
Hari sudah pagi tapi hujan masih belum berhenti, gemercik air jatuh masih terdengar.Fajar membuka matanya, dia melihat senja disampingnya yang masih tertidur dan memeluk tubuhnya dengan erat.
Pelan-pelan dia memiringkan tubuhnya menghadap ke senja, dia melihat mata senja yang tertutup masih nampak indah, alisnya yang hitam, bulu matanya yang lentik, hidung mancung, bibir tipis yang lembut, fajar menelan ludah, mata fajar memandang turun kebawah.
Fajar baru menyadari kalau senja memakai baju malam yang sangat seksi, lekukan tubuhnya nampak jelas dari luar bajunya.
Senja membuka matanya, melihat fajar sedang memperhatikan tubuhnya, sepontan tangan senja menutupi tubuh mungilnya,
"kamu sudah bangun...?"tanya fajar
senja hanya mengangguk pelan menarik selimut menutupi tubuhnya
"kenapa...?" tatapan fajar makin tajam menatap senja
Fajar makin mendekat, senja pelan-pelan juga mundur, senja sudah berada ditepi tempat tidur jika dia bergeser lagi dia akan jatuh.
Tapi fajar terus mendekatinya, dan membuat senja mundur juga, akhirnya senja terjatuh. maksud hati ingin menarik senja tubuh fajar malah ikut terjatuh juga.
Fajar jatuh diatas tubuh senja, senja mencoba mendorong tubuh fajar.
"bangunlah....kamu sangat berat...!!!" kata senja
fajar hanya diam menatap senja
wajah senja memerah karena fajar menatapnya, hingga dia menutupi wajahnya dengan tangannya.
Fajar berdiri duduk ditepi tempat tidur mengulurkan tangannya kepada senja menyuruhnya bangun.
Senja meraih tangan fajar berdiri, tapi fajar menariknya hingga senja duduk dipangkuan fajar, tangan fajar melingkar ditubuh senja. senja meronta tapi dekapan fajar makin erat
"apa yang kamu inginkan...?lepaskan aku...!!" tanya senja
"hemmmm....."
fajar tidak menjawab hanya memandangi senja dari atas sampai bawah perlahan-lahan mendekat dan mencium bibir tipis senja
__ADS_1
"kamu tahu yang aku inginkan...aku sudah mencoba menahan diri tapi mungkin ini sudah..."
fajar tidak melanjutkan kalimatnya dia menatap wajah senja yang sayu dan sedikit gemetar
" aku tidak akan memaksamu... pergilah...!!"
fajar melepaskan pelukannya, senja buru-buru bersiri dan menutupi tubunya dengan kedua tangannya
Fajar menuju kamar mandi meninggalkan senja sendiri. didalam kamar mandi fajar begumam sendiri
bukankah dia istriku sudah menjadi kewajibannya melayani ku...beraninya dia memasang muka seperti itu didepanku
Fajar keluar dia melihat senja membuka lemari mencari-cari baju yang bisa dia pakai
" disini tidak ada baju perempuan, aldo hanya menyiapkan satu baju ganti kemarin, rencananya kita sudah kembali ke rumah hari ini. tapi kelihatannya kita harus berada disini dulu sampai aldo menjemput kita" kata fajar sambil melihat suasana diluar
Senja mengambil kemeja untuk dipakainya dan berjalan kamar mandi,
Fajar turun kebawah melihat-lihat apa ada bahan makanan untuk dimasak, hanya ada mie instan dan telur dikulkas.Fajar menyalakan kompor dan memasaknya.
senja berjalan menuruni tangga, meski kemeja itu menutupi bagian atas tubuh senja tapi fajar masih bisa melihat paha senja yang putih mulus.Fajar menelan ludah
"terima kasih...." senja duduk dan memakan mie buatan fajar
Setelah selesai makan senja mencucu mangkok dan peralatan dapur yang kotor. fajar hanya duduk memandang tubuh senja dari belakang.
Diluar masih hujan lebat, entah apa yang terjadi dengan aldo mengapa sampai sekarang belum menjemput mereka.jaringan telpon terputus sampai saat ini listrik masih belum menyala.
Hari sudah makin sore, tapi hujan masih belum reda, angin bertiup dengan kencang, senja memeluk tubuhnya karena dingin.
fajar menyuruh senja kekamar disana akan lebih hangat.
senja berjalan menuju kamar dia melingkarkan selimut ketubuhnya.duduk disofa dekat jendela,melihat diluar sudah gelap. dia turun mencari fajar dia takut ruangan sudah semakin gelap.
"suamiku...dimana kamu...?"teriak senja
__ADS_1
"aku disini..."
fajar bebrapa kali mencoba mengecek tepon apakah sudah berfungsi, tapi tetap belum ada hasil. dia membanting gagang telpon itu
"maafkan aku...jika aldo tidak menjemput kita malam ini...terpaksa kita harus bermalam disini lagi..."kata fajar
senja memegang tangan fajar, dia takut sendirian dikamar. mereka berdua pergi kekamar, duduk bersandar di atas tempat tidur.
"tidurlah..,,!!!"kata fajar
senja bersandar dibahu fajar. hujan sudah mulai reda, hanya terdengar tetesan air yang jatuh. Awan hitam mulai hilang tertiup angin, cahaya bulan pun mulai memasuki kamar
Fajar melihat senja sudah tertidur, dia melihat wajah senja begitu cantik dibawah cahaya bulan, dia menyentuh pipi senja dengan lembut dan menidurkan senja dibantal.
"jangan pergi...." gumam senja sambil memegang erat tangan fajar
Fajar menatap senja, ternyata senja hanya mengingau.
fajar berbaring disamping senja, senja mendekat dan memeluk tubuh fajar, tubuh senja makin erat menempel ditubuh fajar.
jika seperti ini terus pertahananku akan jebol juga
Fajar bergumam dalam hati melihat senja. Dia mengusap lembut pipi senja dan mencium bibirnya. pertama senja tidak menunjukkan reaksi, fajar menciumnya kembali kali ini lebih lama. Tangannya mulai menelusuri tubuh senja.
Fajar membuka kacing baju senja satu persatu, dan menciumi tubuhnya. senja terbangun dan melihat fajar sudah diatas tubuhnya.
"bolehkah....?" tanya fajar
mata fajar bersinar seprti memohon padanya.
perlahan senja mengangguk.
melihat jawaban senja, fajar mencium bibir senja
"aku akan melakukannya dengan lembut ...!!!"
__ADS_1
Malam itu fajar adalah orang yang paling bahagia, sedangkan senja terlelap disamping fajar, dia mencium kening senja dengan lembut, memeluk tubuh senja dan memejamkan matanya
bersambung