
malam berganti siang matahari mulai mucul menyinari bumi , pagi telah tiba pagi ini aisyah membuat sarapan untuk keluarga nya
karna masa masa ngidam nya sudah lewat
kandungan aisyah sudah memasuki 16 minggu perut aisyah pun sudah mulai membuncit
aisyah menata rapi semua masakan di atas meja di bantu sama kiki.
bu anita dan pak chandra bergabung di meja makan begitu juga dengan rizky
mereka sarapan pagi bersama
" syah bagaimana kandungan mu ? " tanya bu anita
" baik mah alhamdulilah sehat
" kapan kamu chekup ?
" nanti sore mah
" mau mama temenin ?
" biar rizky yang temenin mah " sahut rizky
" iya mah hari ini mas rizky janji mau nemenin aku chekup.
" ya sudah kalau gitu " bu anita melanjutkan makan nya
" mah pah rizky berangkat dulu , syah aku berangkat yah " rizky bangun dari duduk nya
" iya mas " aisyah mencium punggung tangan rizky
****
" meeting selsai " suara rizky mengakhiri meeting yah.
semua orang di ruang meeting pun bubar
kring..kring..
ponsek rizky berdering
hallo
riz , kamu lagi ngapain ?
saya sedang di kantor baru beres meeting
nanti sore kamu pulang kesini kan ?
tidak tahu
__ADS_1
pleass.. pulang yah aku udah masakin loh buat kamu masa di buang ,aku jugan rindu kamu sudah lama gak jenguk aku
aku gak bisa janji
pokoknya kamu harus datang kalau tidak aku yang ke rumah mu
amyra ..
janji dulu dong
ya aku datang aku akan ke rumah mu
makasih sayang aku tunggu yah .
tut.
telepon pun di tutup secara sepihak oleh rizky.
waktu sudah sore jam dinding menunjukan pukul 16.00 sore aisyah sudah siap siap untuk pergi chekup ke dokter kandungan
jam sudah menunjukan pukul 17.30 tapi rizky tidak kunjung pulang
aisyah yang dari tadi menunggu ke datangannya sangat gelisah
menghubunginya tapi tidak di angkat aisyah jadi khawatir
" aisyah " panggil bu anita
" iya mah
" aisyah nunggu mas rizky pulang mah
" rizky belum pulang ? bukan sudah janji mau ngantar
" mungkin masih di jalan mah
" ya sudah mama temenin nya ?
" mm " aisyah hanya mengangguk
jam sudah pukul 18.00 rizky belum juga pulang aisyah yang masih setia menunggu di ruang tamu sampai ketiduran
bu anita yang melihat itu pun tidak tega
" riz riz, kalau tidak bisa tepati janji jangan buat janji " bu anita dalam hati
****
cklek..
rizky datang ke apartemen amyra
__ADS_1
amyra yang melihat rizky pun senang
" sayang " amyra berlari ke arah rizky sambil memeluknya
" aku mau mandi dulu
" baik lah aku tunggu
rizky pergi ke badroom , melepas jas nya menaruh nya di kursi
amyra melihat ponsel nya rizky dan ada panggilan dari aisyah begitu banyak amyra kesal melihat nya lalu amyra menghapus semua panggilan dan menonaktifkan ponsel nya dengan sengaja tanpa sepengetahuan rizky.
" wanita ini sudah hamil , aku juga harus bisa memberikan rizky anak " tapi bagaimana semenjak pernikahannya rizky tidak pernah
menidurinya
rizky pun selsai mandi dia duduk di atas sofa
" sudah selsai ? " tanya amyra
" mau makan sekarang " ucap amyra rizky hanya menganggukan kepalanya
mereka pun makan malam bersama
rizky seolah lupa dengan janjinya kepada aisyah
"kamu nginep nya? " ucap amyra
" aku gak bisa " jawab rizky singkat, amyra sangat kesal dengan jawaban itu dia merasa tidak di anggap sama sekali
" sayang " amyra memeluk rizky , rizky melepaskan pelukan itu amyra kecewa dengan sikap rizky
" apa kau sudah memberitahu keluarga mu ? " rizky hanya diam tidak menjawab sambil merebahkan tubuh nya di atas sofa
" kalau kau tidak siap biar aku saja yang memberitahu mereka " ujar amyra .
" aku butuh waktu karna tidak akan mudah bagi mereka untuk menerima semua ini " sahut rizky sambil menatap amyra
" lalu kapan ? " amyra dengan sedih
" apa kau tidak akan pernah memberitahukan pernikahan kita kepada siapapun ? apa aku hanya kau anggap sebagai simpanan ? " ucap amyra dengan marah
" amyra aku mohon mengertilah " sahut rizky
" aku harus mengertikan mu tapi apa kamu pernah mengerti aku , sampai kapan ? sampai anak mu lahir lalu kau akan meninggalkan ku " amyra meluapkan emosi nya kepada rizky
" amyra aku tidak akan meninggalkan mu " ucap rizky
" kamu bohong , kamu bohong " teriak amyra sambil melempar barang yang ada di depan nya dan menangis rizky mencoba menenangkan amyra
" aku janji aku tidak akan meninggalkan mu " amyra masih menangis tersedu sedu rizky memberikan pelukan untuk nya
__ADS_1
" kau janji ? " rizky menganggukan kepalanya
" temani aku malam ini " ujar amyra sambil memeluk erat rizky