Sudah Berhenti

Sudah Berhenti
asrama perempuan


__ADS_3

Wajah Miyu merah ketika melihat rata rata perempuan di sana membuka baju lalu melompat ke dalam kolam


"Apa ini surga "Miyu menggelengkan kepalanya "Pokok nya aku harus perpura pura seperti perempuan seperti biasanya.


"Oii,adek kecil buka pakeanmu lalu melompatlah"salah satu perempuan berbicara kepada Miyu membuat Miyu sedikit ragu membuka bajunya .


"Tidak ada pilihan lain "pelan pelan Miyu membuka baju nya lalu segera masuk ke dalam kolam .


"Wuahahaha ,dada mu kecil hahaha"perempuan berdada besar menertawai Miyu


"Miyu kan masih anak anak ya tentu belum tumbuh"salah satu wanita membalas kata kata perempuan berdada besar itu.


Miyu hanya dia melihat perlakuan mereka terlebih lagi mereka depat dada .


"Teman teman "seorang perempuan melompat ke luar kolam "bagai mna jika kita memberi baju kepada Miyu dan mendandan rambutnya hahh"


"Ide yang bagus "salah satu teriak membuat teman temannya juga setuju dengannya berbeda dengan Miyu sedikit terkejut jika bisa dia ingin kabur dari asrama ini.


Setelah selesai berendam mereka semua pergi ke kamar besar di mna kamarnya di lengkapai dengan lemari besar meja besar baju baju yang bagus dll.


Mereka memang memiliki kamar tersendiri tetapi mereka membentuk kamar lebih besar lagi agar mereka bisa selalu bersama .


Perempuan itu menarik tangan Miyu menuju kamar besarnya dan di ikuti oleh teman temannya


"Hmmm ,berhubungan miyu tidak memiliki baju,silahkan keluarkan baju kalian yang cocok di kenakan untuk Miyu"semua perempuan di sana berlari dan membongkar lemarinya.


Cobaan pertama


"Hmm kurang cocok "salah satu dari mereka berbica ketika melihat Miyu mengenakan baju seksi yang lebih menonjolkan dada sayangnya tubuh Miyu tidak memiliki dada besar dan juga tubuh Miyu kecil membuat orang mengira miyu memakai baju orang dewasa.


Cobaan kedua


Miyu mengenakan rok yang sedikit panjang dan baju berlengan panjang membuat pandangan teman temannya merasa aneh melihat Miyu


"Ganti"


Cobaan ketiga

__ADS_1


Baju penyihir serba hitam membuat Miyu sedikit seram membuat orang orang takut melihatnya


Cobaan ke empat


Miyu mengenakan baju renang membuat teman temannya tertawa tebahak bahak dan membuat miyu jengkel.


Cobaan kelima


Zirah besi di sertai pedang membuat Miyu tenggelam di dalam zirah nya dikarenakan zirah itu hanya di pakai oleh orang berbadan besar


Akhirnya semua orang putus asa ,tidak ada yang cocok di kenakan ke pada Miyu ,tidak sampai seeorang datang dari luar kedalam asrama


"Jaloo,dari tadi aku melihat kalian kebingungan ya untung aku membeli sesuatu dari pasar"semua orang gembira dan mengambil belanjaannya dari tangan nya


Lalu mereka mengeluarkan semua isinya dan mendapati baju anak kecil.


"Kurasa ini cocok" seorang mengeluarkan rok merak yang pendek khusus untuk anak anak.


"Dan ini juga " seorang lagi mengeluarkan baju berlengan panjang lebih panjang dari tangan Miyu ,ketika ia mengenakannya ia seperti anak yang imut siapapun yang melihat ini mereka tidak akan rela menyakiti Miyu ,seeorang pasti ingin memilikinya tidak sebagai pacar maupun istri melainkan adek kecil .


Bertubuh pendek memaki baju yang lengan nya kepanjangan membuat kesan yang imut dan juga rok sepaha berwarna merah,menambah kemungilannya.


"Kita akan melanjutkan dengan dandan "Semua wanita setuju dengan tanggapan nya tidak dengan Miyu yang sedikit pucat ketika memikirkan orang sekuat dirinya di dandan


Semuaa orang mendandan Miyu seperti orang yang tidak bersalah


Sama seperti pakaen semua juga kebingunan mendandan miyu apalagi dengan dengan wajah nya


Jika ia menambahkan lapstik di bibirnya maka iti tidak cocok terlebih lagi Miyu tampak dewasa memakai bedak di wajah nya jadi mereka sepekat tidak memakai bedak apapun di wajahnya


Beda dengan rambut mereka mudah melakukan nya di percobaan pertama ketika mereka membuat rambut Miyu sperti putri ,dengan mengeoang lalu di putar di keliling kepalanya lalu meninggalkan sisa nya dan meluruskan ke bawah.


Hari udah malam


Semua perempuan berkumpul di meja makan yang lumayan besar termasuk Miyu sesuai peraturan saat malam semua orang wajib mengikuti jadwal makan malam begitu juga dengan pagi .


5 pelayan datang dan membawa sejumlah makanan akan segera mengisi perut mereka yang kosong dari tadi ,selesai pelayan meletakan makan semua orang mendekat kepada Miyu .

__ADS_1


"Eh ada apa ini "wajah Miyu pucat seketika


Seeorang menyuapkan makanan ke mulutnya mau tidak mau Miyu harus menerimanya


"Kiyaaaa.....semua wanita berteriak gemes melihat Miyu memakan makanan sontak semua perempuan di sana menyodorkan makanan ke mulutnya membuat Miyu ,bingung


Mau memakan yang mna .


Saaat nya tidur


Dug...dugg...duk.. Jantung Miyu berdebar kencang ketika dia tertidur di ranjang yang besar miyu melihat kesamping terlihat perempuan berejer saling berpelukan dan yang terakhir dari ujung ke miyu ,memeluk miyu sama juga ketika miyu melihat kesamping sebaliknya


.


mereka sengaja memilih kamar besar agar mereka bisa tidur bersama miyu.


Matahari menggantikan bulan memancarkan cahaya dan memantulkan ke wajah miyu super imut membuat dirinya terbangun dia mendapati diri tertidur sendiri di kasur ,wanita wanita yang tidur bersama nya tidak lagi bersamannya membuat dirinya kebingungan .


Miyu segera turun dari kasur lalu turun ke lantai 1 dia sedikit terkejut ketika melihat makanan ada di atas meja dan dengan sepucuk surat bertuliskan


"Miyu kami semua harus pergi berlatih ,kami pikir karena kamu masih kecil tidak perlu latihan tapi entahlah itu semua tergantung kamu dan satu lagi pedang besar Miyu tolong di pindahkaan kami semua tidak bisa mengangkatnya"


"Hmm kurasa aku jalan jalan aja melihat sekeling ecademi ini "batin Miyu lalu memakan semua makanannya .


Setelah selesai Miyu keluar dan mengambil pedang besarnya lalu menempelkan di punggungnya.


Miyu terus berjalan ,dia berhenti ketika melihat sekolah ilmu pedang tanpa pikir panjang Miyu langsung masuk .


Miyu merasa ada yang aneh dengan murid di sini ,menatapi dirinya membuat Miyu tidak nyaman,bagaimna tidak , semua orang bingung knapa bisa anak anak masuk ke sekolah ini terlebih lagi bagai mna bisa dia mengangkat pedang sebesar itu.


Langkah Miyu berhenti ketika mendengar suara pedang yang beradu ,suara itu berasal dari belakang sekolah,karena penasaran Miyu pergi ke arah suara itu


ting ting.... suara pedang berdentingan


orang orang yang ada di sana berlatih yang di pandu oleh kakek Zui


Miyu menatap mereka dengan takjub membuat matanya berbinar binar

__ADS_1


kakek Zui menyadari kehadiran Miyu


"Miyu ,ada apa "kakek Zui menyadarkan ketakjuban Miyu


__ADS_2