Sudah Berhenti

Sudah Berhenti
pulang ke acedemi


__ADS_3

Di rumah berbagai makanan tersedia di meja makan orang orang mulai mengambil sendok bersiap makan.


"banyak nya! "haiyu terkagum dengan ences di bibir nya.


Kakek melihat haiyu "tentu saja miyu dan teman nya kan mau pergi ke acedemi nya"


"Apa!, pergi" haiyu dan suji berdiri lalu menatap miyu lama.


"kami mau bertanding " miyu berbicara dengan daging di mulutnya.


Suji dan haiyu duduk kembali "baiklah "suji mengangat gelas nya "mari kira rayakan perpisahan kita " semua gelas saling berdebrukan lalu meminum nya.


Keren terlihat sedih "aku tidak ikut bertandanding " keren berbicara pelan berpikir kata katanya tidak akan didengarkan oleh siapa siapa.


"knapa "miyu memukul meja keren terkejut tidak menyangka jika suaranya di dengar oleh miyu.


"aku, e aku"keren mengaruk garuk kepala nya dengan telunjuk


"apa " kini semua orang menatap nya situasi yang menyenang kan berubah menyadi rusam.


Miyu menarik napas nya dan mengeluarkan nya sampai berkali kali.


Dia menatap miyu" kau tau acedemi lain gimana"


"gimana ?" kini miyu menjadi bingung.


"jika sekolah kita hanya ada dua yaitu penyihir dan beladiri seperti panah, pedang, tombak, tangan dan kaki berbeda dengan acedemi lain mereka memiliki elf, moster, setiap langkah nya akan diiringi oleh peri serba tau bagaimna jika orang nya memiliki patner hewan buas aku teroma" miyu menatap ke bawah mengulang kembali masa lalu nya di mna dia pernah bertnding dia adalah murid yang kuat tetapi karna kalah dengan penyihir hitam dia menjadi lemah troma sudah berakar di pikiran nya.


"elf?,moster?, peri?,apa maksudmu "keingin tauan miyu semakin besar.


Keze melihat keren tidak menjawab seperti nya dia masih melamun, sehingga ia mewakilkan keren menjawab pertanyaan miyu" elf adalah manusia berkuping panjang memiliki kekuatan di luar nalar manusia biasanya kekuatan mereka identik dengan kekuatan cahaya.


Moster adalah manusia berbadan besar lebih besar dari aku berpedang besar memiliki kekuatan yang melebihi manusia biasa jika ingin mengalahkan nya kita harus memikili tehnik yang kuat


Peri adalah mahluk kecil mirip manusia juga seperti kupu kupi tugas mereka biasanya mengiringi tuang nya ,baik elf , moster maupun manusia jika tuannya terluka maka ia akan mengobati dan dia juga bertugas menambah dimack senjata ataupun kekuatan tuan nya


Jika kamu melihat orang di ikuti oleh hewan buas makan itu adalah patner nya. dia akan menjinakan nya, berusaha menguasai nya lalu saling kontrak dengan darah, saling mengisap darah jadi darah kalian akan bersatu begitulah ,sperti jen dia dapat menguasai serigala hitam. " kaze panjang lebar berbicara semua antusias mendengarkan nya termasuk miyu yang sudah terbayang bayang bagaimna rupa nya di otak nya.

__ADS_1


Miyu menganggukan kepalan nya tertanda di mengerti "Tapi knapa keren troma" miyu menatap keren ,tidak ada jawaban mungkin ia ditelan lamunan nya


Miyu bernjak dari bangku mendekati keren "par... "tepukan telapang tangan miyu membuat keren terkejut begitu juga dengan orang orang itu.


"sampai kapan kau begini, jika kau kehilangam kekuatan sihir mu maka kamu harus menggunakan tangan mu "miyu merasa percaya diri dengan kata kata nya


"aku tidak kehilang sihir aku hanya kehilangan kekuatan untuk menembakan panah ku " keren menatap miyu yang sok tau.


"o hahahah maaf maaf" percaya dirinya sudah hilang kini di ganti menjadi rasa malu teman teman jangan seperti miyu ya.


Semua sudah selesai makan semua orang sa sama masuk kerungan nya mereka tidur dengan mimpi sampai pagi datang mengganti tugas dengan bulan.


Miyu bangun dari tempat tidur nya dia berkaca terlihat wajah miyu yang cantik dia juga merasa kalo dirinya cantik sayatan pedang sudah hilang miyu menjadu semangat karena hari ini dia akan ke acedemi.


Mereka makan pagi bersama setelah selasai miyu dan teman nya pergi meninggal kan keluarga kakek taro yang lagi melambaikan tangan.


Tiba tiba haiyu berteriak " miyu aku pasti kan menjadi pendekar pedang " teriak kan nya membuat miyu berhenti dan melihat haiyu, miyu mengangkat tangan nya.


Tidak mau kalah suji "aku akan penjadi penyihir " tidak mau kalah ayah suji taro berteriak melebihi anak anak nya.


"aku akan menikah dengan jen " teriak nya wajah jen merah anak anak nya tercengang mereka semua terkejut


Lagi lagi anak nya tercengan.


Miyu dan kaze meninggal kan mereka hingga sampai di pintu keluar desa mereka berbalik sesaat" aku pasti rindu dengan desa ini " kaze tersenyum "aku juga "kata keren menyambung


"aku tidak " kata kata miyu menghancurlan sesuana .


Mereka melangkah kan kaki keluar pulang melewati penjaga yang tertunduk hormat.


Mereka kembali di jalan yang sama kali ini tidak ada kendala di tengah perjalanan yuni berhenti sesaat menatap tempat dimana kk nya mati walaupun mayat nya tidak ada lagi di situ mungkin saha sudah di bawa orang untuk di jual atau di kuburkan oleh warga setempat.


Yuni tersenyum "kk aku tidak akan balas dendam aku akan menggunakan cara ini agar dosa ku tertebusi " batin yuni lalu menyusul miyu.


Berberapa lama di perjalanan akhirnya mereka samapi di gerbang acedemi "rindu nya "miyu menarik napas dalam dalam.


Lalu mereka masuk langsung ke pusat misi untuk menukar misi menjadi uang.

__ADS_1


Petugas menyodorkan uang "ini hadiah mu " miyu mengambil nya wajah mya tampak sedih.


"knapa ? "petugas itu bingun melihat miyu yang belum beranjak dari tempat nya.


"petugas maaf ya karena meremehkan misimu " miyu merasa teroma karena melawan beruang itu.


"hah tidak apa apa kamu tau setiap misi tidak selaman nya tugas mu hanya itu bagai mna jika musuh baru mu datang lagian kau masih anak anak " kata kata petugas mirip dengan kejadia miyu di gunung melawan beruang.


"terimaksi " miyu menumdukan kepalanya lalu pergi meninggalkan petugas yang tersenyum menatap nya "anak yang lucu ."


"Kita dapat 50 koin jadi gimana caranya" miyu kebingungan dan mengingat kata kata kakek zui.


"kita tinggal menukar nya menjadi poin nanti disitu akan tertera di kartu maksud nya " kaze menunjukan kartu nya bergitu juga dengan keren kecuali yuni karena dia sudah pergi mendaftar di acedemi ini.


"aku belum punya "


"sudah tukarkan saja nanti dia akan memberikan mu kartu nya " keren mendorong punggung miyu.


"tunggu dulu jadi koin nya tidak di bagi " miyu melihat kebelakang.


"tidak usah ambil lah untuk mu soal nya uang ku sudah banyak nama nya anak jendral " kaze menujuk jumlah uang nya miyu dan keren terkejut .


Keren mengambil kartu nya "poin ku hanya segini " beda satu angka dengan kaze .


"wow baga mna bisa " kaze terkejut sedangkan miyu terkagum kagum padahal gak uang nya knapa sua kagum kagum aduh miyu miyu penulis menggelengkan kepala.


"tentu saja aku kan cucu kakek zui " kaze dan miyu terkejut mereka baru tau kalo keren adalah cucu dari kakek zui.


"tapi bagai mna bisa soal nya aku anak jendral kerajaan lo mungkin ayah ku terlalu pelit ya " kata kata kaze membuat miyu dan keren terkejut lagi.


"kerajaan!, hebat pasti ayah mu hebat " keren terkagum kagum beda lagi dengan miyu wajah yang suram karena teman nya memiliki keluarga berpengaruh.


"jika kali sekaya itu knapa kalian menjadi bawahan ku " mereka yang pamer kekayaan menjadi diam menatap miyu dengan tajam " baiklah kita bagi saja uang " kaze mengambil uang nya lalu membagi bagi nya.


"knapa " miyu jatuh berlutut sekarang tinggal 20 keping di tangan nya padahal tadi 50 keping .


Ayo kita pergi menukar kan nya mereka berjalan dengan gembira kecuali dengan miyu yang sedih dan menyesal karena perkataan nya.

__ADS_1


kk like dan coment nya kalo mau vote juga hahha makasi ya yang setia sama aku by


__ADS_2