Surga Yang Ku Impikan

Surga Yang Ku Impikan
surat kawin


__ADS_3

" begitu banyak masalah akhir akhir ini membuat ku pusing " ucap rizky sambil menyenderkan tubuh nya di kursi putar nya .


saat ini rizky berada di kantor nya walau sebenar nya rizky belum ingin melakukan pekerjaan karna begitu banyak masalah membuatnya tidak konsentrasi. tapi apa boleh buat papa nya chandra tidak ada di jakarta sekarang karna sedang menjalankan bisnis di luar kota itu sebab nya rizky sekarang yang menghandle semua .


tok..tok..tok..


suara pintu di ketuk dari luar , rizky pun memerintahkan orang yang mengetuk pintu itu masuk ke dalam ruangannya , dia adalah ken asisten pribadinya .


" pagi pak " ucap ken


" yah, ada apa ken " tanya rizky dengan wajah lesu nya seperti banyak pikiran dan tidak bergairah .


" hari ini kita ada meeting dengan grup f , yang sempat tertunda kemarin karna bapak tidak masuk kantor " ujar ken menjelaskan


" ahh- iya aku lupa ! jam berapa ? " tanya rizky dengan tangan di lipat di atas meja jari tangan nya menggaruk garuk kening nya yang tidak gatal .


" 30 menit lagi " jawab ken


rizky menghela nafas lega " masih lama , terimakasih kamu sudah mengingatkan " ucap rizky .


" tidak- pak , kita harus berangkat sekarang karna kita akan meeting di luar kantor ." jelas ken.


" ahh- begitu nya " jari tangan tangan rizky mengetuk ngetuk meja " oke, saya akan bersiap siap dulu tunggu lima menit " ujar rizky


" baik pak saya tunggu di bawah " ken menganggukan kepalanya lalu pergi ke luar.


...----------------...


sedangkan di rumah --


" aduh panas panas begini enak nih minum yang segar segar " ucap pak ujang di depan gerbang sambil mengibas ngibas kerah kemejanya karna kepanasan.


" kiki mana sih , bawain minuman ke' buat saya " ucap pak ujang lagi .


tapi- di saat pak ujang sedang bulak balik di depan gerbang karna kepanasan tiba tiba ada seorang kurir yang mengantarkan paket ke rumah rizky .

__ADS_1


" permisi pak " ucap seorang kurir


" iya ada paket untuk siapa nya pak ?" tanya pak ujang .sambil menghampiri kurir tersebut.


" ini saya mau mengantarkan paket untuk pak rizky chandra apa benar ini rumah nya ?" tanya si kurir


" oh- iya dia bos saya " jawab pak ujang . si kurir tersebut pun memberikan paket yang berupa sebuah amplop coklat ke pak ujang lalu kurir itu pun pergi .


" amplop apa ini nya " ujar pak ujang sambil menatap amplop tersebut " kantor urusan agama ( KUA)" pak ujang membaca tulisan yang ada di amplop itu .


" K-U-A ? " pak ujang berpikir setelah membaca tulisan tersebut , ada urusan apa bos nya itu dengan KUA surat apa ini pikir pak ujang .


" lebih baik saya simpan di ruangannya pak bos deh " ucap pak ujang sambil melangkah pergi ke dalam menuju ruangan kerjanya rizky .


saat sampai di dalam pak ujang berpapasan dengan aisyah saat menuju ruangan kerja bosnya . di sana pak ujang memberikan amplop tersebut ke pada aisyah .


" mau kemana pak ujang ?" tanya aisyah


" anu bu - ini ada paket untuk pak rizky saya mau menyimpannya di ruangannya pak bos.


" boleh saya lihat ?" tanya aisyah .pak ujang pun memberikan amplop itu kepada aisyah .


aisyah membulak balik amplop tersebut dan tidak sengaja melihat tulisan yang ada di amplop itu . yang tertulis Kantor urusan agama ( KUA) .biasa nya aisyah tidak pernah membuka paket atau pesan apapun yang dikirim untuk suaminya tapi- untuk paket kali ini entah kenapa aisyah ingin membuka nya dan ingin tahu apa isi amplop itu .


mungkin karna setelah membaca tulisan tersebut membuat aisyah penasaran ada urusan apa ? suaminya dengan kantor urusan agama ( KUA ).


****


drt..drt..drt..


saat meeting berlangsung ponsel rizky terus berdering tapi karna dilihat dari layar ponselnya siapa yang menelponnya Nomber tersebut tidak tertulis nama jadi rizky pikir tidaklah penting dia menagabaikan panggilan itu walaupun terus berkali kali .


" pak, ponsel bapak terus berdering apa tidak mau mengangkat nya dulu " ujar ken yang sedari tadi ada di samping rizky mendengar deringan ponselnya .


" saya sedang meeting , ini tidak penting " ujar rizky mematikan ponselnya lalu kembali melanjutkan meeting .

__ADS_1


1 jam berlalu akhir nya meeting pun selsai


rizky yang berada di restourant bocimi melakukan meeting nya setelah selsai rizky dan ken pun memutuskan untuk kembali ke kantor .


Brukk..


saat hendak keluar dari resto tidak sengaja rizky bertabrakan dengan seseorang hingga membuat orang itu jatuh .


dia lalu meminta maaf dan membantu orang itu berdiri tapi sepertinya orang yang di tabrak rizky tersebut mengenal nya dan merekapun pernah bertemu sebelum nya , ya- dia adalah pak rahmat petugas KUA seorang amil yang menjadi saksi pernikahan amyra dan rizky saat di rumah sakit 5 bulan yang lalu .


" pak rizky ?" tanya pak rahmat


" iya, bapak siapa nya ?" tanya rizky


" loh- masa bapak lupa saya rahmat yang menikahkan bapak sama bu amyra waktu di rumah sakit .


" oh- iya maaf saya tidak ingat " ucap rizky " saya harus segera pergi permisi " lanjut rizky


sambil melangkah pergi di ikuti oleh ken.


" tunggu pak " pak rahmat menghentikan langkah rizky


" surat kawin bapak sudah jadi waktu bapak nikah kan belum saya kasih surat kawinnya karna mendadak dan sekarang sudah jadi " ucap pak rahmat


" oh - iya , surat kawin , jangan sampai ada orang yang melihat surat itu ." gumam rizky


" oh iya saya ingat sekarang apa bapak bawa ? saya tidak ingin ada orang lain yang menerima surat itu selain saya " ucap rizky meminta surat kawin tersebut . sedangkan pak rahmat menatap rizky dengan bingung


pak rahmat menjelaskan kepada rizky bahwa surat itu sudah di kirim langsung ke alamat rumah rizky . rizky yang mendengar itu terkejut karna takut kalau aisyah melihat surat kawin nya .setelah mendengarkan penjelasan dari pak rahmat rizky bergegas pergi menuju rumah nya .


ken menatap kepergian rizky dengan bingung kenapa bos nya itu pergi terburu buru .


" pak rizky kenapa nya kok terburu buru seperti itu " gumam ken yang menatap kepergian rizky .


" maaf pak , tadi bapak bicara hal apa nya dengan bos saya sampai bos saya terburu buru seperti itu ?" tanya ken yang penasaran .

__ADS_1


" saya juga tidak tahu kenapa terburu buru seperti itu , saya cuman bilang kalau surat kawin nya sudah saya kirim ke alamat rumah nya " ucap pak rahmat menjelaskan sambil permisi


" pantas saja pak rizky terburu buru kalau surat kawin itu di ketahui oleh bu aisyah bisa gawat " gumam ken yang langsung pergi menyusul rizky yang sudah meninggalkannya sedari tadi .


__ADS_2