
Senja membuka matanya, ada yang aneh pagi ini, dia tidak melihat suaminya disampingnya.Dia kaget dan bangun mencari-cari dimana suaminya.
Dia bahkan tidak melihatnya dikamar mandi, tiba-iba fajar masuk kamar sambil menelpon, senja lega melihat suaminya.
"apa yang kamu lakukan...?"tanya fajar melihat senja
" hemmm....
aku....tidak....aku mau ke kamar mandi...!!!"kata senja dan langsung masuk kamar mandi
Senja merasa heran tidak biasanaya fajar bangun pagi-pagi, dia bahkan sudah rapi dengan setelan jasnya
Fajar hanya tersenyum dia tahubm kalau senja merasa binggung dengan apa yang terjadi, tapi dia mempunyai sebuah kejutan untuknya.
"bi ina....masakannya enak sekali pagi ini...!!!"kata fajar
Bi ina tersenyum, tidak biasa-biasanya tuan muda fajar begitu ramah.Ada banyak pertanyaan dikepalanya, bi ina mengelengkan kepalanya mencoba meyadarkan diri dari lamunannya
Senja menuruni tangga dengan anggun, Fajar melihatnya.
kenapa dia begitu cantik pagi ini
pikir fajar
Senja duduk bersiap untuk makan juga, Aldo menyusul dari belakang.Dia menggangguk mengisyaratkan kepada fajar kalau pekerjaannya sudah selesai
" makanlah...aku akan memebawamu ke suatu tempat nanti...!!!"kata fajar
senja kaget dan menghentikan makannya dia melihat fajar dengan tajam, kemana dia akan membawanya pergi, itulah yang dipikirkan senja.
"kita akan pergi kemana suamiku....?" kata senja
Tapi Fajar hanya dia dan meneruskan makannya. senja melihat ke arah aldo, tapi aldo mengerakkan bahunya dan mengelengkan kepalaya tanda dia tidak mengetahui apa pun
"baiklah kita berangkat.....!!!"kata Fajar
__ADS_1
Senja mengikutinya dari belakang, didalam mobil tidak ada yang berkata sepatah katapun, Fajar merasa puas telah mengerjain senja.dan senja dengan wajahnya yang ditekuk melihat ke luar jendela
Jangan bilang dia akan mengajakku ke tempat yang aneh-aneh lagi kali ini
pikir senja
Senja kaget melihat ke luar, sepertinya dia mengenali jalan-jalan ini. Dia melihat ke arah fajar.
" kenapa kita kesini...?"kata senja yang terlihat bersemangat
"aku mengantarmu masuk kuliah...!!!"kata Fajar
Senja menatap Fajar dengan senyuman dan rasa bahagia yang tak tertahan kemudia dia memeluk Fajar. Air matanya menetes karna bahagia
"kenapa kamu menagis...? apa kamu tidak suka...?"tanya fajar
Senja mengeleng.
"aku sangat suka...terima kasih...!!!"kata senja
Kemarin malam Fajar menemui ana, mencari tahu apa yang dilakukan senja dirumah. Ana bercerita senja tidak melakukan hal-hal yang aneh, hanya seperti biasa.Dia bercerita kalau senja merasa bosan, dia ingin kembali ke kampus lagi.
Mendengar cerita Fajar senja kembali menitikan air mata.Dia merasa terharu hanya mendengar kalau dia bosan, Fajar langsung membawanya ke kampus
Fajar mengusap air matanya.
"aku melihat beberapa gambarmu kemarin...dan itu benar-benar indah, aku yakin kalau mama tahu dia akan sangat menyukainya...!!!"kata fajar
" kamu melihatnya...?apakah bagus...?"tanya senja
"hemmmmm"
kata Fajar sambil mengangguk
Mereka telah sampai di depan kampus, senja turun dan melambaikan tangan kepada fajar
__ADS_1
"kamu yakin tidak mau aku mengantarmu masuk...?"kata Fajar
senja mengeleng
"pergila kamu akan terlambat nanti...!!"kata senja.
Mobil Fajar pergi berlalu, senja menghembuskan nafas panjang dan
memasuki kampus.
Senja melihat cilla berjalan bersama temannya.dia merlari menghampirinya,
Cilla adalah teman senja meskipun mereka tidak terlalu dekat tapi mereka berteman baik
" hay....!!!"sapa senja
"senja...."kata cilla yang kaget melihat senja berdiri didepannya
"kamu kemana saja...sudah 1 semester lebih kamu tidak masuk, aku khawatir padamu..!!" kata cilla
Senja hanya terdiam.
"pasti sudah terlalu banyak yang aku lewatkan ya...!!!"kata senja menatap kedepan
Senja menuju kantor dosen, mengurus beberapa data yang harus diisinya
"apa pak...semuanya sudah diurus atas nama fajar...?" kata senja
"iya kamu hanya tinggal masuk dan mengikuti pelajaran seperti biasa, tidak ada yang perlu kamu khawatirkan semua sudah diurus oleh tuan fajar...!!!"kata salah seorang staf
Senja keluar, dia binggung entah apa yang dia rasakan bahagia atau apa, Fajar telah melakukan apapun yang senja inginkan.
Senja merasa dia begitu beruntuk mendapatkan suami seperti fajar, mungkin dia yang telah dikirim tuhan untuk membahagiakannya.
BERSAMBUNG
__ADS_1