Surga Yang Ku Impikan

Surga Yang Ku Impikan
Ancaman


__ADS_3

" siapa amyra mas ? tanya aisyah sambil menatap rizky


" gimana ini , harus jawab apa tidak mungkin aku bilang yang sebenar nya " guman rizky dalam hati.


" aku harus cari alasan apa " rizky kembali berkata dalam hati nya


" mas, " panggil aisyah


" mm.. a- myra dia model brand ambasador di perusahaan ku " ujar rizky


" lalu kenapa kamu bohong sampai bilang kalau dia klien mu ?" ujar aisyah


" aku gak maksud bohong , aku cuman gak mau kamu salah paham karna dia wanita tapi memang benarkan dia juga klien saya " ujar rizky


" mm.. aku juga pernah ketemu sama yang namanya amyra itu saat aku ke kantor kamu


dia juga pernag bilang kalau dia brand ambasador di perusahaan mu " ujar aisyah


" jadi kamu gak marah lagi kan " ujar rizky dengan tersenyum memandang aisyah


aisyah pun menjadi luluh melihat senyuman nya itu aisyah membalas dengan senyuman walau sebenar nya hati nya masih belum percaya kepada rizky.


" oh iya mas dia juga sempet bilang kalau suami nya juga kerja di kantor kamu " ujar aisyah


rizky yang mendengar perkataan aisyah itu menjadi gugup.


" aku tidak tahu karna aku tidak pernah tanya kehidupan pribadi nya " ujar rizky yang mengalihkan tatapan nya kedepan sambil mengepalkan tangan nya .


...----------------...


" aku tidak tenang begini aku harus cari rizky " ujar amyra yang melangkah pergi dari apartemen nico.


amyra masuk ke dalam mobil taxi online yang sudah di pesannya beberapa menit yang lalu .

__ADS_1


" pak sesuai aplikasi nya " ujar amyra


" baik bu " supir taxi itu langsung melajukan mobil nya .


30 menit perjalanan amyra pun sampai di tempat tujuan nya.


" bu sudah sampai PT chandra cipta kan ?" ujar pak sopir


" sudah sampai nya , makasih nya pak " ujar amyra sambil memberikan beberapa lembar uang ke pak sopir .


amyra pun turun dari mobil dia melihat gedung tinggi dan megah dengan tulisan nama PT chandra cipta . ingin masuk tapi takut untuk di permalukan lagi .


" aku gak mungkin masuk kesana kalau presdir tahu aku bisa di usir seperti kemarin " ujar amyra yang melangkah pergi dari sana.


di dalam kantor yang megah itu keluar ken tidak sengaja melihat amyra yang hendak pergi .


" amyra , ngapain dia kesini masih berani dia datang kemari " gumam ken lirih dengan tatapan yang tak suka melihat amyra


" aku lebih baik nunggu di cafe saja sebelum menemui rizky " ujar amyra yang melangkah pergi ke cafe sebrang kantor rizky .


amyra masuk kedalam cafe dan memesan satu cangkir kopi dia duduk di paling ujung cafe sambil memandang kantor rizky di balik kaca .


agar dia tahu dan melihat rizky kalau rizky keluar dari kantor nya dia akan langsung menemui nya itulah rencana nya .


" siapa yang anda tunggu nona " ujar ken yang baru saja datang dan duduk di depan amyra mengagetkannya .


" ken, " ujar amyra kaget yang melihat ken sudah ada di depan mata nya


" kenapa dia ada disini " gumam amyra


" apa yang kau lakukan disini ?" ujar amyra


" hanya untuk ngopi ngopi " ujar ken dengan tersenyum sinis

__ADS_1


" kau mengikuti ku ?" tanya amyra


" di sebrang sana adalah tempat ku bekerja " ujar ken sambil nenunjuk ke arah kantor PT chandra cipta


" seharus nya aku tanya apa yang kau lakukan disini ?" tanya ken dengan menatal tajam amyra


amyra pun menjadi gugup dan takut fengan tatapan nya itu .


" sial, kenapa aku bertemu dengan nya " gumam amyra dalam hati nya


" ini cafe , jadi bebas siapapun kemari sama seperti mu aku juga hanya ingin minun kopi " ujar amyra tersenyum sinis.


" oh ya, lalu kenapa kamu turun dedepan kantor itu ?" tanya ken sambil menatap amyra


amyra semakin gugup dan tegang melihat sikap ken.


" aku hanya ingin memperingatkan mu , jangan coba untuk menggangu keluarga chandra aku sudah memberikan mu cek bukan " ujar ken


" kalau aku tidak mau ?" ujar amyra menantang


ken hanya tersenyum sinis


" jangan pernah mengusik keluarga mereka kalau kau tidak kau akan menanggung akibat nya " ujar ken


" aku tidak takut dengan ancaman mu ken" ujar amyra .


" terserah aku hanya memperingatkan mu saja sebelum kau akhir nya akan menyesal " ujar ken


" aku juga masih keluarga nya karna aku adalah " ucapan amyra terpotong oleh ken


" kau bukan siapa siapa , jangan berharap lebih sampai kapan pun kau tidak akan mendapatkan apa yang kamu mau " ujar ken tegas.


tangan amyra menjadi bergetar setelah mendengar ucapan ken yang membuat dada nya sesak .

__ADS_1


ken hanya tersenyum sinis meninggalkan amyra di cafe .


__ADS_2