
Seperti hari-hari biasanya senja menyiapkan satu stel jas diatas ranjang yang akan dipakai Fajar. dia masih melihat suaminya terlelap.
"suamiku..cepat bangun hari matahari sudah terik,"kata senja
Fajar membuka matanya bangun dan bergegas kekamar mandi. Setelah melihat suaminya bangun senja turun membantu bu ina dan ana didapur.
Mamanya sudah siap akan pergi ke toko perhiasannya.dia menghampiri senja
"sayang...jangan capek-capek biarkan mereka yang mengerjakannya.!"kata mama sambil melihat bi ina dan ana
Bi ina dan ana mengangguk, sedangkan senja hanya tersenyum dan menyajikan makanan didepan mamanya.
"sayang...kata fajar kamu sudah kembali ke kampus.?"tanya mama fajar
"iya ma.!"jawab senja
"Baiklah... kamu harus belajar sungguh-sungguh...ok,!"kata mama fajar
"iya ma.!"jawab senja
Tidak lama Aldo datang dan Fajar juga sudah turun mereka bergabung dimeja makan.
Fajar melihat senja, dia hanya diam.
"kamu sudah makan.?"tanya fajar.
"sudah, "jawab senja
"bersiap-siaplah dulu aku akan mengantarmu ke kampus.!"kata fajar
Senja hanya diam mengangguk dan pergi ke atas berganti pakaian dan mengambil tasnya
__ADS_1
Senja turun, dia tidak melihat semua orang dimeja makan.
Mamanya sudah berangkat ke toko perhiasan sedangkan aldo dan fajar sudah menunggu didalam mobil. senja buru-buru berlari menuju kedalam mobil.
"maafkan aku.!"kata senja
"Apa yang mengejarmu, lain kali jangan berlari seperti itu, aku akan menunggumu.!"kata fajar
Mereka berangka menunju kampus mengantarkan senja terlebih dahulu sebelum pergi ke kantor.
Sampai dikampus senja langsung turun, sedangakan fajar berangkat kekantor.
Senja melihat cilla berada didepan pintu masuk, dia berlari menghampirinya.Mereka bergandengan masuk kedalam kampus.
***
Fajar melihat tas senja masih tertinggal dijok mobil, dia menyuruh aldo putar balik
Senja dan cilla merasa heran apa yang sebenarnya terjadi.karena melihat kesana kesini senja tidak melihat Lukas sudah duduk jongkok didepan senja.
"Senja...maukah kamu menjadi pacarku,?"kata lukas
Senja hanya terdiam melihat lukas dan beberapa mahasiswa lain bersorak.
Lukas berdiri dan memberikan bunga kepada senja senja hanya diam tangannya tidak mampu mengambil bunga itu, dan bibirnya pun tidak mengeluarkan sepatah katapun.
Tiba-tiba sebuah tangan menepis bunga itu dari hadapan senja dan terjatuh ditanah.Senja kaget melihat yang dihadapannya adalah Fajar.
Semua orang melihat fajar, sebagian kaget melihat sikap fajar sebagian lagi kagum melihat ketampanan fajar.
Senja melihat Aldo berdiri tidak jauh darinya membawa tas senja yang tertinggal.
__ADS_1
Wajah Fajar merah menahan marah, dia hanya diam dan menarik tangan senja pergi.
Senja pun hanya diam dan mengikuti fajar.
Fajar menyuruh senja masuk kedalam mobil aldo segera menjalankan mobil pergi menjauh dari kampus.
Suasana didalam mobil sangat hening tidak ada yang berani bicara, Senja hanya diam dan menunduk.Aldo melihat dari kaca sepion Fajar terlihat sangat marah.
Tiba-tiba sebuah kalimat muncul dari mulut senja.
"maafkan aku suamiku, "kata senja
Fajar hanya diam tidak melihat senja, dia masih marah karena melihat ada seorang laki-laki yang menyatakan cinta kepada istrinya.
"siapa dia,?"tanya Fajar
"Namanya Lukas, dia senior dikampusku.!"kata senja lirih sambil terus menunduk
"apa kamu suka dia,?"kata fajar.
"Tidak..."kata senja tegas
Fajar tersenyum tipis dan kembali terdiam.
Setelah mengantar senja kerumah, Fajar dan aldo menuju ke kantor.
"Aldo...selidiki siapa Lukas.!"perintah fajar
Aldo hanya mengangguk dan menjalankan mobilnya.Aldo mengeleng-gelengkan kepalanya dia tidak percaya fajar begitu marah melihat seorang laki-laki mendekati senja.
Tadi Aldo melihat dengan jelas wajah Fajar merah karena menahan marah tidak seperti orang yang dia kenal, bahkan sekarang dia masih merasakan aura kemarahan disekitarnya.
__ADS_1
*B**ersambung*