Sudah Berhenti

Sudah Berhenti
pedang baru


__ADS_3

"keren "miyu tidak mempedulikan pertanyaan kakek zui .


Melihat mata miyu kakek zui sudah mengerti"bagaimna jika miyu ikut berlatih"kakek zui menunjuk tempat berlatih murid muridnya


"benarkah"miyu merasa sangat senang


"tentu saja "jawab kakek zui


"yeeeee,"miyu melompat lompat karena senangnya ,miyu bergegas ke arah murid murid itu


"perkenalkan namaku miyu" miyu mengenalkan diri


"eee,hm senang berkenalan dengan mu "salah satu murid membuka pembicaraan ada sedikit ke raguan di dirinya mungkin karena miyu masih kecil atau miyu adalah perempuan mungil terlebih lagi miyu dapat mengangkat pedang sebesar itu


"baiklah ank anak ,miyu adalah anak baru di sini harap kalian menerimanya dan mengajarinya dan juga miyu adalah adekan kalian"teriak kakek zui membuat murid muridnya mengerti


"hmmm,yi,gob,zru kalian tiga bantu miyu berlatih pedang"kakek zui menunjuk dua laki dan 1 wanita


"ba,baik "serentak mereka bertiga lalu memnuntut miyu ke sudut yang sepi


Yi adalah perempuan berumur 15 tahun memiliki badan sedikit tinggi dan rambut hitam bedada besar


Gob adalah laki laki berbadan besar memiliki rambit hitam dan kuning di tengahnya


Zru adalah laki laki yang serius kapan saja dan di mna saja


memiliki rambut hitam dan suka mengatur


"baiklah aku akan mengajari mu !"gob mengangangkat pedangnya


"tunggu dulu dia masih kecil dan tidak membutuhkan orang tidak becus seperti mu"zru menunjuk gob membuat gob kesal ingin dia segera menghajar nya tetapi mengingat ini adalah tugas yang di berikan kakek zui dia menahan emosinya


"cih perempuan ya di ajari oleh perempuan lah "yi mencekal pinggangnya


Melihat mereka berdebat miyu mengepalkan tangan nya, terlihat dari wajahnya bahwa dia sedikit emosi


Bummm....miyu meninju dinding sebelahnya yang terbuat dari batu bata ,hingga belubang


Tiga murid itu terdiam ,merasa bersalah dan ngeri melihat tangan mungil miyu bisa menghancurkan dinding itu


Semua murid murid berhenti berlatih dan melihat ke arah suara yang keras itu


Kakek zui menduga ada sesuatu yang salah dia langsung bergegas menuju tempat mereka


Sesampai di sana kakek itu sedikit terkejut melihat tangan miyu berdarah dan dinding yang belubang


"ada apa ini"kakek zui menyisir pandanganya.


Tiga murid tadi menundukan kepalanya merasa bersalah


"mereka berdebat ketika ingin mengajari ku kerena pusing mendengar mereka berdebat aku meninju dinding dan hancur"miyu menyalahkan mereka bertiga


Kakek zui memandang mereka dengan tanjam membuat mereka membungkukan badan dan meminta maaf

__ADS_1


"kalian bertiga aku sangat kecewa dengan kalian ,pergilah dan renungkan ke salahan kalian."kakek zui mengibaskan tanganya agar mereka segera pergi.


"miyu ikutlah denganku "kakek zui pergi dan berharap agar di ikuti oleh miyu.


Miyu segera berlari mengejar kakek zui


"untuk apa kek "tanya miyu kepada kakek zui


"Lihatlah pedangmu bukankah itu tidak cocok dengan tubuhmu"kakek zui menunjuk pedang miyu.


"ayolah kek walaupun tidak cocok tapi aku sangat nyaman menggunakannya"miyu protes kepada kekek zui


"Tidak aku akan memilih senjata untukmu"


"Tapi"


"Tidak ada tapi tapian "kakek mulai tegas dengan miyu


Miyu menggigit giginya "andai aku lebih besar dari mu aku pasti akan membunuhmu ,pasti ,pasti,pasti"batin miyu yang sudah mulai kesal dengan sikap kakek zui.


Kakek zui sedikit merasa tidak nyaman dengam miyu yang membara bara .


"Baiklah miyu pilih pedang yang kamu suka,kakek akan menunggu di sini,jika sudah perlihatkan dengan kakek"


"Baik"


Miyu melihat sekeliling rungan yang di penuhi dengan meja dan lemari dimna di atas dan dalam nya terdapat berbagai senjata yang memikat hati miyu.


"Kakek zui,aku sudah mendapatkan nya"


"ee ,bukankah aku bebas memilih"


"Pilihlah yang memikat hati ,yang mana kamu rasa bagus, berkualitas ! "kakek zui mulai kehabisan kesabaran .


"senjata ini semua memikat hati ku "miyu melemparkan nya ke atas lalu berbalik kedalam untuk memilih pedang lagi.


Uaaaa...mata kakek zui melotot hampir keluar melihat kelakuan miyu.


"Dasar kakek tua "miyu mulai kesal dengan peraturannya"hmm pedang yang bagus ya ,yang mana " miyu berkeliling mencarinya ,seketika langkahnya berhenti ketika melihat pedang di bawah lemari .


"pedang "miyu mengambilnya,dan terdapat dua pedang kecil sangat pas untuk miyu.


"hmm ,kurasa ini bagus untukku "miyu berjalan ingin keluar ,tiga langkah ia berjalan ia berhenti dan mekihat ke samping terdapat lemari kaca dengan berbagai senjata di dalamnya ,dia antara semua pedang itu hanya satu yang memikat hati miyu ,tidak pedang melainkan sebuah gelang berwarna putih.


Miyu segera mengambilnya lalu mengenakanya "hmm seperti nya cocok untukku " miyu segera pergi dari sana ke luar agar dia bisa memperlihatkan nya ke kakek zui.


"hmmm...,bagus ini sangat cocok dengan mu "kakek zui menyetujuinya.


"anu.. "


"ya "


"ee tidak jadi " miyu berniat memberitahukan mengenai gelang yang di dapatnya tapi ia mengurungkan niatnya

__ADS_1


"Baiklah kita harus bagai mna kan pedang ini "ujar kakek zui


"hmm.. Aku akan membalikan nya kepada kaze " miyu mengambil pedang kaze lalu meletakkanya ke punggungnya .


"hmm baiklah "


Miyu segera pergi meninggalkan kakek zui ke kelas keze.


"anak itu kelas nya di mna ya"


Miyu mulai berkeliling academi.


"miyu "seseorang memanggil miyu


"oh keren ,ada apa " tanya miyu bingung


"seharusnua aku bertanya begitu" jawab keren


"aku (menunjuk diri sendiri) aku ingin mencari kaze "


"untuk apa " tanya keren kembali


"aku ingin membalikan pedang ini kepada kaze ,tapi aku tidak tau dia di mna " jawan miyu.


"ooooooo,aku akan menemani mu "


"baiklah ,apa kau tau di dimana kelas nya " tanya miyu


"enggak"


"Jadi untuk apa guna nya kau disini " batin miyu


"kita tanyak aja sama guru yang di sekitar sini "


"o ide yang bagus(miyu memukul telapak tangan nya ,knapa tidak terpikirkan oleh ku" miyu segera pergi .


"tunggu "keren segera menyusul miyu


"hmmm kaze ?, kalo enggak salah di lantai 6 ruangan 5 ,paling ujung " guru laki laki berbadan besar menjelaskan lokasinya.


"terimakasi guru" miyu dan keren segera pergi


"kamu tunggu" guru yang tadi memanggil miyu


Miyu membalikan badanya "ada apa "


"berhati hatilah "guru itu sedikit khawatir


"knapa "tanya keren


"di sana murid nya semua berutal berhati hatilah


"baik" miyu dan keren segera pergi meninggalkan guru itu yang khawatir dengan miyu.

__ADS_1


"hmm lantai 6 ,baiklah tinggal satu langkah lagi.


__ADS_2