
Pagi-pagi aldo sudah berada dirumah senja untuk membawanya ke hotel bersiap-siap acara pernikahannya. Papanya mengantar senja sampai depan rumah.
"Mari nona...!!! aldo membukakan pintu mobil
Senja hanya diam dan masuk kedalam mobil, dia melihat papanya dibalik kaca mobil, air mata senja menetes, tapi buru-buru senja mengusapnya.dia tidak ingin papanya melihat air matanya. mobil melaju menuju hotel tempat acara pernikahan diadakan.senja turun dari mobil kakinya terlihat gemetar, dia melangkah menuju ruang rias, sudah banyak pelayan yang sedang menunggu senja untuk membantunya bersiap-siap.
Senja telah selesai, dia terlihat sangat cantik semua pegawai memujinya,
"tidak heran kalau tuan muda fajar buru-buru ingin menikahinya" tutur seorang pegawai memuji kecantikan senja
Fajar memasuki ruang ganti, dia terpana melihat senja yang sudah duduk dengan begitu cantiknya. Fajar pun terlihat sangat tampan dengan setelan jan yang senada dengan gaun pengantin senja.
fajar mendekati senja
"kamu benar-benar cantik istriku" puji fajar
pujian fajar membuat semua pegawai diruangan itu tersenyum-senyum sendiri. memang senja begitu cantik hari ini
selelah selesai bersiap kedua pembelai pengantin menunggu dirunagan pengantin. banyak tamu yang datang menemui fajar alih-alih ingin melihat calon istri fajar
Papa, mama dan kak embun menemui senja diruang pengantin. papanya memeluk senja, meminta maaf berulang kali. senja hanya tersenyum dan mengusap air mata diujung matanya
"senja tidak apa-apa pa...!!! senja akan hidup bahagia...!!!"
Senyum manis senja menenangkan hati papanya, mamanya mendekat
"sayang...terima kasih kamu harus bahagia" mamanya memeluk senja dan mencium kening senja
Sedangkan embun hanya tersenyum disamping mamanya matanya tertuju kepada tuan muda fajar yang berbicara dengan salah satu tamu yang memberikan selamat.
mengapa dia begutu tampan...??
dia begitu sempurna
tapi siapa yang tahu bagaimana kehidupan senja nanti....
embun tersenyum tipis,
tuan wisnu menghampiri fajar
"mohon tuan muda fajar berkenan menjaga anak saya senja"
__ADS_1
fajar hanya tersenyum
Acara akan segera dimulai semua tamu undangan sudah duduk ditempatnya.Tidak banyak undangan yang datang Fajar hanya mengundang beberapa keluarganya teman-temannya dan beberapa koleganya.
Suasana hening ketika kedua pembelai pengantin memasuki ruangan, meraka terlihat sangat serasi semua tamu memuji kecantikan istri fajar dan seperti biasa fajar tampil begitu sempurna.
Janji suci pernikah sudah diucapkan, kini mereka sudah sah menjadi sepasang suami dan istri.
Fajar berjanji kepada papa senja akan menjaga senja sampai kapanmu.mendengar kata-kata itu keluar dari mulut fajar senja merasa tersentuh tanpa sadar air matanya menetes, fajar mengusap air mata senja dengan lembut
Cantika menghampiri senja memberikan selamat karena sudah menjadi istri dari fajar bramastio, cantika mempersembahkan permainan biolanya untuk kedua pembelai yang berbahagia.
lantunan suara biola yang dimainkan cantika sangat merdu, semua terpana larut dalam alunan biolanya.
Aldo berbisik kepada fajar kalau teman-temannya ingin menyapa istri fajar, mereka meminta fajar mengajak istrinya menemui teman-temannya.
fajar membawa senja menemui teman-temannya. senja melihat ada 3 orang yang sedang menatapnya
"hallo kakak ipar..." sapa salah seorang dari mereka
"dia tomi...ini tito dan ini sam"
"dan ini senja" memperkenalkan istrinya
"hallo....!!!
"kakak ipar cantik sekali...!!! kalian akan bulan madu kemana...?bulan madulah dihotel ku aku akan menyiapakan kamar yang paling indah untuk kalian" kata tito sambil menepuk-nepuk bahu fajar
"aku akan memikirkannya"
Senja hanya tersenyum berdiri disamping suaminya, tidak tahu apa yang sedang mereka bicarakan, sudah sangat lama mereka ngobrol tapi belum juga berakhir. Tangan senja tiba-tiba mengandeng suaminya, Fajar kaget dia melihat senja dan senja hanya tersenyum
Senja mengangkat kakinya bergantian, dia sangat lelah berdiri dengan memakai sepatu hak tinggi itu. karena senja tidak terbiasa memakai sepatu hak tinggi, Fajar menyadari kalau istrinya merasa tidak nyaman
"apa kamu lelah" fajar memandang senja
senja mengangguk perlahan, Fajar berpamitan kepada teman-temannya membawa senja ke ruang tunggu.
"tuan muda fajar malam masih panjang... jangan terburu-buru...!!!
teriak sam yang tertawa dengan tito tan tomi
__ADS_1
Fajar hanya melirik dengan tatapan tajamnya yang membuat mereka langsung terdiam.aldo mengikuti fajar dan senja
"aldo tetaplah disini temani mereka, kalian juga sudah lama tidak bertemu...!!!
Mereka tiba diruang tunggu, fajar membungkuk mencoba membuka sepatu senja, tapi senja menghalanginya.
"tidak pantas seorang tuan muda menyentuh kaki seseorang sepertiku...!!!
"seperti apa...? tanya fajar yang tetap membuka sepatu senja dan melihat luka diatas tumitnya,
"apa ini sakit...? tanya fajar kemudian meniup luka dikaki senja
Tapi senja hanya terdiam entah apa yang ada dipikirannya, karena senja tidak menjawab fajar menyentil kaki senja yang tiba-tiba membuat senja tersadar dari lamunannya
"iya tuan...!!! kata-kata itu begitu cepat keluar dari mulut senja yang kaget
"mulai sekarang pangil aku suamiku.jangan tuan muda. dan ini adalah perintah... kamu mengarti...?
senja hanya diam mengangguk
"sekarang coba katakanlah...!!!
"su....suamiku
suara senja bergetar wajahnya memerah ketika fajar menatapnya wajah fajar semaki dekat dengan wajah senja.
"kamu tunggu disini dan beristirahatlah...!!! aku akan pergi menyapa beberapa tamu dulu
Senja terdiam melihat suaminya itu meninggalkan ruangan, seorang pegawai memasuki ruangan membawakan baju ganti untuk senja dan sepasang sepatu kali ini tidak berhak tinggi,
setelah selesai berganti pakaian aldo memasuki ruangan
"nona saya diperintahkan tuan muda fajar untuk mengantar nona menuju kamar yang sudah disiapkan, tuan masih menyapa beberapa tamu setelah selesai dia akan menemui nona disana."
Aldo membawa senja memasuki lif, senja melihat aldo menekan tombol lantai paling atas digedung ini.
mereka sudah sampai didepan sebuah kamar aldo memberikan kartu kunci kepada senja dan menyuruh senja masuk dan beristirahat didalam.
Senja menerima kartunya kemudian aldo kembali kebawah.
bersambung
__ADS_1