
Embun menatap Fajar dengan tatapan tajam.
Fajar membalas tatapannya, dengan mata tajam yang mengisyaratkan jangan pernah coba-coba untuk mengganggunya.
embun menunduk sadar fajar menatapnya, pergi dengan senyuman kecil dibibirnya entah apa yang dia rencanakan
Fajar sudah menyelidiki keluarga kusuma termasuk embun, dia tidak tahu apa yang akan terjadi jika yang dinikahinya dulu adalah embun.
"aku akan merapikan kamar dulu...!!"kata senja
"hemmm...!!!"jawab fajar
Senja khawatir kamarnya akan berantakan dan tidak terawat sejak dia pergi dihari pernikahannya dia belum pernah datang kesini lagi.
Fajar duduk bersama papa senja dan mamanya diruang keluarga, mereka berterimakasih atas kedatangan fajar.
Senja membuka pintu dan benar apa yang dikhawatirkan senja.
senja segera merapikan kamarnya debu dimana-mana, sejak dia menikah tidak ada seorang pun yang memasuki kamarnya.
Mamanya membiarkan begitu saja kamarnya.
tok....tok....tok
suara pintu diketuk
"siapa...?"tanya senja sambil berjalan ke arah pintu.
"ini saya nona...saya membawakan sepray dan selimut bersih untuk nona...!!!"kata seorang pembantu
senja tersenyum dan mempersilahkan pembantu itu membantunya merapikan tempat tidur.
"maafkan saya nona, nyonya besar tidak memperbolahkan semua pembantu membersihkan kamar nona...!!!"kata bi ijah dengan penuh penyesalan
"tidak apa-apa...bi ijah boleh keluar terimakasih bi...!!!"kata senja
Bi ijah keluar kamar dan menutup pintu, senja melanjutkan merapikan kamar, menata buku-buku yang berserakan dimeja.
tok....tok....tok
"ada apa lagi bi...senja bisa melakukannya sendiri...!!!"kata senja
__ADS_1
Senja berjalan ke arah pintu dan membukanya dia terkejut yang dibalik pintu adalah Fajar
"sudah....?"kata fajar
senja hanya menganguk dan bergeser memberi jalan untuk fajar masuk kamarnya.
Fajar melihat seisi ruangan, tampak usam tidak terawat dan berdebu
"kamu suruh aku tidur disini...?"kata fajar
Senja hanya menunduk merasa bersalah kamarnya jauh berbeda dari kamarnya dirumah fajar.
"apa ini kamar anak keluarga kusuma...?"kata fajar
"maafkan aku suamiku...karna kita baru datang dan mendadak kita bermalam disini bi ijah belum sempat merapikan kamar ini...!!!"kata senja
Fajar duduk ditempat tidur meraba sepray dan selimut.
"setidaknya disini bersih...!!!"kata fajar
aku sudah lelah...ayo kita beristirahat" tambah fajar
Senja hanya terdiam melihat suaminya berbaring dan memejamkan matanya, senja berjalan kesisi lain ranjangnya, memang ranjang itu terlihat kecil.
Tubuh Senja sedikit menyentuh tubuh Fajar dia menatap wajah suaminya berharap suaminya tidak terbangun
Fajar sudah terlelap,
Senja merasa sangat haus dia bangun dan pergi ke dapur.
Embun mengintip dari pintu kamarnya, melihat senja keluar dari kamarnya, embun buru-buru masuk kamar senja
Dia melihat fajar terlelap, wajahnya sangat tampan, embun mendekat dan membelai pipi fajar.
"Siapa...?" fajar menepis tangan dipipinya
"Aduh..."teriak embun
"apa yang kamu lakukan disini...?" kata fajar yang kemudian berdiri ingin meninggalkan embun
Embun memeluk tubuh fajar dari belakang
__ADS_1
"biarkan aku memilikimu...apa yang kamu sukai dari senja...apa hebatnya senja sehingga dia mendapatkanmu...?"kata embun
Fajar memcium bau alkohol dari tubuh embun dia mengingkirkan tubuh embuh dari tubuhnya.
"akan aku lakukan apa saja yang senja lakukan, jadilah milikku...!!!"kata embun
Fajar menatap tajam embun
"kamu tidak akan pernah mendapatkanku sekarang, nanti dan seterusnya...!!! aku hanya menyukai senja. dan hanya dia yang akan menjadi istriku...!!!"kata fajar
Embun hanya diam mendegar kata-kata fajar
Pintu terbuka senja memasuki ruangn dia sudab mendengar apa saja yang dikata kan embun dan fajar dari balik pintu tadi
"aku akan menjelaskannya...!!!"kata fajar sambil menarik tangan senja
senja menunduk, air matanya mengalir membasahi pipinya.
Fajar melihatnya dan meraih kedua tangan senja.
"tidak ada yang terjadi antara aku dan embun...percayalah padaku"kata fajar
Senja hanya mengangguk kemudian memeluk tubuh suaminya.
Embun terkejut melihatnya, dia pergi dengan wajah tertekuk mungkin malu, karna dia tidak berhasil menggoda fajar, atau marah karena senja lebih baik, dia bisa mendapatkan seorang laki-laki yang sempurna
Fajar membalas pelukan senja, senja semakin erat memeluk suaminya tapi air matanya tidak bisa berhenti, dia terengah-engah menahan tangis
Fajar menyuruh senja duduk.dia menatap senja
"ada apa...?"kata fajar
"aku sudah mendengar semuanya....baru kali ini seseorang memilihku dari pada kak embun...!!!"kata senja terbata-bata menahan tangis
"bahkan papa dan mamaku selalu memihak embun, embun lebih segalaya dari pada aku...tapi kamu...!!" kata kata senja tertahan jari fajar yang menutup mulutnya
"aku akan memihakmu...sekarang, nanti dan selamnya...!!!"kata fajar yang kemudian memeluk senja
"sudah jangan menagis...sudah malam beristirahatlah...!!!"kata fajar menghapus air mata senja
Fajar membaringkan tubuh senja dan mencium keningnya, Senja tertidur dalam pelukan suaminya.
__ADS_1
BERSAMBUNG