
Lisa berjalan dengan santai mengelap pedang yang di lumuru oleh darah sesekali dia menjilatnya dia berdiri tepat diatas kepala kaze lisa menaikkan pedang panjangnya ingin menusuk kaze .
Srekk... Lisa terkejut melihat perutnya di tembus oleh pedang kecil memalingkan wajah dan melihat miyu dengan senyuman menyeramkan dengan luka sayatan seperti preman dia bersandar di pohon untuk penopang tubuhnya yang kehabisan tenaga
Lisa mencabut pedang miyu menjatuhkan nya ke tanah di depan kaze perempuan itu berjalan sempoyongan ke arah miyu.
Ketua... Kaze menyodorkan tangan nya lalu pingsan tak sadarkan diri.
Wajah lisa menjadi seperti iblis dengan tawa serta darahnya yang mengalir di wajahnya membuat siapa saja ketakutan
Lisa berdiri depan miyu lalu menusuk perut miyu miyu berteriak hesteris berpikir dia akan mati perempuan itu terus menerus menusuk nya.
Sesekali ia mengayunkan pedang nya dan mengenai wajah nya dengan hasrat membunuh ia terus menusuk miyu miyu terus menerus muntah darah matanya ingin keluar merasakan kesedakan berkali kali di tusuk perempuan itu tersenyum ke setanan iblis merasuki nya
Sik.. Jarum kecil menancap di leher lisa dia menyadarinya menyabut nya berpaling mencari siapa yang melakukan nya dan menemukan nya di atas pohon "yuni"
Lisa jatuh berlutut mulutnya penuh busa sepertinya jarum tadi memiliki racun.
Miyu menyandarkan dirinya sekarang dirinya di penuhi darah di mna mana luka sayatan siapa saja pasti akan mati di posisi miyu berbeda dengan miyu dia dapat bertahan walaupun napasnya sudah tersengal.
Yuni melompat menuju lisa lalu menebas kepala perempuan itu, "yuni "miyu tersenyum melihat ke datangan yuni
Yuni melirik miyu memasang wajah yang masam " cih, menyedihkan " perempuan itu berniat mengangkat miyu yang tak berdaya kaki yuni di tangkap oleh lisa yang tidak berkepala lisa bangun yuni terdiam ketakutan .
Bomm... Lisa menayunkan tangan nya membentur perut lisa hingga tercampak muntah darah sekalian ketakutan melihat lisa tak berkepala.
Tiba tiba tubuh lisa memakin lama makin pada terkoyak sedikit demi sedikit koyak sehingga keluar mahluk berbulu dari tubuh nya "beruang "yuni menatap lisa yang sudah jadi beruang mengamuk sekarang lisa lebih takut ketika melihat beruang itu berhadapan dengan miyu yang menyenderkan badanya.
__ADS_1
Beruang itu mengamuk memukul pohon yang di senderi miyu pada bagian atas hingga patah dan jatuh beruang itu melihat miyu penuh dengan luka yang lagi tersenyum seperti sudah siap menghadapi kematian beruang itu memijak mijak miyu. Yuni menangis tidak tega melihat dia menjadi korban beruang besar diliputi rasa bersalah ingin dia membantunya tapi dia juga tak berdaya pukulan lisa tadi sudah cukup membuat dia telak.
Beruang itu mengeluarkan cakar nya dan mencakar bahu miyu miyi kesakitan menangis baru kali ini dia menagis setelah kejadian menimpa orangtua nya.
Darah keluar dari luka yang cukup lebar di bahu miyu mengalir dari tangan nya dan mengenai gelang nya.
Beruang itu berniat menyerang lagi menggunakan kukunya tetapi berhenti. Melihat gelang miyu mengeluarkan listrik kuning seperti gelang nya keemasan.
Miyu terkejut tiba tiba ia merasakan sakit luar biasa dari tangan nya tangan nya mengeluarkan darah menciprat kemnana mna gelang itu mengeluarkan sesuatu berbentuk akar menusuk tangan miyu ke dalam bersatu dengan tulang nya gelang yang longgar menjadi ketat meremukan tangan miyu ,miyu mengerang kesakitan ingin sekali ia memotong tangannya.
Perlahan lahan sesuatu berbentuk di tangan miyu berubah menjadi kubus panjang mirip seperti meriam emas panjang di dalam nya terdapat bulatan berwarna hitam berakar
Beruang itu ketakutan mencakar senjata itu terua menerus tetapi tidak ada lecet sedikitpun.
3
2
Buk.... Bommmmmm bulatan hitam menghatam badan beruang itu menjadi debu dan lurus menghantam hutan meledak seketika cahaya bulatan hitam membesar hingga meledak. Menghancurkan setengah hutan membuat tanah berlubang.
Tangan miyu tidak kuat menahan kuat tembakan itu hingga tulang nya patah badan miyu terhempas dengan pohon yang di senderinya ia sedikit tersenyum lalu tak sadarkan diri.
Cuaca pagi menyinari seisi ruangan di pentalkan Oleh kaca jendela menyinari wajah miyu, miyu menarik selimut nya lagi merasa terganggu tiba tiba miyu terkejut bangun terduduk dengan cepat memeriksa tubuhnya lalu berdiri"seperti tubuhku baik baik saja" miyu berdiri ingin keluar melewati kaca besar.
Miyu berbalik lagi melihat dirinya di cermin tidak percaya dengan wajahnya terdapat bekas sayatan di wajah nya sperti preman saja dia membuka baju nya
Mata nya terbuka kebar terkejut mengingat kejadian semalam ketika melihat badan nya di penuhi dengan luka sayatan seperti pendekar pedang pada umum nya.
__ADS_1
Miyu menutup penasaranya dan keluar menemui orang orang duduk menyantap makan malam serta seorang duduk di tangga.
Semua orang berhenti makan dan berbicara canda tawanya berhenti ketika melihat ke hadirat miyu kaze bangkit lalu membantu miyu duduk di meja makan.
Miyu melihat sekeliling keren, suji, haiyu, dan kakek tua ,wanita yang memebantu kakek itu lalu yuni yang duduk di tangga menatap dirinya .
"knapa ,knapa aku bisa selamat ,seharusnya aku mati " kata kata miyu membuat seisi ruangan menjadi senyap hingga akhirnya keren berbicara
Sebenarnya" keren menatap sekeliling nya kami memberi mu buah abadi .
"abadi ?" keheran miyu ingin mengorek lebih dalam.
E,e,a,a..... Kakek melihat keren sulit menjelaskan kakek itu memukul pundak keren dan menatapnya berbicara dalam hati seperti aku yang berbicara walaupun keren tidak tau tapi dia sudah mengerti.
"sebenarnya kau sudah mati pada waktu itu
(miyu sedikit terkejut menelan ludahnnya)ketika kami bangun kami melihat kau mati dengan badan wajah penuh luka sayatan tusukan kami semua panik, keren berlutut menangis kami terdiam kaze mengangkatmu tiba tiba gelang emas mu bersinar menarik organ organ serigala putih dan hitam kami di situ panik, tiba tiba kau bangun bangkit seperti zomby kau pada waktu itu tidak sadar kau mengendus memasuki rumah dan menemukan buah bahkan aku tidak tau kalo itu adalah buah abadi kau memakan nya .
setelah habis kau pingsan aku segera memeriksa mu ternyata kau masih hidup bukan hanya hidup luka mu di sembuhkan bekas sayatan tusukan telah hilang kecuali sayatan di wajahmu dan perut dadamu sayatan itu cukp dalam sehingga lama prosesny
miyu memegang wajah nya "apa ini tidak bisa sembuh " miyu mengelus elus nya.
"mungkin bisa kalo tidak salah seminggu lagi tapi lihatlah " kakek tua itu mengambil piso lalu menusuk perut miyu.
miyu terkejut ingin dia menghentikan tapi dia kalah cepat srekkk.....piso menembus perut miyu ia kesakitan ingin mati kaze berdiri takut miyu kenpa napa.
cukup sudah pura pura mu. "kakek itu melihat tajam miyu "eh.. tunggu dulu tidak sakit bahkan darahnya tidak keluar knapa.
__ADS_1
"kau kehabisan darah jadi darah mu tidak keluar"
mau nangis aku gadak yang suka cerita aku ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜