
Senja masuk kedalam kamar yang telah disiapkan fajar, dia melihat sekeliling ruangan yang begitu besar dan mewah, tempat tidurnya terpisah dengan ruang tamu. Jendela yang begitu besar, bahkan senja dapat melihat seluruh kota yang gemerlap dari balik jendela itu.
Tubuh senja pegal-pegal semua,karena dia harus berdiri dan menyapa tamu-tamu seharian ditambah lagi dia juga harus memakai sepatu hak tinggi, dia memijiti kakinya sendiri
Senja menuju kamar mandi, dia berfikir ingin berendam air hangat sebentar untuk menghilangkan kelelahannya.
Senja melihat bak mandi yang begitu besar dan mewah, sampingnya bahkan ada sabun dan sampo ternama, senja melepaskan bajunya kemudian berjalan ke bak mandi dan mulai berendam.
Waktu berlalu begitu cepat, senja menyudahinya dan keluar melihat baju tidur yang sudah disiapkan diatas tempat tidur
senja memegang baju itu dan melihatnya
apa aku harus memakai baju seperti ini
baju ini begitu terbuka
seseorang bahkan akan masuk angin jika memakainya
senja melempar baju itu ke atas sofa.
karna hari ini dia begitu lelah senja langsung membaringkan tubuhnya diatas kasur dan sebentar saja sudah tidur terlelap
***
Aldo memberitahu fajar kalau dia sudah mengantarkan senja kedalam kamar yang sudah dipersiapkan. mungkin saat ini senja sedang beristirahat.
"oh...baguslah...!!!kata fajar
"hey tuan muda fajar bramastio...apa kamu tidak akan menyusul istrimu...? tanya tomi yang sudah mabuk
"Dia sangat kecapekan hari ini...aku membiarkannya beristirahat malam ini" jawab fajar
"tapi malam ini malam pertamamu...
"bukankah masih ada malam-malam berikutnya...dia tidak akan bisa kabur dariku...
ha...ha...ha...
__ADS_1
Mereka mulai minum-minum lagi.hari sudah sangat larut tito dan tomi sudah tidak sadarkan diri. sam membawa tito pulang sedangkan aldo mengantar tomi pulang fajar sendiri keatas menemui istrinya
Fajar naik menuju kamar dimana senja sedang beristirahat.dia membuka pintu masuk tersenyum melihat senja sudah tertidur diatas tempat tidur.
fajar menuju kamar mandi, pergi mandi akan menyegarkan fajar. Fajar keluar hanya memakai handu mencari baju tidur yang disiapkan oleh pegawai, Dia melihat baju tidur senja diatas sofa. tapi fajar tidak menemukan baju ganti untuknya terpaksa dia hanya memakai celana pendek untuk tidur malam ini
Fajar mendekati senja yang sedang tertidur pulas, dia mengusap pipi senja dan mencium keningnya.Fajar berbaring disamping senja mematikan lampu dan kemudian memejamkan mata.tiba-tiba tangan senja mendarat diatas dada fajar yang membuat fajar langsung membuka matanya.
Fajar melihat kearah senja, terlihat senja masih tertidur dengan pulas.Fajar mendekat dan mencium bibir senja yang lembut. fajar meletakan tangannya dibawah bahu senja dan mendekapnya, senja pun tidak sadar juga memeluk tubuh fajar
malam sudah berganti pagi, bahkan matahari sudah sangat tinggi. Senja membuka matanya, tepat didepan senja berbaring fajar yang masih terlelap, senja hampir saja menjerit karena kaget, tapi senja buru-buru menutup mulutnya agar tidak menimbulkan suara yang membuat fajar terbangun.
Senja mengintip dibalik selimut, melihat apakah bajunya masih melekat ditubuhnya
masih utuh
senja menghela nafas panjang, dia pelan-pelan mengangkat tangan fajar yang melingkar ditubuhnya
"kenapa bangun apa sudah pagi..?
fajar menarik dan mendekap tubuh senja yang tertidur disampingnya.
jawab senja sambil melirik apakah fajar kembali tertidur
"kenapa kamu melihatku..? terpesona...?
senja tidak menjawab dia hanya diam tidak bergerak sedikit pun.Fajar kemudian menindih tubuh mungil senja
"tadi malam kamu belum melayaniku..,aku minta pagi ini...
fajar mulai mendekatkan wajahnya ingin mencium senja. senja mencoba mendorong tubuh fajar tapi dia tidak berdaya
Senja menutup matanya, dia takut melihat fajar sedekat ini dengan dirinya
Fajar tersenyum melihat senja sedang ketakutan seperti itu
"aku melepaskan mu hari ini...tapi entah kapan aku akan memakanmu..."
__ADS_1
Fajar beranjak dari atas tubuh senja dan menuju kamar mandi,senja membuka matanya. suara memakanmu terua bergiang ditelinga senja
"suruh aldo mengatarkan baju kesini... aku akan mandi dulu..." perintah fajar
Senja menelpon aldo meminta dia membawakan baju ke hotel, tidak lama aldo datang membawa baju untu senja dan fajar.aldo akan menunggu dibawah
senja memangil fajar memberitahu kalau aldo sudah datang membawakan baju
"masuklah bantu aku memakainya"
senja masuk kekamar mandi membawa baju untuk fajar hati nya masih dihantui rasa takut entah apa yang akan terjadi didalam nanti
senja masuk, fajar langsung menutup pintu dengan tangannya menghalangi tubuh senja dipintu. wajah fajar mendekat
"biarkan aku mencium mu...!!!
kata-kata fajar membuat senja terpaku tidak dapat berbicara apa pun
"karna kamu tidak menjawab, aku anggap kamu menyetujuinya"
Fajar meletakkan tangan kanannya dileher senja kemudian mencium bibir senja dengan lembut, tangan kiri fajar memegang pingang senja dan menarik tubuh senja menempel ditubuh fajar.
senja tidak bisa berbuat apa-apa selain menyerahkan dirinya, tangan fajar mulai meraba kemana-mana
"sekertaris aldo sedang menunggu dibawab" senja mencoba menyelamatkan dirinya dari cengkraman fajar
"biarkan dia.,,dia akan menunggu....!!!
senja tidak dapat menghentikan fajar.
tiba-tiba terdengar suara seseorang mengetuk pintu
"kita buka dulu pintunya siapa tahu ada hal yang penting" senja mencoba meyakinkan fajar
Fajar melepaskan senja, dia segera berpakaian dan keluar dadi kamar mandi meninggalkan senja didalam
senja duduk lemas bersandar dipintu tubuhnya gemetar. Dia bisa selamat hari ini tapi setiap saat si tuan muda fajar itu akan benar-benar memangsanya nanti
__ADS_1
bersambung