Surga Yang Ku Impikan

Surga Yang Ku Impikan
MENJENGUK AMYRA


__ADS_3

Malam sudah terlewati , Chandra pun sudah kembali kerumah nya di pagi hari hal yang di lakukan adalah sarapan sudah menjadi kebiasaan bagi semua orang sebelum melakukan aktifitas nya.


Rizky dan Aisyah sudah berada di meja makan terlebih dulu tidak lama kemudian Chandra dan Anita pun bergabung


" Pagi .. " ucap Anita dan Chandra yang baru bergabung dan langsung duduk di kursi nya masing masing .


" Rizky kenapa dengan wajah mu " tanya Chandra yang melihat wajah Rizky masih biru akibat memar semalam


" Hanya luka kecil saja pa " jawab Rizky datar .


" apa kau berkelahi ? " tanya Chandra lagi .


" Tidak, pa kemarin ada masalah kecil di jalan " ucap Rizky sambil menikmati sarapan nya.


" sudah kau obati ?" Tanya Anita


" sudah ma.. semalam aisyah obati " ucap aisyah .


" lain kali hati hati " ujar Chandra lagi .Entah kenapa akhir akhir ini Chandra lebih perhatian pada rizky .


" ya .. pa " ucap Rizky dengan senyuman .


setelah itu tidak ada lagi percakapan antara mereka semua nya fokus pada sarapan nya.


setelah selesai sarapan Rizky dan Chandra pergegas untuk pergi ke kantor .


" Mas.. " sahut Aisyah yang berlari ke arah Rizky yang sudah mau pergi bekerja


" Ya.." ucap Rizky yang sudah berbalik ke arah Aisyah.


" kamu melupakan tas mu " ucap Aisyah yang memberikan sebuah tas jinjing pada Rizky


' oh iya " ucap Rizky sambil mengambil tas nya .


"mm.. Aisyah " panggil Rizky


" ya " jawab Aisyah .


" Amyra di rawat di rumah sakit " ucap Rizky lolos begitu saja . awal nya aisyah hanya diam bingung apa yang harus dia katakan .


" Mm.. kalau kau ingin menjenguk nya pergilah aku tidak akan marah " ucap Aisyah sedikit berat


" kalau begitu kita jenguk sama sama " ucap Rizky . Aisyah terdiam sejenak seperti sedang mempertimbangkan .


" kalau kau tidak mau aku pun tidak akan pergi " ucap Rizky sambil menggenggam tangan Aisyah .


" Ya " ucap Aisyah sambil menganggukkan kepalanya.Rizky pun tersenyum senang .


" aku ambil tas dulu " ucap Aisyah lalu berjalan ke kamar nya 5 menit sudah Aisyah pun kembali dengan tas di tangan nya .


" ayok " ajak Aisyah.


Rizky dan Aisyah pun melangkah keluar rumah menuju mobil nya setelah sampai di depan mobil nya Rizky dan Aisyah pun masuk kedalam mobil pak ujang yang menyadari bahwa bos nya akan pergi pun membuka gerbang lebar setelah gerbang terbuka mobil Rizky pun keluar meninggalkan rumah .


...----------------...


JAKARTA HOSPITEL

__ADS_1


Di ruangan nya Amyra terbaring lemah dengan wajah pucat nya dalam kondisi sakit pun Amyra tetap sendiri karna memang keluarga nya berada jauh dan Amyra hanya tinggal sendiri .


Cklek..


pintu ruangan pun terbuka dari ranjang pasien Amyra melihat ke arah pintu diri nya tersenyum senang ketika melihat siapa yang datang


" Rizky " gumam Amyra dengan senyum yang merekah . Seketika senyum nya memudar ketika melihat dengan siapa rizky datang


" Aisyah " gumam Amyra.


Rizky dan Aisyah pun berjalan menghampiri Amyra yang tertidur di ranjang pasien.


" bagaimana keadaan mu " ucap Rizky ketika sudah sampai di tepi ranjang


" baik " ucap Amyra singkat .


" Aisyah " sahut Amyra " ya " ucap Aisyah yang berada di samping Rizky


" ternyata kau juga ikut " ucap Amyra


" Terima kasih kalian menyempatkan waktu untuk menjenguk ku " ucap Amyra .


" kau sakit apa ? " tanya Rizky


" hanya kelelahan saja " ucap Amyra


"maaf aku tidak ada saat kamu membutuhkan ku " ucap Rizky .


" Tidak apa , aku harus terbiasa bukan " ucap Amyra .


Cklek..


" ternyata ada tamu " ucap Nico yang menghampiri Amyra dengan sekeranjang buah di tangan nya


" Ada apa dengan muka kalian " tanya Amyra saat melihat luka memar di wajah Rizky dan Nico.


Aisyah pun berpikiran sama dia menatap kedua lelaki di depan nya dan Aisyah pun sempat berpikir ' apa semalam Rizky berkelahi dengan Nico ' itulah yang ada di pikiran nya saat ini berarti Rizky berbohong lagi .


" apa kau sudah makan " tanya Nico sambil menaruh keranjang buah di atas nakas samping Amyra


"Sudah , maaf selalu merepotkan " ucap Amyra


" tidak sama sekali " ucap Nico .


" terimakasih telah membawa Amyra ke rumah sakit " ucap Rizky.


" kebetulan saja aku ada disana " Ucap Nico .


" Apa kita bisa bicara " ucap Nico menatap Rizky . awalnya Rizky diam tapi akhir nya dia menjawab dengan anggukan


" Amyra aku tinggal sebentar " ucap Nico lalu berjalan ke arah pintu yang dimana berpapasan dengan Rizky " kita bicara di luar " ucap Nico saat berpapasan dengan Rizky ..


" aku keluar sebentar " ujar Rizky pada Aisyah lalu melangkah pergi keluar.


Kini hanya Aisyah dan Amyra yang berada di ruangan membuat mereka canggung dan sedikit tidak yaman .


" Bagaimana hubungan mu dan rizky ?" tanya Amyra mencairkan suasana

__ADS_1


" baik " jawab aisyah singkat


" maaf nya aku selalu mengganggu Rizky


karna dari dulu Rizky lah yang selalu ada untuk ku aku tinggal sendiri jauh dari orang tua yang tidak pernah ada waktu untuk putri nya hanya Rizky yang selalu ada untuk ku " ucap amyra


" tidak apa apa , aku mengerti apalagi di saat seperti ini kau pasti membutuhkan nya " ucap Aisyah dengan nada rendah .


" sebenar nya .. tadi aku tidak akan ikut tapi rizky memaksa ku untuk ikut dengan nya " ucap Aisyah lagi .


" o" hanya ucapan itu yang keluar dari mulut Amyra terlihat dari raut wajah nya Amyra sedikit tidak senang dengan perkataan Aisyah ...


" Apa kau ingin memakan buah , biar aku suapi " ucap Aisyah yang berjalan menuju nakas di samping Amyra .


" tidak perlu " ucap Amyra


" kau harus banyak makan buah agar cepat sembuh " ucap Aisyah yang kini sedang mengupas mangga .


" terimakasih " ucap Amyra


" jangan sungkan " ucap Aisyah .


" apa kau tidak membenci ku ,karna Aku telah menyakiti hati mu " ucap Amyra


" itu masalalu , aku bukan orang pendemdam" ucap Aisyah .


sedangkan di luar sana Rizky dan Nico sedang berada di tengah taman rumah sakit . keduanya duduk di sebuah kursi yang menghadap ke arah gedung rumah sakit


" maaf kan aku " ucap nico lolos begitu saja


"untuk apa " ujar Rizky.


" tentang semalam , maaf aku telah memukul mu " ujar nico


" sudahlah lupakan saja " ujar Rizky


" aku hanya tidak ingin melihat Amyra terluka " ujar Nico


" kau menyukai nya " tanya Rizky


" entahlah " jawab Nico


" aku sudah melepaskan Amyra , kalau kau menyukai nya genggam lah Amyra erat jangan kau lepaskan " ucap Rizky tanpa menatap nico .


" apa kau memberikan Amyra pada ku " ucap Nico .


" Amyra bukan barang yang bisa di berikan begitu saja , tapi aku yakin kau bisa melindungi nya " ucap Rizky


" kenapa kau begitu yakin ? bisa saja aku menyakiti nya suatu saat nanti " ujar Nico


" aku percaya pada mu , jika hal itu terjadi kau akan berurusan dengan ku " Ucap Rizky sambil beranjak dari kursi .


saat ingin melangkah diri nya teringat sesuatu membuat Rizky berbalik menatap nico yang duduk di kursi. " oh iya , semalam kau bilang adik , siapa adik yang kau maksud " tanya Rizky .


Nico hanya terdiam ketika mendapat pertanyaan dari rizky .


" jadi Rizky belum tahu " batin Nico .

__ADS_1


" kau akan tahu nanti " ucap Nico menepuk pundak Rizky lalu melangkah pergi dari taman meninggalkan Rizky seorang yang masih diam memikirkan ucapan nya .


__ADS_2