
"ketua ada apa "kaze san miyu datang terlambat .
Keren melihat sekeliling dan menemukan serigala yang mati terkapar dengan kepala yang terpisah dari badanya .
"woww" keren tercengang
"Teman teman kita mendapatkan.tempat untuk nginap." kata miyu ,sontak semua melompat kegirangan tidak dengan yuni yang hanya melihat dari atas pohon.
"Nama kalian siapa" tanya perempuan itu
"e aku miyu dia kaze ,keren dan yang paling belakang itu adalah yuni " jawab miyu dan menunjuk satu persatu dari mereka ,"bagai mna dengan mu"tanya.miyu kembali .
"suji akuya panggil aja suji "
"hmm suji baiklah "
"umurmu berapa " tanya suji kepada miyu
"aku 8 tahun "
"eee,8 tahun knapa kau bisa sehebat itu "
"apa nya " miyu mulai kebingungan
"kau bisa membunuh serigala dengan mudah ,apa kau pikir itu tidak hebat " mata suji berbintang bintang dia kagum kepada miyu.
"dan kau "tanya miyu
"15 tahun"
"15 tahun ,sudah memiliki dada sebesar itu
Keren " perkataan miyu membuat suji malu .
"apa yang kalian lakukan di desa ini " suji mengambil jamur yang ada di dekatnya.
"kami bertugas membunuh serigala yang menyerang desa ini "
"benarkah! "
Hm...miyu menganguk kan kepalanya .
"kita sudah sampai " suji segera mempersilahkan mereka masuk di rumah papan dan di kelilingi oleh tanaman bunga serta ternak ternak yang di pelihara oleh mereka.
"woww" keren melihat sekeliling rumahnya dan berdecak kagum ,sebuah lukisan dan foto yang tertata rapi serta rumah yang harus tetapi ada yang janggal di sana ,tangga di sana memiliki bekas cakaran begitu juga dengan dinding nya uang tidak terlihat dengan jelas.
Miyu ingin menanyakkan nya tetapi niatnya terkurung karena ingin meyelidiki lebih dlam lagi
"suji sini aku aja yang masak " miyu mengambil keranjang yang di dalam nya terdapat sayuran,kaze ikutlah dengan ku keren tetap lah di sana "
Miyu segera ke dapur yang di ikuti oleh kaze .
Setelah mereka sampai " kaze apa kau menyadarinya " tanya miyu
__ADS_1
"tentu saja ,bekas cakaran di mana mna suji mungkin tidak mengetahui nya tetapi kita bisa menyadarinya ."
Miyu mengambil sayuran nya lalu memotong motongnya " kau benar ,di lihat dari bekas nya itu seperti cakaran beruang ataupun singa " miyu memanaskan panci serta air di dalam nya.
"ya ketua benar ,aku sempat melihat kuku serigala putih itu tetapi tidak sebesar ini " kaze memasukkan bumbu bumbu nya ke panci .
Miyu melihat kaze " ternyat kamu tau juga memasak "
"tentu saja ,aku selalu memasak makanan sampai ia meninggal karena sakit " raut wajah kaze berubah menjadi sedih ,mengingat masa lalu .
"maaf kaze aku tidak bermaksud menyinggung mu " miyu merasa bersalah .
"ketua knapa bisa memasak dengan umur segitu " kaze memasukkan sayuran yang sudah selesai di potong oleh miyu.
"ya,aku belajar dari kakek zui hehe" miyu tidak dapat mengungkit masa dia di dunia asalnya ,memasak sendiri kehidupan nya termasuk mandiri karena tidak ada siapapun di sisi nya yang ingin menemaninya.
"woww hebatt "suji terpana dengan sajian buatan miyu dan kaze ,"tentu saja " miyu dan kaze mengancungkan jempolnya ke arah dirinya sendiri.
"Yuni kemarilah,gabung bersama kami "miyu mengajak yuni yang dari tadi berdiri dekat jendela dan menatap keluar ."
"cih ,matilah " yuni memasang muka yang sangar hanya keren dan suji saja yang takut tidak dengan miyu dan kaze .
Keren yang dari tadi menunggu dengan air liur yang ingin keluar, hasrat nya tak dapat lagi tertahan "selamat maka...-
"Tunggu "suji menghentikan tindakan keren "adek ku belum pulang tolong tunggu sebentar lagi " suji membungkukan kepalanya .
"haha tenanglah sekarang kau adalah tuan rumah kami akan mendengarkan apa saja yang kau katakan " kata kata kaze membuat suji tersipu malu.
5 menit ...
1 jam ........
2 jamm ........
"aku tidak lagi tahan "keren ingin mengambil makanan yang terletak di atas meja itu segera kaze menarik tubuh keren "tunggu dulu " kaze burupaya mencegah keren .
"sepertinya dia tidak akan pulang " suji menundukan kepalanya .
"hmm ..,suji apa kau memiliki orang tua " tanya miyu.
Miyu mengangguk " sebenarnya keluarga ku hancur "
"apa maksud mu "keren yang tadi tergiur oleh makanan kini serius dengan perkataan suji"
"ayah ku kabur dari rumah ke gunung ,pada malam itu aku melihat ayahku berjalan sempoyongan ke arah gunung ,dalam beberapa hari tia tidak kunjung kembali ."
" bagai mna dengan ibu mu " keren bertanya sontak semua menatap dirinya
Termasuk miyu "bodoh udah tau orang bersedih lagi lagi dia mengatakan hal yang tidak perlu cih" batin miyu keren begidik merinding melihat wajah miyu.
"ibu dia sekarang menjadi pela*ur dia pulang kerumah jika dia mendapatkan pelanggan yang banyak,seperti nya ibu tidak lagi menganggap kami anak nya ."
Suji bersedih mengingat masa lalu nya yang penuh kenangan ."
__ADS_1
"kurasa adek mu tidak akan datang "ucap miyu
"mungkin ,kalo begitu kita makan bersama saja "
"selama...-
Crek.. suara pintu terbuka ,pandangan mata mereka semua mengarah ke pintu
" wuh,dingin nya "laki laki berambut pirang masuk .
"ha itu adekku " suji menunjuk adek nya
"ada apa " pria itu terkejut ketika melihat banyak orang dalam rumah nya terlebih lagi dengan kaze dengan tampang yang seram dan berbada besar swmua akan merasa ketakutan ketika melihatnya.
"selamat datang "
Pria itu duduk dan terpana melihat makanan yang ada di atas meja .
"siapa nama mu nak " tanya miyu kepada adek suji
"akowa haiyu ,eh tunggu knapa gaya bucara seperti kau paling besar " kata kata haiyu membuat semua orang tertawa .
"makan lah ini buatan ku dan kaze "
"kaze ,siapa "
"aku " kaze menunjuk dirinya memakai jempolnya ..
"hebat ,kau bisa masak aku pikir kau pembunuh" haiyu keceplosan "apa kau bilang ,bocah jika saja aku tidak meninap di rumah mu aku pasti sudah membunuhmu
" ampunn"
"oh yuni kemarilah makan bersama kami " miyu mengajak yuni makan bersama .
"cih siapa sudi makan ber-
Guarr...... Suara yuni bersuara wajah yuni memerah dan malu .
"kemarilah "
karena kelaparan yang sudah melada dirinya mau tidak mau dia harus makan ..
miyu tertawa kecil " oh iya yuni apakah kk mu itu kandung ?" tanya miyu
"cih,tentu saja tidak dia hanya rekan ku aku sudah menganggap nya kk ku " yuni tetap memasang wajah yang dingin .
"kakak anak kecil ini siapa " haiyu menunjuk miyu "dari tadi dia bersikap seperti orang dewasa saja."
mendengar kata kata haiyu miyu menjadi kesal "oi bocah ,kau panggil aku anak kecil,ku bunuh kau" miyu memasang wajah sangarnya .
"imut nya ,hei pria besar apa adek mu ini kalo marah memasang wajah imut"
***kak terimakasi telah memebaca novel ku kiranya kk berkenan meninggalkan sejumlah like and coment juga vote terimaksi semoga kita terbebas dari corona dan sehat selalu begitu juga dengan keluarga kita .
__ADS_1
terimakasi***!