
Tuan wisnu baru saja keluar untuk rapat, dikantor suasana sudah berubah sangat sibuk dari pada biasanya.Beberapa proyek gagal dan juga ada juga proyek ambruk yang membuat kerugian bertambah besar, tuan wisnu berusaha untuk memperbaikinya mencari modal kesana kemari
Pagi-pagi senja melihat papanya terdiam diruang kerjanya, terlihat buku-buku berserakan dimana-mana kertas-kertas memenuhi sampah diujung ruangan.
"pa apa yang terjadi" tanya senja menghampiri papanya dan membawakan secangkir kopi untuk papanya
"senja kamu disini...? mendekati senja dan duduk disofa
"papa tidak apa-apa sayang...!!! jawab papanya
"baik lah minum kopi nya senja berangkat kuliah dulu"senja berdiri dan pergi meninggalkan papanya
telepon berbunyi tuan wisnu mengangkatnya senja menghentikan langkahnya mencoba mencari tahu apa yang terjadi. ternyata itu telepon dari kantor papanya, tiba-tiba terdengar teriakan sang papa, dia mendengar kalau saham perusahaan telah turun secara dratis dan beberapa proyek sudah diambil alih oleh perusahaan bramastio
tuan wisnu sangat kaget dan duduk dikursi dengan wajah yang puncat. senja kembali ke dalam ruangan kerja papanya melihat papanya apakah baik-baik saja
"senja perusahaan papa telah bangkrut" kata papanya
"hutang papa juga ada dimana-mana"
tambah papanya
senja hanya terdiam memeluk papanya
Seluruh anggota keluarga berkumpul diruang keluarga, tuan wisnu menyampaikan kepada keluarganya kalau perusahaan telah bangkrut dia juga berhutang banyak kepada bank. apa boleh buat sebagian harta kusuma harus berkurang untuk membayar hutang-hutang tuan wisnu
Nyonya Vero dan embun tidak bisa menerima apa yang terjadi. mereka tidak rela kalau barang-barangnya harus dijual
tapi tidak dengan senja. senja menyerahkan seluruh tabungannya kepada sang papa dan kunci mobilnya untuk dijual.
Tuan wisnu menitikan air mata melihat senja dan memeluknya
Dengan sangat terpaksa nyoya vero juga menyerahkan harta benda nya untuk membantu suaminya
Tapi semua itu hanya dapat membayar beberapa hutang tuan wisnu ke bank dan perusahaan-perusahaan kecil lainnya, belum hutangnya kepada perusahaan bramastio yang sangat banyak.
Tuan wisnu pergi keperusahaan bramastio untuk bernegosiasi jika bisa mendapat waktu untuk membayar hutang perusahan kusuma kepada perusahaan bramastio
"aku ingin menemui tuan muda bramastio" kata tuan wisnu kepada seorang resepsionis
"apa anda sudah membuat janji tuan" tanya seorang resepsionis itu
"belum...!!!suara tuam wisnu berubah pelan
__ADS_1
"maaf tuan ada tidak bisa menemui tuan muda bramastio
Tuan wisnu kemudian pergi duduk di sebuah kursi tunggu disamping resepsionis
Tuan fajar baru samapi berjalan melewati tuan wisnu. tuan wisnu yang menyadarinya kemudian berlari mengejar tuan fajar
"maaf tuan... saya ingin berbicara dengan tuam!! kata tuan wisnu yang mengejar dibelakang tuan fajar
Aldo mencoba menghangi tuan wisnu, tiba-tiba tuan fajar berhenti dan menyuruh aldo mengajak tuan wisnu ke dalam rungannya
"terima kasih tuan" kata tuan wisnu
Mereka sampai dirungan tuan fajar
"duduk lah apa yang ingin kamu bicarakan denganku" tanya fajar
"begini tuan saya ingin meminta waktu untuk membayar hutang-hutang perusahaan saya kepada tuan" suara tuan wisnu terdengar lirih dengan kepalanya yang menunduk dihadapan tuan fajar
"bukan kah hutang mu begitu banyak" bagaimana kamu akan membayarnya? fajar menatap tajam tuan wisnu yang membuat tuan wisnu ketakutan
"maaf kan saya tuan" jawab tuan wisnu
Fajar mengetahuai kalau tuan wisnu memiliki 2 orang anak perempuan,
kata-kata tuan fajar membuat tuan wisnu terpaku dan hanya diam tidak tahu harus berkata apa
"tapi tuan...?
tuan wisnu belum menyelesaikan kata-katanya sudah dipotong oleh fajar
"jika nanti aku menikah dengan salah satu anakmu maka semua hutang-hutang mu aku anggap lunas" fajar mempertegas kata-kata lunas
tuan wisnu hanya tertegun tidak bicara apa-apa. kemudian tuan fajar menyadarkan dia dengan teriakannya
"bagaimana...? teriak fajar
"aku akan membicarakannya terlebih dulu dengan anak-anakku tuan" tuan wisnu tidak berani menatap fajar takut kalau dian akan marah dengan jawabannya
"baik... pulanglah dan bicarakan dengan keluargamu...!! perintah tuan fajar
Tuan wisnu kemudian meninggalkan ruangan dia masih tidak bisa melupakan kata-kata tuan fajar yang meminta anaknya menikah dengannya. dia berfikir bagaimana mungki dia menjual anaknya untuk membayar hutang-hutangnya...
***
__ADS_1
Di dalam ruangan aldo masih belum paham apa yang diinginkan tuan muda fajar itu sebenarnya
"apakah tuan muda fajar benar-benar tertarik dengan anak gadis tuan wisnu?? goda aldo
"cari tahu tentang anak-anak tuan wisnu itu besok pagi-pagi semua informasi tentang anak-anak tuan wisnu harus sudah ada dimejaku" perintah fajar
***
Tuan wisnu sampai dirumah, istrinya menyambut dan bertanya bagaimana hasilnya, apakah tuan muda bramstio menyetujuhinya
tuan wisnu memanggil embun dan senja,
mereka duduk bersama diruang keluarga
tuan wisnu tidak tahu bagaimana membicarakannya dengan anak-anaknya
dia menghela nafas panjang dan menceritakan apa saja yang terjadi diperusahaan bramastio tadi, semua keluarga terkejut
"embun tidak mau menikah dengan tuan muda bramastio itu pa...!!!kata embun
"papa sebenarnya tidak ingin salah satu dari kalian menikah dengannya" kata-kata tuan wisnu sangat pelan ceman dengan anak-anaknya
"aku yang akan menikah dengan tuan muda bramasrio itu pa...!!! kata-kata senja membuat seluruh keluarga kaget
"kalau papa bisa terbebas dari hutang apa yang bisa aku bantu akan aku lakukan" tambah senja
"tapi senja...!! bantah mamanya
meskipun nyonya vero tidak begitu menyayangi senja tapi dia juga merasa cemas kalau anaknya menikah dengan tuan muda keluarga bramastio itu, apalagi mereka sudah mendengar kalau tuan muda keluarga bramastio itu sangat kasar sadis dan juga kejam,
"tidak apa-apa ma" kata senja menenangkan sang mama
"kamu yakin senja...? kata embun dengan menatap tajam mata senja
"Yakin kak..." jawab senja
Tuan wisnu menelpon aldo memberitahu bahwa anak yang akan menikah dengan tuan muda fajar adalah Senja.
Aldo menyuruh senja pergi kekator untuk menemui tuan muda fajar besok
bersambung
jangan lupa baca episod selanjutnya ya
__ADS_1
terimakasih