
Setiap hari senja hanya duduk-duduk bersantai, sesekali senja membantu bi ina dan ana, kadang-kadang berjalan ditaman depan rumahnya
Dia duduk melihat bunga-bunga yang ditanamnya kemaren sudah mulai berbunga
" ana lihatlah bunga-bunga yang aku tanam sudah berbunga...!!!" kata senja
Ana hanya mengangguk.
" kenapa...apa kamu bosan menemaniku...?"kata senja yang sedikit cemberut
"tidak nona...nona jangan marah bukan begitu maksudku...!!!" kata ana
"hahahaa...aku hanya bercanda...!!!"kata senja mengoda ana
Ana mengelus dadanya dan menghembusakan nafas panjang
"sebenarnya akulah yang merasa bosan disini...!!"kata senja
aku sangat merindukan teman-temanku"tambah senja
"aku akan kembali kekamar...!!!kata senja beranjak dan berjalan kedalam
Senja membaringkan tubuhnya di ranjang, dia melihat ke meja ada beberapa kertas. dia berdiri dan mengambilnya dan mencari sebuah pensil.
senja duduk di balkon kamarnya memegang pensil dan kertas, memejamkan matanya mencari inspirasi
Dia mulai mengambar desain perhiasan yang unik.Dia tidak hanya mengambar satu ada beberapa yang dia gambar, ada juga yang salah dan dibuangnya berserakan dilantai
Hari sudah mulai senja, matahari berwarna oren keemasan, senja masih asik mengambar tidak menyadari hari makin gelap
tok...tok...tok
__ADS_1
"nona apakah nona baik-baik saja"kata ana dari balik pintu
senja membuka pintu menemui ana
" memangnya apa yang akan terjadi padaku...?"kata senja
"dari siang nona tidak keluar kamar aku pikir nona....!!!" ana menghentikan kata-katanya
"sudahlah..,aku sudah lapar apa yang kalian masak hari ini...?"tanya senja dan berjalan kebawah
"wah....harumnya membuatku tambah lapar...bi ina apa yang kamu masak aku sudah sangat lapar...!!!"kata senja
Makanan sudah tersaji dimeja senja sudah tidak sabar untuk memakannya, dia melihat ke arah jam
mengapa fajar tidak pulang-pulang
mama juga tidak muncul-muncul cacing diperutku sudah memberontak minta makan
Tiba-tiba ponsel senja berbunyi.
pesan singkat dari mamanya kalau dia akan pulang agak malam jangan menunggunya makan malam.
senja tersenyum membaca pesan itu, tapi masih ada satu orang lagi yang harus dia tunggu. suaminya masih belum terlihat
dengan cemas senja melihat jam, sesekali dia melihat makanan dia sudah tidak sabar untuk memakannya.
suara mobil berhenti, betapa senangnya senja mendengar suara itu, dilihatnya fajar datang dari arah pintu,senja tersenyum
" suamiku apalah aldo tidak ikut makan malam dulu...?"tanya senja
"tidak dia harus segera kembali kerumahnya...!!!"jawab fajar
__ADS_1
mereka mulai makan, senja terlihat begitu lahap makan
"apakah kamu kelaparan hari ini...,"kata fajar
senja tidak menjawab dan meneruskan makannya. setelah makan senja membatu bi ina dan ana membersihkan dapur, sedangkan fajar kekamar bersiap untuk mandi
Fajar membuka pintu kamar, dia melihat kertas berserakan dilantai
apa yang terjadi...
pikir fajar
Dia melihat kertas-ketas itu terlihat seperti desain perhiasan yang belum jadi.
dia menuju balkon melihat kertas diatas meja, dia melihat gambar desain perhiasan yang sudah jadi dan unik
Ternyata dia pandai mengambar...
pikir fajar
Fajar meletakkannya kembali diatas meja, dia menuju kamar mandi.
Senja masuk kedalam kamar, dia kaget bahkan dia lupa apa yang dia lakukan tadi, dia membersihan kertas-kertas yang berserakan dilantai, dan menyumpan gambarnya didalam laci...
Dia merasa sangat lelah dan berbaring ditempat tidur, matanya mulai terpejam dan kemudian terlelap.
Fajar keluar dari kamar mandi, dia melihat kamarnya sudah bersih dari kertas-kertas yang berserakan, dia juga tidak melihat kertas yang ada diatas meja
Fajar mengusap pipi senja dan mencium kemingnya, kemudiam dia terlelap sambil memeluk tubuh senja
BERSAMBUNG
__ADS_1