
Hari ini mama dan cantika berangkat, semua koper-koper sudah sadah dikeluarkan mereka hanya tinggal berangkat saja, tapi cantika masih mondar mandir dirunang tamu menunggu kakak dan kakak iparnya turun
"kak aldo kenapa kak fajar dan kak senja tidak turun-turun ini sudah jam berapa..?
cantika terus mengerutu sendiri
"entahlah....!!! jawab aldo sambil mengerakan pundaknya naik turun
"sayang sabar penerbangan masih lama..." mamanya coba menenangkan cantika
***
Sedangkan dikamar, senja masih sibuk membantu fajar bersiap-siap, mengambilkan baju, jas, dasi sepatu dan lain-lain. Fajar ingin mempermainkan senja apa pun yang disiapkan senja dianggapnya tidak cocok tidak sesui dengan gaya fajar.Setelah lama sekali akhirnya fajar dan senja turun. Cantika berlari menghampiri kakaknya itu.
"kenapa sih kakak lama sekali...?" protes cantika
"memangnya sudah mau berangkat...? tanya fajar
"lihatlah kak ini sudah jam berapa...? gerutu cantika
Fajar hanya tersenyum, cantika menarik tangan senja mengajaknya ke kamar cantika. cantika mengeluarkan sepasang anting-anting dari permata yang sangat cantik
"kak...kak senja sudah memiliki cincin dari kak fajar gelang dari mama, dan liontin dari ayah kak senja, jadi aku memberikan anting-anting ini untuk hadiah pernikahan kakak dan kak fajar, "kata cantika
Senja terharu dan meneteskan air mata dipipinya, dia memeluk cantika
"terima kasih kakak sangat menyukainya. anting ini sangat cantik, aku akan menjaganya baik-baik. kata senja
"baguslah kalau kakak menyukainya" cantika tersenyum
Mama sudah memangil cantika untuk segera berangkat, fajar dan senja mengatar cantika dan mama sampai bandara, sekali lagi cantika memeluk senja,
"hati-hati....!!! kata senja
cantika hanya tersenyum dan mengangguk pelan
"ma selamat jalan hati-hati disana...!!!kata fajar
__ADS_1
"iya...kamu juga hati-hati disini jaga menantu mama baik-baik...!!!
mama memeluk fajar dan senja, kemudian pergi melambaikan tangan kepada mereka.
mama berpesan untuk menjagaku
entah apa yang terjadi nanti kepadaku hanya tuhan yang tau
senja berpikir sejenak khawatir apa yang akan terjadi nanti.melihat kepergian cantika dan mama sampai tidak terlihat lagi.
Dari bandara Fajar mengantar senja pulang kerumah dulu, kemudian fajar kembali ke kantor, ada banyak pekerjaan yang menumpuk ketika beberapa hari ini dia tidak pergi ke kantor
Fajar disibukan dengan beberapa dokumen yang harus dia tanda tangani menumpuk hingga tinggi di atas mejanya.
***
Dirumah senja merasa bosan,dia hanya duduk-duduk ditaman membaca buku, semua orang dirumah sibuk dengan pekerjaannya masing-masih. Senja melihat pak mul dan pak tris sedang merapikan taman, kemudian senja menghampirinya.
"pak mul...pak tris apa yang sedang kalian lakukan..."tanya senja
"boleh aku bantu..." tanya senja
"tidak non....jangan nanti tuan muda marah" pak tris berdiri menghalangi senja untuk melangkah lebih lanjut
"itu kalau dia tahu..." jawab senja dan menerobos pak tris
"tapi nona ini sangat kotor..." kata pal mul mencoba membujuk senja agar tidak mengotori dirinya
"sudahlah pak...aku bosan hanya duduk diam melihat kalian, ayo kita tanam beberapa bunga disini nanti musim semi sudah berbunga semua..
Mendengar kata-kata senja pak mul dan pak tris tersenyum dan akhirnya membiarkan senja membantu mereka.
Senja menyuruh pak tris membeli beberapa benih bunga dan menyuruh pak mul merapikan taman, mencabuti bunga yang sudah tidak bagus lagi
Hari sudah semakin sore, senja memanggil bi ina menyuruh membawakannya minuman dingin.Bi ina datang membawa segelas minuman dingin.tapi senja menatapnya dengan sangat kecewa.
"bi ina aku kan suruh membawa minuman dingin,kata senja
__ADS_1
"iya nona...ini.." jawab bi ina sambil memperlihatkan minuman yang dibawanya
"bukan hanya untuk ku...tapi untuk kita semua, mana minuman untuk pak mul dan pak tris..?
Perkataan senja membuat heran semua yang ada disana, tidak biasanya seorang nona dari keluarga kaya mau minum dengan pelayan seperti mereka
"kenapa hanya diam...ayo ambilkan untuk mereka...!!!"suruh senja
"baik nona...!!! bi ina segera pergi mengambil minuman ke dapur
Mereka minum bersama, kadang-kadang terdengan tawa kecil yang terdengar. senja merasa tubuhnya lengket dia pergi ke kamar untuk mandi,
Senja selesai mandi duduk mengeringkan rambutnya yang masih basah, senja duduk di balkon memandang langit yang bewarna kuning keemasan, merasa nyaman senja memejamkan matanya dan tertidur di kursi yang ada dibalkon
Fajar pulang dan memasuki rumah bi ina menyambutnya
"tuan muda sudah pulang...?tanya bi ina
Bi ina merasa heran sangat jarang sekali fajar sore sudah pulang kerumah biasanya pulang selalu larut malam
"dimana nona...?tanya fajar
"nona sedang ada dikamarnya, mungkin saat ini selesai mandi...!!!jawab bi ina
Fajar memasuki kamar, tidak melihat senja didalam kamar, dia melihat ke kamar mandi tidak ada juga, angin membuat gorden di jendela terhembus beterbangan fajar melihat senja duduk di balkon dan sedang menutup matanya,
Fajar mendekati senja, rambut senja tertiup angin menutupi sebagian wajahnya, fajar merapikan rambutnya dan mengelus pipi senja yang merona karena cahaya matahari.
Senja terlihat sangat cantik,
aku tau kenapa namamu senja, karena kamu begitu cantik ketika sore hari
dan aku beruntung mendapatkanmu
Fajar tersenyum memandang lama senja yang masih tertidur, pelan-pelan fajar mendekat dan mencium bibir senja yang lembut,
bersambung
__ADS_1