
Setelah itu Soga bergegas menghampiri istrinya dan menggendongnya kekamarmandi, karena merasa kasian pada istrinya Soga segera memandikan istrinya dengan hati-hati, Soga memperlakukan Lala dengan begitu lembut.
Setelah mereka selesai mandi, Soga kembali mengge dong istrinya dn mendudukannya diranjang, Soga mengambilkan pakaian untuk ostrinya, karena dalam koper Lala isinya hanya lingier semua terpaksa Soga memberikan baju kaosnya pada Lala, karena Soga takut lepas kendali apabila melihat istrinya setengah telanjang, Sogapun memakaikan pakaian kepasa istrinya, Lala yang memang kala itu kehabisan tenaga hanya mampu menerima semua perlakuan suaminya.
"sayank, kamu istirahat saja dulu yah, abang mau pesan makanan dulu buat kita, sayank lapar kan?" Soga beratanya sambil mengelus lembut rambut istrinya setelah dia menyisir rambut istrinya. Lala hanya mengangguk saja karna Lala sudah gak ada tenaga buat melakukan apapun.
Gila yah Soga, tenaga apaan tuh ampe bikin istrinya gak mampu lagi bergerak, Lala memjamkan matanya sambil menunggu suaminya memesan makanan via telepon hingga dia ketiduran saking lelahnya.
Soga yang melihat istrinya sudah terlelap merasa bersalah karenya, Soga terus membelai rambut istrinya dengan lembut sambil menciun kening istrinya, Soga memperhatikan bulu mata istrinya yang lentik panjang dan tebal, bahkan mirip sekali memakai bulu mata palsu, alis tebal namun rapih tanpa dicukur, hidung yang mancung, bibir yang mungil dan sexy, wajah yang mulus tanpa cacat.
"maafkan abang sayank, karna nafsu abang ampe kayak gini, abng janji lain kali akan mengontrol nafsu abang ni, sungguh abang tak tau ntah kenapa rasanya abang candu sekali sama tubuh sayank ini, hingga abang lupa untuk mengontrol diri, dan entah kenapa kalau dekat dengan sayank junior abang nongol mulu, maafkan abang yah sayank. " ucap Soga sambil mengecup kening istrinya.
Akhirnya makanan datang, Soga segera menyiapkan sarapan untuk istrinya terlebih dahulu,Soga kembali membangunkan istrinya agar segera sarapan.
" sayank....., bangun yuk, sarapan dulu, biar ada tenaga sayank." Soga membangunkan Lala dengan membelai pipi Lala dengan lembut dan manis.
Lala bangun dan berusaha duduk dan dibantu oleh Soga, Soga menyuapin Lala dangan penuh kasih sayank.
"maafin abqng yah sayank, lain kali abang janji gak akan kayak gitu lagi." sambil membersihkan mulut istrinya. Lalapun tersenyum dan mengangguk.
Selesai menyuapi istrinya Sogapun mengambil makanan untuknya dan memakannya, selesai sarapan Soga kembali kedekat istrinya dan mnyandar di ranjang sambil memeluk istrinya.
__ADS_1
" sayank istirahat dulu sini abang peluk." Lala membenarkan posisinya hingga posisi nyaman dan terlelap saat suaminya mengelus kepalanya dengan lembut.
Soga mengambil ponselnua sambil mengecek email yang masuk, Soga pun merasa lega karena orang kepeecayaannya bisa diandalkan, Sogapun ikut berbaring dan memluk istrinya, mereka sama-sama terlelap hingga waktu dzuhurpun masuk, Lala yang merasa sedikit bertenaga bangun dan membangunkan suaminya agar mereka bisa beribadah bersama.
Selesai beribadah mereka kembali memesan makanan karena wantunya makan siang, sambil menunggu pesanan mereka, mereka bermain game online bersama, satu lawan satu, mabar kuy.😁
Sebenarnya Soga tidak mebegerti awalnya game itu, tapi Lala mamaksa Soga mendownload game itu dan mengajarkan Soga untuk bermain game itu, hingga merwka berperang didalam game, karena Lala sudah ter iasa dengan game itu akhirnya Lala lah yang jadi pemanang game tersebut.
Soga ternganga dengan kekalahannya, tapi setelah melihat wajah bahagia istrinya diapun ikut senang walau dia kalah.
"nanti abanh akan berlatih buat ngalahin sayank, lagian sayank hebat banget yah, abng aja laki-laki kayak susah gitu ngalahin sayank, hero abang ampe tumbang teru, abang kan make hero cowok, sayank makenya hero cewek, tapi masih hebatan hero ceweknya yah." Soga bertanya penasaran pasal game tersebut.
"trus kalau abang mau naikin ranknya gimana nih sayank?" tanya Soga penasaran.
"kalau soal itu sih abang cuma perlu figh di classic dulu ampe level berapa gitu, usahain menang, nanti kita punya team, lima lawan lima, kita cuma pelu robohin towernya biar menang, kalaupun kita harus figh dengan lawan demi melindungi tower kita, untuk heronya kita harus yang benar-benar menguasai hero tersebut, nanti kalau abang udah level berapa gitu Lala lupa, baru kita nak sa push rank, semakin kita rajin push rank, maka akan semakin tinggi rank kita, itupun kalau kita tidak kehilangan bintang karena kita kalah. " Alla begitu semangat menjelaskan game tersebut pada Soga, Soga hanya tersenyum mengerti maksud istrinya.
" baiklah sayank, kalau gitu abang nanti akan mainkan game ini ketika senggang, tapi sayank main sama abang yah. "
" okeh" ucap Lala dengan semangat.
"sekarang kita makan dulu yuk, habis tu kita lanjut main gamenya." Soga turun dari ranjang mengitari ranjang mangajan istrinya bergandengan menuju meja makan.
__ADS_1
"benaran abang nih, kita main gamenya lagi." Lala kegirangan memeluk lengan Soga,Soga gemas melihat tingkah Lala hingga dia mencubit pipi Lala dengan gemas.
"iya beneran sayaankkk kita main ampe sayank puas mainnya, saynk bilang kan abang harus rajin push rank." Lala mengangguk dengan semangat.
Merekapun duduk di meja makan dan makan bersama sambil sedikit bercerita asih seputar game tersebut hingga akhirnya selesai mereka makan, Lala membereskan meja makannya.
Selesai dengan pekerjaanya Lala menyusul Soga yang sudah menunggu di ranjang, merekapun melanjutkan permainan mereka, Lala main satu team dengan Lala, dan tiga teman lainnya tidak tau asalnya dari mana, yang penting tujuan mereka sama yaitu memenangkan game tersebut.
Soga dan Lala begitu heboh dengan permainan game mereka Soga sudah beberapa kali mati, sedangkan Lala baru mati sekali karena dikeroyok lawan.
Akhirnya Soga mengerti cara memakai heronya hingga dia membunuh semua lawannya, Lala ikut membantu, merekapun menyerbu tower lawan hingga tower terakhir.
"Victory" teriak Lala kegirangan.
"wah sayank, abang udah ngerti gimana makenya, yuk kita lanjut lagi." Soga antusias dengan kemenangan mereka.
Merekapun melanjutkan permainan hingga beberapa kali, dan menang terus, hingga Soga mendapatkan rank pertamanya.
"yeaahh akhirnya Lala bisa juga push rank Lala." teriak Lala kegirangan.
Soga hanya ketawa sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah istrinya, merekapun melanjutkan game mereka hingga waktu ashar masuk, setelah itu mereka beribadah kembali dan begulah kegiatan mereka hingga tak terasa udah tengah malam aja saking asiknya main gamenya, ibadah tetap yah tepat waktu, karena Soga mengingat kondisi istrinya, Soga hanya memeluk Lala tidur hingga subuh menjelang.
__ADS_1