
" siapa amyra mas ? tanya aisyah sambil menatap rizky
" gimana ini , harus jawab apa tidak mungkin aku bilang yang sebenar nya " guman rizky dalam hati.
" aku harus cari alasan apa " rizky kembali berkata dalam hati nya
" mas, " panggil aisyah
" mm.. a- myra dia model brand ambasador di perusahaan ku " ujar rizky
" lalu kenapa kamu bohong sampai bilang kalau dia klien mu ?" ujar aisyah
" aku gak maksud bohong , aku cuman gak mau kamu salah paham karna dia wanita tapi memang benarkan dia juga klien saya " ujar rizky
" mm.. aku juga pernah ketemu sama yang namanya amyra itu saat aku ke kantor kamu
dia juga pernag bilang kalau dia brand ambasador di perusahaan mu " ujar aisyah
" jadi kamu gak marah lagi kan " ujar rizky dengan tersenyum memandang aisyah
aisyah pun menjadi luluh melihat senyuman nya itu aisyah membalas dengan senyuman walau sebenar nya hati nya masih belum percaya kepada rizky.
" oh iya mas dia juga sempet bilang kalau suami nya juga kerja di kantor kamu " ujar aisyah
rizky yang mendengar perkataan aisyah itu menjadi gugup.
" aku tidak tahu karna aku tidak pernah tanya kehidupan pribadi nya " ujar rizky yang mengalihkan tatapan nya kedepan sambil mengepalkan tangan nya .
...----------------...
" aku tidak tenang begini aku harus cari rizky " ujar amyra yang melangkah pergi dari apartemen nico.
amyra masuk ke dalam mobil taxi online yang sudah di pesannya beberapa menit yang lalu .
__ADS_1
" pak sesuai aplikasi nya " ujar amyra
" baik bu " supir taxi itu langsung melajukan mobil nya .
30 menit perjalanan amyra pun sampai di tempat tujuan nya.
" bu sudah sampai PT chandra cipta kan ?" ujar pak sopir
" sudah sampai nya , makasih nya pak " ujar amyra sambil memberikan beberapa lembar uang ke pak sopir .
amyra pun turun dari mobil dia melihat gedung tinggi dan megah dengan tulisan nama PT chandra cipta . ingin masuk tapi takut untuk di permalukan lagi .
" aku gak mungkin masuk kesana kalau presdir tahu aku bisa di usir seperti kemarin " ujar amyra yang melangkah pergi dari sana.
di dalam kantor yang megah itu keluar ken tidak sengaja melihat amyra yang hendak pergi .
" amyra , ngapain dia kesini masih berani dia datang kemari " gumam ken lirih dengan tatapan yang tak suka melihat amyra
" aku lebih baik nunggu di cafe saja sebelum menemui rizky " ujar amyra yang melangkah pergi ke cafe sebrang kantor rizky .
amyra masuk kedalam cafe dan memesan satu cangkir kopi dia duduk di paling ujung cafe sambil memandang kantor rizky di balik kaca .
agar dia tahu dan melihat rizky kalau rizky keluar dari kantor nya dia akan langsung menemui nya itulah rencana nya .
" siapa yang anda tunggu nona " ujar ken yang baru saja datang dan duduk di depan amyra mengagetkannya .
" ken, " ujar amyra kaget yang melihat ken sudah ada di depan mata nya
" kenapa dia ada disini " gumam amyra
" apa yang kau lakukan disini ?" ujar amyra
" hanya untuk ngopi ngopi " ujar ken dengan tersenyum sinis
__ADS_1
" kau mengikuti ku ?" tanya amyra
" di sebrang sana adalah tempat ku bekerja " ujar ken sambil nenunjuk ke arah kantor PT chandra cipta
" seharus nya aku tanya apa yang kau lakukan disini ?" tanya ken dengan menatal tajam amyra
amyra pun menjadi gugup dan takut fengan tatapan nya itu .
" sial, kenapa aku bertemu dengan nya " gumam amyra dalam hati nya
" ini cafe , jadi bebas siapapun kemari sama seperti mu aku juga hanya ingin minun kopi " ujar amyra tersenyum sinis.
" oh ya, lalu kenapa kamu turun dedepan kantor itu ?" tanya ken sambil menatap amyra
amyra semakin gugup dan tegang melihat sikap ken.
" aku hanya ingin memperingatkan mu , jangan coba untuk menggangu keluarga chandra aku sudah memberikan mu cek bukan " ujar ken
" kalau aku tidak mau ?" ujar amyra menantang
ken hanya tersenyum sinis
" jangan pernah mengusik keluarga mereka kalau kau tidak kau akan menanggung akibat nya " ujar ken
" aku tidak takut dengan ancaman mu ken" ujar amyra .
" terserah aku hanya memperingatkan mu saja sebelum kau akhir nya akan menyesal " ujar ken
" aku juga masih keluarga nya karna aku adalah " ucapan amyra terpotong oleh ken
" kau bukan siapa siapa , jangan berharap lebih sampai kapan pun kau tidak akan mendapatkan apa yang kamu mau " ujar ken tegas.
tangan amyra menjadi bergetar setelah mendengar ucapan ken yang membuat dada nya sesak .
__ADS_1
ken hanya tersenyum sinis meninggalkan amyra di cafe .