di sodorin minum sama mamanya.
Ohok ohok ohok
" minum dulu sayank,kamu kenapa sih kok keselek gitu? " ucap mamanya.
" papa bikin saya kaget aja, Lala gak boleh ikut-ikut rekaman, dia calon istri saya, saya cuma mau dia menyanyi untuk saya, lain kali tidak akan saya izinkan orang lain mendengat suara emasnya, cukup dia menyanyi untuk saya." tegas Soga dengan nada datarnya, tidak terima orang lain menikmati suara calon istrinya.
Mama dan papanya kaget dengan sikap posesif anaknya, mereka tidak menyangka dengan sikap anaknya tersebut, karna selama ini anak cuek dingin dan datar, kayak manusia tembok.,tapi kini anaknya jauh lebih manusiawi hanya karna seorang gadis.
"aduuuhhh anak mama posesif banget sih, tadi papa itu hanya bercanda saja sayaankk, kamu pake dimasukin kehati lagi, mana mungkin papa kamu ngelakuin itu juga, mama aja gak dibolehin kerja sama papa, di suruh diam dirumah nemenin papa, apalagi kalo keluar kota, mama juga pasti di bawa, sama aja kamu sama papa, posesif! " papanya dan Soga kaget dengar panuturan Ratih, Soga tidak menyangka selama ini mamanya dirumah dan ikut papa kemana-mana karna papa, papa hanya menahan malu di depan putra sulungnya.
" mama ih, bikin papa malu aja di depan Soga, papa kan hanya tidak ingin jauh-jauh aja dari mama, abisnya mama ngangengin." Soga yang mendengar percaplkapan orang tuanya merinding geli, (sudah tua kelakuan kayak gini, apa saya nanti kayak mereka juga yah) batin Soga.
Soga yang tidak mau lama-lama mendengar ocehan kedua orang tuanya tersebut langsung beranjak dan menuju kamarnya,merebahkan diri di kasur bertanya-tanya sedang apa gadis itu sekarang,
"aaahhh bisa gila kalau saya begini, gak boleh komunikasi sama sekali." diapun melihat hasil rekaman vido Lala sambil senyum hangat tetpancar di wajah tampannya.
Di tempat Lala juga selesai makan malam, Lala membantu ibunya membereskan meja makan, adik Lala kembali belajar du kamar, ayah Lala nonton TV berita, tiba-tiba di dalam berita ada berita tentang Lala yang heboh dan viral, ayah Lala kaget dan memanggil anak dan istrinya, mereka tak kalah kaget melihat yang di beritakan adalah....
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung dulu yah, nanti aku coba up lagi yah, aku pastikan cepat upnya, biar readers semua senang bacanya, makasih buat yang udah baca,, tapi kira-kira berita apa yah yang terjadi, tinggalin comen kalin di bawah yah, gimana menurut kalian cerita ini, kalau ada yang perlu saya perbaiki, mohon di kasih tau yah, autor perlu bimbingan readers juga nih 😄😄😄😄🙏🙏